Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026).

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia hingga Menteri Pertanian Amran Sulaiman tampak hadir.

Bahlil mengatakan rapat bersama Presiden terkait penataan tambang hingga listrik desa.

Sementara itu, AHY mengatakan rapat bersama dengan Presiden membahas terkait cuaca ekstrem.

"Saya mendapta undangan untuk mengikuti rapat terbatas yang saya tahu tentang mengantisipasi cuaca esktrem khususnya el nino," ujar AHY kepada awak media.

Baca Juga AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Berbasis Aglomerasi Polisentris di https://www.kompas.tv/nasional/682621/ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris

#ahy #bahlil #presidenprabowo

Produser: Ikbal Maulana

Thumbnail: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682800/ahy-hingga-bahlil-dipanggil-presiden-prabowo-ke-istana-ada-apa
Transkrip
00:07Hari ini saya rapat sama Bapak Presiden untuk membahas beberapa hal terkait dengan listrik desa,
00:18kemudian terkait dengan penataan tambang,
00:21dan yang terakhir itu adalah persiapan peresmian pabrik CATL untuk ekosistem baterai mobil
00:28yang dilakukan Gorong Bikim pada tahun 2025,
00:32sekarang sudah selesai, sudah bisa berproduksi.
00:34Ini bagian daripada implementasi hilirisasi daripada penikian.
00:44Kami akan melaporkan karena sudah ada sekitar dari 11.000 desa yang belum ada listrik,
00:50sekarang sudah ada sekitar 1.400 yang sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan.
00:54Jadi saya akan laporkan kepada Bapak Presiden.
01:09Terima kasih.
01:28Saya laporkan dulu di dalam.
01:29Pas sejauh ini selama semester 1 kan banjirnya sampai jauh lagi apa ya?
01:34Itu akan dilaporkan juga nggak sih Pak?
01:35Antisipasinya?
01:36Ya, dengan antisipasinya pasti ya.
01:38Di layang mana yang jadi prioritas laporan Pak?
01:41Nanti saya sampaikan.
01:54Tidak berdiri sendiri, kita selesai fungsi di lapangan memang selaku selesai.
01:58Tidak berdiri sendiri, apakah perlu adanya pengadaan alat lagi atau apa-apa untuk medikasi?
02:03Ya, terkait dengan penanganan bencana tentunya Bapak Sarna setidak berdiri sendiri.
02:09Kita sesuai fungsi di lapangan memang selaku Sarmisen Koordinator.
02:13Kita bekerjasama dengan seluruh kementerian lembaga, begitu juga kita dibantu oleh seluruh potensi.
02:19Begitu juga terkait peralatan sarana-prasarana tentunya.
02:23Dengan MOU kita, dengan Kementerian Lembaga, khususnya TNI, Polri, semua kekuatan bisa kita kerahkan.
02:29Mungkin sementara itu ya.
02:30Bagaimana kemarau bagaimana ini Pak?
02:33Kita justru ingin mendengar informasi dari yang nanti disampaikan oleh Kepala BNK.
02:38Bagaimana ancaman kemarau kepanjangan ini Pak mungkin dari Bapak Sarna sebagainya lagi?
02:41Bapak Sarna terkait dengan tugas penanganan kedaruratan manusia.
02:45Artinya dalam seklus penanganan kebencanaan ini kita dibawa koordinator oleh Kepala BNK.
02:53Mungkin itu ya?
02:57Nanti, kalau ada perkembangan kita sampaikan.
03:02Oh iya, terkait dengan operasi kapal yang ada di Makassar.
03:09Ya, dengan kemampuan kita bersama potensi, beberapa korban memang statusnya dinyatakan hilang.
03:21Dan itu pun keputusan diambil bersama karena memang sudah dinyatakan tidak efektif untuk operasi dilaksanakan.
03:30Namun kalau ada tanda-tanda, tentunya kita akan membuka operasi lagi untuk melaksanakan operasi lanjutan.
03:38Mungkin demikian ya.
03:39Dari keluarga, apakah ada yang meminta untuk operasi besar ulang?
03:43Tidak, justru kemarin keputusan diambil bersama juga pihak keluarga.
03:48Seperti itu ya.
03:50Ya, makasih.
03:56Seperti yang saya ketahui, siklus El Nino itu kan terjadi 4 tahunan.
04:08Dulu 2015, kemudian 2019, 2023, mestinya tahun depan, 2027.
04:16Tapi prediksi BNKG ini akan terjadi El Nino yang cepat.
04:22Jadi awalnya, abisnya 2027 akan terjadi tahun ini.
04:25Jadi kekeringannya datang lebih cepat dan berakhirnya lebih lambat.
04:30Nah, itu tentu harus ada antisipasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden yang mengantisipasi ini.
04:37Mengundang kami, saya tidak salah juga ada dari BMKG, dari TNPB, dari TNI, dari KORI, semua stakeholder diundang.
04:47Agar kita tahu ya, karutlah ini akibatnya dari sisi kesehatan, masyarakat kita kena ISPA,
04:54dari sisi ekonomi bandara tutup, misalkan dulu ya, sekolah tutup,
05:00besar-besar perekonomian berhenti.
05:01Jadi perlu sekali kita mengantisipasi karutlah ini.
05:04Kalau kita berhasil menekan karutlah ya,
05:15kalau tadi saya katakan ya, sebagai bangsa kita patut bergembira.
05:17Dari tahun 2015 ya, itu 2,6 juta.
05:21Kemudian 4 tahun kemudian menjadi 2,1 juta.
05:274 tahun kemudian, 2023 menjadi 1,1 juta.
05:31Tahun lalu juga turun ya, dari 375 jadi 350-an.
05:35Jadi sebenarnya kita bisa menekan itu.
05:38Cuman ini butuh koordinasi yang lebih rekat lagi,
05:42karena memang ini, elminonya, climate change is real gitu ya.
05:45Jadi kita perlu bersama-sama mengantisipasi.
05:47Ancam anti-pikosport yang terdeteksi di mana, mas?
05:49Ancam anti-pikosport yang terdeteksi di mana?
05:51Yang tradisional itu kan di daerah-daerah gambut ya.
05:56Riau, Jambi, Sumse, kemudian Kalimantan Barat,
06:00Kalimantan Tengah, di Kalimantan Selatan.
06:02Tapi ini ada tren baru ya.
06:04Di luar 6 provinsi itu juga terjadi cukup masif.
06:08Macam di NTT, kemudian di NTB, di beberapa tempat lah.
06:13Jadi nanti kita akan bahas gitu.
06:14Teruasaran aja, Pak.
06:15Yang Mas sampaikan itu kan juga,
06:17kita pernah bincana banjir juga ya, Mas.
06:19Itu kan disampaikan dulu, nggak apa disini?
06:21Terima kasih, Pak.
06:22Sampaikan di pohon laporannya ya.
06:27Terima kasih, Pak.
06:55Saya mendapatkan undangan untuk mengikuti
06:59rapat terbatas yang saya tahu tentang mengantisipasi cuaca ekstrim,
07:05khususnya El Nino yang berhimpitan dengan masa kemarau.
07:09Jadi tentu kita harus mengantisipasi paling tidak dua isu utama.
07:14Yang pertama adalah kekurangan air, kekeringan.
07:17Jika terjadi El Nino, apalagi dengan status yang kuat misalnya,
07:22maka kita harus memastikan air kita cukup.
07:26Sumber daya air yang harus dikelola dengan efisien untuk memastikan suplai air bersih untuk rumah tangga,
07:35termasuk tentunya irigasi untuk mengairi sawah-sawah dan meningkatkan atau menjaga produktivitas pertanian kita juga dapat
07:45dijamin dengan baik.
07:47Dijamin dengan baik, kemudian tentunya selain itu kita harus mengantisipasi jika memang sangat diperlukan,
07:55tentu kita berkoordinasi dengan BMKG misalnya untuk melakukan operasi modifikasi cuaca,
08:02untuk memastikan waduk-waduk kita debit airnya tetap dalam kondisi yang aman, termasuk danau.
08:11Nah, yang kedua tentu juga ada ancaman karhutlah, kebakaran hutan dan lahan.
08:16Ini juga sesuatu yang serius, harus kita antisipasi.
08:20Jangan sampai titik-titik api tidak bisa kita kontrol dengan baik.
08:25Tanah lahan gambut itu juga harus tetap dalam kondisi yang basah.
08:30Ini untuk memitigasi potensi kebakaran hutan.
08:33Saya rasa itu ya sebagai pemeriksaan.
08:35Nanti lagi ya?
08:37Nanti kita, ada-ada datanya semua, nanti dipaparkan di...
08:42Selamatkan rumah, kita masih...
08:44Sudah ditunggu barang ya, nanti itu air di bendungan, disini-sini apa?
08:48Iya, terus di...
08:51Tahun, kogesnya juga, terus kita pantau.
09:05Ya, kami masih terus melakukan pemetaan terkait dengan daerah-daerah mana saja yang memiliki kesulitan untuk membayar gaji.
09:16Dan, ya tentu kami meminta agar kapalya daerah tidak terlalu mudah untuk melakukan langkah-langkah drastis seperti pemacatan dan pemberhentian.
09:27Harus disisir dulu kapasitas fiskalnya, ya sejauh mana kemudian betul-betul darurat, ya baru kemudian berkomunikasi dan kita akan carikan
09:37jalan keluar bersama.
09:38Tapi ini kata-kata akan menjadi evaluasi untuk mengubah ekonomi.
09:49Illinois ini kan Illinois Godzilla, tetapi ada yang menarik.
09:56Dulu awalnya, katanya bulan 4, ternyata banjir.
10:01Bulan 5, banjir lagi. Bulan 6, banjir lagi.
10:05Di DMKG kemarin mengumumkan Jawa Timur, beberapa provinsi seluruh Indonesia ada hujan lebat dan itu harus diantisipasi.
10:20Jadi ini berkah untuk petani Indonesia.
10:23Tapi, kita sudah antisipasi, bukan saja tahun ini.
10:28Tapi, kita antisipasi sejak awal pemerintahan.
10:31Kenapa di saat awal pemerintahan, Bapak Presiden Prabowo Gibran, itu sudah ada El Nino 2023-2024.
10:44Sehingga kita impor beras, dua tahun itu 7 juta ton.
10:49Nah, kita tahun pertama, Oktober, kita sudah mengantisipasi dengan cara pertama, kompanisasi.
10:58Kita melakukan pemerintahan, ada 100 ribu pompa seluruh Indonesia.
11:03Kita sebar.
11:04Yang kedua, irigasi.
11:06Kita perbaiki.
11:08Kalau tidak salah, kurang lebih sekarang ini sembilan ratusan ribu hektare oleh PU.
11:13Kemudian, kita ada juga benih yang tahan kekeringan.
11:17Yang keempat, kita optimalisasi lahan.
11:22Daerah rawa kurang lebih sampai hari ini 800 ribu hektare.
11:28Kenapa rawa itu biasanya di musim kemarau?
11:33Itu justru produktif.
11:36Karena airnya surut.
11:38Kemudian, ada cetak sawah baru.
11:40Sudah lebih 200 ribu.
11:43Sampai sekarang 200 ribu hektare.
11:45Nah, kemudian embung, sumur dangkal, sumur dalam.
11:51Semua kita sudah siap.
11:52Dan yang terpenting, hari ini stok kita tetap bertahan di 5,2 juta ton.
11:59Jadi, insya Allah.
12:01Kalau sekarang persiapan kita, stok pangan kita aman,
12:07standing crop nilainya itu kurang lebih 10-11 juta ton.
12:12Sting crop yang ditanam sekarang, daerah irigasi, itu kan tetap produksi, kalaupun ada kering.
12:17Yang kedua adalah, di hotel rumah Horeca, hotel rumah, itu ada 12 juta ton.
12:28Nah, kemudian di bulok ada 5 juta ton.
12:30Ya, masih bisa 10 bulan.
12:32Kalau kita hitung 10 bulan ke depan.
12:34Sekarang, Agustus, September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret.
12:39Ini overlap, Maret, itu panin pucam. Jadi aman.
12:44Ini sekarang yang paling terasa apa, Pak?
12:46Dari dampaknya?
12:48Itu, kalau di sektor petanian ada.
12:51Ada beberapa daerah kering.
12:54Tetapi, secara nasional, insya Allah aman.
12:57Pak, kalian mau seperti ini, akan ada kemampuan?
13:00Kemudian 2016, itu paling keras.
13:03Nah, kita sudah dengan pengalaman, 3 kali selama kami di kabinet, kami sedangkan dulu kurang persiapan, kita bisa aman, apalagi
13:13sekarang.
13:15Ya, karena persiapan.
13:15Tapi, ada kekhawatiran, gak gapanan?
13:20Mungkin ada kecil-kecil, tapi itu tidak akan berpengaruh pada stok nasional.
13:25Gak akan mengerek harga bahan bagus?
13:27Insya Allah, enggak.
13:28Justru, kalau ada yang butuh beras, ada di gudang tuh.
13:33Kalau 5,2 juta tahun.
13:37Putusan Bapak Presiden, itu terbaik bagi kami.
13:41Ada yang ingin masukkan kepada Presiden, siapa yang nanti akan menemani Bapak?
13:45Kami, Wakil Menteri, Menteri Hak Prerogatif Bapak Presiden, apa yang diberikan Bapak Presiden, itu terbaik bagi Kementerian Bapak Presiden.
13:57Terima kasih.
14:02Terima kasih.

Dianjurkan