Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI).

Menurutnya, spekulasi tersebut telah berulang kali muncul dan tidak pernah terbukti.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri rapat koordinasi KSSK.

Ia menegaskan hingga saat ini tidak mengetahui siapa saja nama yang masuk dalam bursa calon Gubernur BI.

"Saya enggak tahu. Isu itu isu abadi, isu kemarin-kemarin, enggak pernah jadi," ujar Purbaya.

Saat ditanya mengenai sosok yang dinilai layak memimpin Bank Indonesia, Purbaya menegaskan bahwa penentuan Gubernur BI sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden. Ia mengatakan pemerintah akan menunggu arahan Presiden terkait pengisian jabatan tersebut.

"Kita ikuti perintah Bapak Presiden," katanya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682773/dikabarkan-jadi-kandidat-gubernur-bi-menkeu-purbaya-jawab-begini
Transkrip
00:00Bapak, isunya kan Bapak jadi kandidat salah satunya, Pak.
00:03Biasanya, Mas. Isu abadi, isu pengesan hasilnya, nggak pernah jadi.
00:06Dari KSJK yang akan mengambil kutusan,
00:09masukan ke depan pun nggak akan dimasukkan sebagai pemerintah kutusan.
00:12Tapi ketika dia memberi masukan, kan boleh.
00:16Ini memperkaya informasi ketika KSJK,
00:22BIOJK, LPS,
00:26keuangan,
00:28mengambil kutusan.
00:29Pak KSJK, apa yang sudah?
00:31Saya nggak tahu.
00:32Belum ada namanya, Pak.
00:33Belum tahu, saya.
00:34Biar saya rekomendasi, Pak.
00:37BIOJK, apa gimana?
00:38Rekomendasi suruhnya, Pak.
00:39Isunya kan Bapak jadi kandidat salah satunya, Pak.
00:42Biasanya, Mas. Isu abadi, isu pengesan hasilnya, nggak pernah jadi.
00:45Rekomendasi yang di sini aja.
00:46Ada rekomendasi, Pak.
00:48Siapa yang cocok jadi gubernur BIOJK, Pak.
00:51Ini Pak Riban dulu, ya.
00:52Kita ikutin perintah Bapak Presiden.
00:55Pak KSJK.
00:56Pak Purbanya, KSJK sudah antisipasi dampak terkait dengan sentimen pasar, nggak, Pak?
01:00Terkait dengan pengundaran diri gubernur BIOJK?
01:02Tadi sudah dibicarakan, nggak, Pak?
01:04Apa mungkin antisipasi sudah dilakukan sama KSJK?
01:07Sudah.
01:07Yang penting gini,
01:08kita tunjukkan ke pasar bahwa kebijakan kita tetap solid,
01:12dan pro-growth, dan pro-stabilitas, dan market-friendly.
01:16Oke, cukup, Pak.
01:17Terima kasih, ya, teman-teman, ya.
01:19Terima kasih, ya.
01:54Terima kasih, ya.
02:19Pemerintah yang menjalankan tugas.
02:23Mas, rencananya akan kita cari waktu, mungkin kalau bisa hari ini,
02:34berdiskusi dengan Bapak Presiden.
02:57Terima kasih, ya.
02:59Terima kasih, ya.
03:20Terima kasih, ya.
03:21Terima kasih, ya.
03:35Ya, siapa yang mengspekulasi, itu kan pertanyaan Anda yang membuat spekulasi.
03:36Ada disebutkan soal kesehatan juga, nggak, Mas?
03:36Calon yang definitifkan belum, dan kebetulan Undang-Undang PI mengatur bahwa kekuasaan jabatan itu bisa langsung secara otomatis dijalankan oleh
03:45Jabat Kepulauan Sementara.
03:47Jadi, kita beri persempatan.
03:50Ini belum tahu, karena nanti ditunggui prosesnya, ya.
03:52Oke, terima kasih.
03:55Selamat, Pak.
04:01Oke, terima kasih, ya.
04:07Terima kasih, ya.
04:08Oke, terima kasih, ya.
Komentar

Dianjurkan