Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BULELENG, KOMPAS.TV - Polisi lakukan autopsi jenazah KD, terduga pencuri ayam yang meninggal dunia akibat diamuk massa.

Autopsi dilakukan di kuburan Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali tempat korban KD dimakamkan pada Sabtu (25/7/2026) lalu.

Autopsi dilakukan oleh tim dari Polres Tabanan dengan menurunkan Tim Inafis dan perbantuan dari tim forensik, RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, Bali.

Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban KD. Autopsi berlangsung sekitar tiga jam dan sempat tertunda, karena keluarga korban pada awalnya menolak dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

Baca Juga [FULL] Psikolog Forensik Reza Indragiri soal Kasus Main Hakim Sendiri Tewaskan Terduga Pencuri Ayam di https://www.kompas.tv/regional/682607/full-psikolog-forensik-reza-indragiri-soal-kasus-main-hakim-sendiri-tewaskan-terduga-pencuri-ayam

#malingayam #hakimsendiri #bali

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682789/polisi-autopsi-jenazah-terduga-pencuri-ayam-yang-tewas-diamuk-massa-di-tabanan-sapa-malam
Transkrip
00:00Balik sampai Indonesia malam, polisi melakukan otopsi jenazah KD,
00:05terduga pencuri ayam yang meninggal dunia akibat tiamuk masa.
00:10Otopsi dilakukan di kuburan desa Sida Tapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali,
00:15tempat korban dimakamkan Sabtu lalu.
00:18Otopsi dilakukan oleh tim dari Polres Tabanan dengan menurunkan tim Inafis
00:23dan perbantuan dari tim forensik RSUP Profesor Murah Denpasar, Bali.
00:29Otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban KD.
00:33Otopsi berlangsung sekitar 3 jam dan sempat tertunda
00:36karena keluarga korban pada awalnya menolak dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
00:59Beliau berkenan membantu mengkomunikasikan dengan sihat keluarga.
01:23Dari 4 bulan terakhir ini ada 16 TKP kehilangan.
01:28Mungkin lebih dari 100 ayam untuk kita.
01:37Kami sudah mengamankan tersangka sebanyak 5 orang.
01:47Dari waktu ke waktu memang Fijilante dianggap memiliki hubungan yang terbalik
01:53dengan kepercayaan terhadap koditas negara lukum.
01:56Artinya, semakin rendah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koditas negara lukum,
02:01maka itu untuk menjelas kertas aksi Fijilante akan malam.
02:14Tengis istri seorang anak terdengar saat mengetahui ayahnya meninggal akibat aksi amuk masa.
02:24Sang ayah, warga Sidatapa, Buleleng, berinsial KD,
02:29meninggal di amuk masa karena diduga mencuri ayam aduan.
02:34Aksi warga main hakim sendiri ini terjadi pada 24 Juli lalu.
02:40Warga Banjar, Dinas Juru Kulki, Batu Riti Tabanan,
02:43memergoki KD yang diduga mencuri ayam.
02:47Warga kemudian berame-rame mengejar KD.
02:53Warga berhasil menangkap KD dan kemudian di amuk masa hingga akhirnya meninggal dunia.
03:02Tak hanya menghakimi KD, warga juga merusak dan membakar sepeda motornya.
03:11KD meninggalkan tiga orang anak, dua di antaranya masih duduk di bangku sekolah.
03:18Sang istri mengaku sebelum meninggal, KD pergi dari rumah tanpa memberi kabar.
03:23Sudah pergi, tidak bilang, saya cari di sini, lapor sama Pak El, Pak El,
03:32Bukitnya di hari, baru ada kabar, sudah meninggal.
03:40Ini buruk, Pak.
03:42Buruk serabutan.
03:44Tidak, Bapak masih kita menanyai?
03:46Ya, menanya.
03:48Kalau mahu, buruk menanya.
03:50Ini buruk serabutan.
03:53Setelah melakukan penyelidikan,
03:56memeriksa keterangan para saksi,
03:58serta mengumpulkan alat bukti,
04:00polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka.
04:03Kami sudah mengamankan tersangka sebanyak lima orang dewasa seluruhnya adalah berkiris kelamin laki-laki.
04:15Tindakan kekerasan secara bersama-sama yang diduga dipicu oleh kemarahan dan juga emosi warga masyarakat ketika korban.
04:26Inisial S diduga tertangkap mencuri dua ekor ayam jantan.
04:33Aksi pencurian ayam diduga menjadi pemantik kemarahan warga.
04:39Warga resah karena selama ini wilayahnya kerap kehilangan ayam aduan.
04:44Polisi mengimbau warga tak lagi main hakim sendiri dan menyerahkan kasus hukum ke polisi.
04:50Kami memahami keresahan masyarakat atas adanya kasus kehilangan ternak.
04:56Namun kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindak main hakim sendiri.
05:02Karena setiap dugaan tindak pidana harus diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku.
05:10Sementara warga Baturiti menyatakan aksi pencurian ayam marak terjadi sejak empat bulan terakhir.
05:17Aksi menghakimi terduga pencuri ayam 24 Juli lalu merupakan tindakan sepontan warga.
05:24Karena itu, tokoh masyarakat Baturiti berharap polisi memberikan keringanan hukuman terhadap lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
05:35Mengalami dari empat bulan terakhir ini ada enam belastik api.
05:39Kehilangan, mungkin lebih dari seratus ayam tidak kita.
05:43Terakhir yang kita kehilangan 18 ekor niko tanggal 15 Juli.
05:47Yang kita bisa melihat kondisi secara langsung, tetapi itulah yang terjadi di keluarga Titiang.
05:55Artinya banyak TKP sudah, tetapi sangat disayangkan.
05:59Artinya hal ini bisa terjadi dan kami pun tidak membenarkan ada penghakiman besar.
06:05Perbuatan mencuri itu adalah jelas-jelas sudah mengalahkan hukum.
06:08Spontanitas saja sebenarnya Pak?
06:10Itu spontanitas Pak.
06:12Atau untuk membela diri Pak?
06:13Membela diri dan sepotanitas.
06:15Dan harapan kami bisa diringankan.
06:18Untuk hukumannya, proses tetap proses.
06:21Dan bisa cepat selesai.
06:26Psikolog forensik Reza Ingkagiri menyatakan,
06:29aksi main hakim sendiri atau vigilanti merupakan salah satu bentuk ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
06:37Bahwa lewat aksi-aksi yang sebetulnya salah semacam ini,
06:42masyarakat mencoba memastikan bahwa tidak ada satu jengkal tanah pun yang vakum hukum.
06:49Kepastian, kemanfaatan, bahkan mungkin dalam definisi masyarakat keadilan,
06:54tetap bisa diciptakan betapapun kehadiran otoritas penegakan hukum tampaknya jauh panggang dari aku.
07:00Dari waktu ke waktu, memang vigilanti dianggap memiliki hubungan yang terbalik dengan kepercayaan terhadap otoritas penegakan hukum.
07:08Artinya, semakin rendah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap otoritas penegakan hukum,
07:13maka itu menghitungkan di atas kertas aksi vigilanti akan marak.
07:18Sebaliknya, ketika kepercayaan masyarakat terhadap otoritas penegakan hukum berada pada titik yang optimal,
07:24maka kita patut berharap bahwa aksi vigilanti akan turut.
07:27Tapi tadi saya katakan, ternyata ketika masyarakat melihat bahwa ada ruang-ruang yang vakum hukum,
07:33masyarakat mengambil inisiatif dengan melakukan aksi vigilanti,
07:36tidak serta-merta juga kita katakannya sebagai hal yang sungguh-sungguh buruk.
07:40Itu salahnya.
07:41Tapi apakah ada manfaat yang terbangun di masyarakat?
07:44Harus saya katakan iya.
07:46Ini adalah satu tambahan manfaat lagi.
07:48Bahwa hingga derajat tertentu, aksi vigilanti justru akan memunculkan efek jerak.
07:53Paling tidak, dihitungkan setempat.
07:54Efek jerak langsung yaitu tentu saja pelaku berpikir ulang untuk mengulangi perbuatan jahatnya.
08:00Dan efek jeraknya tidak langsung adalah bagaimana orang-orang tidak akan menilu perbuatan seumpah.
08:03Kalau kita bicara apakah ini berada di kodron hukum,
08:08gak berang.
08:08Kasat mata bisa kita saksikan bahwa ini aksi di luar hukum.
08:13Kasus di Tabanan Bali ini bisa menjadi perhatian semua pihak.
08:17Aparat hukum jangan terlambat hadir,
08:19karena warga bisa mengambil alih peran penegakan hukum.
08:23Namun jika masa memutuskan siapa yang bersalah dan memberikan hukuman,
08:28seringkali akan berakhir dengan tragedi.
08:32Tim Liputan, Kompas TV
08:35Sampai jumpa di video selanjutnya.

Dianjurkan