Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rapat koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar atas arahan Presiden berlangsung dinamis.

Dalam pertemuan tersebut, KSSK turut mengundang CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria untuk memberikan masukan terkait kondisi dunia usaha.

Purbaya mengatakan seluruh peserta rapat sepakat untuk memperkuat koordinasi antarlembaga guna memastikan kebijakan di sektor ekonomi berjalan selaras dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Rapat berlangsung amat dinamis dan semua setuju untuk berkoordinasi bekerja lebih erat, memastikan kebijakan yang dikeluarkan di seluruh sektor ekonomi kita selaras dan akan bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depan," ujar Purbaya usai rapat.

Ia menjelaskan kehadiran Danantara dalam rapat KSSK hanya sebagai pihak yang diundang untuk memberikan perspektif dari pelaku usaha.

Menurutnya, masukan tersebut penting agar regulator memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi dunia bisnis sehingga kebijakan yang disusun lebih tepat sasaran.

"Danantara memberikan masukan yang cukup positif. Kita bisa mendapat informasi lebih untuk memastikan kebijakan kita lebih tepat sasaran ke depannya," katanya.

Menanggapi pertanyaan mengenai posisi Danantara dalam KSSK, Purbaya menegaskan lembaga tersebut tidak memiliki hak mengambil keputusan.

"Danantara tidak akan punya hak suara. Mereka hanya memberi masukan untuk memperkaya informasi yang kami miliki sebagai regulator," tegasnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbanil Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682781/purbaya-kssk-perkuat-koordinasi-kebijakan-ekonomi-danantara-hanya-beri-masukan
Transkrip
00:00Melakukan rapat koordinasi KSSK atas arahan Bapak Presiden kami mengundang dan antara juga Pak Rosan dan Pak Doni hadir dalam
00:10rapat pada sore hari ini.
00:15Kalau putusan ditanyakan nanti kita akan ketemu hari Senin.
00:20Saya ingin ceritakan rapat berlangsung amat dinamis dan semua setuju untuk berkoordinasi bekerja lebih erat memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan
00:31di seluruh sektor ekonomi kita selaras dan akan bisa menciptakan pertemuan ekonomi yang lebih baik ke depan.
00:39Itu aja mungkin dari saya.
00:41Kalau ada pertanyaan silahkan.
00:44Terima kasih Pak Menteri Keuangan selaku koordinator KSSK.
00:49Jadi ini akan ada pertemuan resmi Jumbo Per sekitar di hari Senin terkait dengan rapat berkala ini.
00:57Namun kalau ada pertanyaan mungkin lebih kepada tidak substansi.
01:00Silahkan.
01:05Saya Afe dari Kumparan.
01:07Izin tanya Pak ini kan rapat perdana KSSK Plus ya Pak.
01:11Mungkin bisa dijelasin Pak soal KSSK Plus ini.
01:14Karena kan dengan adanya danantara nambah lagi posisi danantara di sini tuh seperti apa.
01:19Lalu dengan mundurnya gubernur BI ini kan berarti pemainnya ganti lagi ya Pak.
01:24Banyak yang ganti.
01:25Mungkin bisa dijelasin gimana caranya untuk meyakinkan pasar Pak.
01:29Terima kasih.
01:29Posi danantara pada rapatnya sebagai undangan.
01:34Jadi kita juga kan regulator semuanya rapat bisa diantar regulator aja.
01:40Kadang-kadang kami ingin mendengar masukan langsung dari pelaku bisnisnya yang memanage bisnis yang besar itu.
01:47Danantara memberikan masukan yang cukup positif pada rapat sore hari ini.
01:52Artinya kita bisa dapat informasi yang lebih untuk memastikan kebijakan kita lebih tepat sasaran ke depannya.
01:59Tadi yang menurut berapa Pak?
02:00Mundurnya gubernur BI Pak gimana caranya meyakinkan pasar kan pemainnya ganti lagi nih Pak berarti KSSK?
02:06Enggak.
02:07KSSK sebetulnya enggak banyak yang ganti kan.
02:10Ibu Desi bukan pemain lama.
02:12Pemain baru kan dia pemain lama.
02:13Main boleh.
02:14Pemimpin-pemimpinnya maksudnya Pak?
02:16Jadi dia sudah terlibat dengan proses KSSK sudah cukup lama.
02:21Bahkan dia dulu main ganda di LPS dan BI.
02:24Jadi knowledge-nya amat baik dan amat mumpuni untuk memastikan kebijakan moneter berjalan sesuai dengan apa yang seharusnya.
02:35Ada lagi?
02:37Yang lain?
02:40Belakang ya, silahkan.
02:42Mas.
02:47Oh, maulah dari Tektor Keras ada dua pertanyaan.
02:50Pertama, terlibatan KSSK sebagai observer atau
02:56Danantara ini sebagai observer atau memang nanti ketika rapat-rapat lain akan diikut sertakan
03:03dan apakah memiliki pengaruh atau keputusan kemudian untuk memitigasi konflik kepentingan
03:10karena Danantara menerbitkan Patriot dan Merah Putih Bun itu nanti gimana ya Pak?
03:14Terus apakah pelibatan ini butuh revisi undang-undang P2SK Pak?
03:18Tidak diundang-undangnya boleh itu diundang ya, boleh diukuti oleh lembaga dan pihak lain yang diundang.
03:30Jadi kita SSK-SSK boleh mengundang pihak lain di luar KSSK.
03:35Tapi dalam keputusan danantara tidak akan punya hak suara kira-kira gitu.
03:41Dia memberi masukan dan melihat proses yang akan terjadi seperti apa
03:45dan kita harapkan sih nanti kebijakannya kalau penting banget dan nanti nggak akan ikut nih.
03:52Dalam mengambil keputusannya dia akan keluar kalau hal yang penting sekali,
03:55yang berhubungan dengan bisnis.
03:57Tapi kalau yang umum-umum, sekarang masih umum,
04:00ya dia bisa ikut mendengarkan keputusan apa yang kita ambil.
04:04Pak, berarti hanya memberi masukan ya danantara, bukan mengambil kebijakan?
04:08Bukan.
04:09Sampai sekarang masih memberi masukan dan untuk kita berguna sekali untuk melihat
04:14keadaan yang nyata di dunia, di dunia bisnis, dunia yang sedang di tangan danantara.
04:20Kalau kita kan regulator biasa di belakang melihat data-data aja.
04:23Kadang-kadang ada kemungkinan menerjemahkan datanya agama-agama sedikit.
04:29Jadi danantara memperkaya kita dengan informasi tambahan di situ.
04:33Terima kasih. Satu lagi ya, Kanemah Arief.
04:35Satu lagi, diwakili.
04:37Kita akan ketemu lagi Senin.
04:38Jadi nanti masih banyak, jangan takut.
04:41Ya, silahkan selesai pagi.
04:44Izin Pak Menteri, Elkina dari Metro TV,
04:47terkait DBH dan P3K.
04:49Pak Menteri Dalam Negeri kemarin bilang
04:52sudah ada beberapa daerah yang melakukan efisiensi,
04:55namun masih mengalami kesulitan.
04:57Pertanyaannya daerah mana aja yang mengalami masalah paling urgent terkait belanja pegawai
05:02dan kapan target pemerintah akan mencairkan DBH yang tertunda?
05:05Terakhir, apakah pemerintah pusat dapat memastikan
05:08tidak ada P3K yang dirumahkan atau tidak menerima gaji
05:11akibat keterbatasan fiskal daerah?
05:14Ini sejak ada pemotongan TD transfer ke daerah, TKD,
05:24kita tidak menghitung mungkin ada daerah yang tidak bisa survive
05:28atau uangnya kurang untuk bayar gaji atau minimum aktiviti.
05:32Jadi saya monitor setiap daerah di seluruh Indonesia,
05:36mana yang kira-kira kurang,
05:37dan kita hitung mungkin berapa,
05:42seampir seluruhnya, 490 daerah yang mungkin akan mendapatkan tambahan dana,
05:47tapi itu tergantung kepada nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa.
05:54Jadi peluangnya ada tinggal nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa.
05:58Saya pikir cukup ya.
06:00Senang kita akan ketemu lagi ya jam 9.
06:02Di sini juga.
06:03Terima kasih.
06:03Terima kasih, Pak Menteri.
06:11Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan