00:00Melakukan rapat koordinasi KSSK atas arahan Bapak Presiden kami mengundang dan antara juga Pak Rosan dan Pak Doni hadir dalam
00:10rapat pada sore hari ini.
00:15Kalau putusan ditanyakan nanti kita akan ketemu hari Senin.
00:20Saya ingin ceritakan rapat berlangsung amat dinamis dan semua setuju untuk berkoordinasi bekerja lebih erat memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan
00:31di seluruh sektor ekonomi kita selaras dan akan bisa menciptakan pertemuan ekonomi yang lebih baik ke depan.
00:39Itu aja mungkin dari saya.
00:41Kalau ada pertanyaan silahkan.
00:44Terima kasih Pak Menteri Keuangan selaku koordinator KSSK.
00:49Jadi ini akan ada pertemuan resmi Jumbo Per sekitar di hari Senin terkait dengan rapat berkala ini.
00:57Namun kalau ada pertanyaan mungkin lebih kepada tidak substansi.
01:00Silahkan.
01:05Saya Afe dari Kumparan.
01:07Izin tanya Pak ini kan rapat perdana KSSK Plus ya Pak.
01:11Mungkin bisa dijelasin Pak soal KSSK Plus ini.
01:14Karena kan dengan adanya danantara nambah lagi posisi danantara di sini tuh seperti apa.
01:19Lalu dengan mundurnya gubernur BI ini kan berarti pemainnya ganti lagi ya Pak.
01:24Banyak yang ganti.
01:25Mungkin bisa dijelasin gimana caranya untuk meyakinkan pasar Pak.
01:29Terima kasih.
01:29Posi danantara pada rapatnya sebagai undangan.
01:34Jadi kita juga kan regulator semuanya rapat bisa diantar regulator aja.
01:40Kadang-kadang kami ingin mendengar masukan langsung dari pelaku bisnisnya yang memanage bisnis yang besar itu.
01:47Danantara memberikan masukan yang cukup positif pada rapat sore hari ini.
01:52Artinya kita bisa dapat informasi yang lebih untuk memastikan kebijakan kita lebih tepat sasaran ke depannya.
01:59Tadi yang menurut berapa Pak?
02:00Mundurnya gubernur BI Pak gimana caranya meyakinkan pasar kan pemainnya ganti lagi nih Pak berarti KSSK?
02:06Enggak.
02:07KSSK sebetulnya enggak banyak yang ganti kan.
02:10Ibu Desi bukan pemain lama.
02:12Pemain baru kan dia pemain lama.
02:13Main boleh.
02:14Pemimpin-pemimpinnya maksudnya Pak?
02:16Jadi dia sudah terlibat dengan proses KSSK sudah cukup lama.
02:21Bahkan dia dulu main ganda di LPS dan BI.
02:24Jadi knowledge-nya amat baik dan amat mumpuni untuk memastikan kebijakan moneter berjalan sesuai dengan apa yang seharusnya.
02:35Ada lagi?
02:37Yang lain?
02:40Belakang ya, silahkan.
02:42Mas.
02:47Oh, maulah dari Tektor Keras ada dua pertanyaan.
02:50Pertama, terlibatan KSSK sebagai observer atau
02:56Danantara ini sebagai observer atau memang nanti ketika rapat-rapat lain akan diikut sertakan
03:03dan apakah memiliki pengaruh atau keputusan kemudian untuk memitigasi konflik kepentingan
03:10karena Danantara menerbitkan Patriot dan Merah Putih Bun itu nanti gimana ya Pak?
03:14Terus apakah pelibatan ini butuh revisi undang-undang P2SK Pak?
03:18Tidak diundang-undangnya boleh itu diundang ya, boleh diukuti oleh lembaga dan pihak lain yang diundang.
03:30Jadi kita SSK-SSK boleh mengundang pihak lain di luar KSSK.
03:35Tapi dalam keputusan danantara tidak akan punya hak suara kira-kira gitu.
03:41Dia memberi masukan dan melihat proses yang akan terjadi seperti apa
03:45dan kita harapkan sih nanti kebijakannya kalau penting banget dan nanti nggak akan ikut nih.
03:52Dalam mengambil keputusannya dia akan keluar kalau hal yang penting sekali,
03:55yang berhubungan dengan bisnis.
03:57Tapi kalau yang umum-umum, sekarang masih umum,
04:00ya dia bisa ikut mendengarkan keputusan apa yang kita ambil.
04:04Pak, berarti hanya memberi masukan ya danantara, bukan mengambil kebijakan?
04:08Bukan.
04:09Sampai sekarang masih memberi masukan dan untuk kita berguna sekali untuk melihat
04:14keadaan yang nyata di dunia, di dunia bisnis, dunia yang sedang di tangan danantara.
04:20Kalau kita kan regulator biasa di belakang melihat data-data aja.
04:23Kadang-kadang ada kemungkinan menerjemahkan datanya agama-agama sedikit.
04:29Jadi danantara memperkaya kita dengan informasi tambahan di situ.
04:33Terima kasih. Satu lagi ya, Kanemah Arief.
04:35Satu lagi, diwakili.
04:37Kita akan ketemu lagi Senin.
04:38Jadi nanti masih banyak, jangan takut.
04:41Ya, silahkan selesai pagi.
04:44Izin Pak Menteri, Elkina dari Metro TV,
04:47terkait DBH dan P3K.
04:49Pak Menteri Dalam Negeri kemarin bilang
04:52sudah ada beberapa daerah yang melakukan efisiensi,
04:55namun masih mengalami kesulitan.
04:57Pertanyaannya daerah mana aja yang mengalami masalah paling urgent terkait belanja pegawai
05:02dan kapan target pemerintah akan mencairkan DBH yang tertunda?
05:05Terakhir, apakah pemerintah pusat dapat memastikan
05:08tidak ada P3K yang dirumahkan atau tidak menerima gaji
05:11akibat keterbatasan fiskal daerah?
05:14Ini sejak ada pemotongan TD transfer ke daerah, TKD,
05:24kita tidak menghitung mungkin ada daerah yang tidak bisa survive
05:28atau uangnya kurang untuk bayar gaji atau minimum aktiviti.
05:32Jadi saya monitor setiap daerah di seluruh Indonesia,
05:36mana yang kira-kira kurang,
05:37dan kita hitung mungkin berapa,
05:42seampir seluruhnya, 490 daerah yang mungkin akan mendapatkan tambahan dana,
05:47tapi itu tergantung kepada nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa.
05:54Jadi peluangnya ada tinggal nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa.
05:58Saya pikir cukup ya.
06:00Senang kita akan ketemu lagi ya jam 9.
06:02Di sini juga.
06:03Terima kasih.
06:03Terima kasih, Pak Menteri.
06:11Terima kasih.
Komentar