Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di kantor Bank Indonesia, Jakarta, pada Senin (27/7/2026).

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan keputusan mundur Perry Warjiyo tidak terlalu mempengaruhi pasar lantaran keputusan Bank Indonesia bersifat kolektif kolegial.

"Saya meyakini bahwa dengan saat ini masih dijabat oleh interim Gubernur Bank Indonesia oleh Ibu Destry Damayanti kami melihat bahwa keputusan ke depannya pun akan tetap menjaga stabilitas perekonomian," ujar Josua.

Baca Juga Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Jadi Pejabat Sementara | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/682601/perry-warjiyo-mundur-dari-gubernur-bi-destry-damayanti-jadi-pejabat-sementara-kompas-malam

#bankindonesia #gubernurbi #ekonomi

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/682610/full-bagaimana-sentimen-pasar-usai-gubernur-bi-perry-warjiyo-mundur-ini-kata-pengamat-kombis
Transkrip
00:12Intro
00:13Anda menyaksikan Pompas Bisnis, saudara bersama saya, Yan Rahman.
00:17Saudara Peri Warjio mundur sebagai Gubernur Bank Indonesia.
00:20Sebelumnya Peri mengirimkan surat pengunduran diri ke istana
00:23dan hari ini di respons dalam jumpa pers di Gedung Bank Indonesia.
00:26Sebagai pejabat sementara Gubernur BI didapuk oleh Destri Demayanti.
00:34Bahwa kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri
00:42dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden
00:47yang kemudian sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
00:56terutama kita mengajukan kepada Undang-Undang Bank Indonesia.
01:03Maka yang pertama Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Peri Warjio
01:09untuk disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan
01:15yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih 7 tahun lamanya
01:22memimpin Bank Indonesia.
01:27Untuk selanjutnya secara administratif tentu hari ini akan kami tindak lanjuti
01:34berkenaan dengan surat pengunduran diri tersebut
01:38karena sesuai mekanisme maka akan diterbitkanlah keputusan Presiden
01:46dan berkaitan dengan pemberhentian beliau secara hormat dari jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia.
01:54Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia
01:59jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis
02:07di jabat oleh deputi Gubernur Senior
02:14yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas
02:20sebagai pejabat Gubernur sementara.
02:25Di dalam tatatan yang dimaksud dengan deputi Gubernur Senior
02:32adalah Ibu Desri Damayanti.
02:37Yang berlindak lanjuti pengunduran diri dari Periwar Jio
02:41dari jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia
02:43sebagai pejabat sementara Gubernur BI diduduki oleh Desri Damayanti
02:47dan Desri tadi mengungkapkan bahwa ia akan melanjutkan
02:50termasuk soal kebijakan penguatan rupiah.
02:58Menyambung tadi apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Mensesnek
03:01maka izinkan kami dari Bank Indonesia
03:05kami akan menyampaikan siaran pers
03:07terkait dengan penetapan deputi Gubernur Senior
03:11sebagai pejabat Gubernur sementara Bank Indonesia.
03:17Sehubungan dengan pengunduran diri
03:19Saudara Periwar Jio dari jabatan Gubernur Bank Indonesia
03:23secara sukarela
03:25karena alasan pribadi pada tanggal 25 Juli
03:302026 sesuai dengan pasal 48
03:34ayat 1 kuruf A
03:37undang-undang nomor 23
03:39tahun 1999
03:41tentang Bank Indonesia
03:44sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir
03:48dengan undang-undang nomor 4 tahun 2026
03:52tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan
03:55maka Dewan Gubernur
03:58dalam rapat Dewan Gubernur
04:01tanggal 26 Juli
04:032026
04:04menetapkan
04:05Deputi Gubernur Senior
04:07Saudari Destri Damayanti
04:09sebagai pejabat Gubernur sementara
04:13sesuai pasal 50
04:15ayat 2
04:16undang-undang Bank Indonesia
04:20Berikutnya
04:21Bank Indonesia
04:23akan selalu senantiasa
04:25memastikan
04:27keberlangsungan tugas
04:29dan wemenang
04:30untuk mencapai
04:31stabilitas nilai tukar rupiah
04:34memelihara
04:35stabilitas sistem pembayaran
04:37dan turut menjaga
04:39stabilitas sistem keuangan
04:42dalam rangka
04:43mendukung pertumbuhan ekonomi
04:45yang berkelanjutan
04:46yang dapat menciptakan
04:48lingkungan ekonomi
04:50yang kondusif
04:51bagi pertumbuhan sektor real
04:53dan penciptaan
04:55lapangan kerja
04:56sesuai dengan
04:58amanat
04:58undang-undang
04:59Bank Indonesia
05:00dalam melaksanakan
05:03tugas dan wemenang tersebut
05:05Bank Indonesia
05:06tetap mengutamakan
05:08tata kelola kelembagaan
05:10yang baik
05:11dan profesional
05:13dan akan terus
05:15bersinergi
05:16dan berkoordinasi
05:18dengan pemerintah
05:18dalam menjalankan
05:20tugas dan amanah
05:21kami
05:22masing-masing
05:23demikian
05:24yang bisa saya sampaikan
05:26terima kasih
05:31saudara untuk membahas
05:32mundurnya
05:33Periwarjio
05:33dari jabatan
05:34Gubernur Bank Indonesia
05:35kita bahas bersama
05:36Kepala Ekonomi Bank Permata
05:37Joshua Pardede
05:38Mas Joshua
05:38selamat pagi
05:39selamat pagi
05:41Mas Joshua
05:42ini soal kabar
05:44pengunduran diri
05:45dari
05:45Gubernur Bank Indonesia
05:46Periwarjio
05:47dari jabatannya
05:49sebagai Gubernur BI
05:49apakah ini juga
05:51mengagetkan Anda
05:52atau mengujudkan Anda
05:52atau justru Anda
05:53telah memprediksi
05:54sebelumnya
05:55Mas Joe
05:56ya tentu
05:57saya pikir ini
05:58di luar
05:59apa namanya
06:00perkiraan
06:01dan ini tentunya
06:02mengejutkan
06:02semua pihak
06:03termasuk juga pasar
06:04dan juga termasuk
06:06pribadi saya sendiri
06:07bahwa karena
06:08tentunya ini
06:08suatu hal keputusan
06:09yang mengejutkan
06:10dari seorang Pak Peri
06:12yang dimana
06:13sudah berkarir cukup panjang
06:14ya di Bank Indonesia
06:15dan kita perlu
06:16mengapresiasi
06:17apa-apa saja
06:18yang sudah dilakukan
06:19oleh beliau
06:20di Bank Indonesia
06:20dan tentunya
06:21kita perlu menghargai
06:22keputusan dari
06:24Pak Peri
06:25dan juga sudah
06:25disampaikan juga
06:26tadi oleh
06:27oleh
06:27Man Sesek
06:28bahwa
06:28Presiden sudah
06:30apa namanya
06:31menyetujui
06:31dan juga menerima
06:33pengunduan diri
06:35dari Pak Peri
06:35sehingga
06:36kembali lagi
06:37kita perlu
06:37mengapresiasi
06:38apa yang disampaikan
06:39ataupun
06:40keputusan
06:40menghargai
06:41dan menghormati
06:41keputusan dari Pak Peri
06:42sendiri
06:44Oke
06:44Mas Joshua
06:46sebelumnya
06:47sebagai Gubernur
06:47Indonesia
06:48Peri Warjo ini
06:49sempat melalui
06:49berbagai
06:50badai ekonomi
06:51termasuk
06:52saat pandemi
06:53dan apakah
06:54kali ini
06:55tekanan ekonominya
06:56termasuk
06:56sama
06:57saat pandemi
06:58atau justru
06:59menurut Anda
06:59lebih berat
07:00begitu sehingga
07:01kita belum
07:02mengetahui
07:02alasan terkait dengan
07:03mundurnya
07:04tapi kalau kita
07:04mengacu kepada
07:05tekanan ekonomi
07:06yang ada saat ini
07:06seperti apa
07:08Ya memang
07:09kalau kita bicara
07:10di luar
07:11alasan
07:12yang tadi
07:13disampaikan
07:13alasan pribadi
07:14dari Pak Peri
07:15tentunya
07:16kalau kita bicara
07:17konteks
07:17ekonominya sendiri
07:19krisis
07:20pandemi
07:20COVID-19
07:21dan juga
07:21dibandingkan
07:22kondisi saat ini
07:23memang ini
07:24suatu kondisi
07:25yang tidak bisa
07:25kita compare
07:26satu persatu
07:27dari sisi penyebabnya
07:29dan juga
07:29dari sisi
07:30bagaimana dampak
07:31yang bisa kita rasakan
07:32saat ini
07:32karena satu
07:33sama-sama
07:34memang tidak bisa
07:35kita
07:35tidak bisa kita
07:37prediksi
07:37karena kondisi
07:38seperti saat ini
07:39memang dipengaruhi
07:41tadi oleh
07:41gejolak dari eksternal
07:43yakni
07:43konflik biopolitik
07:44di Timur Tengah
07:45dan juga
07:46beberapa
07:46dampak yang mungkin
07:48ditimbulkan
07:49dari dalam negeri
07:50ke dalam negeri sendiri
07:50tekanan biaya
07:52apa namanya
07:52biaya produksi
07:53lalu juga
07:54dalam negeri sendiri
07:55kita melihat
07:56terjadi perubahan struktural
07:57terkait dengan
07:58penurunan
07:59daya beli masyarakat
08:00lalu juga penurunan
08:02porsi dari
08:03industri manufaktur
08:05dan juga kemarin
08:06kita melihat
08:07bagaimana
08:07keputusan dari
08:08Bank Indonesia
08:08dengan mempertahankan
08:10suku bunga acuannya
08:11ini pun juga
08:12menjadi salah satu
08:13langkah
08:14yang tepat
08:15dalam artian
08:16dalam dua bulan terakhir
08:18yang lalu
08:18sebelumnya
08:19di bulan Mei dan bulan Juni
08:20Bank Indonesia
08:20secara agresif
08:22menaikkan suku bunganya
08:23sebesar 100 basis point
08:24ini pun juga dalam rangka
08:26untuk menjaga stabilitas
08:27nilai toko rupiah
08:28karena seperti yang kita tahu
08:29bersama bahwa
08:30perkembangan Indonesia
08:31tidak
08:32sangat
08:33cukup rentan
08:34terkait dengan
08:35pelemahan nilai toko rupiah
08:36tersebut
08:37dan Bank Indonesia
08:37dapat
08:39bergerak dengan cepat
08:41untuk bagaimana
08:42menstabilkan nilai toko rupiah
08:44karena tentunya
08:45sebagian besar pelaku
08:46industri
08:47terutama juga
08:48UMK
08:48dan juga masyarakat
08:49tentunya
08:50ini menjadi
08:51concern
08:51apabila tadi
08:52pelemahan rupiah ini
08:53terus berlanjut
08:54dan ini tentunya
08:55langkah-langkah itu
08:56yang perlu kita
08:57cermati juga
08:58bahwa memang ini betul
08:59bahwa bukan
09:00sepenuhnya adalah
09:01keputusan personal
09:02tapi ini adalah
09:03kalau kita perlu
09:04cermati juga
09:05undang-undang
09:05Bank Indonesia
09:06adalah keputusan
09:07dari rapat
09:08dan gubernur adalah
09:09kolektif kolegial
09:10gitu ya sifatnya
09:11gitu ya
09:11artinya
09:12harapannya nanti
09:13pada saat transisinya
09:14pun juga
09:15yang saat ini
09:16interim adalah
09:17Ibu DGS
09:18yakni Ibu Destri
09:19harapannya
09:20Gubernur Bank Indonesia
09:22interim yakni Ibu
09:23Destri Damayanti
09:24pun juga dapat
09:25melanjutkan
09:26kepemimpinan
09:27Bank Indonesia
09:28dan harapannya
09:29pun juga akan
09:29melanjutkan
09:30tugas dan tanggung jawab
09:31Gubernur Bank Indonesia
09:32dengan baik
09:32oke
09:34sebelum kita membahas
09:35terkait dengan
09:35pejabat sementara
09:37ataupun pejabat
09:38Gubernur Bank Indonesia
09:39sementara
09:39Destri Damayanti
09:40yang nanti
09:40akan melanjutkan
09:41kebijakan-kebijakan
09:42dari Periwar Gio
09:43kita
09:44flashback dulu
09:45Mas Yusua
09:46terkait dengan
09:47apa saja sih
09:48kebijakan
09:48ataupun penyelamatan
09:49moneter
09:49yang paling berdampak
09:51yang pernah dilakukan
09:52oleh Periwar Gio
09:53termasuk
09:53soal penguatan rupiah
09:55akhir-akhir ini
09:57ya tentu
09:58kalau kita bicara
09:59tadi
09:59bagaimana
10:00langkah-langkah
10:02tentunya
10:02kebijakan
10:03kenaikan
10:04sekubunga
10:05ya ini
10:05di tengah
10:06kondisi
10:07dimana
10:07kita tahu juga
10:08bahwa kebijakan
10:09fiskal
10:09cenderung
10:10arahnya adalah
10:11pro-growth
10:12gitu ya
10:12tentunya
10:13ini menjadi
10:13keputusan yang
10:14juga
10:15apa namanya
10:16di satu sisi
10:18tentunya
10:18ini cukup berat
10:19tentunya ya
10:20karena
10:20pemerintah
10:21menginginkan
10:22pertumbuhan yang
10:23cukup agresif
10:24tapi di sisi lainnya juga
10:25nilai tukar rupiah
10:26juga
10:28mendapatkan
10:28tantangan yang cukup berat
10:30ya dari kondisi global
10:31dan juga kondisi domestik
10:32sehingga tentunya
10:33keputusan ini
10:34menjadi salah satu
10:35keputusan yang tepat
10:37tadi ya
10:37karena kami melihat bahwa
10:39ini menjadi salah satu
10:40kebijakan yang
10:41dinilai
10:42adalah untuk bisa
10:43menjaga stabilitas
10:45nilai tukar rupiah
10:45dan juga pada akhirnya
10:46harapannya
10:47juga bisa mendukung
10:48pertumbuhan ekonomi
10:49yang berkelanjutan
10:50ke depannya
10:50di samping itu
10:51juga
10:52kami juga melihat
10:53bagaimana
10:54ini juga salah satu
10:55kebijakan
10:56yang digulirkan
10:59oleh Bank Indonesia
11:00pada saat
11:01kepemimpinan
11:02Pak Peri
11:03adalah terkait dengan
11:04instrumen
11:05SRBI
11:07kalau kita lihat
11:08bagaimana
11:09efektivitasnya
11:10SRBI ini
11:11sekalipun memang tentunya
11:13ada
11:13ada prokonsnya
11:15di dalamnya
11:15tapi tentunya
11:16kalau kita melihat
11:17saat ini
11:17secara
11:19aliran modal asing
11:20yang masuk di pasar
11:21keuangan domestik kita
11:23foreign investor
11:24ataupun investor asing
11:25masih membukukan
11:26inflows
11:27di SRBI
11:28dan ini untuk
11:29bisa menahan
11:30capital outflow
11:31dari pasar keuangan domestik kita
11:33dan ini
11:34kembali lagi
11:35untuk menjaga tadi
11:36stabilitas nilai tukar rupiah
11:37artinya
11:38ini pun juga menjadi
11:39salah satu
11:40upaya dari Bank Indonesia
11:42untuk bisa
11:45menjaga
11:45aliran modal asing
11:47masuk ke pasar domestik
11:48karena di saat bersamaan
11:49foreign
11:51flow terjadi
11:52di pasar obligasi
11:53dan di pasar saham
11:54disamping itu
11:55juga bagaimana
11:56kita melihat
11:56upaya-upaya
11:57dari Bank Indonesia
11:58terkait dengan
11:59insentif
12:00kebijakan
12:01makroprudensial
12:02ya
12:02likuiditas makroprudensial
12:03artinya dengan
12:04kondisi di mana
12:05suku bunga sedang naik
12:06saat ini
12:06Bank Indonesia
12:07memberikan insentif
12:08kepada perbankan
12:09untuk tetap
12:10bisa memberikan
12:11kredit
12:12melalui kreditnya
12:13kepada sektor-sektor
12:14produktif
12:14artinya ini pun juga
12:16diberikan
12:17artinya bagaimana
12:19kebijakan yang
12:20non-konvensional
12:21artinya ini
12:22saya pikir
12:22kebijakan yang
12:23tidak biasanya
12:25tentunya
12:25kalau kita bicara
12:26apa namanya
12:27textbook
12:28monetary
12:29pada umumnya
12:30tentunya
12:31kalau kita bicara juga
12:32bank sentral
12:33dimanapun
12:33kalau pada saat
12:34suku bunga naik
12:35tentunya
12:35kebijakan lainnya pun
12:37juga ikut naik
12:38gitu ya
12:38ataupun ikut mengetar
12:40nah tapi ini
12:41bagaimana
12:41yang islahnya
12:43disampaikan oleh
12:44Pak Peri
12:45adalah jamu ya
12:46ada jamu pahit
12:47tapi jamu manisnya
12:48adalah dengan
12:49tetap melonggarkan
12:50kebijakan makroprudensialnya
12:51tetap melonggarkan
12:53kebijakan sistem
12:53pembayarannya
12:54tetap bisa mendukung
12:55apa namanya
12:56pendalaman
12:57pasar keuangannya
12:58agar tadi
12:59apa namanya
13:00kebijakan
13:01Bank Indonesia
13:02kebauran
13:03kebijakan Bank Indonesia
13:04ini tetap bisa
13:05menopang
13:06ataupun mendukung
13:07ya
13:07dari sisi
13:08kebijakan pemerintah
13:09untuk menjaga
13:10agar pertumbuhan ini
13:11tetap bisa berkelanjutan
13:12ke depannya
13:13dan di saat bersamaan
13:14tugas utama
13:15Bank Indonesia
13:15adalah menjaga
13:16stabilitas
13:16perekonomian
13:17ada stabilitas
13:19dan juga
13:19pada akhir-akhir ini
13:21juga
13:21Bank Indonesia
13:21dituntut untuk
13:22pertumbuhan
13:23begitu progrot
13:24kalau kita berbicara
13:25soal
13:26kiprah
13:27begitu dari
13:27karir
13:29di Periwarjio
13:29sebelum menjabat
13:30sebagai gubernur BI
13:31karir Periwarjio
13:32di Bank Indonesia
13:33sangat panjang
13:34dimulai dari
13:35tahun 1984
13:36sebagai staff
13:37penyelamatan kredit
13:38dengan rekam
13:39jejak sepanjang ini
13:40apakah
13:41ini tentunya
13:42secara kebijakan
13:43dan strategi moneter
13:44sudah sangat mumpuni
13:44tapi kalau kita melihat
13:45kebijakan-kebijakan
13:46akhir-akhir ini
13:47saja
13:47misalkan
13:48soal tadi
13:48SRBI
13:49soal intervensi
13:50di pasar spot
13:51di rupiah
13:52begitu
13:52apakah ini
13:53kebijakan-kebijakan ini
13:55sudah sesuai dengan
13:56ekspektasi pasar
13:56Mas Joshua
13:58ya kembali lagi
14:00kalau kita bicara
14:01bagaimana situasinya
14:03ini juga
14:05kembali lagi
14:06cukup
14:09berat
14:09karena kembali lagi
14:10bagaimana
14:11di satu sisi
14:12bagaimana
14:12Bank Indonesia
14:13tetap harus
14:14menjaga stabilitas
14:15nilai tukar rupiah
14:15namun juga
14:16di saat bersamaan pun
14:17juga tetap bisa
14:18mendukung
14:18pertumbuhan ekonomi
14:20jadi artinya
14:21kembali lagi
14:21kalau kita bilang
14:22kalau kita lihat tadi
14:23bagaimana
14:23kebijakan-kebijakan
14:24BI yang sudah digulirkan
14:26dengan
14:26misalkan
14:27kalau kita lihat
14:28RDG
14:28kemarin ya
14:29di bulan Juli ini
14:30dengan
14:31bagaimana
14:32memperkuat
14:33transparansi
14:34apa namanya
14:35suku bunga dasar kredit
14:36ya
14:37sejauh ini
14:38di tengah tadi
14:38kenaikan
14:39yang sudah terjadi
14:40sekitar
14:41100 basis point
14:41tapi bagaimana
14:43kebijakan
14:43atau suku bunga
14:44kredit
14:45masih relatif
14:46masih tetap
14:47kenaikannya
14:47masih terbatas
14:48ya ini beberapa hal
14:49kembali lagi
14:50terkait dengan tadi
14:51kebijakan insentif
14:52likuiditas makroprudensialnya
14:53gitu ya
14:54dan ini
14:54meningkatkan
14:55insentif KLM
14:56dari sebelumnya
14:575,5%
14:57menjadi 6%
14:58terhadap DPK
15:00lalu juga
15:01menyesuaikan
15:01alokasi KLM
15:02untuk financing channel
15:03bagi penyaluran karya
15:04ke sektor-sektor prioritas
15:05yang sebelumnya
15:06paling tinggi
15:074,5%
15:07menjadi
15:094,0%
15:10dari DPK
15:11dan juga
15:11tentunya
15:11terkait dengan
15:13apa namanya
15:13terkait dengan
15:14menetapkan alokasi KLM
15:15ini untuk mendorong
15:16ekspansi dan juga
15:17mengatasi
15:17segmentasi
15:18likuiditas di pasar uang
15:20dan perbankan
15:20karena memang
15:21hari-hari ini
15:21yang kita melihat adalah
15:22likuiditas di perbankan ini
15:24tersegmentasi
15:25mas Yan ya
15:25artinya
15:26kondisinya
15:27memang tadi
15:28tidak mudah
15:29ya bagaimana
15:31mengoskretasikan
15:32kondisi
15:33kebijakan
15:34moneter
15:35ya
15:35dimana mengetat
15:36namun juga bagaimana
15:37di saat persamaan pun
15:38juga
15:38menjaga agar likuiditas
15:40di perbankan ini
15:40tidak kering gitu ya
15:41dan ini
15:42menjadi salah satu
15:43tantangan yang berat
15:44bagi seorang
15:45gubernur bank Indonesia
15:46namun
15:47inilah banyak
15:48makanya yang tadi
15:49saya sampaikan
15:49bahwa ini menjadi
15:50salah satu
15:51hal yang kita
15:51perlu apresiasi
15:53bagaimana
15:53kebijakan bank Indonesia
15:54yang dimana
15:55diputuskan secara
15:56kolektif
15:56kolegial ini
15:57dimana tadi
15:58ada kebijakan
15:59yang mendukung
16:00prekromian
16:00namun juga
16:01ada kebijakan
16:02yang tetap
16:03menjaga
16:04stabilitas
16:04prekromian
16:05tentunya
16:06ini menjadi
16:07salah satu
16:07apa namanya
16:09ekspektasi
16:10yang mungkin
16:10diharapkan oleh pasar
16:12dan juga
16:12harapannya
16:13ke depannya
16:14kembali lagi
16:14pemimpinan dari
16:15Bank Indonesia
16:16dapat
16:16dilanjutkan
16:18selanjutnya oleh
16:19Bu Destri
16:20dengan baik
16:21oke
16:21sesuai undang-undang
16:22Bank Indonesia
16:23Deputi Gubernur
16:24Senior Destri
16:25Damayanti
16:25ini akan menjabat
16:26sebagai
16:27pejabat
16:27gubernur sementara
16:28kalau
16:29mengacu hal ini
16:30sebetulnya
16:31apakah akan ada
16:32peta
16:33perubahan
16:34dari kebijakan
16:35Bank Indonesia
16:36namun kita bahas
16:37mas Joshua
16:38tetaplah bersama kami
16:39di Kompas Bisnis
16:41kita kembali membahas
16:42mundurnya Peri Wargio
16:43dari jabatan
16:44Gubernur Bank Indonesia
16:45kita bahas bersama
16:46Kepala Ekonomi Bank Permata
16:47Joshua Pardede
16:48Mas Joshua
16:49saya langsung memantau
16:50IHSG pada hari ini
16:51pada pembukaan
16:52pukul 9
16:53sekarang
16:53tepatnya pukul 9
16:54lewat 06
16:55ini ISG
16:56terpantau
16:57naik turun
16:58begitu
16:58tadi sempat negatif
16:59dan sekarang
17:00terpantau positif
17:01ada sekitar
17:03314 saham
17:04yang turun
17:05yang naik
17:07191 saham
17:08dan yang tidak berubah
17:09198
17:09kalau Anda melihat
17:11naik turunnya
17:12IHSG pada pembukaan
17:13tadi sempat negatif
17:14dan sekarang positif
17:15respon pasar
17:16seperti ini
17:17apakah menjadi
17:18sentimen
17:19tadi
17:19pernyataan
17:21Manchester
17:21terkait
17:21mundurnya
17:22Peri Wargio
17:24ya tentunya
17:25pasar akan
17:26mencermati
17:27di pembukaan
17:29desis pembukaan
17:30perdagangan hari ini
17:31namun kembali lagi
17:32kita perlu
17:33meyakinkan
17:34bahwa
17:35kebijakan
17:36Bank Indonesia
17:37adalah kolektif
17:38kolegial
17:38artinya
17:39keputusan
17:39Bank Indonesia
17:40kedepannya pun
17:41juga tidak
17:42hanya
17:43dipengaruhi oleh
17:44satu personal
17:45ataupun satu
17:46anggota
17:46Dewan
17:47Deputi
17:47Gubernur
17:48Bank Indonesia
17:48saja
17:49dan kembali
17:50Dewan
17:50Gubernur Bank Indonesia
17:51saja
17:51artinya kembali lagi
17:52saya meyakini bahwa
17:53dengan saat ini
17:55masih dijabat oleh
17:56Interim Gubernur Bank Indonesia
17:57oleh Budesri Damayanti
17:58kami melihat bahwa
18:00bagaimana
18:01keputusan
18:02ke depannya pun
18:02juga akan tetap
18:04menjaga stabilitas
18:05perekonomian khususnya
18:06nilai tukar rupiah
18:07menjaga
18:08agar tadi
18:09terjaga
18:10terkendali inflasi
18:11tetap akan diupayakan
18:13tentunya
18:13kembali lagi
18:14keperlanjutan
18:16kepemimpinan ini
18:17akan tetap dijalin
18:18agar tentunya
18:19bagaimana
18:20koordinasi nanti
18:21kebijakan dengan
18:21kebijakan fiskalnya
18:22akan tetap terjaga
18:24artinya kami tetap
18:25melihat bahwa
18:25sekalipun tentunya
18:26ini masih respon
18:27ataupun respon pasar
18:29tentunya masih akan mix
18:30artinya
18:30akan
18:31masih kemungkinan juga
18:32kan kita bisa
18:34diganggungan
18:35menggambarkan
18:35respon pasar saat ini
18:37hanya menggambarkan
18:38respon dari
18:39pengumuman dari
18:40paperi tadi gitu ya
18:40ataupun
18:41keputusan dari paperi
18:42yang tadi diumumkan
18:43oleh menselsek
18:44tapi juga mungkin saja
18:45keputusan ataupun
18:46perkembangan dari
18:47geopolitik di timur tengah
18:48dimana kita tahu bahwa
18:49Iran kemarin
18:50mengumumkan bahwa
18:51apa namanya
18:53menghentikan serangan
18:54kepada Amerika Sikat
18:55karena di Amerika Sikat
18:56pun juga menghentikan juga
18:57serangan operasinya
18:58kepada Iran gitu
18:59jadi makanya
19:00kalau kita bicara pasar
19:01kita bisa
19:02mengkonsider
19:03ataupun hanya bisa
19:04menyimpulkan
19:05ya
19:06kondisi pasar ini
19:07hanya kepada satu
19:08satu kejadian saja
19:10tapi juga tentunya
19:10ada beberapa faktor lainnya
19:12yang mungkin kita harus
19:13pertimbangkan
19:14dan juga beberapa data
19:15ekonomi
19:15global dan juga
19:17domestik yang juga
19:18akan dinantikan oleh pasar
19:19sehingga itu
19:19tentunya
19:20menjadi salah satu
19:21pertimbangan dari
19:22pelaku pasar
19:23dalam
19:23jangka pendek ini
19:25oke berarti ada
19:25kombinasi sentimen
19:26pada pembukaan
19:28perdagangan di pasar saham
19:29pada pagi ini
19:29tadi pada pembukaan
19:30pukul 9
19:31sempat turun
19:33begitu negatif
19:33dan saat ini
19:34pada pukul 9
19:35lewat 08
19:36naik 0,26%
19:38sekitar 16
19:39indeks poin
19:40tapi kalau kita
19:41kembali lagi
19:42ke pernyataan
19:44ataupun
19:44jumpa pers tadi
19:45terkait dengan
19:46pengunduran
19:47Gubernur
19:48Indonesia
19:49Periwar Jio
19:50ini kan
19:50Mas Joshua
19:51sesuai undang-undang
19:52BI
19:52Deputi Gubernur Senior
19:54Destri Damayanti
19:55akan menjabat
19:56sebagai
19:56pejabat
19:57Gubernur Sementara
19:58sebetulnya seberapa siap
19:59jajaran Dewan Gubernur BI
20:00menjaga stabilitas
20:01dan juga transmisi
20:02kebijakan moneter
20:03di tengah
20:04masa transisi ini
20:06ya saya pikir
20:07secara
20:07kelembagaan ya
20:09jajaran Dewan Gubernur
20:10Bank Indonesia
20:10sudah cukup siap
20:12ya menghadapi
20:12masa transisi
20:13dan ini ketentuan
20:14Undang-Undang Bank Indonesia
20:16menegaskan bahwa
20:16ketika jabatan
20:17Gubernur BI ini
20:18kosong dan
20:19pengantinya belum diangkat
20:20Deputi Gubernur Senior
20:21menjalankan tugas
20:22Gubernur Bank Indonesia
20:23pejabat sementaranya
20:24selain itu
20:25kebijakan BI
20:25tidak ditentukan oleh
20:26satu orang
20:26tadi sudah saya sampaikan
20:27melainkan melalui
20:28rawatan Gubernur
20:30dengan quorum
20:31lebih dari separuh
20:32anggota Dewan Gubernur
20:33artinya pengambilan
20:34keputusannya berdasarkan
20:35musyawarah gitu ya
20:36dan artinya
20:37kembali lagi
20:37pergantian Gubernur ini
20:38tidak serta-merta
20:39memutus keselambungan
20:40kebijakan maupun
20:41operasi hariannya
20:42Bank Indonesia
20:42dan kesiapan ini pun
20:44juga diperkuat oleh
20:45pengalaman dari
20:45Budesir sendiri
20:46yang sudah menjabat
20:47sebagai Deputi Gubernur Senior
20:49ya sejak 2019
20:50ya jadi kurang lebih
20:51saat ini sudah hampir
20:525 plus 2 tahun
20:54berarti 7 tahun
20:55ya dan sebelum
20:56sebelum masuk
20:57berkeperah di Bank Indonesia
20:58pengalaman beliau pun juga
21:00di market sudah sangat
21:02panjang sekali ya
21:04di Bank Internasional
21:05di Bank BUMN ya
21:06dan juga sebelumnya
21:07pun juga sebagai
21:08anggota Dewan Komisional
21:09PES
21:10artinya latar belakangan
21:11Budesir ini
21:12membuat
21:12membuat beliau
21:13ini dapat bisa memahami
21:14perlaku pasar
21:15perbankan
21:16arus modal
21:17dan juga
21:17bagaimana ekspektasi
21:19nil tukar
21:19dan tantangan utamanya
21:20bukan dari kemampuan teknis
21:22tapi juga bagaimana
21:23melainkan komunikasi
21:24dan artinya
21:24pemerintah dan seluruh
21:25Dewan Gubernur ini
21:26perlu segera menyampaikan
21:27bahwa sasaran inflasi
21:28kerangka dari
21:29pengelolaan rupiah
21:31operasi melonter
21:32dan juga penyediaan likuritas
21:33ini tetap berjalan
21:34tanpa ada perubahan
21:35dan tadi juga sudah disampaikan
21:36langsung oleh Budesir
21:37dan pengelolaan nilai tukar ini
21:38diperkirakan akan tetap
21:39menggunakan
21:40kombinasi intervensi pasar
21:41pengelolaan
21:42sukubungan pasar uang
21:43SRBI
21:44dan juga transaksi
21:44lingkungan nilai
21:45dan juga insentif
21:46aliran modal asing
21:46seperti yang sudah
21:47dijalankan sebelumnya
21:49berarti ini lebih ke
21:50melanjutkan
21:50kebijakan
21:51ataupun strategi
21:53langkah-langkah
21:53yang sebelumnya
21:54juga telah dilakukan
21:56oleh Bank Indonesia
21:56namun Mas Joshua
21:57di tengah ketidakpastian
21:59ekonomi global
21:59dan tekanan terhadap
22:00mata uang
22:01sebetulnya kriteria
22:02serta rekam jejak
22:03seperti apa
22:04yang paling dibutuhkan
22:05oleh figur Gubernur
22:06Bank Indonesia
22:06yang baru
22:07yang nantinya
22:07akan ditunjuk oleh
22:09Presiden Prabowo Subianto
22:10ya saya melihat
22:11memang figur Gubernur BI
22:13yang harus
22:13yang baru
22:15harus memiliki
22:15rekam jejak
22:16yang teruji
22:17dalam 5 hal
22:17pertama pengelolaan inflasi
22:19pengelolaan nilai tukar
22:20operasi pasar keuangan
22:22penanganan krisis
22:23dan juga komunikasi kebijakan
22:25ya
22:25artinya pengetahuan
22:26akademis diperlukan
22:28tapi tidak cukup
22:29itu saja
22:29ya kandidat memang
22:30harus pernah mengambil
22:32keputusan
22:32yang nyata
22:33ya ketika misalkan
22:34terjadi aliran modal asing
22:35yang keluar secara masif
22:37rupiahnya melemah
22:38gitu ya
22:39dan juga terjadi
22:39cost of borrowing
22:40yang meningkat
22:41dan terdapat tekanan
22:42agar tadi
22:44apa namanya
22:45kebijakan monetarnya
22:46sudah keputusan
22:47dari kebijakan monetarnya
22:48sudah teruji
22:49dan ia pun juga
22:50harus mampu
22:51menghadapi
22:52tadi dampak
22:52dari keputusan BI
22:53terhadap bagaimana
22:54ke suku bunga kredit
22:55likuritas perbankan
22:56pasar SB
22:57dan juga pembiayaan
22:58kepada sektor real
22:59artinya kebutuhan
23:00tersebut ini
23:01makin mendesak ya
23:02karena
23:02kondisi pasar saat ini
23:04masih bergerak cukup dinamis
23:05ya dan tentunya
23:06oleh sebab itu
23:08memang Presiden
23:08tadi sebaiknya
23:09tidak memilih
23:10semata-mata berdasarkan
23:10kedekatan
23:11senioritas
23:12ataupun kemampuan
23:13berkomunikasi
23:14di ruang publik
23:14tapi figur yang dibutuhkan
23:16adalah sosok yang berintegritas
23:18memahami pasar
23:19tetapi tidak
23:20tidak didikte oleh pasar
23:22gitu ya
23:22mampu berkoordinasi
23:24dengan pemerintah
23:24tetapi tidak
23:25dibawa pemerintah
23:26serta berani
23:27mengambil keputusan
23:28yang tidak populer
23:29apabila stabilitas rupiah
23:30dan inflasi terancam
23:31dan juga
23:32nanti pada
23:33fit and proper test
23:34di DPR
23:35sebaiknya juga
23:35menguji respon
23:36kandidat
23:37terhadap
23:38skenario
23:38konkret ya
23:39bukan hanya
23:40visi-misi saja
23:41pada umumnya
23:41tapi juga skenario
23:42bagaimana nanti
23:43peleman rupiah
23:44lonjakan dari harga minyak
23:46lalu juga
23:46harus modal asing yang keluar
23:48dan juga tekanan penur
23:49apa namanya
23:50terkait dengan
23:50kenaikan suku bunga
23:52dampaknya nanti
23:52kepada
23:53perekaman real
23:54khususnya
23:54kepada
23:55tuman ekonomi
23:56bagaimana
23:56seperti itu
23:57oke harus
23:58ada beberapa hal
23:59yang bisa digasibawahi
24:00terkait
24:00penanganan inflasi
24:02nilai tukar
24:02hingga ke
24:03penanganan krisis
24:04dan juga
24:05harus berani
24:05begitu ya
24:06mengambil kebijakan
24:07yang tidak populer
24:08lalu bagaimana
24:10Mas Joshua
24:11kalau kita balik
24:11ke dunia usaha
24:12dan juga investor asing
24:13memandang
24:14independensi Bank Indonesia
24:15di bawah
24:16kerangka undang-undang
24:17P2SK saat ini
24:18dan apa pesan utama
24:19yang harus disampaikan
24:20pemerintah
24:21untuk memastikan
24:21kepercayaan tersebut
24:22tetap terjaga
24:24ya tentunya
24:25dunia usaha
24:26dan investor ini
24:26pada dasarnya
24:27masih
24:27dapat menerima
24:29kerangka undang-undang
24:30P2SK
24:31tentunya
24:32dan tentunya
24:33secara hukum
24:33Bank Indonesia
24:34tetap merupakan
24:35lembaga negara
24:36yang independen
24:37jadi bebas dari
24:38campur tangan pemerintah
24:39ataupun pihak lain
24:40dan berkewajiban
24:41menolak intervensi
24:42dalam penelakasanan tugasnya
24:44dan undang-undang
24:44P2SK ini memang
24:45memperkuat tadi
24:46koordinasi antara
24:47Bank Indonesia
24:47Kementerian Keuangan
24:48OJK dan juga LPS
24:49dalam forum
24:50KSSK gitu ya
24:51dan koordinasi ini
24:52diperlukan
24:53untuk tadi
24:54menghadapi krisis
24:55yang sumbernya tadi
24:56saling berkaitan
24:56ya namun
24:57memang koordinasi ini
24:58tidak boleh
24:59berubah tadi
25:00menjadi penyeragaman
25:01keputusan
25:01ataupun
25:02apa namanya
25:03tadi
25:03terkait dengan
25:04intervensi kebijakan monetarnya
25:05terkait
25:06terhadap dengan
25:07kebutuhan pembiayaan
25:08pemerintah misalkan
25:09dan investor akan melihat
25:10tadi bagaimana
25:11independensi dari
25:12Bank Indonesia ini
25:13terkait dengan
25:14penentuan kesukubungan
25:16pengelolaan rupiah
25:17ya
25:17dalam pengelolaan
25:19likuritas
25:20berdasarkan kondisi ekonomi
25:21jadi bukan berdasarkan
25:22kebutuhan jangka pendek
25:23fiskal
25:24ataupun politiknya
25:25jadi
25:25mesej utamanya adalah
25:26pemerintah
25:27mesej utamanya
25:28pemerintah
25:29harus sangat jelas ya
25:29bahwa
25:30pergantian gubernur
25:31Bank Indonesia ini
25:32merupakan proses
25:32kelembagaan
25:33sesuai dengan
25:34undang-undang
25:34bukan akibat perbedaan
25:36pandangan kebijakan
25:37ya pemerintah juga
25:38tidak
25:38apa namanya
25:39tidak menentukan
25:40besaran Bank BI
25:42ataupun tingkat
25:43inflasi tertentu
25:44dan juga
25:44nanti tentunya
25:45kandidat-kandidat
25:46pengganti
25:47Pak Peri ini
25:48dipilih berdasarkan
25:48kompetensi
25:49integritas
25:50dan juga
25:50persetujuan dari DPR
25:51dan tentunya
25:52pemerintah juga diharapkan
25:54tadi bisa menghindari
25:55pernyataan-pernyataan
25:56yang dapat
25:57ditafsirkan
25:58sebagai arahan
25:59kepada BI
26:00untuk menurunkan
26:01sekubunga
26:01ataupun
26:02terkait dengan
26:03intervensi lainnya
26:04karena tentunya
26:04ini harus kita jaga
26:06karena kemarin
26:06S&P dan
26:09MUDIS dan FITS
26:10masih menaruh
26:11Outlook Rating Indonesia
26:13di negatif
26:14artinya
26:15tantangannya adalah
26:17dalam 12-18 ke depan
26:18setelah
26:19penurunan
26:20Outlook Rating tersebut
26:21maka ada risiko
26:22untuk rating Indonesia
26:23diturunkan
26:23sehingga
26:24ini menjadi salah satu
26:25kos yang harus dipertimbangkan
26:27oleh pemerintah
26:28kalau tadi tidak dijaga
26:29independensi dari Bank Indonesia
26:30ke depannya
26:31oleh sebab itu
26:31makanya koordinasi
26:32penting sekali
26:33itu harus diperkuat
26:34tapi independensi dari Bank Indonesia
26:36harus kita jaga
26:37harus kita hormati
26:38dan ini
26:38setiap keputusan
26:39Bank Indonesia pun
26:40juga harus kita hormati
26:41ke depannya
26:42baik
26:43artinya independensi
26:44Bank Indonesia ini
26:45sangat diperlukan
26:46agar
26:47menumbuhkan kembali
26:48begitu
26:49kepercayaan investor
26:50termasuk investor asing
26:51terima kasih
26:52Joshua Parlede
26:53Kepala Ekonomi Bank Permata
26:55atas
26:55waktunya bersama kami
26:56di Kompas Bisnis
26:57sehat selalu mas
26:58terima kasih
27:01saudara jangan kemana-mana
27:02karena
27:03Sapa Indonesia Pagi
27:04yang kembali untuk Anda
27:05dengan sejumlah informasi lainnya
27:06diantaranya
27:07tribun penonton Ambruksat
27:08kejuaraan
27:09Nasional Drift
27:09Speedfest
27:10digelar di
27:11Gor Satria
27:12Purwokerto
27:13Banyumas
27:13Jawa Tengah
27:14puluhan orang
27:15dilaporkan
27:15terluka
27:16terima kasih
27:17Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan