00:02Terima kasih Anda masih bersama kami di Kompas Petang.
00:05Saudara penasihat Presiden Bidang Ketenaga Kerjaan dan Kesejahteraan Buruh,
00:10Said Iqbal melakukan sidak ke sebuah perusahaan di Semarang, Jawa Tengah
00:14untuk melakukan audiensi terkait rencana PHK karyawan.
00:22Penasihat khusus Presiden Bidang Ketenaga Kerjaan dan Kesejahteraan Buruh,
00:27Said Iqbal melakukan sidak ke sebuah perusahaan garmen dan industri pakaian jadi di Semarang.
00:32Ada isu perusahaan ini bakal melakukan PHK kepada lebih dari 800 pekerjanya.
00:38Dari hasil audiensi yang dilakukan, ada dua opsi yang diberikan negara kepada perusahaan.
00:44Pemerintah melakukan intervensi kebijakan atau pilihan PHK
00:47dengan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai putusan MK.
00:51Namun dari hasil audiensi, pihak perusahaan memilih opsi PHK.
00:57Tidak ada lagi alasan efisiensi, pesangon dibayar 0,5 kali melalui peraturan pemerintah nomor 35.
01:03Itu sudah gugur, karena sudah ada keputusan Mahkamah Konstitusi,
01:07berundingnya harus dengan pesangon minimal satu kali.
01:12BPJS Ketenaga Kerjaan siap dicairkan jaminan hari tuanya.
01:17Kemudian juga jaminan kehilangan pekerjaan, JKP.
01:22Ketua Serikat Buruh setempat meminta perusahaan memberikan hak-hak para pekerja,
01:27seperti pemberian pesangon yang layak.
01:30Ya keluhannya kita, kita ya minta ibaratnya perusahaan ya memberikan hak-hak kita.
01:35Tak ibaratnya kan seharusnya manajemen itu memberikan hak-hak kita secara adil.
01:42Tidak seenaknya aja, dia bilang agensi terus bilang 0,5.
01:46Padahal kita sudah berjuang mati-matian selama 20 tahun.
01:50Menurut pendahara Serikat Buruh setempat,
01:52sudah sekitar sebulan terakhir tidak ada pekerjaan karena tidak ada udaraan masuk,
01:56meski mereka masih mendapat gaji dari perusahaan.
02:01Kita tidak pernah bekerja, tidak ada kerjaan.
02:05Ya, tidak ada udaraan masuk.
02:08Oh, satu bulan ini ya?
02:10Satu bulan ini ya?
02:11Ya, satu bulan.
02:12Satu bulan.
02:12Berarti jaminan masuk cuma?
02:14Ya, karsen, tidur, kogol.
02:17Pulang, tidur.
02:19Sudah berhenti produksi.
02:21Ya, sejauh mas.
02:23Usai melakukan sidak di Semarang,
02:25Said Iqbal rencananya juga bakal mendatangi perusahaan lain
02:28di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
02:31Kabarnya perusahaan ini juga berencana merumahkan para pekerjaannya.
02:36Rahayuda Febrianto, Kompas TV, Semarang, Jawa Tengah.
02:40Bahasa Shrek!
02:43Bahasa Shrek!
02:44Terima kasih.
Komentar