Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, sebanyak 833 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan operasional secara permanen, pada Senin (27/7/2026).

"Kami telah menemukan adanya 833 dapur yang kami suspend per hari ini," ucap Sudaryono, di Kantor BGN, Jakarta Pusat.

Dapur MBG yang diberhentikan permanen tersebar di sejumlah wilayah, sebanyak 98 dapur di wilayah Sumatera, 311 dapur di wilayah Jawa dan Madura, serta 424 dapur di wilayah Kalimantan hingga Papua.

Video editor: Joshua

#kepalabgn #sudaryono #sppg #mbg

Baca Juga Kepala BGN Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non-ASN, Ini Alasannya di https://www.kompas.tv/nasional/682524/kepala-bgn-sudaryono-pecat-261-pegawai-non-asn-ini-alasannya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682531/kepala-bgn-sudaryono-ungkap-penyebab-833-dapur-mbg-ditutup-permanen
Transkrip
00:00Dapur yang disuspend secara permanen ini, itu bukan kayak yang lalu misalnya dulu kan disuspend tapi tetap dibayar.
00:07Kalau ini sudah suspend, tutup, tidak dibayar.
00:10Selain itu, kami telah menemukan ada 883 dapur yang kami suspend per hari ini,
00:18yang terdiri dari 98 di wilayah 1, wilayah Sumatera, 311 di wilayah Jawa dan Madura,
00:26dan wilayah 3, 424 dengan total sebagainya di layar 833.
00:37Dapur yang disuspend secara permanen ini, itu bukan kayak yang lalu misalnya dulu kan disuspend tapi tetap dibayar.
00:45Kalau ini sudah suspend, tutup, tidak dibayar.
00:48Ini betul-betul adalah suspend karena pelanggaran.
00:52Jadi dapur yang disuspend itu terkait higienis, peracunan, ya kemudian kualitas yang tidak baik,
01:00tidak memenuhi standar yang kita inginkan, khususnya terkait higienis dan sanitasinya.
01:07Kemudian ipalnya, jadi yang tidak need terhadap apa yang menjadi requirement,
01:13itu yang tidak bisa kemudian kita minta, kita kasih tengah waktu untuk diperbaiki,
01:17tapi tidak diperbaiki, maka kami suspend secara permanen.
01:21Yang pertama, jadi yang disuspend itu adalah yang tidak sesuai.
01:27Apakah itu sengaja karena tiga T, enggak tiga T, enggak ada usaha.
01:31Jadi kita ada standarnya, ada yang harus dipenuhinya, ini menyangkut,
01:37menyangkut nyawa seseorang.
01:38Ini menyangkut kesehatan seseorang, menyangkut nyawa seseorang.
01:41Maka bagi yang tidak memenuhi, tidak memenuhi suatu standar, ya mohon maaf,
01:49ya harus kemudian kita suspend.
01:53Kami memastikan, bagaimana kami memastikan,
01:58kalau ada dapur yang disuspend, itu kemudian yang tadinya menerima manfaat,
02:03itu jangan sampai kemudian tidak menerima.
02:05Paham ya?
02:06Misalnya ada sekolah, dia dapat.
02:09Bayangannya, banyak orang itu kan ada sekolah dapat,
02:12kemudian dapurnya disuspend, terus kemudian jadi tidak dapat.
02:15Itu tidak akan terjadi, dan kami upayakan tidak terjadi,
02:19karena begitu disuspend, maka secara otomatis kita akan membagi,
02:26akan membagi porsi layanan yang tadinya disediakan oleh dapur yang disuspend itu
02:31kepada dapur-dapur lain di sekitar sini.
02:38Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan