Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyoroti sejumlah harta WNI yang masih berada di luar negeri namun belum memenuhi komitmen repatriasi aset maupun Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

"Ini kita sudah bertahun-tahun mengundang, mengancam, merayu, enggak masuk-masuk juga," ujar Menkeu Purbaya pada Kamis, (23/7/2026)

"Lama-lama saya pikir ngapain mengundang sih kalau nggak mau masuk juga, padahal dikasih macam-macam fasilitas ya. Ada Patriot Bond nanti, ada ini. Kalau nggak masuk juga, nanti setiap dana yang masuk sini saya akan periksa pajaknya orang-orang yang bawa ke sini," lanjutnya (time code 2:58).

Diketahui, rencana Purbaya tersebut berkaitan dengan adanya insentif dari pemerintah untuk menarik modal yang selama ini parkir di luar negeri melalui Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) serta obligasi khusus Danantara.

Baca Juga Purbaya Cecar PLN dan Kemenperin Soal Impor KEK, Usai APPI Beri Aduan Langsung di https://www.kompas.tv/video/682138/purbaya-cecar-pln-dan-kemenperin-soal-impor-kek-usai-appi-beri-aduan-langsung

#breakingnews #purbaya #menkeu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682278/menkeu-purbaya-wanti-wanti-wni-simpan-dana-di-luar-negeri-tak-lapor-saya-akan-periksa-pajaknya
Transkrip
00:00Apa ini?
00:01Ya kisah-kisah simpulangan akan kita sesuaikan peraturannya
00:05supaya akses perusahaan yang punya pabrik di sini
00:09yang punya tegaan lebih tinggi
00:1240% lagi kan kira-kira rata-rata
00:14itu punya akses yang sama ke kawasan KAIKA
00:19kan mereka ada kecenderungan sekarang
00:21perusahaan Cina segala macam bandling
00:24artinya dia mau tau yang lain lebih murah atau lebih mahal
00:27pokoknya gak mau grupnya dia masuk sini
00:31bagus dan jelek
00:32bagusnya untuk murah untuk investor
00:33yang jeleknya adalah untuk produsen-produsen kita
00:37itu seolah-olah tidak bisa bersaing secara fair
00:41karena kefasilitas di KAIKA
00:43nanti kita atur supaya produsen-produsen dalam negeri
00:47walaupun perusahaan nasi yang udah punya pabrik di sini
00:50mempunyai kesempatan yang sama untuk bersaing di kawasan KAIKA
00:58kemarin Pak Irlangga tuh bilang
00:59salah satu lahan tuh dibangun di atas lahannya BUMN
01:02udah ada komunikasi belum?
01:03belum
01:05mungkin seperti itu mungkin juga kita lihat
01:07kan yang itu akhirnya menteri keuangan
01:08udah ada komunikasi belum sama dengan Tara Pak?
01:11udah ada komunikasi belum sama dengan Tara?
01:14mereka pernah kelihatan beberapa tempat kan
01:16tapi usulannya kan belum terlalu clear
01:19nanti kita lihat
01:21BUMN itu apa sih Pak?
01:24milik perusahaan apanya?
01:25belum
01:25kita belum dikasih tau
01:27kalau Pak yang punya tanah siapa sih?
01:31nanti kita cari
01:33nanti kita lihat deh
01:33belum-belum putus
01:34Pak Purbayang seberapa besar sih Pak?
01:36potensi repatriasi modal orang Indonesia
01:39yang biasanya dipartirkan di luar negeri
01:41dengan adanya PFI Pak
01:42kemarin Komisi 11 bilang kan
01:44PFI ini ada
01:45tidak hanya untuk menarik modal asing
01:47siapa tau kalau misalkan
01:48katanya kan ada dugaan banyak
01:49modal WNP juga yang masih parkir di Singapura
01:52saya gak tau angkanya seperti apa
01:54cuman harusnya sih besar
01:56kalau seberapa besar kan
01:57berarti saya udah tau angkanya persis
01:59padahal kan itu uang-uang sebagian
02:01gelap
02:02artinya gak bisa dihitung
02:02tapi pasti besar sekali
02:04cuman gini
02:07mungkin mereka gak otomatis
02:09serta-merta balik
02:15karena emang
02:16ya emang mereka
02:17harusnya di luar selama ini
02:18yang kita harapkan nanti
02:19yang luar negeri-luar negeri
02:21seperti dari
02:22kawasan timur tengah
02:24atau negara-negara lain
02:26yang bisa mau masuk ke sini
02:27masuk ke sini
02:27karena tempat di sini kan menarik
02:29jadi harusnya sih
02:33untuk saya sih
02:34ekspektasinya
02:36zero to positive
02:37artinya
02:38ini game yang bagus yang harus diambil
02:40oleh ekonomi kayak saya
02:41jadi kayak ambil itu
02:43expected value-nya positif itu
02:46sekitar April-May lalu
02:48sekitar April-May lalu
02:49Bapak kan bilang katanya
02:50memberikan waktu sekitar 6 bulan
02:51Pak
02:51untuk repatriasi
02:53harta
02:54yang dari luar negeri gitu
02:56Pak
02:56ini itu
02:57tindak lanjut itu seperti apa Pak?
02:59ini
03:00kita sudah bertahun-tahun
03:01ngundang
03:02ngancam
03:03ngerayu
03:03gak masuk-masuk juga
03:04lama-lama saya pikir
03:06ngapain ngundang-undang ke sini
03:07kalau gak mau masuk juga
03:09dikasih pengasal-masyaritas ya
03:10ada
03:11Patriot Bon
03:12nanti ada ini
03:13kalau gak masuk dia
03:14nanti setiap dana yang masuk ke sini
03:16saya akan persiap pajaknya
03:18orang-orang yang bawa ke sini
03:19setelah 6 bulan itu Pak?
03:21awal tahun saya akan
03:22kerjain seperti itu
03:24itu kan normal
03:25cuman selama ini gak dikerjain aja
03:27itu artinya saya gak usah
03:28ubah pertanyaan apa-apa kan
03:30jadi begitu dana masuk
03:31saya akan bersiap sama PPATK
03:34kita persiap pajaknya
03:35dan gak akan bisa
03:37jadi masuknya sekarang
03:38sampai-sampai akhir tahun
03:38saya akan dim
03:40apa sih yang menjadi pertimbangan
03:42lokasi PV itu
03:43dibangun di atas lahan BUMN
03:45ataupun KEK sendiri itu
03:46apa sih?
03:48di KEK gak boleh kan
03:49gak boleh
03:49kayaknya mungkin
03:50kalau KEK pun dirubah
03:51statusnya bukan KEK
03:53cuman
03:53nanti kita lihat
03:54yang disulukan yang mana
03:55saya belum tahu
03:56saya karena
03:57saya bisa
03:58belum bisa jelasin
03:58karena saya gak
03:59belum tahu
04:00daerah mana yang diusulukan
04:03nanti ada PP nya lagi
04:04tapi kira-kira sih
04:06dia tahu tak
04:07tapi belum tahu
04:08pasti yang mana
04:09masa kuncinan Pantabon hari ini
04:11gimana Pak?
04:12berapa sih?
04:13belum dapat
04:14informasinya Pantabon
04:15itu belum Pak?
04:17hari ini apa besok itu?
04:19handphone kemana?
04:19saya belum tahu
04:20Pak Palote selama
04:22tapi yang jelas
04:24peringkatnya triple E itu
04:25udah gak bohong gitu
04:26anda bisa lihat disana
04:27seperti itu
04:28emang triple E
04:29rata kanan jadinya
04:30Pak Pandabon ini bagus
04:32bagus
04:34itu menunjukkan bahwa
04:37kebijakan Pak Prabowo
04:38mengendalikan
04:39menjalankan
04:40fiskal
04:41benar
04:42gak ada yang
04:43gak seperti kata orang-orang
04:44bilang brutal
04:44segala macam
04:45enggak
04:45memang prudan
04:47dan hati-hati
04:48dengan dampak
04:50yang cukup baik
04:50kayak ekonomi kan
04:51kemarin 5.6
04:53mungkin
04:53turunan kedua
04:545.4
04:55sampai 5.5
04:56sekian
04:56yang saya tahu
04:58yakin
04:59semester kedua
05:00turunan ketiga
05:02turunan keempat
05:02akan tumbuh
05:03lebih cepat lagi
05:04karena
05:05cukup
05:06kita pastikan
05:06cukup uang
05:07di sistem
05:08perekonomian
05:09untuk mendorong
05:09ekonomi
05:10Pak Pandabon ini
05:11bisa jadi sumber
05:12pembiayaan
05:12untuk pembayaran
05:13nutang bus
05:14gak Pak?
05:15bisa jadi opsi
05:16gak Pak?
05:18ini kan untuk
05:19nutup defisit kita
05:20nanti ke depan
05:21apakah
05:22pakai itu
05:23nanti kita lihat
05:24seperti apa
05:25oh tapi
05:26terus nanti
05:27gak
05:27kan belum di
05:29skemanya
05:30belum saya kasih tahu kan
05:31nanti
05:31gak seperti ini
05:33bus itu
05:33bus itu
05:34walaupun APB
05:35di pemerintah
05:36tapi kan kita
05:38kecilkan semaksimal mungkin
05:39dana APBN
05:41yang dipaket
05:42yang bayar bus
05:43tapi
05:43dikeloh oleh kami
05:45itu gimana sih
05:46mas kemanya?
05:47belum
05:47nanti kita kasih tahu kan
05:48belum
05:49nanti kita kasih tahu
05:50begitu clear
05:51APBNnya Pak?
05:53enggak
05:53kan saya punya banyak
05:54SMS
05:55SMS
05:57special vehicle
05:58special vehicle
06:00potensial dana terbesarnya
06:01dari mana?
06:02potensial dana terbesarnya
06:03nanti kita kasih tahu
06:04begitu
06:04tapi sudah kita hitung
06:06untuk sedapat mungkin
06:08mengurangi
06:09beban KPBN
06:09jadi
06:10anggaran APBNnya
06:12tidak terganggu
06:14terima kasih
06:14terima kasih
06:14mengurangi APBN sedikit Pak
06:16enggak mungkin
06:17enggak
06:17rencana
06:18di Bank DE
06:19rencana PMD DKI
06:20nambil aplikasi daerah
06:22tanggapkan Bapak gitu
06:23oh saya belum tahu
06:24itu buat apa
06:25dalam aplikasi ya?
06:26kan uangnya banyak
06:27katanya buat
06:28sumber pembiayaan baru
06:29kan uangnya banyak
06:30masih berapa
06:31tapi berarti belum ada
06:32pembicaraan sama Bapak?
06:34saya enggak tahu
06:35saya belum tahu
06:36jadi
06:37itu bahaya enggak sih Pak?
06:39bahaya enggak sih Pak?
06:41kalau PMD
06:41keluarin
06:41aplikasi daerah
06:43kalau
06:44kredibel
06:45sampai DKI
06:45uangnya banyak
06:46sebenarnya enggak bahaya
06:46cuman jadi pertanyaan adalah
06:48dia kan uangnya
06:49enggak pakai banyak
06:49buat apa
06:51tapi inborn
06:51tapi saya enggak tahu
06:52saya cek deh
06:53sama mereka ya
06:53siap
Komentar

Dianjurkan