00:00Surat Timnas Indonesia tiba di Jakarta setelah menjalani pemusatan latihan selama 3 pekan di Bali United Training Center Gianyar, Bali.
00:10Ragnar Orat Mangun, Bekamputra hingga Rizky Rido tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangram, Banten pada Sabtu malam.
00:16Mereka merupakan 26 pemain yang lolos seleksi ketat John Hurtman untuk tampil di Piala AFF 2026.
00:22Juru taktik berpaswar Inggris itu mengandalkan kombinasi pemain muda dan berpengalaman.
00:27Skuad Garuda akan menantang Kamboja di Laga Perdana di Stadion Pakansari Bogor pada Senin nanti.
00:39Piala AFF 2026 jadi edisi ke-16 sekaligus perayaan 30 tahun sejak kompetisi itu berlangsung.
00:45Namun Timnas Indonesia masih berupaya mengejar gelar juara pertamanya.
00:49Akankah Skuad Garuda meraih gelar juara di bawah asuhan pelatih John Hurtman?
00:56Piala AFF masih jadi ambisi yang belum tercapai Timnas Indonesia.
01:0130 tahun bergulir, Skuad Garuda belum pernah mencicipi manisnya gelar juara di kawasan Asia Tenggara.
01:09Kini di bawah asuhan pelatih John Hurtman, harapan tak sekedar menjuarai Piala AFF,
01:16tapi juga meningkatkan level Timnas.
01:20Hurtman menyebut, kompetisi ini jadi pembuktian untuk Timnas bisa naik ke level Asia.
01:26Kini di bawah asuhan pelatih Tenggara.
01:43Kini di bawah asuhan pelatih Tenggara.
01:44Tapi lebih penting untuk grup ini mencari saya siap.
01:48Seperti yang saya katakan kepada pemain hari ini, mereka berkembang.
01:51Mereka hanya menjadi lebih baik.
01:52Saya melihat hal-hal yang berbeda dari pemain yang berbeda.
01:54Mereka lebih jelas.
01:56Dan saya berhubungan untuk melihat apa beberapa pemain yang saya tidak tahu banyak.
02:01Saya akan mencari dalam 5 hari lagi.
02:04Jadi saya akan berhubung.
02:06Kehadiran Hurtman juga komposisi pemain yang dibawa.
02:10Membuat harapan untuk meraih gelar juara perdana di Piala AFF membumbung tinggi.
02:17Indonesia ini sudah 6 kali jadi runner-up.
02:20Harusnya yang ke-7 kali ini harusnya bisa lah.
02:23Kalau bisa lulus final nih, harusnya bisa jadi juara.
02:25Karena John Hurtman itu kayaknya membawa suasana baru lah buat Timnas Indonesia.
02:30Lagi-lagi sejarah membuktikan bahwa kita sudah sering runner-up.
02:36Mungkin saatnya ini menjadi juara.
02:38Era pemain juga berubah ya, Mas?
02:39Era pemain juga.
02:40Pemainnya mungkin sudah berubah generasinya.
02:43Kalau melihat kualitas pemain yang ada sekarang ini, level kita sebenarnya bukan lagi level AFF ya.
02:49Seharusnya kalau sudah begitu kondisinya ya kita harus juara gitu.
02:53Apalagi John Hurtman kan sudah totalitas dia.
02:57Sudah mau melatih itu pindah benar dia ke Jakarta dan itu kelihatan ya.
03:02Kualitas pemain terus berkembang di bawah pimpinan pelatih John Hurtman
03:06membuat publik Tanah Air Optimistis Indonesia bisa merengkuh gelar juara di Piala AFF tahun ini.
03:12Namun patut diwaspadai Indonesia harus bisa belajar banyak tentunya
03:18dan memiliki strategi khusus untuk menghalau permainan dan juga permain naturalisasi
03:24yang berada di Timnas Vietnam, Kamboja dan juga Singapura
03:27yang membuat laga di grup A tentunya semakin ketat.
03:31Rini Taniken, Gahniar Febrian, Kompas TV, Jakarta.
03:35Di edisi ke-30 tahun Indonesia belum pernah sekalipun merasakan gelar juara Piala AFF.
03:41Seberapa penting sebetulnya gelar AFF bagi Timnas di era saat ini?
03:45Kita bahas bersama dengan analis sepak bola, Virzi Idri.
03:48Selamat malam, Bung Virzi.
03:51Ya, malam Mbak Im, malam semua.
03:52Tadi kita simak bersama, sebagian penonton berharap kita juara AFF.
03:57Untuk saat ini harus tercapai gak sih dengan materi pemain sekarang, Bung Virzi?
04:02Oh ya, tentu kalau kita bahas partisipasi Timnas di Piala AFF itu adalah
04:08mungkin lebih banyak kisah dukanya ya, kisah nyarisnya 6 kali jadi runner-up
04:15dan terutama ketika adu penalti pada 2002 dan ketika kita sangat diunggulkan di 2010
04:22kita gagal menjadi juara, terakhir kita mencapai final 2020
04:26di bawah coaching di era pandemi, juga tinggal selangkah lagi
04:31tapi kembali kita gagal ketika itu juga menghadapi Thailand yang menjadi pemilik juara terbanyak.
04:40Tentu kita gak bisa melihat diri kita sebagai kekuatan yang udah level Asia
04:45kalau Asia Tenggara aja kita belum taklukan ya.
04:49Ini kan semuanya step by step ya, regional, continental, baru level dunia.
04:55Secara ranking dunia memang kita di turnamen sekarang itu urutan ketiga ya
05:01tapi 100 kita beringkat 118, dua negara Thailand, Vietnam itu di atas ranking 100
05:11jadi 94 dan 99.
05:14Tapi kan aktualnya mungkin kita punya ranking di atas juga mungkin sepantaran dengan mereka atau lebih baik.
05:22Jadi menurut saya ini adalah suatu kewajiban untuk kita bisa membawa pulang profi Piala AFF
05:30tapi kita juga lihat komposisi squad ini seperti apa
05:34dan bagaimana John Hetman mempersiapkan tim ini dalam konteks menghadapi Piala Asia
05:41dan juga nanti menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2030.
05:45Bung Visi, sebetulnya apa sih yang jadi kendala atau batu sandungan bagi timnas ketika kita
05:50enam kali runner-up gagal untuk jadi juara?
05:52Yang bisa jadi pembelajaran lah untuk timnas era sekarang?
05:57Ya berbagai macam ya, sakit hati dari hasil di lag pertama kita sudah lebih baik
06:05tapi kemudian di lag kedua kita kalah, adu penalti 2002, 2010 kita juga begitu diunggulkan
06:12tapi di lag pertama lawan Malaysia kita terkapar, 2004 juga kita diunggulkan lawan Singapura
06:20tapi kita kalah di Singapura jadi ini banyak sebenarnya ya berbagai faktor yang menentukan
06:27berbagai skenario, berbagai kisah nyaris itu tadi yang membuat squad Garuda ini kok
06:36kenapa sampai sekarang itu masih belum bisa menjadi kampiun di antara negara-negara tetangga mereka sendiri
06:44sebenarnya itu sih yang mental block dan mental barrier
06:47selama mental block itu belum bisa terpecahkan, kita belum bisa melewati tantangan tersebut
06:55ya kita akan selamanya ya masih membicarakan what if, what if, bahkan untuk di level Asia
07:02masa Singapura aja udah juara, Malaysia sudah juara tapi sementara kita belum gitu
07:08jadi itu sih sebenarnya bukan suatu tingkatan yang harus, yang kita ngerasa kita udah lebih tinggi
07:14karena pemain-pemain kita udah bisa main di round 4 qualifiers
07:18tapi buktikan bahwa kita juga bisa menjadi raja di kawasan seperti itu
07:24kalau soal konsistensi bagaimana apakah memang untuk di level turnamen
07:28konsistensi timnas itu perlu diuji lagi nih?
07:32ya ini kan sepak bola, cycle ya tentu secara siklus kita mengharapkan lebih baik
07:38kita gak bisa melihat siklus 2024 akhir ya
07:42karena ketika itu di PLAFF antara Coachin atau Coachin Tayong itu turnamen terakhirnya
07:49atau PSSI memutuskan untuk menurunkan timnas yang terdiri dari para pemain U23 ya
07:56waktu itu kan persiapannya menuju SEA Games
07:58terus habis itu kita harus melihat juga konteksnya ketika itu kita menghadapi Vietnam
08:03yang kita akan hadapi juga sekarang
08:05kita gak bisa menang lawan Filipina pertandingan terakhir
08:10itu juga menentukan
08:12jadi memang Asia Tenggara kekuatannya juga berkembang sekarang
08:17tidak hanya di kita tapi juga di negara-negara tetangga
08:21baik, Bung Firzi kita punya ini grafis statistik bagaimana head-to-head jelang lawan kita perdana
08:27lawan Kamboja
08:27ini kami akan coba tampilkan bagaimana statistik antara tim Indonesia dan Kamboja
08:33runner-up 6 kali secara head-to-head di PLAFF 2 kali kita menang
08:38sementara peringkat FIFA 118 berbanding 175
08:42bagaimana Anda melihat statistik ini kita dengan Kamboja Bung Firzi?
08:47ya kita terakhir ketemu Kamboja di Fast Group juga ya di 2022
08:52ketika itu kita menang 2-1 ya
08:54kita sempat unggul dulu terus dibalas
08:58terus kemudian kita memenangkan laga berkat golnya Witan
09:01pada menit ke-35
09:03emang sekarang dengan komposisi pemain kita yang ada
09:06seharusnya kita bisa berada di atas mereka ya
09:10cuman kan kita tahu di AFF apapun bisa terjadi
09:14kita tentu mengharapkan hasil yang maksimal
09:16meneruskan kerja bagus Coach John ketika menang lawan Oman dan Mozambique
09:22ketika itu ya di ronde laga FIFA Match Day Juni
09:27itu memberikan suatu dorongan fokus mental yang sangat baik
09:33kita menang clean sheet
09:34beberapa pemain juga diuji
09:36yang tadinya mungkin bukan pemain utama
09:39jadi harapannya bisa meneruskan momentum tersebut
09:43semoga di laga awal nanti langsung gaspoh
09:45lawan Kamboja
09:46terima kasih Bung Firzi untuk ulasnya di program Kompas Malam hari ini
09:50selamat menikmati
Komentar