Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Jika dulu berjuang bersama menuntut pembuktian keaslian ijazah Jokowi, kini antara Roy-Tifa dengan Ahmad Khozinudin pecah kongsi.

Lalu akan ke mana ujung dari kisruh ijazah Jokowi?

Kita bahas bersama Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis Ahmad Khozinudin dan Ketum Militan Gibran Nusantara Andi Azwan dan Simpatisan Roy CS, Mikhael Sinaga.

Produser: Theo Reza

Baca Juga Andi Azwan Respons Ahmad Khozinudin: Kalau Dikatakan Jokowi Pengecut, Itu 1.000 Persen Salah Besar di https://www.kompas.tv/nasional/682288/andi-azwan-respons-ahmad-khozinudin-kalau-dikatakan-jokowi-pengecut-itu-1-000-persen-salah-besar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682313/debat-panas-andi-azwan-khozinudin-mikhael-sinaga-soal-jokowi-roy-tifa-disebut-pengecut
Transkrip
00:03Intro
00:06Diskusi berikut dari Kompas Petang
00:08Saudara mantan kuasa hukum Roy Suryo
00:09Ahmad Kozinuddin menantang
00:12ex-kliennya dan Dr. Tifa
00:14untuk membuktikan hasil penelitian mereka
00:16mengenai ijazah Presiden ke-7 RI
00:18Jokowi Dodo. Usai dakwan jaksa
00:19dinyatakan gugur, Kozin menilai baik
00:21Jokowi dan Roy Tifa
00:23sama-sama tak berani hadapi sidang.
00:26Intro
00:29Kalau benar-benar ada penelitian, ayo buktikan
00:32penelitiannya. Kalau benar-benar ada
00:33hasil penelitian, ayo buktikan penelitiannya
00:36jangan menipurannya
00:37Ari Salvadillah, Rostam Awaini
00:40dan Bukurnia, kami tetap
00:42membersamai Anda semua
00:43Ya Allah Akbar
00:46Mantan kuasa hukum Roy Suryo
00:48Ahmad Kozinuddin mengeritik
00:50tajam kepada mantan kliennya maupun
00:52Jokowi
00:54Ia menilai baik Jokowi dan
00:56Roy Tifa sama-sama tidak berani menghadapi
00:59pokok perkara
01:00yakni pembuktian keaslian ijazah Jokowi
01:03di persidangan. Kozin pun menantang jaksa
01:05untuk membuat dakwaan baru jika kasus fitnah ijazah Jokowi
01:10sungguh-sungguh ingin dituntaskan.
01:12Seolah-olah ingin saling membuktikan
01:14tapi keduanya
01:17sebenarnya takut
01:18Kalau memang mau nantang
01:20ayo kita ada bukti ya jangan digembok rumahnya
01:23bukan saja
01:24ayo buktikan isi rumah itu isinya apa
01:26kalau benar-benar ada penelitian
01:28ayo buktikan penelitiannya
01:30kalau benar-benar ada hasil kajian
01:32ayo buktikan kajiannya
01:33jangan menipu rakyat
01:35kalau memang benar negara
01:37ada negara hukum
01:39maka jasa harus perbaiki
01:41dakwaan
01:45menanggapi kritik keras Kozinuddin
01:47kuasa hukum Roy Suryo Yasena
01:49justru balik mempertanyakan
01:50sikap mantan kuasa hukum Roy itu
01:53yang dinilainya seperti menebar teror
01:57berpendapat bolehlah ya
01:58berpendapat
01:59tapi jangan subjektif
02:01jangan sampai
02:02istilahnya menteror orang
02:04jangan sampai menggebu-gebu
02:06tapi
02:06akan terbaca
02:08punya kepentingan
02:09punya misi yang sangat luar biasa
02:11ini
02:12akan membahayakan dirinya sendiri
02:14kalau memang ingin membuktikan
02:16terkait dengan masalah kasus ijazah
02:18yang diduga palsu
02:19milik Insinyur Joko Widodo
02:21hayo bergabung
02:22tapi bukan menyerang kepada
02:24subjektif orang-orang yang lagi
02:26berseteru disini
02:27langsung ikut menggerogoti
02:28kita juga bertanya
02:29lu ikut siapa sih?
02:33sementara bagi kubu Jokowi
02:35dikabulkannya eksepsi dokter Tifa
02:37justru menunda niat
02:39mantan presiden itu
02:40untuk menuntaskan polemik
02:42yang terus menuding ijazahnya palsu
02:44kuasa hukum Jokowi pun berharap
02:46jaksa segera membuat dakwaan baru
02:49agar persidangan bisa dilanjutkan
02:51apakah ini menguntungkan tidak
02:53buat pojoknya justru
02:54sebenarnya ingin sekali masuk ke pokok pekaran
02:57yang beliau sendiri sudah cukup jengah
02:58dengan isu yang selama digulirkan
03:00dan beliau merasa
03:01inilah saatnya beliau membuktikan
03:03bahwa sekarang ada pesan sela
03:05ini kan berarti terjadi jedak perbaikan
03:07secara memperbaiki dan mengajukan kembali
03:09kami harapkan seperti itu
03:10kenapa?
03:11karena kami juga pengen ini tuntas
03:13sebelumnya usai sidang di PN Jakarta Timur
03:16yang menerima nota perlawanan dokter Tifa
03:18Roy Suryo kembali tegaskan
03:20ia akan tetap bersama dokter Tifa
03:22dan tiga rekannya di kelas tersatu
03:24berjuang membuktikan penelitiannya
03:27soal dugaan palsu ijazah Jokowi
03:30dokter Tifa tetap akan terus berjuang
03:32saya juga terpaksa berjuang
03:33terima kasih juga untuk semua teman lawyer
03:36yang mungkin sekarang sudah tidak
03:37membersamai lagi juga ya
03:38untuk tim yang lain
03:39insya Allah kita tetap berjuang bersama
03:42dan untuk tiga sahabat kita
03:43Pak Rizal Fadila, Rostam Afeni dan Bu Kurnia
03:47kami tetap membersamai Anda semua
03:49ya Allah wabar, terima kasih
03:53dengan diterimanya nota perlawanan dokter Tifa
03:56otomatis dakwaan jaksa gugur
03:58sementara sidang kasus ijasa untuk Roy Suryo
04:01masih harus menunggu selesainya peraperadilan Roy
04:05yang kini memasuki bagian ketiga
04:07tim liputan Kompas TV
04:14dulu berjuang bersama menuntut
04:16pembuktian keaslian ijazah Jokowi
04:18tapi kini antara Roy Tifa dan Ahmad Kozinuddin
04:21pecah kongsi
04:22lalu akan kemana ujung dari kisru ijazah Jokowi ini
04:25di studio redaksi Menara Kompas
04:27sudah bergabung bersama kami
04:28ada tim advokasi, tim kriminalisasi akademisi
04:31dan aktivis Ahmad Kozinuddin
04:32dan ketum militan Gibran Nusantara Andi Azwan
04:35apa-apa sekalian selamat sore
04:36selamat sore Tifa
04:37terima kasih sudah datang di ruang redaksi kami
04:39tim anti-kriminalisasi ya
04:40bukan tim kriminalisasi
04:41itulah pokoknya
04:42sorry kalau ada keliru deh saya disitu
04:44sementara lewat sambungan Zoom
04:46lewat sambungan dalam jaringan
04:47juga bergabung bersama kami Michael Sinaga
04:48selaku simpatisan Roy Suryo dan kawan-kawan
04:50Bu Michael dengan Tifaal selamat sore
04:54terima kasih sudah bergabung juga
04:56dalam diskusi kami kali ini
04:57ngelihat reaksi di konferensi PES
04:58kemarin Bang Kozin kayaknya cukup reaktif ya
05:00sampai cukup emosional
05:02dan menilai bahwa ini sama-sama
05:04tak penakut, pengecut
05:05bahkan Anda bilang begitu
05:06buktinya apa?
05:07sampai se-emosional itu tuh kenapa sih?
05:09ya karena begini ya
05:10kalau ditanya kedudukan kami
05:12membela kasus ini
05:12apa sih?
05:13kedudukan kami adalah
05:14membela kepentingan rakyat
05:15yang sudah lama
05:15dibikin gaduh dengan ijazah ini
05:17dengan membela orang-orang
05:19yang komitmen berjuang
05:20namun dalam perjalanannya
05:22ada orang
05:22yang datang tampak punggung
05:24pulang
05:25datang tampak muka
05:26pulang tampak punggung
05:27semestinya demikian
05:28namun secara sepihak
05:29ternyata punya manuver lain
05:31dan manuver itu
05:32kami baca adalah bagian dari cara
05:34untuk menghentikan kasus
05:35agar dua pihak ini ya
05:37baik yang aku peneliti
05:38maupun yang aku punya ijazah ini
05:39sama-sama tidak hadir di persidangan
05:41dan sama-sama closing
05:42dengan wibawanya masing-masing
05:44padahal
05:47padahal
05:47justru yang diharapkan itu adalah
05:48masuk pokok perkara
05:49dan masing-masing
05:50membuktikan
05:51yang klaim palsu buktikan
05:53yang klaim asli buktikan
05:54karena apa?
05:55ini masalahnya bukan lagi
05:56domen pihak-pihak ini
05:57tetapi
05:57domen rakyat
05:58yang kedua
05:59tentu
06:00apa yang kami
06:01dulu sudah predisi
06:02ternyata terjadi
06:03itu dalam bagian dari skenario
06:04sekarang begini Tifa
06:05gak ada
06:06jaksa itu
06:07bikin dakwaan
06:08konyol seperti itu
06:09apalagi ini
06:09kejaksaan negeri
06:10Jakarta Selatan
06:11yang disupervisi langsung
06:12oleh kejaksaan DKI
06:14jadi wajar
06:15kemudian eksepsi itu
06:16diterima
06:17dan wajar
06:17akhirnya berhenti
06:18dan memang yang dihentikan
06:19oleh Joko Widodo
06:20itu adalah kasus berhenti
06:21tidak masuk pokok perkara
06:22sehingga dia
06:23tidak perlu dikuliti
06:24di persidangan
06:24dan ijazahnya
06:25dikorek-korek
06:26di persidangan
06:27tetapi dia tidak mungkin
06:29bicara itu dalam publik
06:30dia selalu akan bicara
06:31saya akan hadir
06:32dan seterusnya
06:32tetapi di belakang layar
06:33dia berusaha
06:34ini agar tidak sampai
06:35di pokok persidangan
06:36sementara yang lainnya
06:38juga sama sebenarnya
06:39akan ditanyakan
06:41dokumen 700
06:41saksi akan ditanya
06:43satu-satu
06:43tapi pada saat yang bersamaan
06:44dia mengajukan eksepsi
06:45yang sudah tahu
06:46eksepsi itu adalah
06:47mengunci ke pokok perkara
06:48ini kan sama saja
06:49dua-duanya pengecut
06:50dianggap pengecut
06:51Roy, Tifa, dan Pak Jokowi
06:53kalau Roy, Tifa
06:55ya saya katakan pengecut
06:56saya mengamini apa
06:57katanya Khosinuddin
06:58tapi kalau dikatakan
07:00Pak Jokowi pengecut
07:01itu
07:01seribu persen
07:03salah besar
07:03bagian mana yang salah
07:04ya saya katakan
07:05Pak Jokowi selalu juga mengatakan
07:07tim kuasa hukum beliau
07:08juga mengatakan
07:09di depan publik pun
07:10Pak Jokowi mengatakan
07:12saya akan hadir
07:13bila dipanggil oleh hakim
07:15sebagai saksi pelapor
07:16dan saksi korban
07:17dan sepengetahuan kita
07:19kalau ini berjalan terus
07:20itu tanggal 6 Agustus
07:22beliau
07:22akan hadir
07:23di pengadilan negeri Jakarta Timur
07:25sebagai saksi pelapor
07:28untuk itu
07:28tapi ini kan
07:30terjadi ya
07:31di luar ekspektasi saya
07:32dan ekspektasi
07:33semua orang
07:34ya
07:34bahwa ini
07:35diterima
07:36eksepsinya itu
07:38ya bukan berarti
07:39bahwa ini
07:40the end of the game
07:41tapi ini
07:42adalah
07:43sesuatu yang
07:44tertunda saja
07:45dan dimintalah
07:46ya untuk
07:47JPU
07:49jaksa penuntut umum
07:50untuk bisa
07:52memperbaiki
07:53sesuai dengan pasal 75
07:54ayat 4
07:54masalahnya sampai sekarang
07:56Pak Jokowi belum ada
07:57ngerespon loh
07:57soal dakwaan yang diguguran
07:58tidak perlu di respon
07:59untuk masalah ini
08:00tidak perlu di respon
08:01kenapa tidak perlu di respon
08:03semua dari awal pun
08:05kasus ini
08:06masuk kerana pengadilan
08:07sebelum pengadilan pun
08:09yang menyatakan
08:10dia meminta agar
08:11Tifa bisa ikut RG lagi
08:12itu artinya apa
08:13target daripada
08:15Saudara Jokowi itu RG
08:16tidak mau masuk ke orang berkara
08:17dan itu bukti
08:18sebagai sasi kompon
08:19merayu-rayu
08:20agar RG
08:21yang lucu
08:22masuk ke orang saya
08:23adalah
08:23Saudara Oziluddin ini
08:25ketika dipecat
08:26oleh RG
08:27dia stand for
08:29dengan merayu-rayu
08:30untuk bisa RG
08:31jadi kawan-kawan ini
08:32kalau bisa satu paket
08:33seperti
08:34Rismo
08:34bahwa Pak Jokowi
08:36itu tidak
08:37tidak
08:38jadi setelah
08:40ada perbaikan
08:41lalu ada
08:42dari kuasa hukum
08:44Jokowi
08:44kalau relawan
08:45memang tidak penting
08:46ini resmi
08:47dari kuasa hukum
08:48Jokowi Dodo
08:48tetap menawarkan
08:49ada RG
08:50itu artinya apa
08:51Tifa Roy ini
08:52tetap digantung oleh
08:53Jokowi Dodo
08:53meskipun eksepsinya
08:54diterima
08:55meskipun ada
08:56jalan baru
08:56tetap saja
08:57dia ditantang
08:59untuk masuk RG
09:00sehingga apa
09:01tetap tidak masuk
09:02pokok perkaraan
09:03dengan tanpa diadili
09:04masalahnya
09:04di dalam
09:06pengendiran negara
09:07Jakarta Timur
09:07tetapi dia menolak
09:09dia melakukan
09:10yang namanya
09:11eksepsi
09:11itu sesuai dengan
09:13undang-undang nomor
09:1320 tahun 2025
09:14studiakan RG
09:15benar gak tuh
09:16ya kalau
09:18Pak Jokowi
09:18dari Pak Jokowi
09:19menawarkan
09:20itu kan kita
09:21sudah tahu
09:21dari lama
09:22memang Pak Jokowi
09:23ingin menawarkan
09:24RG berkali-kali
09:25berkali-kali
09:26lewat
09:27bermacam-macam
09:28cara
09:28tetapi kan
09:29saat ini
09:29ini perlu diluruskan
09:31tidak ada
09:31berkali-kali
09:32dikatakan itu
09:33aduh
09:34jangan gitu bang
09:35jangan gitu bang
09:44bukan langsung
09:45ke Pak Jokowi
09:45tapi ke
09:46Polda Metro Jaya
09:47pada saat itu
09:48karena Polda Metro Jaya
09:50yang berkepentingan
09:51untuk itu
09:51selalu ditandakan
09:52kepada Pak Jokowi
09:53terima atau tidak
09:54itu yang benar
09:55berkali-kali itu
09:56menawarkan
09:56kapan saja tuh
09:58bang Michael
09:58betul
09:59di kepolisian
10:00ditawarkan
10:00waktu di kejaksaan
10:02ditawarkan lagi
10:03ditawarkan lagi
10:04oleh hakim
10:05itu kan berarti
10:07minimal
10:08salah satu pihak
10:09jaksa
10:09atau polisi
10:10atau hakim
10:11sudah yakin bahwa
10:12akan mau RG
10:13kalau memang sudah
10:15ditolak
10:15secara
10:16clear dari pihak
10:17Pak Jokowi
10:18tidak mungkin
10:18ditawarkan lagi
10:19kalau dari saya
10:21ini saya clear ya
10:23tidak ada
10:24permintaan
10:25itu dari Pak Jokowi
10:27permintaan semua RG itu
10:29harus dari
10:30tersangka
10:31begini bukan soal permintaan
10:32itu juga dibantah
10:33tapi kan itu dibantah juga
10:34kan bang
10:34oh tidak
10:35penawaran itu resmi dari
10:36siapa namanya
10:38kuasa hukumnya
10:39Rifai Kusuman Negara
10:40pas kasus ini
10:41kemudian Rifai menawarkan
10:42ini kan jaksa
10:43akan berbagi dakwaan
10:44tapi di proses itu
10:46Pak Jokowi tetap menawarkan
10:47kalau ada RG
10:48ya silahkan RG
10:49bukan begitu
10:50itu artinya memang
10:51target Jokowi Dodo
10:52ingin menghentikan kasus ini
10:53kalau bisa
10:54seperti respon dengan RG
10:55kenapa?
10:55karena kalau sampai
10:56pokok persaraan
10:57Jokowi Dodo
10:58takut ketakutan
10:59dia akan diadili
10:59ijazahnya akan diadili
11:00dia tidak punya kesempatan
11:02untuk bisa menghindari itu
11:03kalau tidak dengan RG
11:04tapi kalau dengan
11:05restoratif jasih itu
11:07dia merasa
11:07berwibawa
11:08memaafkan
11:09seolah-olah
11:10ijazah tadi menjadi asli
11:11padahal setelah respon
11:12dan yang lainnya RG
11:13tidak akan merubah
11:14ijazah itu menjadi asli
11:15karena itu
11:15demi kepentingan rakyat
11:16ini harus masuk pokok perkara
11:17karena pembuktiannya adalah
11:19di pokok perkara
11:19bukan dalam RG
11:21bukan dalam perkara
11:22bukan juga di pra-peradilan
11:23sehingga menurut Anda
11:24kalau dakwaan yang kemarin
11:25digugurkan itu
11:26sebagai bentuk lain dari RG itu?
11:27iya itu kan kesempatan
11:28yang diberikan oleh jaksa
11:29agar apa?
11:30ada para pihak
11:31untuk bisa RG lagi
11:32sehingga bisa disepakati
11:33ini memang
11:34nguji nafas
11:35dari Tifa dan Roy
11:36tetapi saya yang saya lihat
11:37tidak begitu
11:38orang-orang ini
11:39harus hati-hati dengan Jokowi
11:40sekali Anda membuka celah
11:42melemah di atapan Jokowi
11:43dihajar sama Jokowi
11:45oke
11:45sampai dibilang tadi
11:46oleh Bang Kauzinuddin
11:47Roy Tifa ini
11:48sama pengecutnya
11:49sama Jokowi
11:50sampai gak mau
11:51bahas itu ke pokok perkara
11:52benar gak begitu Bang Michael?
11:53jawabnya nanti ya
11:54kita jeda dulu
11:55tetap di Kompas TV
12:09Bang Michael
12:10sampai dibilang
12:11sama Bang Kauzin
12:12Roy dan Tifa ini
12:13sama pengecutnya
12:14ke Jokowi
12:14itu satu
12:15kemudian yang kedua
12:16dari Roy
12:16masih akan mengajukan
12:17pra-peradilan jilid tiga
12:18mau sampai kapan
12:19mau pra-peradilan ini
12:21dan tidak masuk
12:22ke pokok perkara
12:22kalau merespon pernyataan
12:23dari Bang Kauzinuddin
12:25ya kita definisikan dulu
12:26kata pengecut ya
12:27coba
12:27pengecut itu adalah
12:28orang yang lari
12:29yang ada kesempatan
12:31tapi tidak datang
12:33bagaimana mau dibilang pengecut
12:34saya aja bisa bilang
12:35Bang Andi Azwan ini
12:36tidak pengecut
12:36karena dia bukan
12:38sebagai apa-apa
12:38tapi dia datang
12:39menonton
12:40di tengah-tengah
12:41pendukung
12:41Dr. Tifa
12:42nah
12:43yang tidak pernah datang
12:44ke sidang itu
12:45kan hanya Jokowi
12:46di CLS Solo
12:47tidak datang
12:48di sidang Bambang Tri
12:50tidak datang
12:50Bang Kauzinuddin
12:51tahu sendiri itu
12:51tapi Pak Roy
12:53di sidang manapun
12:54dia datang
12:54Dr. Tifa
12:55tidak pernah mangkir
12:56langsung datang
12:57meskipun tidak perlu
12:58ditahankan gitu
12:59nah
12:59jadi kita harus mengerti
13:01pengecut ini apa
13:02kalau menyajukan eksepsi
13:04maaf ya Bang Kauzin
13:05kita bersahabat
13:06tapi menurut saya
13:06itu enggak pengecut
13:07tahan dulu Bang
13:08tahan di situ
13:09definisi pengecutnya itu adalah
13:11dua pihak ini
13:12kalau di ruang publik
13:13membangun narasi
13:14seolah-olah keduanya
13:15akan membuktikan di persidangan
13:16tapi strategi yang mereka tempuh
13:18sebenarnya menghindari persidangan
13:20perapit itu
13:21pada dasarnya
13:22menghindari persidangan
13:23Jokowi itu
13:24ya mengkondisikan keadaan
13:26sehingga jaksa ya
13:27dakwanya menjadi offscore
13:28itu bagian dari
13:29menghindari persidangan
13:30eksepsi itu
13:31orang tahu bahwa
13:32akhirnya tidak akan ke persidangan
13:33maksud saya jujur saja lah
13:34kalau memang tidak mau pokok perkara
13:37silahkan kalian berdamai
13:38biarlah rakyat yang melanjutkan perjuangan
13:40tetapi sekali lagi
13:41jangan kemudian membangun narasi
13:43seolah masing-masing otot
13:44mau membuktikan
13:45sudah 99% kurang 1%
13:47tapi dia perapit terus
13:48kalau perapit-perapit terus
13:49berarti masalah perapitnya itu tadi
13:50ya perapit-perapit terus
13:51nah kapan akan pokok perkara
13:52kalau eksepsi-eksepsi terus
13:54kapan pokok perkara
13:54dan yang menarik-menarik
13:56ini eksepsi itu
13:56tidak menghentikan perkara
13:58akan balik lagi
13:59ini sahabatnya saja
13:59menggantung leher sendiri
14:01memangnya akan sampai kapan
14:02ini akan balik lagi
14:04kalau nanti akhirnya
14:05perkara yang dihentikan
14:06karena eksepsi
14:07maka dunia hukum kita itu runtuh
14:08mana ada perkara
14:09berhenti di eksepsi
14:10karena jaksa itu
14:12bisa memperbaiki dakwaan
14:14jadi masuk perangkat
14:15permainan Jokowi ini sebenarnya
14:16ini kalau dikatakan
14:18bahwa ini permainan Jokowi
14:19ini kata siapa untuk itu?
14:20kata saya
14:21dan saya baca dengan analisa
14:23karena begini
14:25kalau kita lihat
14:26saya sudah katakan
14:27kalau berdasarkan skedul yang ada
14:29tanggal 6 Agustus
14:30beliau itu akan
14:32menjadi saksi di pengadilan
14:33itu yang nampak di publik
14:37kita bicara tentang konstelasi yang terjadi
14:39dan strategi yang diadopsi
14:41gak ada dakwaan Jaksa itu
14:42obskur seperti itu
14:43ini Jaksa di tingkat Jakarta Selatan
14:45bukan Jaksa biasa
14:47Jaksa elit
14:48kok bisa dibikin seperti itu
14:50berarti ada pengaruh di belakangnya
14:52dan itu terbukti
14:53Jokowi Dodo
14:54berulang kali meminta
14:55agar ada RJ
14:56konfirmasi bahwa Jokowi Dodo
14:58tidak mau masuk pokok perkara
15:00karena orang-orang yang Jokowi Dodo
15:01berulang kali menawarkan RJ
15:03pengecutnya itu Jokowi Dodo
15:04yang namanya hukum
15:05adalah equal before the law
15:07itu penting kita bicarakan itu
15:10makanya disini
15:11kalau kita melihat
15:12apa yang terjadi
15:13itu adalah proses hukum yang berjalan
15:16kita hormati hukum itu
15:18dan JPU
15:19dalam waktu 7 hari ini
15:20menyempurnakan
15:21dan dikembalikan kembali
15:23kepada pengadilan negeri Jakarta Timur
15:25kalau dalam 7 hari itu
15:27penyempurnaan tidak perlu
15:28ada yang harus ditawari RJ
15:29semua masyarakat Indonesia
15:31mendorong hal itu
15:32dapat dilaksanakan oleh JPU
15:34diajukan ulang berarti ya
15:35ya
15:36nanti ada kedakuan baru
15:37untuk itu ya
15:38jadi kita tunggu saja
15:39untuk masalah itu
15:40kita tidak usah
15:41ditawari RJ
15:43kalau masalah RJ
15:44itu adalah
15:45yang di
15:46hak konstitusi
15:47dari masing-masing
15:48bukan
15:49berulang kali
15:49yang ditawarkan RJ itu
15:50mengkomprimasi bahwa Jokowi Dodo
15:51sendiri menghindari
15:52persidangan dengan RJ
15:53sehingga tidak perlu
15:54hadir persidangan
15:55disitu yang dibaca
15:56strateginya Jokowi Dodo
15:58tahun 2025
15:59dan even
16:00yang terakhir pun
16:02ketika
16:03dokter Tifa itu
16:04ditawarkan
16:05dalam sidang
16:06pertama itu
16:08pembacaan dakwa
16:09dakwaan dari JPU
16:10ditawarkan
16:11oleh apa
16:12undang-undang nomor 20 tahun
16:142025
16:15bukan dari Pak Jokowi
16:17percata
16:17untuk para
16:18pemirsa semua
16:19Bang Michael
16:20jadi Anda
16:20jadi Bang Roy ini
16:22akan
16:23peradilan sampai
16:24berapa kali
16:24sebelum menuju
16:25ke pokok perkara
16:25berani gak
16:26sampai ke pokok perkara
16:27ya setahu saya sih
16:29peradilan ketiga ini
16:30yang terakhir ya
16:30atau
16:32karena kita sudah cukup
16:34untuk
16:34kan kemarin di pasal 32 itu
16:36ditolak
16:37karena harus di pokok perkara
16:38ya sudah gak apa-apa
16:39kita lanjutkan ke pokok perkara
16:41tapi sekali lagi
16:42saya tekankan
16:42yang takut
16:43untuk kesidang itu
16:44bukan Roy Suryo
16:45bukan dokter Tifa
16:46tetapi Jokowi
16:48nah ini yang perlu saya catat
16:49disini ya
16:50untuk peradilan ketiga
16:53ternyata
16:53mereka sudah mempersiapkan
16:55profit yang keempat
16:57bukan ketiga
16:58lanjut Bang
16:59tidak pernah
17:00karena tidak pernah
17:02Pak Jokowi itu
17:03berhasil membuktikan
17:04ijazahnya asli
17:05di persidangan
17:05atau di perkara apapun
17:07maka wajar
17:08kalau dia takut
17:09nanti datang
17:10ke situ sebagai pelapor
17:11ditanyai
17:12ditanyai ribuan pertanyaan
17:14ya ditanyai ribuan pertanyaan
17:16dan itulah
17:17itulah yang paling ditakutkan
17:19oleh Pak Jokowi
17:19dalam karirnya
17:21saya akan menjawab itu ya
17:23Anda mengatakan
17:25bahwa Pak Jokowi
17:26takut dalam persidangan
17:27dimana Anda bisa
17:28mengatakan itu ya
17:30dan Anda mengatakan
17:31bahwa saja
17:32ijazahnya Pak Jokowi
17:33adalah palsu
17:34Anda sendiri tidak melihat
17:35ijazah Pak Jokowi
17:36Anda dan pengadilan pun
17:38tidak mengatakan
17:38bahwa ijazah beliau
17:39adalah palsu
17:40yang jelas
17:41institusi negara
17:43maupun institusi pendidikan
17:45yaitu UGM
17:46sudah mengatakan
17:47rektornya langsung
17:48sebagai
17:48otorisasi dari institusi itu
17:50ijazah Pak Jokowi
17:51itu asli
17:52ya
17:53itu catatan yang penting
17:54diketahui oleh publik
17:55untuk itu
17:56jangan-jangan dikatakan
17:58bahwa Pak Jokowi itu
17:59ya pengecut
18:00ataupun tidak mau hadir
18:01dikatakan
18:02kalau refernya ke CLS
18:04di CLS itu
18:05tidak ada hubungannya
18:06dengan Pak Jokowi
18:07itu CLS adalah
18:09sidang untuk institusi
18:11bukan sidang pribadi
18:12sidang pribadi
18:13saya luruskan
18:14sudah banyak
18:14sidang pribadi
18:15gugatan perdata
18:16yang disana digugat
18:17Jokowi Dodo
18:18yang sepertinya
18:18dalam mediasi
18:19seorang prinsipan
18:20harus hadir langsung
18:21tidak pernah datang
18:22Jokowi Dodo
18:22bahwasannya dari
18:24Roy Suryo itu
18:25janganlah jadi
18:26pengecut
18:27ya
18:27cukup dari
18:28profit ketiga
18:30kita pegang itu
18:31jangan ada lagi
18:32profit keempat
18:33tapi masuklah
18:34ke sidang pokok perkara
18:35kalau Anda
18:36benar-benar
18:37jentel
18:37kalau Anda
18:38ingin merasakan
18:39yang namanya
18:40mendapat putusan
18:42setelah itu
18:43yang dia selalu
18:43katakan itu
18:44masuk ke pokok perkara
18:46kita tunggu di situ
18:47Bang Andi ini
18:47ditudingnya kan
18:48selama dalam beberapa kali
18:49sidang juga Pak Jokowi
18:50nggak pernah muncul
18:50perdata terus
18:51dimana kita bicara
18:52perdata sekarang
18:53masih berjalan
18:54gugatan perdata itu
18:55sudah ada beberapa perkara
18:56yang dalam proses mediasi
18:59prinsipal harus hadir
19:00tidak pernah hadir
19:01dan ingat
19:02CLS bukan
19:03sidang
19:04untuk
19:05terbagi
19:05jadi gugatan perdata
19:06ini banyak
19:07CLS hanya salah satunya
19:08dan prinsipal Jokowi
19:10sudah sebagai terbuka
19:11dalam forum mediasi
19:12harusnya hadir langsung
19:13tapi tidak pernah hadir
19:15di situ yang disebut
19:16Jokowi pengecut
19:17tidak berani ke perdidangan
19:18sidang yang sekarang
19:19yang nanti
19:20kalau dalam skedul itu
19:22ada tanggal 6 Agustus
19:23tapi ternyata
19:24itu adalah sidang
19:26putusan selan
19:27ditunda
19:27untuk sementara
19:29sambil menunggu
19:30jaksa
19:31penuntut umum
19:32membuat surat dakwaan baru
19:33siap untuk datang
19:35untuk itu
19:35gimana Bang Michael
19:36satu lagi
19:37kan tadi Bang Andi
19:39menyanjung UGM itu
19:40sebagai institusi
19:41yang mengatakan asli
19:42kenapa
19:42sekarang
19:43di sidang
19:44perbuatan melawan hukum
19:46yang sedang diajukan
19:47Bonatwa Silalahi
19:48sedang di tahap mediasi juga
19:49semua
19:50akademisi
19:52Opa Emilia
19:53Budiadi
19:54dan Muhammad Naim
19:55yang menandatangan
19:56ijazah Jokowi
19:57tidak berani hadir
19:58di persidangan
19:59kan sama saja
20:00pengecut berarti
20:01berarti Anda sedang mengatakan
20:03UGM itu juga pengecut
20:04karena tidak berani hadir di persidangan
20:06gitu loh Bang Andi
20:07jadi kita harus fair
20:08jangan Anda mengatakan
20:10bahwa Pak Jokowi
20:11pengecut
20:11kebukaan dekatan itu
20:12kalau UGM
20:14menunggu
20:15sebagai saksi
20:16yang nanti
20:17Jokowi
20:18jangan hadir di persidangan
20:19menunjukkan ijazahnya
20:20saja
20:20tidak berani
20:21ini sudah masuk
20:34pengecut
20:34ada satu pun berbicara
20:35hening dalam tiga menit
20:36Anda tahu dari mana
20:38Anda tahu dari mana
20:40Anda tidak pernah
20:40di dalam
20:41dalam bergara khusus
20:41Anda tidak punya legal spending
20:43dari mana Anda tahu
20:44berarti Anda ini
20:45untuk mengatakan
20:46konstruksi
20:46itu palsu
20:48saya kembalikan ke tracknya sekarang
20:50Rizmond mengatakan
20:51itu asri
20:51makanya Rizmond mengatakan
20:53saya
20:54mengajukan RG
20:55karena sini sudah bentuknya
20:56adalah politik
20:57bukan
20:58adalah ilmu pengetahuan
21:00Bang Kozin
21:00kalau kemudian ada keluar
21:01dakwaan baru
21:02berarti kan
21:02terpatahkan pendapat Anda
21:04bahwa ada pengecut
21:05itu tadi
21:06karena kita terus rame
21:07ini kan skenario awalnya
21:09satu selesai diperapit
21:10satu selesai di eksepsi
21:11dua-duanya tidak masuk
21:12pokok perkara
21:13dua-duanya seolah-olah
21:14kesatirnya
21:14tapi tidak jadi masuk persidangan
21:16kemudian rakyat ditipu
21:17nah ini ijazahnya kemana
21:19optimisme Anda akan ada
21:20dakwaan baru
21:20tetapi karena kita
21:21tabuh kentongan terus
21:22ini akan ada skenario
21:24yang dibalik ini
21:25semuanya sebenarnya pengecut
21:26akhirnya terpaksa
21:27masuk pokok perkara
21:28yang kita harapkan
21:28semuanya akhirnya
21:29masuk pokok perkara
21:30kalau Kozin Nodian minta
21:31pokok perkara
21:32ya kita menyambut baik
21:33pokok perkara itu
21:34memang kita tunggu
21:35iya tapi di belakang
21:36karena itu
21:36yang dilakukan oleh Jokowi
21:37melakukan intervensi
21:39itu kelihatan banget
21:40gak ada jaksa
21:41untuk menunjukkan jaksa
21:43seperti itu
21:43jaksa gak ada
21:44yang bikin dakwaan
21:45abal-abal
21:45kecuali
21:46kalau tidak ada
21:47untuk mempengaruhi jaksa
21:50ya kalau kita mempengaruhi jaksa
21:51mereka sudah ditahan
21:52saya konfirmasi dulu
21:53yang Anda katakan
21:54bentar
21:54bang bang bentar
21:55yang Anda katakan main dua
21:56tadi itu apa maksudnya
21:57nah begini
21:58jadi ini kan dua orang
21:59sebenarnya sama-sama
22:00dua pihak ini
22:01tidak mau masuk pokok perkara
22:02lalu dibuatlah
22:03desain apa yang terbaik
22:04ya ini selesai di eksepsi
22:06selesai diperapit
22:07sehingga tidak masuk pokok perkara
22:08seolah-olah keduanya
22:09ingin hadir
22:10tetapi proses hukum
22:11menghentikan
22:12dan kemudian
22:12rakyat kehilangan obyek
22:14dianggap ini case close
22:15tetapi karena rakyat
22:16terus bersuara
22:17gak mau peradilan ini
22:19menjadi formalis
22:20harus masuk ke substansi
22:21akhirnya ini merubah lagi
22:22strategi
22:23dan akhirnya
22:23kasus yang sudah di eksepsi
22:25ini kan yang digantung
22:26kenapa?
22:26ketika masuk menjadi dakwaan baru
22:28kan dari nol lagi
22:29dan kemudian kubu Jokowi
22:30langsung memainkan
22:31ditawarkan melalui
22:32kuasa hukumnya
22:33ayo RG lagi
22:34ini kan yang menargetnya disitu
22:36ini bukan dari nol lagi
22:37ini bukan dari nol lagi ya
22:38sidang putusan selah itu
22:41kan tidak mempengaruhi
22:42sidang materinya
22:43pokok perkara itu
22:44dari nol lagi
23:18saya kasih ke bang Michael
23:20bang Michael
23:20anda berharapnya
23:21ada dakwaan baru
23:22atau tidak untuk TV ini?
23:23ya kalau saya melihat
23:25kan kemarin
23:26jaksa itu
23:27bukannya gak bisa mendakwa
23:28atau sengaja mendakwa jelek
23:29memang kasusnya
23:30tidak ada tindak pidana disini
23:32tindak pidananya di karang-karang
23:34ya kan
23:35itu semua ada di potensi
23:36yang didiskutikan dengan paroh
23:38tapi itu tindak pidannya
23:39memang gak ada
23:40gitu loh
23:41gak begitu
23:41dakwaan itu
23:43cacat formil
23:44belum masuk ke materialnya
23:45bukan begitu
23:47siap bang
23:48kita
23:48cacat formil aja
23:50belum masuk
23:51oke
23:51bang Michael
23:51lanjut bang Michael
23:52tapi sebenarnya begini
23:55sekarang
23:55kalau kita tanya
23:56siapa yang bisa
23:57dengan relasi kuasa
23:59dan dengan pengaruhnya
24:01membatalkan perkara ini
24:02Roy Suryo
24:03apa dokter Tifa
24:04Jokowi
24:04apa kemampuan mereka
24:05pasti Jokowi
24:06Jokowi
24:07nah itulah
24:08kalau kebencian
24:09yang dipendam
24:10semua salah
24:12WI
24:12semua salah Jokowi
24:14kucing ketabrak pun oleh mereka
24:16akan dikatakan
24:17itu salahnya Jokowi
24:18yang satu kucing ketabrak
24:19kita ketabrak durasi
24:20bapak-bapak sekalian
24:20terima kasih banyak
24:21Bang Andi
24:22terima kasih
24:22Bang Michael
24:24terima kasih
24:24selamat sore semuanya
24:28dan berita lain
24:29masih lanjut
24:31baik
24:31berita lain
Komentar

Dianjurkan