- 1 jam yang lalu
- #febrieadriansyah
- #kejaksaanagung
- #kpk
- #tppu
- #laodemsyarif
KOMPAS.TV Kejaksaan Agung resmi menahan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, penahanan Febrie memunculkan sorotan karena ia keluar dari ruang pemeriksaan tanpa mengenakan rompi tahanan maupun borgol, berbeda dengan tersangka lain dalam perkara yang sama.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah klaim Febrie Adriansyah yang menyebut dirinya dikriminalisasi. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, menegaskan bahwa berdasarkan pengawasan yang telah dilakukan, tidak ditemukan adanya unsur kriminalisasi dalam penanganan perkara tersebut. Menurut KPK, proses hukum juga diawasi oleh Kortastipidkor Polri dan Komisi Kejaksaan RI.
Di sisi lain, Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti, menilai perlakuan terhadap Febrie yang tidak mengenakan rompi tahanan dan borgol menimbulkan pertanyaan di ruang publik. Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Rudi Margono, menegaskan Kejaksaan Agung akan menangani perkara dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat Febrie secara profesional dan transparan.
Dalam dialog ini, KompasTV membahas perkembangan penanganan kasus tersebut bersama Wakil Ketua KPK periode 20152019, La Ode M. Syarif, dan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Bob Hasan.
#FebrieAdriansyah #KejaksaanAgung #KPK #TPPU #LaOdeMSyarif
Baca Juga [FULL] Kuasa Hukum Febrie, Bivitri Susanti dan DPR Bicara Transparansi Usut Kasus TPPU Eks Jampidsus di https://www.kompas.tv/nasional/682314/full-kuasa-hukum-febrie-bivitri-susanti-dan-dpr-bicara-transparansi-usut-kasus-tppu-eks-jampidsus
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682318/full-mantan-wakil-ketua-kpk-dan-komisi-iii-bahas-peluang-tersangka-lain-kasus-tppu-febrie
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah klaim Febrie Adriansyah yang menyebut dirinya dikriminalisasi. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, menegaskan bahwa berdasarkan pengawasan yang telah dilakukan, tidak ditemukan adanya unsur kriminalisasi dalam penanganan perkara tersebut. Menurut KPK, proses hukum juga diawasi oleh Kortastipidkor Polri dan Komisi Kejaksaan RI.
Di sisi lain, Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti, menilai perlakuan terhadap Febrie yang tidak mengenakan rompi tahanan dan borgol menimbulkan pertanyaan di ruang publik. Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Rudi Margono, menegaskan Kejaksaan Agung akan menangani perkara dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat Febrie secara profesional dan transparan.
Dalam dialog ini, KompasTV membahas perkembangan penanganan kasus tersebut bersama Wakil Ketua KPK periode 20152019, La Ode M. Syarif, dan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Bob Hasan.
#FebrieAdriansyah #KejaksaanAgung #KPK #TPPU #LaOdeMSyarif
Baca Juga [FULL] Kuasa Hukum Febrie, Bivitri Susanti dan DPR Bicara Transparansi Usut Kasus TPPU Eks Jampidsus di https://www.kompas.tv/nasional/682314/full-kuasa-hukum-febrie-bivitri-susanti-dan-dpr-bicara-transparansi-usut-kasus-tppu-eks-jampidsus
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682318/full-mantan-wakil-ketua-kpk-dan-komisi-iii-bahas-peluang-tersangka-lain-kasus-tppu-febrie
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:03Intro
00:04Masih di Sapa Indonesia Malam bersama saya Friska Klarisa
00:08Komisi Pemberantasan Korupsi membantah klaim ex-jampitsus Febri Adrian Shah
00:13soal dirinya dikriminalisasi
00:16Menurut KPK dalam pengawasan atas penanganan kasus tersebut
00:20tidak ada unsur kriminalisasi
00:24Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK
00:28Eli Kusmas Kuti membantah penetapan tersangka dan penahanan ex-jampitsus
00:32sebagai kriminalisasi
00:34Menurut Eli, dalam pengawasan yang sudah dilakukan
00:38KPK tidak melihat adanya kriminalisasi
00:40apalagi kasus tersebut diawasi banyak pihak
00:43Bukan hanya KPK, namun juga Kortas Tipi Korpori
00:47serta Komisi Kejaksaan RI
00:53Kawan-kawan penyidik pasti profesional
00:56dalam melaksanakan tugasnya
01:00Tidak mungkin kalau misalnya
01:03ya itu sudah domainnya kawan-kawan penyidik ya
01:05kalau selama kami dalam koordinasi perkara
01:10kami belum-belum tidak melihat itu
01:12Apalagi yang melakukan pengawasan kan bukan hanya dari
01:19Kedeputian Kursu KPK
01:21tetapi juga dilakukan oleh dari rekan-rekan Kortas pun juga
01:27memonitor, kemudian dari Komisi Kejaksaan juga
01:30ikut memonitor
01:34Usai menjalani pemeriksaan secara intensif
01:37febrik keluar dari ruang pemeriksaan tanpa diborgol dan tidak mengenakan rompi tahanan
01:42Sebelum ditahan, ex-Jampitsus mengatakan dirinya merasa dikriminalisasi
01:47Dan tidak demikian, ex-Jampitsus menyatakan siap menghadapi proses hukum
01:59Bukti yang diajukan
02:01Masih perlu didalami atau dikonfirmasi
02:07Sehingga
02:09Menurut saya
02:10Ini belum cukup untuk dilakukan penahanan
02:13Di gedung bundar tidak pernah seperti ini
02:16Di gedung bundar tidak pernah seperti ini
02:18Semua alas bukti harus dikonfirmasi dan diperdalam dulu
02:23Dan berkali-kali dilakukan expose
02:26Baru kita yakin bahwa ini tidak zolib
02:29Sehingga kita tetapkan tersangka
02:31Dan barulah kita melakukan penahanan
02:34Tetapi ini sudah menjadi keputusan pimpinan
02:37Saya siap menghadapinya
02:40Dan saya merasa
02:43Memang ini kriminalisasi
02:53Ex-Jampitsus Febri Adriansah
02:56Menjawab santai saat ditanya mengapa dia tak menggunakan rompi tahanan
03:00Saat tiba di rumah tahanan KPK
03:02Usai menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Agung
03:05Ia tidak terlihat layaknya tahanan tersangka korupsi
03:08Yang biasanya menggunakan rompi dengan tangan terborgol
03:12Jaksa Agung Muda bidang pengawasan Rudy Margono bilang
03:15Tidak memberikan rompi tahanan dan borgol kepada Febri
03:18Karena buru-buru
03:20Kalau masa rompi tadi mohon maaf
03:23Karena buru-buru juga sudah malam ya
03:28Terus yang kedua
03:30Modus yang merendah secara umum
03:33Dugaan TPPU yang dilakukan oleh penyelenggahan negara
03:38Dalam jabatannya
03:40Sebagai jaksa atau pejabat sutural
03:44Selama dia menjabat
03:46Mengabdikan diri di Kejaksaan
03:49Jika Febri Adriansah bisa berjalan bebas
03:52Tanpa borgol di tangan dan rompi tahanan
03:54Berbeda dengan tersangka lain di kasus korupsi yang sama
03:57Yang sudah ditahan lebih dulu
03:59Don Rito
04:00Don Rito saat itu keluar dari ruang pemeriksaan kejagung
04:03Dengan rompi tahanan dan tangan terborgol
04:06Pengajar sekolah tinggi hukum jentera
04:08Bivitri Susanti menilai
04:10Konteks politis tak bisa dilepaskan dari keputusan
04:13Untuk membiarkan Febri tak mengenakan rompi dan borgol
04:17Sebab bagaimanapun Febri pernah menjadi sosok berpengaruh di Kejaksaan Agung
04:22Yang memang tidak tertera secara jelas
04:25Dalam puhak
04:26Maksudnya bisa diperdebatkan lah
04:27Apakah harus pakai rompi orange atau tidak misalnya
04:29Tapi saya kira kita harus melihat konteks politiknya disini
04:32Bahwa Febri Adriansah ini adalah mantan Jampitsus nih
04:38Institusinya Kejaksaan dan seterusnya
04:41Sehingga tak mencolok sekali memang ketika ada tersangka lain
04:45Dalam pusaran kasus yang sama
04:46Ternyata diperlakukannya tidak secara sama
04:49Ya lagi-lagi ini bisa diperdebatkan
04:51Sebelumnya Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Rudy Margono
04:55Menegaskan bahwa Kejaksaan bakal
04:57Menangani kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat Febri
05:01Secara profesional dan transparan
05:06Penting perlu dicermati bahwa
05:09Penyerahan dugaan kasus Eksampisus
05:13Diserahkan oleh penyidik
05:16Justru akan memberikan kepastian hukum
05:20Intinya kita tetap menangani jahat profesional
05:23Sinergis dengan Kolda, Kortas
05:28Setelah kan kemarin ada supervisi dari KPK juga
05:31Komisi Kejaksaan
05:35Eksjampisus Febri Adriansah resmi ditetapkan sebagai tersangka
05:39Dan dilakukan penahanan selama 20 hari di rutan KPK
05:42Kejaksaan Agung berjanji menangani kasusnya secara transparan
05:46Dan profesional
05:48Tim Liputan Kompas TV
05:56Kejaksaan Agung resmi menahan Eksjampisus Febri Adriansah
06:00Dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang
06:02Namun perlakuan terhadap Febri yang tidak menggunakan rompi dan borgol
06:06Tetap menimbulkan pertanyaan
06:07Soal keberanian menuntaskan kasus yang melibatkan pejabatnya
06:11Lalu bagaimana nanti Kejagung mengungkap kepemilikan emas dan valuta asing
06:15Dengan jumlah fantastis di rumah Febri
06:16Kita bahas malam ini bersama dengan Wakil Ketua KPK
06:19Periode 2015-2019 Laode M. Sharif
06:23Dan anggota Komisi 3 DPR Fraksi Gerindra Bob Hasan
06:27Selamat malam Pak Bob juga Pak Laode
06:30Selamat malam
06:32Saya ke Pak Laode
06:34Memang Febri Adriansah sudah ditahan
06:37Tapi ada perlakuan berbeda
06:39Tidak mengenakan rompi dan borgol
06:41Apakah ini bisa menimbulkan trust issue juga
06:44Menurunkan kepercayaan publik
06:45Dalam menuntaskan kasus ini Pak Laode?
06:48Ya itu salah satu kan simbol-simbol ya
06:51Simbol-simbol dalam hukum itu kan
06:53Equality before the law
06:54Kesamaan dalam perbuatan di depan hukum gitu
06:58Kalau menteri yang lain
07:00Atau pejabat-pejabat yang lain
07:02Yang ditetapkan tersangka
07:04Kalau di Kejaksaan dipakaikan rompi dan di borgol
07:06Terus tiba-tiba Pak Febri Adriansah
07:10Dan dilakukan itu kan akan menimbulkan pertanyaan publik
07:14Kok praktiknya berbeda?
07:16Dan itu bisa menimbulkan kekhawatiran
07:18Yang seperti itu
07:20Tetapi menurut saya yang paling penting itu adalah
07:24Masih kurang jelas ini Pak Febri ini ditersangkakan dengan apa
07:29Memang disebutnya itu adalah tindak pidana pencucian uang
07:34Tetapi predikat krimenya yang mana ini?
07:39Apakah dia terima suap?
07:41Apakah dia melakukan pemerasan?
07:43Dan untuk kasus mana saja?
07:45Itu harus dijelaskan
07:48Dan saya pikir kompas TV
07:49Itu yang paling penting di samping
07:53Dibanding borgol dan rompinya
07:55Itu pintu masuknya Pak Laude
07:56Kenapa kita tanyakan soal rompi dan borgol dulu
07:59Ini kan tidak pernah kita melihat
08:00Yang keluar di gedung berundar
08:02Kalau ditetapkan tersangka, ditahan
08:04Siapapun itu pasti pakai rompi
08:05Apakah Anda melihat ada
08:07Kenapa ini ditanyakan?
08:09Apakah akan ada hambatan relasi kuasa
08:11Dalam mengusut kasus ini?
08:12Itu kan yang jadi kekhawatiran salah satunya
08:14Pak Laude melihat itu juga?
08:15Ya kan itu salah satu contoh ya
08:18Ketidaksamaan perlakuan seperti itu
08:21Jadi ya sampai bulan yang lalu
08:26Beliau itu masih jampisus
08:27Seperti itu
08:29Memang saya yakin bahwa
08:31Para penyidik yang ditunjuk oleh KPK itu
08:34Saya kenal semua itu bahkan
08:36Senior-senior yang memiliki integritas yang baik
08:39Beliau pernah bertugas di KPK semuanya
08:42Kecuali satu orang
08:43Lapan orang itu mantan KPK
08:45Dan yang baju putih yang lewat itu
08:47Itu masih adin itu
08:48Ketika saya di KPK juga adalah jaksa
08:51Kami di KPK
08:53Yang seperti itu
08:54Jadi
08:55Saya sangat mempercayai yang itu
08:58Tetapi
08:58Bahwa beliau jampisus
09:00Itu
09:01Pasti memiliki
09:03Apa namanya ya
09:04Memiliki
09:05Mungkin
09:07Ada keistimewaan-keistimewaan tertentu
09:09Dan seharusnya itu tidak boleh dilakukan
09:11Ini tidak boleh dilakukan Pak Bob
09:13Nah bagaimana
09:14Mendesak agar
09:16Pengusutan kasus ini bisa transparan
09:18Tidak ada rasa segan
09:20Dalam mengusut kasus ini
09:21Apalagi Febri bilang bahwa
09:23Ini adalah kriminalisasi
09:25Tapi di sisi lain
09:26Dia punya perlakuan yang berbeda
09:28Bahkan sejak masuk ke dalam tahanan
09:30Bagaimana Pak Bob
09:30DPR mendorong ini?
09:32Saya ingin meng-highlight
09:33Terlebih dahulu
09:34Tentang
09:34Bahwa pada hari ini
09:36Ada satu
09:37Apa namanya
09:38Pemandangan bagi masyarakat yang baru
09:41Bahwa
09:42Sekalipun itu sebagai penegak hukum
09:44Tidak berarti juga memiliki satu
09:46Super body
09:47Atau menjadi imunitas
09:49Bahwa dia tidak
09:49Atau dia bebas
09:51Melakukan segala hal
09:53Dan ini merupakan satu
09:54Penampakan yang menurut saya
09:56Adalah hal yang sangat positif
09:58Atau
09:59Boleh jadi dikatakan
10:01Berpresiden untuk perkembangan
10:02Sebagaimana pembangunan hukum
10:04Di Republik Indonesia ini
10:05Artinya
10:07Sekalipun seorang
10:09FA yang sudah
10:10Menjadi tersangka
10:11Kemudian mengalami penahanan
10:12Itu
10:12Tidak menggunakan ruang pilihan
10:14Sebagainya
10:15Yang menarik buat saya
10:16Sebenarnya bukan
10:17Hal tersebut
10:18Ya
10:19Tetapi yang menarik buat saya
10:20Adalah beliau
10:21Yang sebelumnya
10:22Sudah menyatakan
10:23Dalam kompensi pers
10:24Seorang Jampitsus
10:25Ya gitu kan
10:26Yang seorang Jampitsus
10:27Yang memang itu adalah
10:28Kediamannya Jampitsus
10:30Kalau kompensi pers yang lalu
10:31Seperti itu ya
10:31Kalau kita masih ingat ya
10:32Coba bisa dicari lagi aja
10:34Informasi itu
10:35Kemudian beliau
10:36Terakhir ini juga
10:37Masih menyatakan
10:37Di Gudung Bundar
10:39Nah tidak pernah
10:40Seperti itu
10:40Jadi
10:41Ya
10:41Menurut saya
10:42Hal seperti ini
10:44Merupakan pertahanan
10:45Yang bagi dia
10:46Yang bisa juga
10:47Disaksikan oleh publik
10:48Oleh masyarakat
10:49Republik Indonesia
10:49Bahwa
10:51Seorang penegak hukum
10:52Memang selalu
10:53Memiliki satu moto
10:55Ya tetapi
10:55Moto tersebut
10:56Bukan berarti juga
10:57Dia bebas ya
10:59Dari segala tuduhan
11:00Kalau dia
11:01Berbuat kesalahan
11:03Nah dari highlight itu
11:04Maka
11:05Saya juga
11:06Coba ambil
11:07Bahasa tentang
11:08Kriminalisasi
11:09Menurut saya
11:11Beliau sendiri
11:12Juga menyadari
11:12Apa yang beliau
11:13Sampaikan itu
11:14Beliau tahu betul
11:15Bahwa setiap perkara itu
11:17Memang harus mengalami
11:18Kriminalisasi
11:19Ya
11:19Jadi
11:20Pasal mana
11:21Yang dipergunakan
11:22Untuk perbuatan apa
11:24Yang dilakukan
11:25Nah kemudian
11:26Adanya pelibatan-pelibatan
11:27Adanya saman
11:29Spanning
11:30Atau permufakatan jahat
11:31Yang dilakukan
11:32Oleh orang yang
11:34Tanpa sepengetahuan
11:35Atau dibalik
11:36Atau betul-betul
11:36Tidak terbaca sama sekali
11:38Yang kemudian
11:39Kita publik
11:40Mungkin tadi Pak Lode
11:41Mempertanyakan
11:42Tentang lebih baik
11:43Coba fokus kepada
11:46Perikat krimenya dia
11:47Tapi sekali lagi
11:48Bahwa TPPU ini
11:50Merupakan satu
11:51Penindakan terhadap
11:53Pidana tambahan
11:54Yang menurut saya
11:55Perikat krimenya
11:56Memang betul-betul
11:57Dipegang oleh
11:57Pihak kejaksaan
11:58Dan saya sangat sepakat
12:00Dan saya setuju
12:01Bahwa sembilan tim
12:02Maupun juga jumpis
12:03Yang sekarang
12:03Akan lebih profesional
12:04Menangani ini
12:05Sebagaimana
12:06Apa yang sudah menjadi
12:08Kesepakatan kami
12:09Ya kesepakatan kita
12:10Antara ketua komisi tiga
12:12Maupun juga
12:13Dengan kejaksaan
12:14Dan pihak
12:15Kortas
12:15Polri Mabes
12:16Kortas
12:17Tipikor Mabes Polri
12:18Demikian
12:19Ya predikat krimenya
12:20Harus jelas
12:21Tindak pidana
12:22Asalnya itu
12:23Kejahatan awalnya
12:24Harus jelas
12:24Pak Laode
12:25Nah tapi
12:27Yang jangan sampai
12:28Juga terjadi
12:29Predikat krimenya
12:30Tidak jelas
12:30Misalnya
12:31Demikian
12:32Artinya jaksa
12:33Harus cermat betul
12:33Dan di sisi lain
12:35Juga jangan sampai ada
12:36Oke
12:36Tidak ada
12:37Penegak hukum
12:39Yang kebal hukum
12:40Tapi ada negosiasi
12:41Ada celah negosiasi
12:42Di sana
12:42Bagaimana Pak Laode
12:43Untuk mengusut kasus
12:46Dengan high profile
12:47Seperti ini
12:48Tentu tidak mudah
12:49Bagaimana pengalaman Pak Laode
12:50Yang harus diterapkan
12:51Dalam kasus ini
12:51Ya
12:52Itu memang betul ya
12:54Semua yang high profile
12:55Apalagi dia penegak hukum
12:57Itu memang
12:58Perlu
13:00Didekati
13:01Dengan hati-hati
13:02Tetapi
13:03Oleh karena itu
13:03Maka masyarakat
13:05Termasuk
13:06Pak Bob
13:07Di komisi tiga
13:09Itu harus betul-betul
13:10Namanya harus betul-betul
13:12Meminta kejelasan
13:13Nomor satu
13:14Misalnya
13:15Dia ini sudah dituntut
13:17Dengan tindak pidana
13:18Pencucian uang
13:19Ya
13:19Dari predikat krim
13:21Yang mana
13:21Yang dilakukan oleh
13:23Pedri Erdiansa ini
13:24Itu yang pertama
13:25Yang kedua
13:28Dengan barang bukti
13:30Yang
13:3074 kilogram emas
13:33Dengan
13:34Ratusan miliar
13:36Hampir 500 miliar
13:37Uang
13:38Seperti itu
13:39Pasti
13:40Tidak mungkin
13:41Kalau
13:42Kalau perasaan saya
13:43Sebagai
13:44Mantan pimpinan KPK
13:46Itu tidak mungkin
13:48Hanya dia sendiri
13:49Yang merorkestrasi
13:51Pasti ada pihak-pihak lain
13:53Dari mana
13:54Asal uang itu
13:55Saya yakin itu
13:56Pasti
13:57Kalau bukan suap
13:58Pasti itu
13:59Pemerasan
13:59Oleh karena itu
14:01Para penyuap
14:02Ini
14:03Harus
14:04Betul
14:05Dipertanyakan
14:06Oleh
14:07Termasuk KPK
14:08Yang melakukan
14:09Koordinasi dan
14:10Supervisi
14:10Dan di dalam
14:12Kasus yang mana
14:12Dengar-dengar kan
14:14Ada Asabri
14:15Dengar-dengar juga
14:16Ada kasus yang
14:17Berhubungan dengan
14:18Import batubara
14:19Ekspor batubara
14:22Seperti itu
14:22Ini harus dirunut
14:24Satu-satu
14:25Dan masyarakat
14:26Perlu
14:27Diberikan
14:27Kejelasan
14:28Oleh karena itu
14:29Tidak boleh
14:30Dan saya yakin
14:32Saya sangat
14:33Sangat
14:34Sangat yakin
14:34Ini bukan
14:35Kriminalisasi
14:36Kriminalisasi itu adalah
14:37Mencari-cari
14:38Jalan
14:39Untuk
14:40Mentersangkakan
14:41Seseorang
14:42Padahal dia tidak
14:42Melakukan tindak pidana
14:43Misalnya dulu
14:44Cicak buaya
14:45Satu dan dua
14:46Seperti itu
14:47Itu pengenang KPK
14:48Betul-betul dikriminalisasi
14:49Oleh Polri
14:50Tapi ini
14:51Bukan
14:52Pasti bukan kriminalisasi
14:53Karena apa
14:55Dia tidak bisa kok
14:56Pasti tidak bisa
14:57Menjelaskan
14:58Boleh dia menjelaskan
14:59Asal-usul emas itu
15:00Iya
15:01Dari mana uangnya
15:02Dolar Amerika
15:04Dolar Singapura
15:06Yang
15:07500 lebih
15:08Miliar itu
15:09Dan oleh karena itu
15:10Saya pikir
15:11Pasti banyak yang ditutup
15:12Kasus ini
15:13Oleh karena itu
15:13Saya minta kepada
15:15Kejaksaan
15:16Untuk melakukan
15:17Perluasan kasus
15:20Kalau hanya
15:21Betul
15:22Hanya
15:22Februari
15:23Ardiansa
15:23Saya yakin itu
15:25Berarti
15:26Itu sudah dibatasi
15:28Sudah dikondisikan
15:29Pasti ada yang
15:30Ingin dilindungi
15:31Nah
15:32Bagaimana
15:33Membongkar
15:34Pak Bob
15:35Agar
15:35Jangan sampai
15:37Ya sudah
15:37Diberhentikan sampai sini
15:39Tapi
15:39Diperluas kasusnya
15:40Dikembangkan kasusnya
15:42Agar siapa yang memang terlibat
15:43Bisa dilakukan
15:44Bisa ditanggap
15:46Saya memulai dari yang
15:47Agak sedikit
15:48Apa namanya
15:49Berbeda dengan Pak Laude
15:51Bahwa kriminalisasi itu
15:53Memang sebuah kewajiban
15:54Sebuah perkara
15:55Untuk
15:55Apa namanya
15:56Dikenakan
15:57Sebuah keadaan
15:58Yang harus dikenakan
15:59Dan mana keadaan nyata itu
16:00Harus ditempelkan
16:01Kepada pasal-pasal
16:02Jadi
16:03Pak Febri itu
16:04Saya setuju
16:05Dia bicara seperti itu
16:06Ini kriminalisasi
16:06Sudah betul
16:07Memang
16:08Seperti itu
16:08Kenyataannya
16:09Dalam artian begini
16:11Kalau kita bicara tentang
16:12TPPU
16:13TPPU ini kan
16:14Sifatnya berasal
16:15Daripada TKM
16:16TKM itu adalah
16:17Transaksi keuangan mencurgiakan
16:18Transaksi keuangan mencurgiakan
16:20Itu adalah
16:20Keberadaan situasi
16:21Yang dimana
16:22Kortas TV
16:22Korma Bespori
16:23Pertama kali menemukan
16:25Dimana ada
16:2674 kg emas
16:28Kemudian juga
16:29Uang yang besar
16:30Begitu besar
16:31Dan ini adalah
16:31Transaksi keuangan
16:33Yang mencurigakan
16:33Artinya
16:34Ini dari mana barangnya
16:36Nah dari sini
16:37Saya kira
16:38Kita tidak bisa melupakan
16:39Sekalipun bahwa
16:40Kejaksaan melepaskan
16:41Seperindik baru
16:42Yang menerbitkan
16:43Seperindik baru
16:43Tapi Seperindik baru ini pun
16:45Tipikalnya tidak mungkin
16:46Lepas daripada
16:47Apa yang ditemukan oleh
16:48Kortas Polri
16:49Nah artinya
16:51Kalaupun ini adalah
16:52Persoalan Asabri
16:53Atau blackoutnya
16:54Akibat daripada
16:55Permainan
16:56Tentang gar
16:57Batubara
16:58Ini boleh jadi
17:00Akan lebih daripada
17:01Apa yang saya sebutkan tadi
17:02Atau Pak Loh disebutkan tadi
17:03Nah
17:04Maksudnya begini loh
17:05Kalau tadi
17:07Pertanyaannya Mbak tadi
17:08Bahwa bagaimana
17:09Untuk menjadi solusi
17:10Ya menurut saya
17:11Kriminalisasi harus dilakukan
17:13Artinya apa?
17:14Pasal-pasal lain
17:15Sementara sekarang ini
17:16Ada pasal KUHP baru
17:17Ya KUHP baru kita ini apa?
17:20Aparat penegak hukum
17:21Sangat dimungkinkan
17:22Untuk ditindak
17:24Oleh karena apa?
17:25Melakukan rekayasa
17:26Yang berujung kepada
17:27Pemerasan
17:28Artinya
17:30Predikat crime ini
17:31Masih dimungkinkan
17:32Akan berkembang
17:33Apalagi
17:34Atau terlebih
17:35Kepada kejasaan
17:35Yang kemarin
17:36Juga telah menerbitkan
17:37Seperindik baru
17:38Ini adalah
17:38Teknisien terhadap
17:40Perkara ya
17:40Kita memandang
17:41Sebuah perkara
17:42Tetapi sekali lagi
17:43Memang perlu sekali
17:45Penyidik hari ini
17:46Tim sembilan maupun Jampitsus
17:47Untuk ya kan
17:48Memberikan pemberitahuan
17:49Kepada pers
17:50Bahwa perkembangan
17:51Perkara ini
17:51Sudah sampai dimana
17:52Dan bagaimana
17:53Ya karena selama ini
17:54Ya artinya
17:55Tidak boleh ada
17:56Kekhususkan
17:57Tentang
17:57Apa namanya
17:58Kedudukan
17:59FI yang kemarin
18:00Sebagai Jampitsus
18:01Itu tidak boleh
18:02Ada kekhususan
18:03Kekhususan itu
18:04Sudah terlihat
18:05Daripada dia
18:05Tidak menggunakan rompi
18:06Dan borgo
18:07Nah jangan sampai
18:08Berulang lagi
18:09Ke belakangnya
18:10Ini kita tidak ingin
18:11Kita akan pantau terus
18:12Kita akan awasi terus
18:13Betul harus diawasi
18:14Jangan sampai ada
18:15Kekhususan dengan
18:16Statusnya yang
18:17Sebelumnya merupakan
18:18Jampitsus
18:18Saat ini
18:19Ex Jampitsus
18:20Pak Laude
18:21Bagaimana agar
18:23Membongkar
18:23Ini kan TPPU
18:24Yang coba dicari
18:25Predicate crimenya
18:26Sementara ini
18:27Nah agar
18:28Jangan sampai
18:29Misalnya ada yang
18:29Melindungi
18:30Diakui
18:31Misalnya diakui oleh
18:32Salah satu pengusaha
18:33Atau salah satu tersangka
18:34Siapa lagi yang harus
18:35Diperiksa juga
18:36Jangan sampai
18:37Dilokalisir ya
18:38Sudah sampai sini saja
18:39Tersangkanya begitu Pak Laude
18:40Ya ya
18:41Sebelum saya jawab itu
18:42Saya berbeda dengan Pak Bob
18:44Kriminalisasi itu
18:48Definisinya adalah
18:49Ini saya bacain
18:50Kriminalisasi adalah
18:51Proses pembentukan hukum
18:53Dimana suatu perbuatan
18:55Atau perilaku yang sebelumnya
18:57Dianggap legal
18:58Biasa
18:59Atau bukan kejahatan
19:00Diubah statusnya
19:02Menjadi pidana
19:03Yang dapat dihukum
19:04Atau biasa disebut itu
19:05Rekaya kesakasus
19:07Ini bukan rekayasa
19:08Ya oke
19:08Dan tidak boleh
19:09Ini bukan
19:10Ini betul-betul berdasarkan
19:11Penyelidikan
19:12Penyidikan
19:13Makanya ditetapkan tersangka
19:15Bukan kriminalisasi ya
19:17Ya itu yang pertama
19:18Yang kedua
19:19Biasanya
19:20Kita melakukan
19:22Kalau di KPK dulu ya
19:24Dan bahkan sampai sekarang
19:25Termasuk di kejaksaan
19:26TPPU itu adalah
19:28Yang keduanya
19:29Yang pertama dulu
19:31Yang dijelaskan itu
19:32Perdikat krimi
19:33Ya
19:34Ini kejahatan apa dia ini
19:36Kalau dia menyembunyikan
19:38Transaksi
19:39Dia mengaburkan
19:39Seperti dia menyembunyikan
19:41Jumlah uang itu
19:42Nah itulah ditelusuri
19:43Dari mana uangnya
19:44Transaksinya seperti apa
19:46Nah ini yang kurang jelas
19:47Sekarang ini adalah
19:49Ini
19:51Predikat krimi
19:52Yang mana ini
19:53Jahatan asalnya
19:54Yang mana ya Pak ya
19:55Ya
19:55Dia menerima swab
19:56Dari kasus
19:57Asabri
19:58Atau yang kedua
19:59Apakah dia melakukan
20:00Pemerasan
20:01Dari kasus
20:02Asabri itu
20:03Jadi itu harus jelas dulu
20:05Habis itu
20:05Kita lihat kebelakangnya
20:07TPPU
20:07Walaupun
20:09Walaupun
20:09Perlu diingat
20:10Catatan bahwa
20:12TPPU itu juga
20:13Bisa berdiri sendiri
20:14Sebagai kurang
20:15Ya
20:15Tetapi
20:17Untuk kasus ini
20:18Jelas sekali nih
20:19Asal usulnya
20:20Kemana
20:20Saya pikir
20:21Itu yang harus
20:22Didalami
20:23Oleh
20:24Komisi 3
20:26Sebagai
20:26Yang mengawasi
20:28Dan kalau betul itu
20:29Kriminalisasi
20:30Dibenarkan oleh
20:31Komisi 3
20:32Wah ini agak berbahaya
20:34Ini bukan
20:35Kriminalisasi
20:36Saya bisa
20:37Memberikan pandangan
20:38Singkat saja Pak
20:39Ini kan kita
20:41Berbicaranya
20:41Bukan tentang
20:42Sikap Komisi 3
20:43Pak Laude
20:44Anda jangan salah paham
20:46Anda sebagai
20:47Penegak hukum
20:48Tentunya juga pernah
20:48Pengalaman
20:49Seperti FA
20:50Sekarang ini
20:51Dan beliau
20:52Menyatakan ini
20:53Kriminalisasi
20:53Saya jawab dengan
20:55Tantangan
20:55Ya kriminalisasi
20:56Itu yang kalian
20:57Lakukan selama ini
20:58Tentu kalian akan
20:59Mencari pasal-pasal
21:01Sebentar dulu Pak
21:03Kalian akan mencari
21:04Pasal-pasal
21:05Untuk menggunakan
21:06Sebagaimana
21:07Alat hukum
21:08Dan itu betul
21:09Jadi kriminalisasi itu
21:10Ada dua Pak
21:10Ada yang
21:11Kriminalisasi negatif
21:12Ada yang positif
21:13Ada yang kemudian
21:15Kriminalisasi
21:16Kalau memang sudah
21:17Tidak terpakai lagi
21:17Sebuah hukum itu
21:18Saya juga ketua badan
21:19Dagi Selasi Pak
21:19Jadi
21:20Kalau hukum itu
21:21Tidak terpakai lagi
21:22Maka apa
21:23Maka itu
21:24Bisa diganti
21:25Undang-undangnya
21:25Atau direvisi
21:26Itu juga merupakan
21:27Tindakan negara
21:28Artinya apa
21:29Kalau kita mau lihat
21:30Sekarang pada
21:31Kejadian kenyataan yang ada
21:32Selalu orang menyatakan
21:33Orang yang bersalah ini
21:34Saya dikriminalisasi
21:35Saya dikriminalisasi
21:36Ya sudah
21:36Kalau memang kalian
21:38Dikriminalisasi
21:39Merasa dikriminalisasi
21:40Maka kalian kan bisa
21:41Menarik ke belakang
21:42TPPU itu
21:43Dari TKM
21:45Itu adalah
21:45Placement, Replacement
21:46And Layering
21:46Dan ini sebenarnya
21:48Kinerja KPK
21:48Yang saya pikir
21:49Saya surprise dengan KPK
21:51Dan luar biasa
21:52Hebat
21:52Jadi
21:53Extraordinary crime itu
21:54Sebenarnya swap
21:56Korupsi itu apa
21:57Itu kan ketika
21:58Di Komisi 3
21:58Saya selalu memberikan
21:59Satu pertanyaan
22:00Kepada setiap orang
22:01Yang fit and properties
22:02Yang untuk masuk menjadi KPK
22:03Saya tanya
22:03Tolong jawab
22:05Apa artinya korupsi
22:06Korupsi itu pun
22:07Juga adalah perbuatan
22:08Yang rusak
22:08Bagaimana
22:09Yang kemudian
22:10Kedepannya
22:11Untuk ditempelkan
22:12Dengan pasal-pasal
22:13Mana
22:13Yang itu merupakan
22:14Sebuah kejahatan
22:15Dan itu adalah
22:17Secara normatifnya
22:18Adalah
22:19Kriminalisasi
22:21Baik
22:22Jadi
22:23Ya baik
22:24Agar
22:25Kita sama-sama
22:26Satu pikiran
22:27Dalam kasus ini
22:28Yang jelas harus dimaksimalkan
22:30Pasal-pasal
22:31Yang dikenakan
22:32Kepada
22:32Febri Adrian
22:33Sebagai
22:34Tersangka
22:35Ex-Jampitsus ini
22:36Nah
22:36Jangan ada tebang pilih
22:38Jangan ada kehususan
22:38Meskipun
22:39High profile
22:40Tersangkanya kali ini
22:41Ex-Jampitsus
22:42Tapi perlakuannya sama
22:43Dan dimaksimalkan
22:44Pasalnya
22:45Agar nanti
22:45Jeratan hukumnya
22:46Jelas
22:47Jaksa juga harus cermat
22:48Dalam hal ini
22:48Penyidik juga harus
22:49Cermat dalam hal ini
22:50Terima kasih Pak Laode
22:51Terima kasih Pak Bob
22:53Sudah ader
22:53Di Sapa Indonesia
22:54Malam
22:54Terima kasih
22:55Terima kasih
22:58Berikutnya saudara
22:59Kami
Komentar