Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pemerintah membuka peluang terjadinya penghematan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul rencana Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan pemberian MBG kepada anak-anak dari keluarga menengah ke atas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penghematan anggaran berpotensi terjadi apabila jumlah kelompok penerima manfaat berkurang. Menurutnya, langkah tersebut bukan merupakan pemotongan anggaran program, melainkan pengaturan teknis yang akan ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Pemerintah saat ini masih menunggu mekanisme dan prosedur pelaksanaan dari BGN, termasuk terkait penetapan peserta didik yang tidak lagi menjadi penerima manfaat MBG.

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak terhadap stabilitas harga sejumlah komoditas pangan. Menurutnya, melalui program MBG tercipta keseimbangan antara permintaan dan penawaran, salah satunya pada komoditas telur.

Sementara itu, usai Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan belum ada pembahasan mengenai pengganti Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian. Prasetyo menyebut jabatan tersebut baru ditinggalkan sehingga belum ada pembicaraan lebih lanjut. Terkait Nanik S Deyang, Prasetyo juga menyampaikan bahwa rencana pengisian posisi di Dewan Pengawas BGN merupakan permintaan Presiden.

#MBG #MakanBergiziGratis #BGN #Sudaryono #PurbayaYudhiSadewa

Baca Juga BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Jadi Rp229 T, Selaras dengan Perbaikan Tata Kelola di https://www.kompas.tv/regional/681979/bgn-klaim-efisiensi-anggaran-mbg-jadi-rp229-t-selaras-dengan-perbaikan-tata-kelola

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682009/program-mbg-masuki-tahap-baru-simak-perkembangan-anggaran-hingga-kepala-bgn-yang-baru-sapa-malam
Transkrip
00:00Pemerintah membuka peluang penghematan anggaran program makan bergizi gratis atau MBG
00:04menyusul rencana BGN menghentikan pemberian MBG kepada anak-anak dari keluarga menengah ke atas.
00:11Menteri Keuangan Purubaya Yudi Sadewa menyatakan penghematan anggaran berpotensi terjadi
00:17jika kelompok penerima manfaat berkurang.
00:21Purubaya bilang skema ini bukan merupakan pemotongan anggaran program
00:24melainkan pengaturan teknis yang akan ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional
00:29sehingga Purubaya menjelaskan pemerintah masih menunggu mekanisme dan prosedur pelaksanaan dari BGN
00:35termasuk terkait penetapan peserta didik yang tidak lagi menjadi penerima manfaat MBG.
00:44Maksudnya tanya ke kepala MBG gimana prosedurnya itu kan mereka yang kendalikan sebenarnya.
00:48Sejujurnya?
00:49Kalau ada pengokokan, anak orang gaya berarti sekolah-sekolah yang bagus-bagus yang kayaknya
00:53mungkin nanti kalau mereka bilang mereka nggak mau yaudah dikasih katanya gitu
00:58tapi ya teknisnya tanya mereka ya kurang kalau gitu dengan penghematan lah
01:01tapi tergantung mereka gimana teknisnya nanti.
01:07Program Makan Bergizi Gratis atau MBG dinilai memberikan dampak pada stabilitas harga pasar
01:13untuk sejumlah komoditas pangan.
01:15Hal itu ditegaskan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso di tengah naik turunnya harga komoditas pangan.
01:21Melalui program MBG menurut Mendak menciptakan keseimbangan permintaan dan penawaran
01:27salah satunya harga komoditas seperti telur.
01:33Nah ketika ada MBG ini terus stabil, jadi permintaan terus ada, produksi ini aja.
01:39Jadi ya ada konsisten permintaannya.
01:42Sehingga sekarang telur aja sepersen 12 pesen.
01:46Hanya untuk kebutuhan MBG jadi semua terjalan dengan orang.
01:49Ya produksinya tetap terus meningkat, semua terlibat.
02:02Sebenarnya itu usai Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN.
02:08Mensestek Prasetyo Hadi menyatakan belum ada pembahasan soal siapa Wakil Menteri Pertanian
02:14atau Wamentan pengganti Sudaryono.
02:17Prasetyo menyebut posisi Wamentan baru sehari ditinggal Sudaryono
02:21sehingga belum ada pembicaraan apapun soal posisi Wamentan.
02:25Terkait dengan posisi Nani S. Deyang yang dikabarkan bakal mengisi Dewan Pengawas BGN,
02:31Mensestek menyebut hal tersebut adalah permintaan Presiden.
02:40Belum, jadi untuk berkenaan dengan masalah posisi Wamentan memang sampai saat ini
02:45belum didiskusikan karena juga pengangkatan pejabat lama Mas Sudaryono Wamentan
02:54yang kemarin diminta untuk menjadi Kepala BGN kan juga baru satu hari.
03:00Jadi memang berkenaan dengan posisi jabatan Wamentan belum kita bicarakan.
03:04Mas, ada informasi juga katanya Ibu Nani ini menjadi Dewan Pengawas BGN?
03:11Apanya?
03:13Ya itu kan permintaan ya atau permohonan dari Bapak Presiden ya
03:17karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN.
03:23Terima kasih.
03:23Terima kasih.
03:26Terima kasih.
03:26Terima kasih.

Dianjurkan