Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang.

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan pekerjaan pertama yang akan menjadi fokus ialah pembenahan tata kelola BGN yang lebih transparan.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional akan mengurangi anggaran untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada tahun ini, BGN mengklaim telah melakukan efisiensi anggaran dari Rp268 triliun menjadi sekitar Rp229 triliun.

BGN memastikan pengurangan anggaran ini akan selaras dengan perbaikan tata kelola.

Dengan dilantiknya Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, anggota MBG Watch Media, Wahyudi Askar, menyoroti krisis kelembagaan di BGN.

Pasalnya, Kepala BGN saat ini, Sudaryono, merupakan anggota Partai Gerindra yang memiliki jumlah SPPG terbanyak dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Publik pun berharap dengan Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, tidak hanya tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang lebih baik dan transparan, melainkan juga tepat sasaran bagi penerima program MBG.

Baca Juga Purbaya Sebut Penyesuaian Anggaran MBG Menunggu Pertemuan dengan Pimpinan Baru BGN di https://www.kompas.tv/regional/681975/purbaya-sebut-penyesuaian-anggaran-mbg-menunggu-pertemuan-dengan-pimpinan-baru-bgn

#bgn #mbg #kepalabgn #sppg

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681979/bgn-klaim-efisiensi-anggaran-mbg-jadi-rp229-t-selaras-dengan-perbaikan-tata-kelola
Transkrip
00:00Dan segala peraturan perundang-undangan
00:02Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono
00:06sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik SD yang
00:09Kepala BGN Sudaryono bilang pekerjaan pertama yang akan menjadi fokus
00:15ialah pembenahan tata kelola BGN yang lebih transparan
00:18Bahwa kita sadar, kita mengakui dan kita semua juga tahu bahwa
00:26ada masalah dalam tata kelola kita
00:30bahwa ada penyelewengan, ada pelanggaran hukum bahkan
00:34dan juga ada hal-hal yang lain ketidaktransparanan yang selama ini ada
00:39maka ini harus menjadi perhatian bagi saya khususnya sebagai Kepala Baru
00:45untuk supaya bagaimana ini kita bisa kita selesaikan
00:51dan kita yakin bahwa program ini baik dan bisa tata kelolanya kemudian kita perbaiki
00:57yang tadinya gelap harus jadi terang, yang tadinya mungkin tidak transparan harus transparan
01:02yang tadinya mungkin manual tergantung sama person-person orang-orang tidak boleh lagi
01:08tergantung sama person-person harus bisa by system, trust in system
01:12saya mengatakan, kalau tadinya mungkin semua sesuai arahan si ini, sesuai arahan si itu tidak ada
01:42sehingga pengurangan anggaran ini akan selaras dengan perbaikan tata kelola
01:472026 ini kan kita juga sudah ada efisensi, efisensi anggaran
01:54dari 268 triliun itu menjadi 229 sementara
01:59tapi kan kita sebelum dilakukan penyisiran ulang dari tadi refokusin penerima manfaat
02:05dan juga perubahan tata kelola ibu ya
02:09diberi waktu sebulan
02:11jadi nanti dengan hasil penyisiran lagi dari 63, eh 62,7
02:18itu saya yakin sebenarnya itu nanti akan otomatis mengikuti
02:22dengan dilantiknya Kepala Badan Gizi Nasional Baru
02:26anggota MPG Watch Media Wahyudi Askar menyoroti krisis kelembagaan di BGN
02:31pasalnya, Kepala BGN Sudaryono merupakan anggota partai Gerindra
02:35yang memiliki jumlah SPPG terbanyak dalam program MBG
02:39maka pertanyaan saya, apakah bisa pemimpin yang baru ini merubah kelembagaannya
02:46dan ini jadi pertanyaan besar oleh publik ya
02:49sebab kalau bicara soal kredibilitas ya
02:53mungkin saja Pak Sudaryono punya kemampuan itu
02:57tetapi kalau kita boleh fair soal merit system
03:01dan juga penyelesaian konflik kepentingan
03:05Pak Sudaryono juga kan terafiliasi dengan partai Gerindra ya
03:09dan kita tahu Gerindra berdasarkan data ICW
03:12memiliki SPPG paling banyak dibandingkan partai politik lainnya
03:16jadi memang masih sulit bagi kami ya
03:19masyarakat sipil untuk betul-betul percaya
03:23bahwa tata kelola MBG ini bisa lebih baik ke depan
03:28meskipun dengan sudah mengganti pimpinan lembaganya
03:32publik pun berharap dengan Kepala Badan Gizi Nasional yang baru
03:36tak hanya tata kelola makan bergizi gratis yang benar dan transparan
03:39melainkan tepat sasaran penerima program MBG
03:44Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan