00:00Dan saudara pasca mundurnya Nani SD yang dari Kepala Badan Gizi Nasional, Presiden Prabowo mengangkat Wamentan Sudaryono sebagai Kepala BGN
00:08yang baru.
00:09Publik berharap Kepala BGN baru tidak hanya tatak lola, makan bergizi gratis yang benar dan transparan, melainkan tepat sasaran bagi
00:16penerima MBG.
00:23Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nani SD.
00:30Kepala BGN Sudaryono bilang, pekerjaan pertama yang akan menjadi fokus ialah pembendahan tatak lola BGN yang lebih transparan.
00:39Bahwa kita sadar, kita mengakui dan kita semua juga tahu bahwa ada masalah.
00:48Dalam tatak lola kita ya, bahwa ada penyelewengan, ada pelanggaran hukum bahkan dan juga ada hal-hal yang lain ketidaktransparanan
00:58yang selama ini ada.
01:00Maka ini harus menjadi perhatian bagi saya khususnya sebagai Kepala baru untuk supaya bagaimana ini kita bisa, bisa kita selesaikan.
01:11Dan kita yakin bahwa program ini baik dan bisa tatak lola kemudian kita perbaiki.
01:17Yang tadinya gelap harus jadi terang, yang tadinya mungkin nggak transparan harus transparan.
01:22Yang tadinya mungkin manual tergantung sama person-person orang-orang tidak boleh lagi tergantung sama person-person harus bisa by
01:30system, trust in system gitu.
01:32Saya mengatakannya.
01:34Kalau tadinya mungkin semua sesuai arahan si ini, sesuai arahan si itu nggak ada.
01:37Kita sesuai dengan juklak-juknis, aturan dan sistem yang kita bangun.
01:42Kita mengarah ke sana.
01:46Sementara Badan Gizi Nasional akan mengurangi anggaran untuk kebutuhan program kambing gizi gratis,
01:51di tahun ini BGN mengklaim sudah ada efisiensi anggaran dari 268 triliun rupiah menjadi sekitar 229 triliun rupiah.
02:01BGN memastikan pengurangan anggaran ini akan selaras dengan perbaikan tata kelola.
02:0726 ini kan kita juga sudah ada efisiensi anggaran dari 268 triliun rupiah itu menjadi 229 sementara.
02:20Tapi kan kita sebelum dilakukan penyisiran ulang dari tadi refocusing penerima manfaat dan juga perubahan tata kelola ibu ya.
02:29Bahwa kami diberi waktu lagi oleh Bapak Presiden untuk mempertajam lagi tata kelolanya, diberi waktu sebulan.
02:38Jadi nanti dengan hasil penyisiran lagi dari 62,7 itu saya yakin sebenarnya itu nanti akan otomatis mengikuti.
02:49Bahwa angkanya sekarang sih sebenarnya sudah ada gambarannya, kita akan turun dari itulah.
02:55Dengan dilantiknya Kepala Badan Gizi Nasional Baru, anggota MBG Watch Media Wahyudi Askar menyoroti krisis kelembagaan di BGN.
03:04Pasalnya, Kepala BGN Kini Sudaryono merupakan anggota Partai Gerindra, di mana Gerindra memiliki jumlah SPPG terbanyak dalam program MBG.
03:12Maka pertanyaan saya, apakah bisa pemimpin yang baru ini merubah kelembagaannya?
03:18Dan ini jadi pertanyaan besar oleh publik ya, sebab kalau bicara soal kredibilitas ya, mungkin saja Pak Sudaryono punya kemampuan
03:29itu.
03:30Tetapi kalau kita boleh fair soal merit system dan juga penyelesaian konflik kepentingan, Pak Sudaryono juga akan terafiliasi dengan Partai
03:41Gerindra ya.
03:41Dan kita tahu Gerindra berdasarkan data ICW memiliki SPPG paling banyak dibandingkan partai politik lainnya.
03:49Jadi memang masih sulit bagi kami ya, masyarakat sipil untuk betul-betul percaya bahwa tata kelola MBG ini bisa lebih
03:59baik ke depan meskipun dengan sudah mengganti pimpinan lembaganya.
04:05Publik pun berharap dengan Kepala Badan Gizi Nasional yang baru tak hanya tata kelola makan begizi gratis yang benar dan
04:11transparan,
04:12melainkan tepat sasaran penerima program MBG.
04:15Tim Liputan, Kompas TV
Komentar