Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Hotman Paris secara resmi menyatakan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Hotman kepada publik, sekaligus mengakhiri pendampingannya dalam perkara yang tengah menjadi sorotan.

Dalam pernyataannya, Hotman Paris juga menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Simak penjelasan lengkap mengenai pengunduran diri Hotman Paris, respons terkait kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah, serta perkembangan terbaru yang menjadi perhatian publik.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/681924/full-hotman-paris-blak-blakan-soal-mundur-jadi-pengacara-eks-jampidsus-febrie-sempat-bilang-begini
Transkrip
00:00Halo semuanya, jadi pagi ini saya kesakitan lagi di bagian pinggang bawah.
00:12Kan saya tanggal, ceritanya begini, saya tanggal, eh sebelumnya ke sini bu ya, sebelum operasi di Singapura ya.
00:18Saya tanggal, sebelum di awal Juli saya sudah bolak-balik ke Medistra termasuk Ibu Dr. Teni yang ngerawat.
00:31Terus saya akhirnya operasi sarap kejepit di rumah sakit di Singapura, di Novina.
00:40Dan akhirnya operasi di Bius Total, 2 malam opname.
00:46Harusnya 4 malam opname, tapi seperti biasa aku Raja Bandal, baru 2 malam aku kabur ke Hilton Hotel di Singapura.
00:55Padahal dokternya marah kan, nggak boleh.
00:58Terus menurut dokter di sana, 2 minggu nggak boleh kerja.
01:04Anda tahu kan saya kerja 2 minggu ini, ya Anda tahu lah kasusnya kan.
01:08Ya akhirnya makin parah, aku sangat khawatir, katanya kalau takut jadi lumpuh.
01:14Karena selama 2 bulan kan sarap gue itu ke kaki.
01:17Ya kalau sarapnya ada apa-apa kan kakinya ntar, nggak bisa nendang lawan gitu loh.
01:22Di sana udah operasi, tanggal 9.
01:25Percis kasus teman kita itu lagi rame.
01:28Jadi pas itu besoknya aku diteleponin terus agar pulang.
01:31Nah jadi karena saya perlu painkiller, karena masih sakit.
01:37Tadi sama dokter TNI apa tadi?
01:39Dokter TNI.
01:40Apa tadi dikasih itu?
01:41Dikasih obat nyeri, ada selebrek dan lain-lain.
01:45Itu?
01:46Obat nyeri, painkiller.
01:48Tadi kenapa ibu tekan buat kiri?
01:49Kenapa tuh?
01:50Masih sakit.
01:51Hah?
01:52Masih sakit tinggal ini.
01:53Masih sakit, itu.
01:55Besok subuh saya akan terbang ke Singapura.
01:57Itu yang pertama.
01:58Jadi dokter sana sudah marah-marah, kenapa kerja gitu loh.
02:03Ya.
02:04Jadi atas dasar pertimbangan itulah, saya sudah dari dua hari lalu, sudah kasih tahu ke klien saya, sekarang jadi mantan.
02:15Febri Jampitsus, saya mengunturkan diri, ya mengunturkan diri, sudah ngomong dari dua hari lalu.
02:22Tapi beliau menghimbau kalau bisa-bisa beberapa hari lagi.
02:25Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini, aku takut makin parah.
02:33Ya ini, ibu tadi bikin apa?
02:35Begini aja.
02:36Hah?
02:36Jadi pemeriksaan tinggalnya masih sakit ya?
02:39Masih sakit, gitu loh.
02:41Jadi besok subuh saya mau ke Singapura, pesawat.
02:43Kalau mau ketemu lagi di bandara setengah enam, cari gue di terminal 3, gate 1.
02:50Mudah-mudahan gue nggak disuruh pename lagi.
02:52Ya.
02:52Berarti konteksnya abang sudah memastikan tidak akan melanjutkan jadinya?
02:57Ya saya sudah bilang ke dia bahwa saya karena kondisi kesehatan yang bisa parah, harus diserahku ya.
03:05Ya.
03:05Bisa parah, ya sudah saya sudah memberitahukan beliau bahwa saya mengunturkan diri sebagai pengacara dari Bapak Febri dalam kasus tersangka
03:15di Kejaksaan Agung.
03:17Ini dia tongkat gue nih, tongkat rahasiannya.
03:19Ya.
03:20Gitu kira-kira.
03:21Itu intinya.
03:22Persis kemarin baru mengabar?
03:23Saya sudah dua hari mengabari beliau.
03:26Ya tapi beliau mengatakan hari aja yang tepat dia coba pikirin.
03:33Tapi kalau begini gue nggak bisa lagi karena dokter Sikapur pun sudah marah-marah, gitu loh.
03:37Kenapa yuk kerja, gitu loh.
03:39Jadi yang, jadi saya operasi tanggal 9 malam, operasi bius total.
03:44Itu pun saya dua kali bolak-balik.
03:46Jadi saya sempat begini, saya dua bulan pertama dari mulai bulan Mei, bulan Juni, saya sudah kesakitan terus.
03:53Sudah asal jalan sakit, asal ada beban sakit.
03:56Ya akhirnya saya ke Akupuntur, ke dokter sini juga, ibu ini juga, dokter TNI, sama Prof. Eko di sini.
04:04Terus saya ke Singapur, awal bulan Juli.
04:07Terus gue nggak berani, karena katanya harus bius total.
04:11Gue lihat kamar operasinya seram, gitu loh.
04:13Akhirnya balik lagi ke Jakarta, aku Buntur lagi, fisioterapi lagi tetap sakit.
04:18Akhirnya gue nekat, berangkat lagi ke Singapur tanggal 8, tanggal 9 di operasi subuh-subuh, pagi-pagi.
04:26Ya, dengan ketakutan karena di bius total.
04:29Tapi nggak sampai sejam saya sudah keluar, rupanya operasi itu sebentar.
04:32Ya, tapi saya 2 hari total di opname, nggak bisa kaki bergerak, ya.
04:39Dan memang langsung sembuh yang kakinya itu, yang kaki sakit di paha sama di betis.
04:44Nah, cuman ini kan pekerja operasi di sini, ini diperban semua punggung saya ini.
04:48Nah, terus disuruh 4 malam opname di rumah sakit di sana.
04:54Tapi malam ketiga saya bosan, saya pindah ke Hilton.
04:58Ya, pindah 2 malam, terus hari ke-5 saya pulang ke Jakarta.
05:01Ya, surat dokter jelas instruksinya 2 minggu nggak boleh kerja.
05:06Ya, baru 4 hari lalu saya merasa makin sakit.
05:10Ya, akhirnya, ya ini hari ini saya minta painkiller sama ibu dokter.
05:15Dan sudah janji sama dokter di Singapura, dokter saya.
05:19Ada ahli, ahli Spain, ahli itu loh.
05:23Bukan di belakang itu loh, yang ngusuk yang begini.
05:25Apa namanya itu, bu?
05:26Yang panjang itu apa namanya? Spain?
05:28Pasan di sana, Pak?
05:29Spain.
05:30Besok hari Sabtu-Subu saya akan diperiksa lagi.
05:34Jadi aku, jujur sebenarnya aku takut lumpuh.
05:37Kadang gini kan, sebenarnya belum tutup lumpuh ya, bu.
05:40Aku takut loh, karena, karena, ahlu mau lihat nih.
05:44Oh, enggak, ini mau lihat nih.
05:46Apakah kamu?
05:50Apakah kamu?
05:50Apakah kamu berban semua?
05:52Oh iya, nanti kamu jadi terjur ya.
05:55Sampai ada tindakan operasi nggak ya ke Singapura itu?
05:58Sudah operasi.
05:58Jadi gini, saya sudah bulan Juni sudah kesakitan.
06:03Sudah mulai balik kesini, bu ya.
06:05Terus juga ke aku pun terus sampai ke dokter.
06:08Katanya jago biji di hutan di Bogor.
06:10Gimana itu?
06:11Yang di Bogor?
06:13Mana orang saya?
06:15Di mana di Bogor?
06:16Bojong gede.
06:19Aku juga baru sadar.
06:22Kok ininya bikinin, biji makin parah gitu.
06:25Akhirnya ke sini saya di Kelapa Gading,
06:28yang semuanya orang Cina.
06:29Dikasih 50, apa itu?
06:32Jarum-jarum, 50 ada.
06:34Kesini semua.
06:35Aduh, benar-benar sampai dua kali.
06:37Baru suasada.
06:38Kok yang kejepik di sini kok nampak di jarum-jarum.
06:41Saya ke Singapura.
06:42Lagi-lagi nggak berani, takut di bios.
06:44Kan ini bios total, takut mati.
06:46Kalau kebanyakan bios kan.
06:47Akhirnya saya sekarang sudah gagal di Oka Kuput.
06:51Akhirnya saya pemberanikan diri.
06:52Tanggal 8 Juli saya ke Singapura.
06:55Disiapkan semua.
06:56Baru tanggal 9 pagi jam 7 saya dioperasi.
07:01Ya, operasi yaitu di sini,
07:04di mana di cut itunya,
07:06daging yang keluar dari spine-nya itu,
07:08dipotong, dibuang,
07:10masih saya kantongin malah itunya.
07:11Eh, masih ada nggak?
07:12Dagingnya itu mana?
07:16Itu ada rejeki loh kalau dijual.
07:18Bang, keputusan memundurnya itu
07:21tidak ada alasan lain di luar ke kondis kesehatan abang ya?
07:24Ya, memang.
07:28Apa lagi di ini?
07:29Kurang apa lagi?
07:31Sekini.
07:31Tadi saya juga nggak nyangka,
07:33tadi ditekan sama ibu sakit banget ya.
07:35Jadi ibu yang dekan,
07:36aku kan selama ini,
07:37karena sakitnya itu sampai ke pantas semua.
07:38Ya, saya sudah sadar,
07:40saya membahayakan kesehatan ini,
07:42ini dagingnya itu.
07:43Ini dia nih.
07:44Ini dari belakang diambil,
07:48dari spine.
07:49Jadi berarti kan kondisi kesehatan itu?
07:51Ya, iyalah.
07:52Dan juga kan,
07:53hampir semua perkara bisnis kan saya yang pegang,
07:55jadi bisa seratusan perkara gua.
07:57Aku sadar bahwa,
07:58saya baru sadar,
08:00uang itu nggak ada artinya
08:01kalau memang kita nggak bisa nikmatin.
08:03Ini yang kesekian kali.
08:04Jadi efektif per hari ini berarti mundur ya Pak?
08:08Harusnya dari dua hari lalu,
08:09tapi saya akan tentu sopan santun,
08:12saya harus ngomong.
08:13Tapi iya pun saya udah nggak bisa apa-apa,
08:15karena saya kan di Singapura.
08:17Tapi saya udah bilang beliau dari dua hari lalu.
08:19Kira-kira ini...
08:21Apa?
08:22Apa?
08:25Kan ada pengacarannya Pak, Pak.
08:28Parisi ada.
08:29Itu pensiunan jaksa senior itu.
08:31Tapi memang dulu pernah kerjaan gua juga,
08:33pernah anak buah saya.
08:35Dan ada tim lain.
08:36Kalau ada puluhan pengacara kan,
08:40pasti nggak dipersuali.
08:41Tapi kalau Hotman,
08:42ya aku kan,
08:44walaupun sebagian kecil musuh gua,
08:47tapi kan saya milik masyarakat.
08:49Sudah jutaan orang,
08:50saya tolong gitu lah.
08:51Bapak dari Pak Keberi gimana?
08:53Ya dia bisa maklumin.
08:55Nggak apa-apa.
08:55Dia sahabat saya, dia juga maklumin.
08:57Bang, tapi di luar konteks
09:00sahabat kuliah pengacaranya lagi,
09:02abang tetap yakin dari sepertinya gitu.
09:04Saya nggak mau ngomong substansi deh.
09:06Jangan deh.
09:07Orang sakit masa ditanya substansi.
09:08Bang, soal pemeriksaan kemarin kan harusnya Pak Keberi...
09:11Apa?
09:13Apa?
09:13Harusnya kan Pak Keberi dipanggil kemarin.
09:14Cuma kan aksen karena alat-alat.
09:16Saya, saya nggak mau komentar lagi soal itu.
09:19Kan saya udah dua hari lalu bintang mundur.
09:20Jadi saya nggak mau komentar.
09:21Saya belum dengar lagi tuh.
09:33Udah deh jangan ngomong gitulah.
09:35Udah deh jangan lah.
09:37Ini kan gue lagi sakit.
09:38Lu baca di postingan gue lah.
09:40Postingan gue kan gue tahan orang-orang kantor pajak malah.
09:43Itu pina banget itu.
09:45Terus dikaitkan ke...
09:47Orang sumpah mati tau nggak?
09:49Sumpah demi Tuhan.
09:51Gue baru kenal.
09:52Gue baru pertama kali ketemu Pak Keberi adalah...
09:55Pada saat penandatangan surat kuasa.
09:58Jadi, udah lah.
09:59Semua postingan juga ada.
10:01Jadi bilang pajak mana?
10:03Tanya kantor pajak.
10:05Tanjung Priok.
10:06Nggak pernah gue.
10:07Gini lah.
10:08Nggak mungkin.
10:09Abang juga diadukan oleh pertumpulan waktawan.
10:12Ong lain teman-teman.
10:14Ada.
10:14Itu atas tigaan penggunaan.
10:15Abang merasa aduan-aduan seperti itu gimana ngerepon itu?
10:18Don't worry lah.
10:19Don't worry.
10:21Itu kan dari orang ke orang.
10:23Kan gue terangin dia panjang lebar.
10:26Dia terus ngotot.
10:28Akhirnya harusnya jawabannya.
10:29Lu ngerti nggak sih?
10:31Gue bilang sama saja dengan otak.
10:33Eh, lu punya otak sih kok nggak ngerti itu loh.
10:35Dan itu ke oknum.
10:36Lu bukan ke organisasi.
10:38Jadi itu delik aduan.
10:40Bukan delik pes gitu loh.
10:41Tapi seandainya abang diminta untuk klarifikasi?
10:43Ya pasti datang lah kalau dipanggil.
10:45Aduh, gue kan tak tukup.
10:46Itu aja ya.
10:47Jadi nggak ada apa-apa.
10:47Itu nggak masalah.
10:48Kalau gue bilang, lu ngerti nggak sih?
10:51Itu artinya lu itu siapa?
10:53Ya kau kan?
10:55Kau itu siapa?
10:56Perorangan.
10:57Gue kan nggak pernah menyinggung lembaga vers.
10:59Dan juga itu bukan press conference.
11:00Itu kan doorstop.
11:02Gitu loh.
11:02Nggak, nggak.
11:03Dan nggak tepat kalau dibilang sebagian-bagian penghinaan.
11:05Ya apa yang dihina kalau misalnya nih?
11:07Kalau gue terangin lu terus-bagian terus tapi lu nggak ngerti-ngerti.
11:10Atau nggak mau terima.
11:11Terus gue tanya.
11:12Lu tahu lu di mana kok?
11:13Lu ngerti?
11:14Punya otak nggak sih?
11:15Itu kan pertanyaan.
11:16Karena gue udah terangin tapi nggak mau ngerti.
11:19Harusnya pertanyaannya memang lebih sobat.
11:21Terus ngerti nggak sih?
11:22Tapi juga waktu keluar salamat ternyata dia dari LSM.
11:26Ya.
11:27Karena waktu nanya pun dia nggak bilang dari media.
11:30Dari LSM.
11:30Oke deh.
11:31Udah.
11:39Udah.
11:40Kan saya udah bilang.
11:45Kejauhan dan tidak punya legal standing.
11:49Karena kalimat saya kan low.
11:52Artinya orang perorangan.
11:54Ya.
11:55Dan juga tidak pernah diundang Dewan Vers ke sana.
11:58Karena itu doorstop.
11:59Ya kan?
12:00Kita nggak pernah tahu.
12:01Dan belum tentu orang itu anggota dia.
12:04Karena ada beberapa kan yang mengajukan.
12:06Jadi kata lu.
12:07Karena gue terangin bolak-balik.
12:09Dia nggak ngerti.
12:09Harusnya jawabannya.
12:11Lu kok lu nggak ngerti-ngerti sih?
12:12Gitu kan?
12:13Tapi gue cakap.
12:14Lu punya otak nggak sih?
12:15Itu pertanyaan.
12:16Karena memang dia tidak mau ngerti.
12:17Gitu loh.
12:18Itu aja bos.
12:19Jadi itu tidak punya legal standing.
12:21Karena pertanyaan.
12:22Lu.
12:23Berarti kamu.
12:24Berarti perorangan.
12:25Saya tidak pernah menyinggung lembaga FES.
12:28Gitu loh hukumnya.
12:29Kata-kata-kata lu.
12:30Ya kan?
12:31Dan dia adalah anggota sini.
12:33Kalaupun dia.
12:34Saya kira-kira dia anggota sini.
12:35Kenapa yang ngadukan lembaga lain?
12:38Gitu loh.
12:48Tidak menghalangi kan ada dia.
12:50Kok dihalangi?
12:54Kan ada.
12:56Ya dengarin dulu.
12:56Ada dia.
12:57Justru karena pertanyaannya ngaco.
13:00Jadi gue bilang.
13:00Udah gue terangin.
13:02Kenapa lu masih tanya?
13:03Justru karena tidak terhalangi lah.
13:06Makanya.
13:07Obang dia adiknya udah nungguin dari 4 jam.
13:10Apa?
13:11Dia maunya aku jawab.
13:13Yang rada-rada menyindir institusi.
13:15Makanya dipancing terus.
13:17Kadian wartawan itu kan suka aneh-aneh.
13:19Aku tuh.
13:19Saya bilang saya udah jawab.
13:20Saya bilang.
13:21Saya tidak bisa jawab.
13:23Saya bilang.
13:26Tapi ditanya terus.
13:28Saya bilang.
13:28Harus ya jawabannya.
13:30Lu ngerti gak sih?
13:31Lu punya otak gak sih?
13:32Kenapa lu gak ngerti-ngerti?
13:33Itu kayak oknum perorangan.
13:36Dan juga tidak pernah disitu dibahas.
13:38Ada lembaga versnya ada.
13:40Karena itu kan doorstop.
13:41Dan yang hadir itu.
13:43Sepertiga adalah bukan wartawan.
13:45Ada Intel.
13:47ACMSN.
13:47Namanya juga kasus politik.
13:49Udah itu aja deh.
13:50Jadi udah selesai.
13:55Udah lah.
13:56Udah lah.
13:56Udah di ini kan udah di.
13:58Kamu nanti.
13:59Udah.
14:00Jangan lah.
14:00Udah lah.
14:01Bahas.
14:01Udah ya.
14:02Saya hanya mengumumkan bahwa.
14:04Bahwa.
14:05Bahwa.
14:06Kondisi usiaan usia parah.
14:07Saya besok pagi akan berangkat ke Singapura.
14:10Dan.
14:11Dan.
14:13Saya sudah minta beliau.
14:14Saya mengundurkan diri.
14:15Hanya itu aja.
14:16Oke.
14:16Thank you.
14:17Terima kasih.
14:17Terima kasih.
14:18Terima kasih.
14:19Terima kasih.
14:22Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan