00:00Informasi selanjutnya, saudara, dua pekerja migran Indonesia diduga di Sekap dan dianiaya di Myanmar.
00:06Mereka dipaksa bekerja sebagai admin penipuan online.
00:10Kepala BP3MI Sumatera Barat menyebut, salah satu korban merupakan warga agam dan pekerja migran ilegal.
00:27Dengan tangan terikat, pekerja migran ini menangis, minta dibebaskan.
00:32Ia diduga jadi korban penyekapan dan penganiayaan di Myanmar.
00:37Lewat rekaman video, ia meminta dikirimkan sejumlah uang senilai 220 juta rupiah sebagai uang tebusan agar mereka bisa pulang ke
00:47tanah air.
00:48Mohon cek, kak, ibu, bapak, kami sekarang lagi di Myanmar, kami mau pulang ke Indonesia, terbayangkan karibu tidak ada.
00:57Tidak ada, terbayangkan untuk pulang.
00:59Jadinya selama kasih empat hari, membayangkan pahitnya untuk pulang ke Indonesia.
01:05Semoga dibantu.
01:06Untuk dibantu.
01:09Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sumatera Barat menyebut, salah satu korban merupakan warga agam.
01:16Keduanya disebut merupakan pekerja migran ilegal, sehingga identitas mereka tidak terdata resmi.
01:23Info dari Dinas Agam bahwa Ayu tersebut memang warga agam ya.
01:31Warga agam yang berangkat secara tidak resmi, artinya apabila PMI berangkat secara tidak resmi itu, kita tidak mempunyai datanya ya.
01:46Kami sudah melakukan koordinasi dengan KP2MI atau Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia terkait pemulangan PMI tersebut.
01:59Tim kami sedang draft surat ya, surat insya Allah hari ini kami layankan ke pusat, untuk nanti pusat akan menindaklanjuti
02:10untuk berkoordinasi dengan KBRI yang ada di negara penempatan PMI tersebut.
02:17Ayu dan Susi diduga dijadikan pekerja skem atau penipuan daring di Myanmar.
02:24Kini Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memulangkan keduanya ke tanah air.
02:32Rio Johannes, Kompas TV Padang, Sumatera Barat
Komentar