00:00hari ini 18 pertanyaan oke hari ini hanya sebatas kepada kasus PT. Ashabri
00:08jadi sebagaimana ketahui ada tiga kasus ya kasus pertama adalah PT. Ashabri
00:14kasus kedua adalah kasus blackout di Sumatera kasus ketiga adalah penyangkut PT. Karakata
00:24atau still hari ini baru satu ya ya ada lapar malas pertanyaan yang pada dasarnya adalah satu
00:33menyangkut mengenai apakah benar eh tankian dia tahu mendatang apa memberikan uang 50 m lebih jawabannya
00:46tidak ya itu yang pertama yang jelas menyangkut duit tidak ada ya yang kedua adalah menyangkut
00:54Hai tempat usaha apa namanya KPD Klan itu tanah sewa oleh si klien beliau nanti dia akan menjelaskan
01:03yaitu si Don Rito ya Don Rito Don Rito Don Rito ya Don King aja deh yang ketiga menyangkut rumah
01:14di
01:15Sendul di rumah Sentul itu sejak tahun sampai tahun 2022 housekeeping-nya pun airnya pun sudah
01:26bukan Pak Febri yang bayar karena sudah waktu itu diberikan dipakai oleh sama lagi Don Rito ya sudah
01:37dipakai dan dia juga berhak renovasi ya jadi total enggak ada lagi penguasa secara fisik demikian
01:45juga money changer juga dia tidak ada kaitan apapun jadi baik mengenai pengenai renovasi kenapa ada
01:52tempat uang di Resto maupun di Sentul dia tidak tahu menangkut karena contoh menyangkut rumah di Sentul
02:01itu kan itu kan kalau renovasi memang sejak tahun 2022 sudah dibawa penguasaan pengelolaan dari
02:08Don Rito kelihatannya beliau dan repot dan renovasi kecil-kecil di dalam kan ya tidak tidak tidak
02:13diketahui oleh Pak Febri ya jadi semua terbantahkan menyangkut itu semua disangkar Oke ada pertanyaan begini
02:23Hai katanya Hai tanjian yang juga teman dekat saya katanya memberikan 50 mlb ya ya artinya berarti
02:37Hai diakui sebagai pemberi suap ya kalau pertanyaannya kenapa si tanjian sampai sekarang belum jadi tersangka
02:47kenapa langsung loncat kepada penerima suap anda keanehan pertama ya tidak sampai sekarang belum ya
02:56berarti ada sesuatu yang dikejar yang penting sasaran tembak dapat dulu ya itu sampai sekarang belum
03:03Hai yang kedua kan pertanyaannya kan Kenapa tantian itu bukan sebagai tersangka ini loh kasus dari
03:13Ashabri itu sudah mulai jauh sebelum Pak Febri jadi jampisus dia belum jampisus waktu itu ya suku kasus
03:23Ashabri itu sudah maju ke pengadilan bulan Agustus 2021 dan diputus diputus oleh pengadilan TVKor Jakarta
03:32di awal ambil tanggal 4 Januari 2022 dimana jampisus juga belum Pak Febri ya padahal untuk penentuan
03:42final desisi yang tersangka itu adalah jampisus ya jadi belum ya oke beliau baru jadi jampisus pada
03:51tanggal 22 22 Januari 2022 itu satu poinnya ya poin kedua Hai itu kan bersidangan dari mulai tingkat
04:05penegeri tingkat pengadilan gigi transaksi sampai peka ya sudah enam enam hakim sama enam hakim agung 12
04:17dan dalam persidangan tantian adalah sebagai saksi fakta tidak pernah ada pertanyaan dari saksi dari hakim
04:30ini udah udah satu kalau dia pemberi suap kenapa bukan sebagai tersangka sekarang kenapa yang malah
04:56jampisus yang begitu diambatan tinggi dalam peneguh langsung jadi tersangka yang kedua sidang sampai
05:02peka sudah 12 hakim menyatakan dia ya pokok perkaranya dia tidak pernah sebagainya tidak ada persalat
05:08bahwa dia sebagai saksi murni Oke terhadap yang ketiga putusan dari Ashabri petusnya pengadilan PK sudah
05:23dilaksanakan sudah ikrah bahkan jadi 22 triliun rupiah sudah di lelang sudah kembali ke negara 12
05:33triliun lebih sudah kembali ke negara 12 triliun lebih tidak ada juga pertanyaan soal Hai tantian ya jadi
05:44asiknya bahkan masih banyak lagi yang mau di lelang sehingga kalau ada-ada ada tuduhan bahwa
05:52korupsi 22 triliun itu sudah salah total karena sudah di lelang sudah kembali ke khas negara 12
05:59triliun lebih itu kesalahan ketiga udah tiga ya ya sekarang mengenai apa kaitan dari tantian ternyata
06:09tantian itu nggak ada kaitannya apapun dengan Ashabri nya ya tidak ikut berikmati fasilitas apapun
06:17premi nya tidak ada yang ada adalah salah satu terdakwa dalam kasus Ashabri yaitu Ben Beni Cokro punya
06:29tanah dia bikin KSO kerjasama operasi dengan tanggian jadi kerjasama tilo soal up ini tanah
06:39itu bukannya tanahnya Ashabri tapi tanahnya Beni Cokro pribadi soal duitnya dari mana kita nggak tahu
06:47hanya itu kerjasama operasi tapi itupun itu tanah itu pun sudah diambil oleh kedasaan bahkan sudah
06:56dalam proses lelang 29 Juli sudah 12 Juli kebatin harga belum cocok 12 Juli sudah mau dilelang itu artinya
07:03satu perapun uang dari Ashabri tidak dinikmati oleh tanggian udah empat ya ya udah empat jadi bahwa
07:16memakai alasan tanggian sebagai alasan bahwa dengan tidak dipakai ditetapkan semakin tersangka maka
07:26jam pisau sini yang salah itu salah total Hai
Komentar