Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan Presiden RI Prabowo Subianto sempat mencandai dirinya soal rambut yang sudah memutih meski belum lama menjabat di BGN.

"Ini bercanda saja ibu dan bapak, kemarin waktu kami ratas dengan Bapak Presiden, saya dicandain, katanya, 'Perasaan sebulan yang lalu waktu saya lantik rambutnya belum putih', katanya gitu. 'Sekarang sudah putih-putih,' gitu," ujar Agustina dalam rapat Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (00:20).

Baca Juga Irma Chaniago Ingatkan Pimpinan BGN Jangan Bikin Masalah Baru, Singgung Warisan Pengurus Lama di https://www.kompas.tv/nasional/681151/irma-chaniago-ingatkan-pimpinan-bgn-jangan-bikin-masalah-baru-singgung-warisan-pengurus-lama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681215/waka-bgn-agustina-cerita-canda-prabowo-soal-rambut-yang-memutih-pulang-langsung-cat
Transkrip
00:00Bisa langsung dijawab. Silahkan, Bu Arum.
00:04Baik, terima kasih pimpinan dan seluruh anggota.
00:07Sekali lagi, terima kasih atas responnya kepada kami.
00:11Jadi, itu bagi kami adalah sebuah bentuk dukungan sebenarnya dari Ibu dan Bapak semua.
00:18Jadi, ini bercanda saja ini Ibu dan Bapak.
00:21Kemarin, waktu kami ratas dengan Bapak Presiden,
00:25saya dicandain, katanya,
00:28perasaan sebulan yang lalu, waktu saya lantik,
00:31rambutnya belum putih, katanya gitu.
00:33Sekarang sudah putih-putih, gitu.
00:35Jadi, saya pulang langsung, saya ngecek, Pak.
00:37Supaya hari ini enggak kelihatan putih.
00:39Supaya enggak ditanya oleh Ibu-Ibu semua.
00:41Bercanda ya, Pak. Supaya enggak terlalu tegang.
00:44Nah, Ibu dan Bapak,
00:49secara umum saja, Ibu dan Bapak,
00:50mungkin saya tidak menjelaskan angkanya satu demi satu.
00:53Nanti kami jawab saja secara tertulis, ya, Ibu dan Bapak.
00:56Misalnya, mengenai WTP.
00:59Itu memang,
01:01WTP itu,
01:04sebenarnya yang paling pas menjawab adalah BPK.
01:06Karena BPK yang memberikan opini.
01:08Tapi karena saya juga akuntan,
01:10maka saya akan menjawab bahwa
01:12WTP itu bukan soal bahwa benar atau salah,
01:16tetapi bahwa penyajiannya telah sesuai
01:18dengan standar akutansi pemerintahan.
01:22Kira-kira sebenarnya isinya begitu.
01:23Tapi tentu saja ini yang paling pas
01:26untuk menjawab adalah BPK.
01:29Bahwa ada catat-catatan?
01:31Ya, ada temuan.
01:32Dan sebagian sudah kami tindak lanjuti,
01:35sebagian juga masih dalam tahap monitoring
01:37untuk tindak lanjut,
01:39karena memang masih bertahap.
01:41Nah, Ibu dan Bapak,
01:42mungkin yang ke slide tiga tadi,
01:44sedikit penjelasan saja.
01:45Nah, inilah memang,
01:46kami juga agak heran ketika
01:49ketika anggaran awal belum terserap,
01:52sudah mengajukan ABT ini di tahun 2025 lalu.
01:56Maka, kemudian realisasinya menjadi,
01:59tidak terserap juga pada akhirnya.
02:01Maka, realisasinya cuma 66%.
02:03Tapi, kembali lagi ya tadi,
02:05saya mungkin tidak bisa menjawab
02:06karena mungkin saya tidak ada di situ waktu itu.
02:09Nah, kemudian kalau tadi,
02:11mohon mungkin yang lain-lainnya,
02:13saya nanti jawab secara ini saja,
02:14apa bedanya tentang belanja dibayar di muka.
02:16Sebenarnya intinya itu,
02:18gedungnya sudah disewa 4 tahun,
02:20sudah dibayar.
02:21Tetapi, yang bisa diakui sebagai beban,
02:24itu kan baru yang 1 tahun kami pakai.
02:26Sisanya, itu catatan,
02:27sebenarnya treatment akutansi saja,
02:29Ibu dan Bapak.
02:30Treatment akutansi saja,
02:31sisanya dianggap sesuatu yang masih
02:33belanja dibayar di muka.
02:35Nah, kalau yang uang muka sepeda motor tadi,
02:39itu adalah uang mukanya saja,
02:40Ibu dan Bapak.
02:41Jadi, 245-984-2005-2005 M,
02:46itu adalah uang mukanya saja.
02:48Pembayaran finalnya ada di tahun 2026.
02:52Mengenai jumlah,
02:54berapa harga per unit,
02:55kami akan sampaikan dalam jawaban tertulis saja,
02:58Ibu dan Bapak izin,
02:59karena ini sudah masuk materi
03:01dalam penyidikan oleh Kejaksaan Agung.
03:04Maka tidak elok juga kalau kami jelaskan di sini.
03:06Kemudian, untuk yang tadi,
03:08SPPG,
03:09nah ini mungkin yang juga,
03:11mungkin surprise buat Ibu dan Bapak.
03:13Semua sama,
03:14saya juga waktu itu surprise juga.
03:16Nah, ini adalah uang muka,
03:18yang 65M tadi,
03:21eh, betul ya?
03:23Sorry, uang muka,
03:24oh sorry,
03:25konstruksi dalam pekerjaan,
03:27yang 375-529,
03:31itu adalah uang mukanya saja,
03:3220% dari total kontraknya,
03:35halaman 05.
03:37Nah, itu.
03:38Jadi, baru 20%,
03:39ada 315,
03:42mohon izin,
03:43mungkin nanti data rinciannya kurang lebih,
03:46di Sumatera itu ada,
03:50ya, ya, ya,
03:51pokoknya Sumatera ada 93,
03:53Jawa 145,
03:54Indonesia Timur 63,
03:55dan seterusnya.
03:55Nanti kami jawab secara tertulis saja.
03:58Dan kalau dijawab,
03:58sudah selesai atau belum?
04:00Ada yang sudah,
04:00ada yang belum.
04:01Nah, oleh karena itu,
04:03karena itu sebenarnya sudah ada kontraknya,
04:06maka uang mukanya,
04:07masuk dalam catatan sebagai konstruksi dalam pekerjaan.
04:12Sisanya,
04:13itu kan menjadi tagihan,
04:16tugakan.
04:17Nah, sisanya itulah yang masuk ke angka yang ada di belakang,
04:22yang di,
04:27rincian di halaman,
04:29mohon izin,
04:34mohon izin,
04:36nah, 13,
04:38putir 10.
04:40Jadi, 20%-nya sudah dibayar,
04:42masuk dalam konstruksi,
04:44dalam pekerjaan dalam konstruksi,
04:46sisanya itu menjadi tunggakan
04:48di angka 1T,
04:5140M,
04:52dan seterusnya,
04:53315.
04:54Nah, ini yang belum disediakan anggarannya oleh,
04:58apa,
04:59tapi kembali lagi,
05:00nanti detailnya kami akan sampaikan secara tertulis,
05:03di mana posisinya,
05:05berapa yang sudah selesai,
05:07dan sebagainya.
05:08Itu kami akan sampaikan secara tertulis saja.
05:11Nah, kemudian,
05:12tunggakan kepada pihak ketiga,
05:17mungkin saya scanning saja ibu dan bapak ya,
05:22ini ada tunggakan pada pihak ketiga yang oleh BPK,
05:25itu sudah dianggap,
05:27diakui sebagai tunggakan.
05:29Karena apa?
05:30Mereka meyakini pekerjaannya sudah dilakukan,
05:33kontraknya ada,
05:35dokumen pendukungnya ada,
05:37dan seterusnya.
05:37Hanya mungkin waktu itu pelaksanaannya terburu-buru,
05:42akhir tahun,
05:43ini kadang-kadang kan begitu nih,
05:44mejar penyerapan Desember,
05:46segala macam,
05:47dokumennya belum lengkap,
05:48dan sebagainya,
05:49sehingga belum sempat terbayar.
05:51Tapi secara dokumen sudah lengkap.
05:53Nah, itu,
05:54itu ada rinciannya yang di dalam,
05:57yang di halaman,
06:00ya,
06:01oke,
06:02tambah 375 sekian,
06:05itu kan 1,416.
06:07Ya, sekian.
06:08Jadi, Ibu mungkin,
06:09reratannya 3,5.
06:111,5.
06:13Nah, itu,
06:14kalau yang dibangun kan 3,15 kan berarti kan,
06:17yang dibangun SPPK-nya 3,15,
06:19itu jatuhnya 4,
06:23persatunya jadi 4,4.
06:264,4 M.
06:28Padahal,
06:29kalau,
06:30tadi awalnya 1.542,
06:36pencana 1,542 dengan anggaran 6T,
06:39itu jatuhnya cuma 3,8.
06:42Cenut-cenut ini tambahan.
06:45Ya,
06:46atau mungkin tertulis saja ya,
06:47kalau boleh?
06:48Ya, yaudah,
06:49nanti tertulis saja ya.
06:50Tertulis saja.
06:51Tapi, hitungan kasar saya seperti itu.
06:53Ya, ya.
06:54Ya, tambah mumah kan?
06:55Ya, sudahlah.
06:56Ya, kami pun waktu datang,
06:58oh, ada ya.
07:00Oh, ada ya.
07:03Jadi,
07:05memang ini saya begini saja.
07:07Ada SPPK yang mitra mandiri,
07:10yang tadi dibangun oleh mitra,
07:14ada SPPK yang dibayar oleh BGN,
07:17dan sudahlah,
07:18tadi sudah ditanya Pak Sainul,
07:19ada SPPK yang dibayar melalui APBN KemenPU?
07:23Bapak kan tadi sudah tanya.
07:25Dengan nilai rata 8,2.
07:27Itulah yang harus kami selesaikan semuanya, Pak.
07:31Masalahnya.
07:31Nanti kami sampaikan saja secara tertulis,
07:34Ibu dan Bapak ya.
07:35Supaya nanti Ibu dan Bapak tidak tambah mumet.
07:40Ya, baik.
07:42Ya.
Komentar

Dianjurkan