Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu


KOMPAS.TV - Pengacara Hotman Paris menjadi kuasa hukum eks Jaksa Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah dalam tiga kasus korupsi dan tindak pidana pencucian (TPPU).

Hotman mengungkapkan alasan dirinya bersedia menjadi kuasa hukum Febrie.

"Saya melihat merasa miris kenapa jampidus itu adalah yang dibanggakan Presiden Prabowo karena dengan dia negara mendapatkan sebagai satgas PKH mendapatkan Rp 300 T dalam satu tahun," kata Hotman usai mendampingi kliennya dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026) (3:07).

Baca Juga Hotman Paris: Febrie Adriansyah Diperiksa 18 Pertanyaan oleh Kejagung di https://www.kompas.tv/nasional/681102/hotman-paris-febrie-adriansyah-diperiksa-18-pertanyaan-oleh-kejagung



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681104/alasan-hotman-paris-mau-jadi-pengacara-eks-jampidsus-febrie-adriansyah
Transkrip
00:00Hai belum ada pemanggilan dari awal sudah bilang langsung sudah diviralkan ditanya juga enggak
00:08dipanggil juga enggak sudah langsung bahkan dan dari mulai cara membuka belum dibuka mesinnya
00:15aja apa lemari-mesin udah masuk video udah nyampe ke Singapur baru mau dibuka
00:21enggak tahu memang itu dia makanya apa apakah akan ada peradilan itu cabar-cabar-cabar ada
00:34waktunya tapi coba dulu pakai suara hatimu ya ini jampisus loh bagaimana masyarakat lemah itulah
00:46salah satu kenapa hotman Paris turun yang kliennya berjubel konglomerat mana mungkin
00:51saya mengharapkan uang dari Pak Febri ya ya itu nanti gua jelaskan kenapa saya mau disini apa
00:59Hai apa
01:01Hai yang belum ada dua lagi Pak nggak bisa selesai sabar Pak saya berwenang disini yang kedua itu
01:11satu-satu ya yang kedua abis jelas Ashabri selesai ya sekarang yang kedua soal
01:17Hai keraka soal itu dulu belakang ini yang paling lelucon
01:24Hai PT yang jadi supplier batubara yang dituduk terlibat itu ternyata dia tidak supplier untuk Sumatera
01:30Utara padahal blackout kan di Sumatera Utara dia untuk Bali dan Jawa ya terus apa kaitannya
01:39Hai berbeda suratnya suratnya suratnya suratnya nggak ada kaitan bali dan suratnya itu jelas-jelas
01:46itu paling parah lagi ya ya dituduk dan kerugian lima triliun dari mana orang cuma dua malam belum
01:53pernah dihitung artinya PT yang dituduh katanya menyogok itu tidak ada kaitannya dengan supply batubara
02:01untuk sumut dia adalah Bali dan suratnya ya ya itu itu paling patahnya ya itu pun disitu yang
02:10memberikan surat juga belum tersangka nggak ada tersangka Halo Mas nggak ada tersangka kemudian
02:17kasut ketiga yang kasut Krakatau Steel juga nggak ada tersangka itu adalah PT swasta yang punya
02:24hutang kepada anak perusahaan Krakatau Steel hutangnya masih ada belum ada kewangan negara yang
02:30dirugikan jadi benar-benar nggak ada karena suatu agar-agar cepat saya akan terangkan mulai yang
02:36poin lain ya ya sekarang kenapa seorang Hokman Paris yang sudah sukses mau ikat saya 25 tahun sebagai
02:46pengacaranya Prabowo semua perkara besar dia termasuk adiknya hasim saya yang pegang walaupun waktu dia
02:53Menteri Kehakiman waktu mainan pun saya sering diminta tanpa dibayar waktu saya di Singapura
02:59saya saya kan operasi-operasi apa saraf kejepit jadi saya benar-benar nggak bisa bergerak karena dua
03:06hari harus tuh saya melihat benar-benar saya merasa miris karena apa Hai Jampisus itu adalah yang
03:15dibanggakan oleh Presiden Prabowo karena dengan dia di dia mendapatkan negara mendapatkan sebagai
03:22Satgas PKH 300 triliun kemudian dalam satu tahun dalam satu tahun kemudian pengembalian
03:30kerugian negara dapat 130 triliun sudah 430 triliun di kemada kembali dibanggakan oleh Presiden
03:39Hai bayangin orang yang kebanggaannya Presiden tiba-tiba dikriminalisasi bahkan tanpa
03:47saya pamit sama Presiden karena waktu saya di Singapura saya bikin tipik apa akut bahwa nggak
03:55mungkin Presiden enggak tahu ternyata enggak itu itu 430 triliun lu bayangin coba di situlah saya
04:03ter merasa bahwa dari klien saya yang sampai sekarang hubungan baik saya merasa tertantang
04:09walaupun saya namanya jadi sedikit karena sembilan puluh persen follower saya biasanya
04:15semua kasus kiral yang melanggar aja sih gua yang kepegang gratis semua termasuk Anda tahu lah
04:21semua yang di Indonesia ini mereka kalau kekomendahan nggak laku kasusnya kalau saya
04:26kiral bum bum bum sudah 10 tahun saya begitu kasus Yuvita kasus polisi yang kemarin juga yang bikin
04:32kasus radit dimatar kasus pesantren lombok kasus apa ABK kapal yang di itu semua kalau udah saya
04:41ngomong sukses semuanya saya tidak minta imbalan apapun walaupun semua konglomerat kalian sangat itulah
04:48saya mau saya terpanggil ya karena saya merasa ada yang dan yang kedua beliau ini sekarang
04:55teranggap itu lu tahu nggak terlalu cepat pricing itu dalam sejarah kejaksaan di Indonesia sejak zaman
05:03Majapahit termasuk presiden-presiden yang sebelumnya belum pernah ada kejaksaan ya ini
05:10aja sudah 430 triliun yang terkumpul uang-uang uang cash masuk negara apalagi dengan transprising
05:18lu tahu nggak ribuan triliun ruginya yang sedang diproseskan belum lagi enggak ketahuan karena zaman
05:24itu sudah berlangsung dari zaman presiden zaman dulu ya berarti banyak oleh oligarki yang tetap terapa
05:31di sini terganggu terganggu ya belum lagi kasus Petrol ya si R yang lagi di Malaysia belum lagi kasus
05:40MBG segala macam jadi benar-benar dengan melakukan itu terhadap Jampisu sini mantan Jampisu sini
05:47benar-benar saya melihat kurang penghormatan terhadap presiden Prabowo itulah alasannya saya terpanggil
05:55saya tidak mengharapkan uang dari Jampisu sini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal saya
06:01baharannya super mahal di Indonesia ya itulah backgroundnya biar tahu sudah kamu tahu semua bantuan
06:09hukum yang kita kasih yang saya kasih itu banyak uang dari saya saya nggak usah bilang kasus radit semua
06:15saksinya gue yang biayai kasus ABK kapal gue yang biayai ke komisi tiga semua nggak mungkin puluhan
06:20pengacara saya kirim jadi bagi follower saya yang merasa kok Hotman sekarang jadi jadi begitu yang
06:26semula simpelnya polisi operasi sebagai pengagum saya silahkan gua ambil resiko itu tapi gimana
06:31logikanya seorang bawahannya presiden ya justru mentersangkakan mempermalukan bawahan yang lain
06:41yang adalah kebanggaan presiden yang telah mengembangkan uang kepada negara 430 triliun
06:48dengan cara seperti ini dengan cara tanpa diperiksa saksi terlalu bung bung bung Anda jawab sendiri ada apa
06:55Hai memang tujuannya sudah terkabul akhirnya dia mundur sudah menang tapi hukum akan berjalan terus
07:02itulah background saya saya tidak rela merawah bapak presiden yang adalah kelain saya di beli matang sama
07:09adiknya hasin saya tidak rela karena saya seorang pengacara saya bebas ngomong jangan tanya saya cari
07:15muka saya tidak butuh uang-uang lagi saya udah kaya raya ya dan semua kelain saya kalau merata semuanya
07:21perkara bisnis di Singapura semua gue yang pegang kalau dari Indonesia menurut ini benar-benar saya
07:26berasa ter selama saya diopname saya kok kok presiden digituin padahal banyak video video-video dari
07:33video-video dari presiden saat membanggakan uang hasil temuan dari Jampitsus tentu dengan atasannya
07:40jaksagung inilah Anda sudah tahu itu berpuluh-puluh triliun kok bisa orang yang tangan kanannya ini
07:48begitu saja dipermalukan melanggar kuhab kalau ada yang mengatakan itu tidak melanggar kuhab ayo kita
07:54sama-sama robek set gelas terjanda hukum kita benar-benar kuhab itu tidak dipakai sama sekali
08:00Hai ya benar-benar saya merasa kok presiden digituin padahal tidak belum ada jaman dulu pun sejak dari
08:08SBY dari Melayu Jokowi kejaksaan ratusan triliun udah 430 triliun uang kes masuk kekasih
08:16setelah waktu sebentar belum lagi trans pricing itu bisa ribuan triliun dan siapa yang melakukan itu
08:22jump it to speedry kok kenapa langsung lebih rendah dari tukang ayam lebih rendah dari pencuri ayam
08:30anda lah yang tahu apa backgroundnya ya
08:34ada

Dianjurkan