Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat. Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat diterjunkan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Polisi memastikan terdapat tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan 12 orang, yang merupakan rombongan pengantin. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Grand Max berhenti di sisi kanan jalan. Kendaraan tersebut kemudian ditabrak mobil boks hingga terpental ke sisi jalan yang berlawanan.

Selain 12 korban meninggal dunia, enam korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Pascakecelakaan tersebut, warga mendesak agar jalur putar balik di Pantura Indramayu ditutup secara permanen. Warga menilai kecelakaan dengan korban jiwa di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi sehingga diperlukan langkah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

#Indramayu #Kecelakaan #Pantura #JawaBarat #TAA #PoldaJabar

Baca Juga Rombongan Pengantar Pengantin Tewas Kecelakaan di Indramayu, 12 Orang Tewas | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/680289/rombongan-pengantar-pengantin-tewas-kecelakaan-di-indramayu-12-orang-tewas-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/680298/polisi-olah-tkp-kecelakaan-rombongan-pengantin-yang-tewaskan-12-orang-di-indramayu-kompas-petang
Transkrip
00:00Informasi selanjutnya, polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang di jalur Pantura, Indramayu, Jawa Barat.
00:08Tim Traffic Accident Analysis atau TA APOL di Jawa Barat dikerahkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
00:16Polisi memastikan ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan 12 orang yang merupakan rombongan pengantin di Indramayu.
00:25Kelakaan bermula saat kendaraan berhenti di kanan jalan yang kemudian tertabrak mobil boks hingga terlempar ke sisi jalan berlawanan.
00:34Selain korban tewas, enam korban luka masih dirawat di rumah sakit.
Komentar

Dianjurkan