Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyedia index global atau S&P DJI memasukkan Indonesia ke dalam daftar pantau yang berpotensi downgrade dari emerging market ke frontier market.

Pengumuman ini berpotensi membuat arus modal keluar sekitar Rp3,6 triliun. Dosen SBM ITB sekaligus investor, Erman Sumirat menilai bahwa pemantauan S&P DJI ini berpengaruh terhadap psikologis pasar.

"Psikologis pasar lebih stay away from Indonesia," ujar Erman.

Baca Juga IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.984 di Tengah Sentimen Geopolitik dan Watchlist S&P di https://www.kompas.tv/ekonomi/679345/ihsg-dibuka-melemah-ke-level-5-984-di-tengah-sentimen-geopolitik-dan-watchlist-s-p

#ihsg #pasarsaham #ekonomi

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/680327/full-s-p-dji-pertimbangkan-turunkan-status-ihsg-ke-frontier-market-seberapa-pengaruh
Transkrip
00:06Intro
00:07Saudara penyedia indeks global S&P DJI
00:11memasukkan Indonesia ke dalam daftar pantau
00:13yang berpotensi downgrade dari emerging market ke frontier market
00:17pengumuman ini pun berpotensi membuat arus modal keluar
00:20sekitar 3,6 triliun rupiah
00:22apalagi dampak dari rilis S&P ini
00:25dan apa yang perlu dilakukan BI dan juga OJK
00:28Kompas Bisnis Tanya, Erman Sumirat, dosen SBM ITB dan juga seorang investor
00:33Pak Erman, selamat pagi, apa kabar?
00:35Ya, selamat pagi, mudah-mudahan cerah ya
00:38walaupun bursanya ini sotem masih merah ya, masih turun
00:41Iya, ini kita pantau bersama ya
00:43jam 9 ini bursa ini turun sekitar 0,14% di level 5.900an
00:48kita bahas nanti
00:49yang pertama soal tadi yang saya bahas Pak Erman
00:52terkait dengan S&P DJI yang rilis begitu
00:55sejauh mana rilis S&P DJI yang memasukkan Indonesia ke watchlist downgrade frontier market ini
01:01berpengaruh terhadap kinerja YSJ paling tidak selama sepekan kemarin
01:05Oke, pertama-tama mungkin saya terima kasih juga ya
01:08udah diundang Kompas TV
01:10dari Mas Ian ya
01:12ini bertepatan sama hari ulang tahun bursa efek Indonesia nih
01:1511 Juli 2026 ya
01:17yang ke-34 ya
01:19jadi ulang tahunnya itu 13 Juli
01:22lahirnya 92
01:22jadi udah 34 tahun ya
01:24nah secara long term
01:25average return itu ya
01:27sekitaran 10%an ya
01:29kemarin pernah di belasan persen sekarang turun 10%
01:33ya karena mungkin kita mengalami saat ini soken turbulence ya
01:38nah kalau kita lihat di Juli tanggal 7 ya
01:42itu indeks itu 5.986
01:46nah waktu S&P DJI announcement itu di 8 Juli
01:51indeksnya turun ya
01:53jadi 5.873
01:55nah ini minusnya tuh 1,9% ya
01:58walaupun tadi belum dikatakan
02:00langsung di judge masuk ke frontier market ya
02:04jadi masih watch list gitu ya
02:08dikasih waktu
02:09bahkan MSCI juga kasih waktu sampai November
02:11nah tapi kan minus 1,9% ini artinya itu sangat berpengaruh ke psikologis pasar ya
02:16walaupun di 9 Julinya itu rebound lagi
02:19indeksnya ke 5.912 gitu ya
02:22jadi di dalam negeri juga banyak rangkaian aksi IPO gitu ya
02:27dan ini juga menarik lah
02:29untuk di dalam negeri adanya sebuah inflow
02:32tapi kan ini psikologis fund manager ya
02:35terutama active managers itu melihat Indonesia itu jadi
02:39sebuah market yang perlu diwaspadai gitu ya
02:42dan mereka bisa menurunkan proporsi portfolio sahamnya
02:47walaupun tidak partially exit ya
02:49saya lihat ada juga tuh net buy ya
02:51tapi mungkin lebih banyak net sell ya
02:52berarti kan psikologis pasar lebih stay away from Indonesia gitu ya
02:57nah ini yang perlu diperbaiki gitu ya
02:59waktu-waktu ini
03:00apa namanya
03:01kita dengan ulang tahun bursa efek ini
03:03tentu saja regulator, anggota bursa gitu ya
03:06semua harus bertindak untuk
03:08meningkatkan lagi market confidence
03:10supaya aliran investasi ini masuk lagi ke Indonesia
03:13saya pikir seperti itu
03:15oke Pak Herman tadi ada sempat menjinggung
03:17terkait dengan psikologis market begitu
03:20terkait ini apakah sentimen ini
03:22juga betul-betul menambah beban psikologis market
03:25terlebih sebelumnya juga
03:26kalau kita bisa singgung
03:27investor sudah menunggu keputusan MSCI
03:30soal status Indonesia ini
03:31jadinya ada akumulasi beban psikologis begitu
03:33menurut Anda seperti apa?
03:35ya betul
03:35karena kan kalau kita lihat
03:36ada passive outflow ya
03:38itu pertiraan dari gold mansa dengan UBS juga
03:41itu MSCI itu bisa downgrade
03:44nah nanti berpengaruh ke 13-15 billion US dollar outflow ya
03:48dengan angka tertingginya bisa ke 30 billion gitu
03:52nah jadi kan ini berdampak ya
03:55walaupun apa kita lihat ya
03:57apa ya Indonesia ini ya
03:59dilihat dari MSCI EM Index saja
04:01Emerging Market Index
04:02itu approximately proportionnya itu sudah 0,4% ya
04:06jadi dari flow uang yang keluar
04:09kita lihat ini berdampak kepada
04:12uang ya yang dialokasikan untuk Indonesia
04:15nah kalau jadi outflow kan ini larinya juga ke depresiasi rupiah ya
04:18jadi secara psikologis ini lagi
04:21swingnya ini lagi sangat mudi ya
04:24bisa positif, bisa negatif
04:25nah tapi bergantung nanti sama trust gitu ya
04:28kebijakan
04:29jadi ya harus ada kebijakan yang memperbaiki trust gitu ya
04:32kemudian nanti bisa berbalik lagi menurut saya kan
04:35dan supaya psikologisnya jadi baik
04:38itu kan ada kurang lebih 5 hal ya
04:41yang tadi udah dibahas juga sama Mas Ian gitu ya
04:43jadi MSCI sama SNPDGI itu kan mereka
04:46kurang lebih ada 5 yang disorot ya
04:48primary concernnya itu stock ownership transparency
04:50nah sebenarnya bursa efek itu udah melakukan 1%
04:53yang diumumkan gitu ya
04:55terus coordinated trading behavior
04:58nah disini kan ada pump and dump ya
05:00pengguna nomini lah gitu
05:01ada orang yang gak dikenal
05:03tapi tiba-tiba pegang saham banyak dikendalikan oleh pihak pengendali gitu ya
05:09terus ada free float adekuasi yang diminta sekitar minimum 15%
05:14ini masih roadmap yang perlu dilaksanakan segera
05:17terus ada language barrier juga nih
05:19sama IDX guidance on disclosure gitu
05:21saya udah 15 tahun di bursa ya
05:22perlu dikritik kalau buka laporan keuangan atau public expose
05:26itu datanya tuh banyak tapi belum seragam gitu ya
05:28masih pakai bahasa Indonesia acak-acakan gitu ya
05:32dan tidak standar
05:33jadi memang bener nih
05:35kedisiplinan di dalam pemberian informasi
05:37disclosure gitu ya
05:38language barrier
05:39saya yang 15 tahun di bursa efek aja
05:42masih merasa ya betul gitu
05:44jadi memang perlu diperbaiki dari cara penyampaian
05:47komunikasi, tata kelola gitu ya
05:49selain stock ownership transparency
05:52coordinated trading behavior sama free float
05:54nah itu yang berpengaruh ke psikologis pasar
05:56jadi sebenarnya mereka juga realistis ya
05:59tidak sentimental gitu
06:00ini adalah perbaikan struktural
06:02yang perlu diperbaiki segera
06:03dan waktunya kan ini udah bulan apa ya
06:05Juli gitu
06:06jadi Agustus, September, Oktober, November
06:08ya kurang lebih
06:08efektif 3-4 bulan ini
06:10kita harus bisa memberikan keyakinan
06:12adanya aksi tegas gitu ya
06:14implementasi ya termasuk dari sisi
06:16tindakan hukum gitu ya
06:19kemudian regulasi yang lebih tegas
06:21sanksi denda penalti gitu ya
06:23nah kemudian keterbukan informasi penyampaiannya
06:26yang mengikis information flow
06:28yang lebih baik
06:29language barrier dan disclosure
06:31yang lebih bisa dimengerti gitu ya
06:33termasuk kadang-kadang kan file juga harus bisa readable ya
06:36jadi kalau dimasukin ke machine learning gitu ya
06:39kan kalau sekarang udah pake AI gitu
06:40jadi kalau di upload
06:42datanya itu udah harus segera mudah dibaca gitu
06:45kadang-kadang laporan keuangan itu
06:47entah gimana agak susah dibaca juga oleh mesin gitu
06:50ini kan di concern juga ya oleh fund manager
06:53karena kan mereka tuh harus dalam memberikan rating
06:55kan harus memberikan valuasi ya
06:57ada opini gitu stok analis juga
06:59mereka butuh data gitu
07:00nah ini yang perlu dilihat oleh otoritas lokal
07:05kota bursa seluruh ekosistem yang ada di IDX
07:08ya makasih
07:08oke kalau concernnya terkait dengan transparansi
07:11termasuk juga likuiditas
07:13ini bagaimana sih seharusnya
07:14bursa efek Indonesia dan OJK
07:16menjawab hal ini
07:17ataupun merespons hal ini
07:18apakah strategi yang sama
07:19seperti yang dilakukan terhadap MSCI
07:21bisa dilakukan juga untuk menjawab SNP
07:23ya betul
07:24concernnya kurang lebih sama ya
07:26jadi likuiditas ini kan penting ya
07:29memang sudah terbaca datanya
07:31tapi kan likuiditas dipengerih oleh para pelaku gitu ya
07:34nah pelakunya ini diharapkan transparan gitu ya
07:36jadi tata kelolanya itu kan
07:38ya memang semua flow itu
07:40bid dan offer itu kan dari anggota bursa ya
07:43perusahaan sekuritas gitu
07:44nah tapi perusahaan sekuritas juga perlu menjaga
07:46tata kelola lah
07:48sama dengan bank ya
07:49ketika meminjamkan kredit
07:51atau menerima simpanan
07:53mereka kan harus KYC dulu
07:54know your customer gitu ya
07:56nah jadi know your investor penting juga
07:58buat likuiditi
08:00bukan hanya oh ini informasi bid dan offer
08:02sudah real time gitu ya
08:03tapi yang diwaspadi oleh asing kan
08:05takutnya terjadi pump and dump gitu
08:07bursa efek itu kan kayak pasar buah ya pak
08:09kemarin itu masalahnya kita naik
08:11nah jadi ada buah-buahan yang
08:12kualitasnya jelek ya
08:14mungkin busuk gitu ya
08:15dalam artian labanya kecil gitu
08:17tapi harganya sangat tinggi gitu ya
08:19nah ini kan
08:21di asking gitu ya
08:22karena bisa jadi buah busuk ini
08:24kemudian masuk ke dalam ratingnya MSCI
08:27nanti masuk ke dalam list yang perlu dibeli gitu ya
08:30oleh fund manager asing
08:33nah terus mereka jadi masuk
08:36nah setelah itu mungkin ya
08:37ada niatan-niatan dari owner
08:39atau pemegang sambang endali
08:40untuk menjual
08:41kan akhirnya mereka jadi nyangkut gitu
08:43nah mereka gak rela gitu ya
08:44karena dana-dana asing itu
08:45saya lihat udah banyak
08:46yang bukan hanya spekulator ya
08:49disitu ada dana pensiun Amerika gitu ya
08:51contohnya ya
08:52kemudian ada fund manager
08:53dari dana-dana pemerintah gitu
08:55nah jadi kan
08:56kalau lembaga asuransi
08:57dana pensiun ya
08:58yang itu ibaratnya taxpayer
09:01atau penerima pensiun
09:03invest di Indonesia
09:04kemudian kita memberikan
09:05sebuah barang busuk gitu ya
09:07yang kemudian nanti
09:08kalau dibeli kemahalan
09:09nanti takutnya terus dilepas
09:10sama pemegang sambang endalinya
09:12ini kan kasian juga
09:13nah mereka jadi memproteksi
09:15apa namanya
09:16trust gitu ya
09:17mereka memproteksi trust
09:18dari para investor retail gitu
09:20oke
09:20itu yang perlu dilakukan
09:22baik kalau berbicara soal trust
09:23atau kepercayaan
09:24kita juga biasanya pantau
09:26sempat besar uang masuk
09:27dan juga uang keluar
09:28terutama uang asing begitu
09:29menurut anda
09:30seberapa kencang
09:30kemungkinan outlaw asing
09:32yang akan terjadi
09:32terkait
09:33kalau kita tarik lagi
09:34ke rilisnya S&P
09:35selama year to date saja
09:36sudah keluar
09:37lebih dari 75 triliun rupiah
09:39sementara proyeksi
09:40bursa efek Indonesia
09:41potensi net sell
09:42akibat rilis S&P ini
09:43kemungkinan akan sebesar
09:44200 juta dolar
09:45atau setara
09:463,6 triliun rupiah
09:47apakah anda sepakat
09:49atau ada kemungkinan
09:49lebih dari itu
09:51kemungkinannya bisa
09:52lebih dari itu ya
09:53dalam short term ini
09:54kan 0 sampai 3 bulan
09:55S&P DJI itu
09:57memberikan watch list
09:59nah 3 sampai 12 bulan
10:00itu kan nanti
10:01kalau gak ada reform
10:02itu bisa jadi
10:03kita ke frontier gitu ya
10:04nah kalau ke frontier
10:05downgrade ini kan
10:07bisa men-trigger
10:07pasif outflow
10:09sebesar 13 sampai 15 bilion
10:11US dollar
10:12ini saya bukan dari
10:13perkiraan saya ya
10:14dari analis-analis
10:16yang ada di Bloomberg
10:17gitu ya
10:17di Refinitif gitu
10:19nah jadi saya baca data
10:20waduh
10:21nanti kalau kita
10:22misalkan jadi kayak Maroko
10:23kan ini lebih susah lagi ya
10:24liquidity gitu
10:25yang saya takutin
10:26sebenarnya valuasi
10:27dengan cost of capital
10:28nanti kasian
10:29apa
10:30buah-buahan
10:31atau perusahaan
10:32yang pengen
10:32fundraising pak
10:33karena nanti
10:34risk perceptionnya
10:35kan jadi negatif
10:36terus berpengaruh
10:37ke risk premium
10:38tidak semua perusahaan
10:39itu ketika
10:40ekspansi itu
10:41menggunakan
10:42dana internal gitu ya
10:43mereka kan pasti
10:44pakai dana eksternal ya
10:45entah itu menerbitkan
10:46bonds gitu ya
10:47secondary right issue
10:49gitu ya
10:49atau corporate action
10:50nah ini kan
10:51nanti cost of equity
10:52cost of capitalnya tambah mahal
10:54gitu ya
10:54sehingga valuasinya
10:55jadi negatif gitu ya
10:56walaupun ada optimisme ya
10:58kalau orang kayak
10:59value investor
11:00oh ini saat yang tepat
11:01buat beli gitu
11:02asingnya keluar
11:02kita masuk
11:03tapi kan ke depannya
11:05perlu dilihat juga ya
11:05yang kita masukin itu
11:07kan siapa tau
11:08mau ekspansi
11:08mereka juga
11:09apa namanya
11:10butuh pendanaan
11:11nah kalau nanti keluar ya
11:12jeleknya 13-15 bilion
11:14US dollar
11:15apalagi kita
11:15kapitalisasi pasarnya
11:17sekarang udah
11:1710.300an triliun ya
11:20jadi kalau jatuhnya
11:21lebih banyak lagi
11:22ya lumayan gitu
11:22karena market cap kita
11:24juga jatuhnya udah
11:24udah lumayan gitu ya
11:26udah
11:26udah ya tadi kan
11:28dibilang udah 30
11:29sampai 31 persenan ya
11:30turunnya
11:31ini jadi
11:32berpengaruh yang perlu
11:33disikapi kan
11:34jadi saya
11:35bukannya
11:35ini harus dilihat
11:37keluar masuknya
11:39dana itu
11:39per hari
11:40atau per minggu
11:41per bulan
11:41tapi nanti masalahnya
11:42kalau ekspektasi negatif
11:44dari
11:45persepsi negatif
11:46dari asing terjadi
11:47nah itu yang namanya
11:48global bond gitu ya
11:49kemudian
11:50right issue
11:51jadi susah
11:52karena kalau kita lihat
11:53beberapa perusahaan besar itu
11:54udah mulai banyak ya
11:55contohnya kayak telkom
11:56ada tuh
11:57dana-dana investor asing
11:59di sahamnya
12:00jadi
12:00walaupun telkom ada perbaikan
12:02kinerja baik
12:02bisa jadi harga sahamnya turun
12:04nah bukan karena telkomnya jelek
12:05tapi karena persepsi
12:07dari foreign investor
12:08jadi
12:09ini bukan kejadiannya
12:10saya mengutip
12:11satu emiten aja ya
12:12tapi ini juga terjadi
12:13di emiten-emiten
12:14yang
12:14yang besar
12:15yang mereka nanti
12:16butuh dana
12:16nah sehingga
12:17capital market ini
12:18sangat penting gitu ya
12:19karena kan kita
12:20GDP juga kan
12:21ada konsumsi
12:22government expenditure
12:23ekspor-impor
12:24dengan investment kan
12:25nah investment kan
12:26butuh uang ya
12:26jadi trust asing
12:28saya pikir penting
12:29gitu kan
12:29masalah tata kelola
12:30jadi gak bisa dibilang
12:32oh asing di ignore aja gitu
12:33karena kita belum cukup siap ya
12:34dari pendanaan dalam negeri
12:36untuk membiayai
12:37corporate action
12:38yang begitu masif
12:39Indonesia itu kan
12:40bagusnya
12:40negara yang sebenarnya
12:41bukan harus
12:42frontier ya
12:43kita emerging
12:44yang mau jadi
12:45develop country
12:46nah ini bisa gagal
12:47kalau trust asingnya nih
12:49apa tidak terjadi
12:51itu yang perlu diperbaiki
12:52PR besar ya
12:52terkait dengan kepercayaan ini
12:54dan lagi-lagi
12:54apabila kita berbicara soal retail
12:56ini
12:56kalau saya bisa simpulkan
12:58do your own research
12:59gitu ya
13:00kita melihat bagaimana informasi
13:01yang berkembang saat ini
13:02terakhir
13:03Pak Erman
13:04kalau kita melihat
13:05pergerakan pasar
13:06pada hari ini
13:07tadi sempat
13:07negatif gitu
13:08sekarang
13:09tampaknya terpantau positif
13:10di 0,19 persen
13:12ini ada volatilitas
13:14disini
13:15kalau kita melihat
13:15sentimen-sentimen
13:16apa kemungkinan
13:17yang akan terjadi
13:18pada hari ini
13:18yang mempengaruhi
13:19kinerja IHSG
13:20Pak Erman
13:21ya
13:21uncertainty-nya
13:22masih cukup banyak ya
13:24pertama
13:24Selat Hormuz juga
13:25masih bisa dibuka
13:26ditutup gitu ya
13:27jadi disitu juga
13:28ada uncertainty
13:29nah tapi
13:30kenapa positif
13:30orang tetap kan
13:31tadi saya bilang ya
13:32ngelihat Indonesia itu
13:33dalam long term
13:34sebenarnya negara kita itu
13:35full of resource gitu ya
13:36full of project juga
13:37tapi kita kan desperate money gitu ya
13:39jadi orang asing juga tahu gitu ya
13:41makanya kan ada yang bilang ya
13:42oh mungkin ini nanti negatif
13:44tapi terus akhirnya diserok gitu
13:46saya sih sebenarnya ada optimisme
13:47tapi jangan betul-betul optimis
13:49karena tetap ada perbaikan struktural
13:51yang perlu diperbaiki
13:52jadi jangan sampai nanti
13:53kalau kapital marketnya rame
13:55terus nanti ada pump and dump lagi
13:56ada beberapa perusahaan besar
13:58ada corporate action
13:59tapi menjual buah busuk gitu ya
14:01yang kinerjanya biasa-biasa saja
14:03di harga yang mahal
14:05berharap nanti masuk ke MSCI
14:08atau S&P Index gitu ya
14:10nah setelah itu
14:11pelan-pelan dijual gitu ya
14:13nah ini kan gak boleh ya
14:13jadi owner tetap harus ekspansi
14:16investor tetap harus long term gitu ya
14:18kemudian kita memberikan confidence
14:20kepada fund manager
14:22insurance gitu ya
14:23dana kelolaan
14:24supaya masuk ke Indonesia itu
14:26ngelihat kita itu
14:27sebenarnya emerging market
14:28yang full of project
14:29nah ini yang membuat
14:30bursa itu masih positif ya
14:32apalagi kan
14:33kalau kita lihat ya
14:34kita punya CPO
14:36batu bara gitu ya
14:37nikel gitu ya
14:38ini kan one of the biggest
14:39in the world gitu ya
14:41nah terus mungkin ada hilirisasi
14:43gitu ya
14:43ke depannya mungkin ada EV
14:45belum konsumsi
14:46ini kalau ekonomi bagus
14:47konsumsi pasti tinggi
14:48jadi consumer good
14:49banking gitu ya
14:50itu adalah sektor-sektor
14:52yang masih prima dona
14:53nah ini kan yang perlu diperbaiki
14:55capital marketnya
14:56supaya semua sektor ini
14:57energi
14:58consumer good
14:59banking gitu ya
15:00naik
15:01nah nanti yang lain-lainnya
15:02akan spill over
15:02karena kalau bunga turun
15:04let's say property akan naik gitu ya
15:05jadi
15:06multiplier effect ini
15:08yang perlu kita jaga
15:10tetapi trust investor juga
15:12itu perlu
15:13jadi kalau investor kan
15:14fokusnya sama value
15:15dari sebuah bisnis ya
15:16tapi tetap menurut saya
15:18flow dari
15:19uang itu
15:20tetap penting juga
15:21karena disitu kan
15:22yang bisa meningkatkan
15:23value dari sebuah bisnis
15:25melalui
15:26trust dari asing gitu
15:28baik optimisme itu ada
15:29tapi lihat juga
15:30konteksnya dari sektor
15:31dan juga emitennya
15:32agar tidak
15:33apa salah beli
15:35begitu ya
15:35baik
15:36makasih
15:36Herman Sumirat
15:37dosen SBM di TB
15:38dan juga seorang investor
15:39atas penjelasannya bersama kami
15:41di hari ini
15:41di kompas bisnis
15:42sehat selalu
15:42ya
15:43sehat selalu
15:44selamat ulang tahun
15:44bersaif ek Indonesia
15:48saudara jangan kemana-mana
15:49sampai Indonesia pagi
15:50kembali untuk Anda
15:51dengan informasi
15:52ledakan terjadi
15:52di toko material
15:54di kampung Pamengpek
15:55Purwakarta Jawa Barat
15:56ledakan terdengar
15:57hingga radius 6 km
15:58menyebabkan

Dianjurkan