Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kejaksaan Agung dijadwalkan memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyidikan tiga perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Hingga Jumat (10/7/2026) pagi, awak media masih menunggu pernyataan resmi dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Jurnalis Kompas TV Claudia melaporkan, semula keterangan pers dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB.

Namun hingga saat itu belum terlihat Jampidsus Febrie Adriansyah maupun Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung yang memberikan keterangan kepada media.

Nama Febrie Adriansyah diduga dikaitkan dengan penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya di 13 lokasi dalam penyidikan dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan tata kelola batu bara, PT Asabri, serta Krakatau Steel.

Terkait informasi adanya satu orang yang dibawa polisi saat penggeledahan, Claudia mengatakan hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Kejaksaan Agung mengenai identitas maupun keterkaitannya dengan Febri Adriansyah.

"Memang ada satu pihak yang telah ditangkap ataupun ditahan oleh pihak kepolisian dalam penggeledahan yang dilakukan. Namun pihak tersebut belum diumumkan. Pihak Kejaksaan Agung juga belum memberikan keterangan apakah orang tersebut merupakan rekan atau memiliki kedekatan dengan Febri Adriansyah," lapor Claudia.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/679763/suasana-kejagung-jelang-pernyataan-jampidsus-febrie-adriansyah-usai-polisi-geledah-13-lokasi
Transkrip
00:05Intro
00:25Anda menyaksikan Breaking News Kompas TV
00:28Saudara, saat ini gambar yang Anda saksikan di layar kaca adalah
00:31dari Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Saudara
00:36dimana kita akan simak di sana
00:41kemungkinan akan ada keterangan yang disampaikan oleh Kejaksaan Agung
00:47khususnya Jampitsus, Saudara
00:53Keterangan tersebut masih kita tunggu
00:56terkait dengan apa, Saudara
00:58namun diduga memang ada kaitannya
01:03dengan penggeledahan yang dilakukan oleh polisi
01:07di 13 titik terkait dengan 3 kasus korupsi, Saudara
01:14namun keterangan dari Jampitsus ini masih kita tunggu
01:20kita tunggu terkait dengan apa, Saudara
01:24dimana kami juga terus mengikuti perkembangan
01:29kasus dari yang tengah didalami oleh polisi
01:343 kasus korupsi diantaranya terkait dengan PLN Batubara
01:38kemudian PT Asabri
01:40dan juga PT CBS serta PT KNI
01:44dimana sudah 13 lokasi yang digeledah oleh polisi
01:48sejak hari Rabu hingga Kamis, Saudara
01:54dimana sejumlah barang bukti juga sudah disita
01:59diantaranya uang tunai
02:02senilai 476 miliar rupiah
02:05serta 74 kilogram emas batangan
02:14penggeledahan yang dilakukan di 13 lokasi ini
02:17terkait dengan 3 perkara besar
02:19yang berkaitan dengan kasus korupsi
02:22TPPU, suap maupun gratifikasi
02:27namun hingga saat ini, Saudara
02:30memang belum ada pengumuman
02:32terkait siapa pihak-pihak yang diperiksa
02:35kemudian juga siapa yang dijadikan sebagai tersangka
02:43penggeledahan dilakukan
02:44dalam skema joint investigation
02:49oleh Polri dan juga oleh Polda Metro Jaya, Saudara
02:55barang bukti yang disita
02:57terakhir di sebuah ruko di kawasan Cipete, Jakarta Selatan
03:02ini berupa sejumlah dokumen
03:05dan juga komputer
03:11informasi yang kami dapatkan, Saudara
03:13akan ada keterangan pers yang akan disampaikan oleh Jam Pitsus
03:17beberapa saat lagi
03:18namun rekan media juga masih menanti
03:23keterangan yang akan disampaikan
03:24berkaitan dengan apa
03:30namun sebelumnya juga sudah sempat disampaikan
03:34oleh Kejaksaan Agung
03:36yang menanggapi terkait penggeledahan
03:39yang dilakukan oleh polisi
03:41di hari Rabu dan juga Kamis, Saudara
03:50Kejaksaan Agung
03:54sebelumnya sempat menerbitkan
03:55surat edaran terkait dengan peningkatan
03:57kewaspadaan menikapi
03:59perkembangan situasi
04:05dan Kapus Penhukum Kejagung Anang Supriyatna
04:09sebenarnya sebelumnya itu membenarkan adanya surat edaran tersebut
04:13yang merupakan upaya dari internal
04:16untuk memperkuat pengawasan dan juga menjaga maruah lembaga
04:30dan Saudara
04:32untuk informasi terkini dari
04:34Kejaksaan Agung
04:36kita akan tanyakan langsung kepada
04:38Jurnalis Kompas TV
04:39Claudia Carla
04:40di sana
04:41Carla
04:42informasinya akan ada
04:45keterangan dari Jam Pitsus
04:46kira-kira jam berapa
04:48atau apakah sudah ada tanda-tanda
04:51di sana
05:03Saudara, kami masih akan mencoba memperbaiki koneksi
05:11bersama dengan Claudia Carla
05:13untuk audio di sana, Saudara
05:15yang jelas kami masih menunggu keterangan dari Jam Pitsus
05:19terkait dengan
05:20diduga
05:21berkaitan dengan penggeledahan yang dilakukan oleh polisi
05:24beberapa hari terakhir
05:26namun memang beberapa waktu lalu
05:29Kejaksaan Agung sempat memberikan keterangan
05:32terkait dengan upaya hukum penggeledahan
05:34yang sedang dilakukan oleh polisi
05:36Kejaksaan Agung meminta publik tidak berspekulasi
05:39atas kasus korupsi
05:41dengan atau seseorang maupun institusi
05:45tanpa dasar fakta yang jelas
05:48Kejaksaan Agung tetap mendukung penegakan hukum yang profesional
05:51kemudian objektif, transparan, dan akuntabel
05:54ini menyusul penggeledahan yang dilakukan di 13 titik
05:58oleh polisi
06:01sebelumnya Kepala Pusat Penerangan Hukum
06:04Kejagung Anang Supriyatma bilang bahwa setiap aparat penegak hukum memiliki keundangan masing-masing dalam menjalankan proses hukum
06:15dikatakan oleh Anang dalam keterangan yang diterima oleh
06:18kami saudara di hari kami selalu
06:22Kejaksaan Agung tetap berkomitmen mendukung penegakan hukum yang profesional
06:26objektif, transparan, dan akuntabel oleh seluruh aparat penegak hukum
06:31sesuai dengan keundangan masing-masing
06:33demi terwujudnya kepastian hukum, keadilan, dan juga kemanfaatan bagi masyarakat
06:42Sekali lagi disampaikan oleh Kejaksaan Agung saudara bahwa
06:45Kejaksaan menghormati seluruh penyidikan yang dilakukan oleh polisi
06:49karena merupakan keundangan institusi tersebut
06:54Kita kembali, Sapa Jurnalis Kompas TV, Claudia Karla
06:58langsung dari Kejaksaan Agung saudara
07:01Karla, ada informasi apa yang bisa anda sampaikan dari sana?
07:05Sama pagi, saya terkait dengan hari ini
07:08karena saya ada diusat Kejaksaan Agung
07:12utamanya yaitu Kedulit A.T. yang sudah diusat
07:16diusat dikabarkan akla
07:19maklumat tersebut
07:20kepada pers
07:25ataupun media yang
07:26telah berada di Kejaksaan Agung
07:28dimana nantinya kita
07:30akan melihat pernyataan yang diberikan
07:33dan semula dijadwalkan
07:35untuk pernyataan ini
07:36akan disampaikan pada
07:38pukul 9 pagi
07:40namun hingga saat ini kami masih
07:42menunggu karena belum terlihat
07:44ada Febri Adriansyah
07:46maupun Kapus Penkum dari Kejaksaan Agung
07:49yang memberikan keterangan
07:50kepada pihak media
07:52yang sudah menunggu disini
07:54dimana kalau kita lihat sebelumnya saudara
07:57memang
07:58Jaksa Agung Muda Tindak Bidana Khusus
08:00yaitu Febri Adriansyah ini
08:02disangkut pautkan
08:04dengan penggeledahan
08:06yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya
08:08di 13 titik lokasi
08:10yang tersebar
08:12dan pada
08:14penggeledahan tersebut ini
08:16diduga terkait dengan penyidikan
08:18kasus dugaan korupsi
08:20suap dan tindak
08:22pencucian uang atau
08:24TPPU Tata Kelola Batubara
08:26lalu kemudian juga
08:28terkait dengan PT Asabri
08:30dan
08:32kemudian terkait
08:34dan juga Krakat Austil
08:35lalu kemudian terkait dengan hal ini
08:38Polda Metro Jaya juga
08:40telah menggeledah
08:41cafe yang diduga
08:44terafiliasi oleh Febri Adriansyah
08:46dan tim gabungan
08:48dari Korps Pemberantasan Tindak
08:50Bidana Korupsi Polri
08:51dan juga Polda Metro Jaya
08:53telah menggeledah
08:54cafe The Clan di Cepete Jakarta Selatan
08:57yang dikelola pihak yang diduga
09:00terafiliasi oleh Febri Adriansyah
09:02dan juga
09:03dari penggeledahan tersebut
09:05saudara ditemukan
09:07di lantai 2 cafe tersebut
09:10polisi juga membongkar
09:11sebuah dinding yang tersembunyi
09:13yang menyimpan berangkas
09:15besi setinggi 2 meter
09:17dan dari penggeledahan tersebut
09:19saudara
09:20polisi
09:21menyita uang tunai
09:23senilai hampir 60 miliar
09:26dari lokasi
09:27dari lokasi cafe tersebut
09:29serta juga 74 kg
09:31emas batangan dan sejumlah
09:33uang dengan mata uang asing
09:35yang bernilai
09:37miliar rat rupiah
09:38lalu kemudian
09:40untuk
09:41penggeledahan juga dilakukan
09:44di kediaman
09:46Febri Adriansyah yang dilakukan
09:48di daerah Sentul
09:49dimana
09:51hingga kini saudara
09:52untuk kediaman pribadi dari Febri Adriansyah
09:55ini juga
09:57dijaga ketat oleh
09:59pihak
10:00ataupun juga
10:00anggota TNI
10:02yang berjaga di rumah
10:04dari Febri Adriansyah tersebut
10:08dan hal ini juga telah di respons
10:10oleh pihak kejaksaan agung
10:12yang telah mengonfirmasi adanya permintaan
10:15terkait dengan penjagaan tersebut
10:17ini memang benar
10:19diminta oleh pihak kejaksaan
10:21untuk menjaga rumah
10:23jaksa tersebut
10:25dan nanti
10:27saudara kita akan mendengar
10:29pernyataan langsung
10:31dari Febri Adriansyah
10:33terkait dengan penggeledahan
10:35yang dilakukan
10:37di kafe
10:38yang diduga terafiliasi
10:40oleh Febri Adriansyah
10:42juga penjagaan TNI
10:44anggota TNI yang dilakukan
10:46di kediaman Febri Adriansyah
10:48sementara ini yang dapat kami
10:50kabarkan saudara nantinya kita akan
10:52mendengarkan langsung
10:53pernyataan dari Febri Adriansyah
10:55pada hari ini
10:56kembali ke studio
10:58Karla kemudian
10:59untuk pihak yang sebelumnya disebut
11:03ini ditangkap oleh polisi
11:04di tempat penggeledahan
11:07apakah ada informasi juga
11:09mungkin dari sana
11:10terkait dengan siapa pihaknya
11:12ataupun juga
11:13apa kaitannya dengan penggeledahan
11:15yang dilakukan
11:25mohon maaf, boleh diulangin lagi
11:27baik, Karla
11:29ada informasi bahwa
11:30sebelumnya polisi sempat
11:32menangkap satu orang
11:34dalam penggeledahan
11:35yang dilakukan
11:36di total 13 titik
11:38satu orang ini
11:39apakah ada informasi
11:40dari Kejaksaan Anggung
11:41mungkin Karla
11:42siapa pihak tersebut
11:44dan dari mana
11:51baik sejauh ini
11:53saudara memang
11:54dari
11:55ada satu pihak
11:56yang telah ditangkap
11:58ataupun juga
11:59ditahan oleh
12:00pihak kepolisian
12:02dalam penggeledahan
12:03yang dilakukan
12:04namun
12:05memang
12:06yang
12:06untuk
12:07pihak tersebut
12:08belum diumumkan
12:10baik dari
12:11pihak
12:11kejaksaan
12:12agung sendiri
12:13belum
12:13memberikan keterangan
12:15apakah
12:15orang tersebut
12:17ini
12:18merupakan
12:20rekan
12:21atau
12:21orang yang diduga
12:23memiliki kedekatan
12:24dengan
12:25Febri Ardianciah
12:26dan
12:26nantinya memang kita
12:27akan mendengarkan kembali
12:29untuk
12:30lebih jelasnya
12:31terkait dengan
12:32satu orang tersebut
12:33yang ditangkap
12:34untuk mengonfirmasi
12:35kembali
12:35apakah memang
12:36orang yang
12:38ditahan oleh
12:39pihak
12:39poldamaterjaya ini
12:41merupakan orang yang
12:42memiliki faktor
12:42kedekatan
12:43dengan Febri Ardianciah
12:45kembali ke studio
12:47baik terima kasih
12:48Claudia Karla
12:49melaporkan langsung
12:50dari gedung
12:51Jampitsus
12:51di Kejaksaan Agung
12:53kita akan nanti
12:54kembali ke anda
12:54Karla dan kita
12:56nantikan masih
12:56saudara
12:58konferensi pers
12:59ataupun juga
12:59keterangan pers
13:00yang kemungkinan
13:02akan disampaikan oleh
13:02pihak Jampitsus
13:04Jampitsus
13:04maksud kami
13:06dimana
13:07kemungkinan
13:07akan berkaitan dengan
13:08kasus
13:09yang tengah
13:11didalami oleh
13:11polisi
13:13yang sebelumnya
13:14di hari Rabu
13:15dan juga kami
13:16di sini melakukan
13:16penggeledahan total
13:17di 13 titik
13:19terakhir saudara
13:20penggeledahan
13:20dilakukan
13:21di sebuah
13:22ruko kosong
13:23di kawasan Cepetai
13:24Jakarta Selatan
13:25pada Kamis malam
13:27tim pengidik gabungan
13:28dari
Komentar

Dianjurkan