Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari mortir di Kampung Ciparang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Ledakan terjadi di dekat rumah salah seorang korban. Kapolsek Cipatat, Kompol Andriani Sapin, menyebut ketiga korban merupakan pemulung. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, para korban meninggal dunia akibat hentakan dari suara ledakan.

Seorang saksi mengaku sempat mengira suara ledakan berasal dari lokasi latihan militer TNI. Namun setelah dilakukan pengecekan, sumber ledakan diketahui berasal dari kawasan permukiman warga di Kampung Ciparang.

Sementara itu, Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) TNI AD belum dapat memastikan jenis maupun kepemilikan benda yang diduga mortir tersebut. Pusdikif menyatakan masih menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan Tim Gegana Kepolisian untuk memastikan penyebab dan identitas benda yang meledak.

Penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti ledakan yang menewaskan tiga warga tersebut.

#BandungBarat #Ledakan #Mortir #JawaBarat #Polisi #Pusdikif

Baca Juga Rumah Jampidsus Febrie Dijaga TNI, YLBHI: Jangan Sampai Jadi Obstruction of Justice | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/679710/rumah-jampidsus-febrie-dijaga-tni-ylbhi-jangan-sampai-jadi-obstruction-of-justice-rosi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679728/ledakan-diduga-mortir-tewaskan-tiga-warga-di-bandung-barat-polisi-selidiki-kompas-pagi
Transkrip
00:00Beralih ke Bandung Barat, Jawa Barat, saudara tiga warga tewas diduga akibat ledakan mortir.
00:06Hingga kini penyebab ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian.
00:12Ledakan terjadi di dekat rumah salah seorang korban di kampung Ciparang.
00:18Kapolsek Cipatat, Kompol Andriani Sapin menyebut ketiga korban merupakan pemulung.
00:24Hasil olah TKP awal korban meninggal dunia akibat adanya hentakan suara ledakan.
00:30Menurut seorang saksi, warga mengira ledakan berasal dari lokasi latihan TNI.
00:36Namun setelah dicek berasal dari permukiman warga.
00:44Sekitar jam 10.30 kejadiannya terdengar suara ledakan yang saya kira ledakan dari latihan TNI
00:54yang setiap hari ada latihan.
00:56Ternyata memang betul ledakan bukan dari latihan TNI tapi dari pemukiman warga.
01:06Ini musibah dan memang tiur yang tiga orang ini adalah pemulung.
01:13Ternyata memang itu adalah kena ledakan.
01:16Dan menurut informasi kedokteran itu ada hentakan itu sendiri.
01:23Salah satu warga mengaku mendengar suara ledakan pada Rabu pagi.
01:29Warga mengira ledakan berasal dari area latihan TNI.
01:33Dan setelah dipiksa, menurut warga ledakan terjadi di permukiman warga.
01:46Perkiraan sekitar jam 10.30 kejadiannya terdengar suara ledakan
01:52yang saya kira ledakan dari latihan TNI yang setiap hari ada latihan.
01:57Tapi yang saya rasa dan dengar, terasa dekat.
02:04Sementara itu saudara pihak pusat pendidikan infanteri Pusdikif
02:08belum bisa memastikan jenis dan kepemilikan benda diduga mortir
02:13yang meledak dan menewaskan tiga warga di kampung Ciparang.
02:18TNI masih menunggu dari tim Gegana kepolisian
02:21untuk menyampaikan hasil uji laboratorium.
02:26Penembakan itu prosedurnya sudah ada.
02:28Kemudian prosedur sudah dilakukan.
02:30Mulai dari jam 6 itu sudah kami bunyikan sirina.
02:33Itu berarti sudah tanda memberikan tanda
02:36dilarang masuk ke tempat latihan.
02:39Atau mengambil barang-barang yang ada di tempat latihan.
02:42Kemudian yang selanjutnya,
02:44kami menunggu dari tim Gegana kepolisian
02:47hasil laboratorium apakah itu granat dari kami
02:50atau granat dari mana.
02:53Karena dari hasil prosedur-prosedur yang ada di militer,
02:57apabila granat itu tidak meledak,
03:00maka dihentikan kegiatan,
03:03dicarikan granat itu,
03:05kemudian dilaksanakan di sposal.
03:06Demikian.
Komentar

Dianjurkan