Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok, Purwakarta, Jawa Barat, hingga Jumat pagi belum berhasil dipadamkan. Kepulan asap kembali menebal setelah muncul titik-titik api baru dari tumpukan sampah.

Asap tebal masih terlihat di sejumlah titik area TPA Cikolotok. Dinas Lingkungan Hidup menduga munculnya titik api baru dipicu tiupan angin pada malam hari yang membuat bara kembali menyala.

Dinas Lingkungan Hidup juga mengindikasikan kebakaran diduga dipicu unsur kesengajaan. Petugas menemukan bekas pembakaran sampah kasur di lokasi yang diduga menjadi titik awal munculnya api.

Hingga kini, petugas terus melakukan penyemprotan dan proses pendinginan untuk mencegah api kembali membesar. Di tengah upaya pemadaman, aktivitas pembuangan sampah di TPA Cikolotok tetap berlangsung normal dengan volume sampah yang masuk mencapai sekitar 160 ton per hari.

#Purwakarta #TPACikolotok #Kebakaran #JawaBarat #DinasLingkunganHidup

Baca Juga Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 100 Persen, BNPB Sebut Pengungsi Telah Kembali ke Rumah di https://www.kompas.tv/regional/679722/kebakaran-tpa-jatiwaringin-padam-100-persen-bnpb-sebut-pengungsi-telah-kembali-ke-rumah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679754/kebakaran-tpa-cikolotok-belum-padam-dinas-lingkungan-hidup-duga-ada-unsur-kesengajaan
Transkrip
00:00Idibat Lolone masih menemani Anda di Kompas Siang.
00:04Saudara kebakaran di TPA Cikolotok, Purwakarta, Jawa Barat hingga Jumat pagi belum padam.
00:09Kepulan asap kembali menebal akibat munculnya titik api baru dari tumpukan sampah.
00:17Seperti yang terlihat di visual berikut ini, saudara kepulan asap tebal masih terlihat di sejumlah titik di TPA Cikolotok, Purwakarta,
00:24Jawa Barat.
00:25Asap kembali menebal setelah muncul titik api baru.
00:28Yang diduga dipicu tiupan angin pada malam hari.
00:31Dinas Lingkungan Hidup menduga kebakaran terindikasi akibat unsur kesengajaan.
00:37Petugas menemukan bekas pembakaran sampah kasur di lokasi awal munculnya api.
00:42Petugas terus melakukan penyemprotan dan pendinginan untuk mencegah api kembali membesar.
00:47Meski demikian, aktivitas pembuangan sampah di TPA Cikolotok tetap berjalan normal dengan jumlah mencapai 160 ton per hari.
01:01Saudara kebakaran di TPA Cikolotok, Purwakarta hingga Jumat pagi belum padam dan kepulan asap kembali menebal akibat munculnya titik api
01:10baru dari tumpukan sampah.
01:11Dan kita akan memantau situasi di sana bersama jurnalis Kompas TV, ada Henry Irawan.
01:18Selamat siang, Henry.
01:20Siang, PD.
01:21Jadi, Henry, bisa diceritakan bagaimana operasi pemadaman di TPA Cikolotok hingga Jumat siang ini?
01:28Ya, PD dan juga saudara, upaya pemadaman kebakaran TPA Cikolotok ini terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bukangkata
01:39dengan melakukan penyempatan air di titik-titik kepulan asap dan titik-titik api yang berada di sebelah selatan TPA Cikolotok
01:50ini.
01:50Upaya tersebut cukup membuahkan hasil karena pada Jumat siang ini titik-titik kepulan asap sudah mulai berkurang
01:57dan asapnya pun tidak terlalu tebal seperti pada pagi hari ini.
02:01Seperti terlihat di belakang saya ini, di mana pagi hari tadi kondisi asap cukup tebal
02:08dan ada titik-titik api yang kembali muncul akibat tertiup angin.
02:11Namun saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh tim yang diterjuruhkan oleh Dinas Lingkungan Hidup.
02:17Sementara untuk kami pun sempat memawancarai kabin persampahan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta
02:24bahwa kebakaran ini terindikasi dilakukan kesengajaan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.
02:35Namun ada tanda-tanda bahwa ada pembakaran sampah kasur di titik awal munculnya sampah.
02:44Ada pun kendala pemadaman di lokasi TPA Cikolotok ini menurut kepala UPTD Cikolotok
02:52tadi kami sempat berbincang bahwa untuk lokasi ini memang sulit untuk dipadamkan
02:56karena titik-titik kepulan asap dan titik api tidak terkonsentrasi dalam satu titik.
03:00Selain itu, bara api masih tersimpan atau berada di dalam tumpukan sampah
03:07sehingga cukup sulit untuk dijangkau oleh semprotan air yang dilakukan oleh petugas.
03:12Selain itu, cuaca yang terik dan siupan angin terus menimbulkan titik-titik api
03:19meskipun sudah dipadamkan pada pagi harinya.
03:24Baik Henry, tadi Anda mengatakan bahwa ada pihak yang diduga membakar kasur
03:34sehingga menyebabkan ada unsur kesengajaan begitu.
03:38Nah ini apakah ada nanti tindak lanjut misalnya penyelidikan dari kepolisian
03:42atau mengetahui apakah ada unsur tindak pidana atau seperti apa?
03:46Kami belum mendapatkan informasi pasti, namun informasi yang kami terima
03:51dari pihak Dinas Rekon Hidup terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan stakeholder
03:56untuk memastikan sebenarnya kebakaran ini disebabkan oleh cuaca
04:02atau memang ada unsur kesengajaan.
04:04Namun indikasi terkait adanya unsur kesengajaan dengan terbakarnya TPA psikolotik ini
04:10pihak Dinas Rekon Hidup menemukan beberapa indikasi yang mengarah ke sana.
04:17Sejauh ini kami pun belum mendapatkan informasi dari pihak kepolisian
04:20apakah akan melakukan penyelidikan terkait kebakaran di TPA psikolotik ini
04:25ataupun memang ini karena faktor alam ataupun cuaca pada musim kemarau, PD?
04:31Baik, kalau situasi atau kondisi warga di sana seperti apa, Henry?
04:37Apakah mereka juga ada yang mengungsi karena asap yang tebal di sekitar lokasi
04:42ataukah ada yang sudah mengeluhkan masalah pernafasan?
04:47Seperti apa, Henry?
04:49Ya, untuk warga yang berada di sekitar TPA psikolotik ini
04:53untuk permukiman yang besar mungkin jaraknya cukup jauh
04:58namun di sekitar TPA psikolotik ini ada sebuah perkampungan
05:02yakni kampung psikolotik yang masuk ke wilayah administrasi
05:06Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan yang jaraknya kurang dari 1 km
05:10memang mereka mengeluhkan ketika asap mengarah ke perkampungan mereka
05:15mereka mengalami sesak dan gangguan pernafasan
05:18namun itu tidak berlangsung lama
05:21dan polusinya pun menurut mereka tidak terlalu tebal atau pekat
05:28sehingga mereka hanya mengeluhkan pengap dan sesak nafas
05:33dan untuk siang harinya
05:35biasanya kepengapan atau sesak nafas itu terjadi karena
05:38pada malam hari hingga pagi hari
05:41dengan kadar yang mereka anggap masih wajar dan normal
05:46sehingga mereka belum ada yang dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat
05:49karena mereka mengaku belum mengeluh cukup sakit
05:55dan untuk hingga saat ini
05:59dari pihak dinas kesehatan pun belum dilakukan koordinasi oleh pihak dinas lingkungan hidup
06:04karena polusi yang ditimbulkan masih dalam ambang batas kewajaran
06:09PD
06:10Baik, Henry Irawan melaporkan langsung dari TPA Cikolotok, Purwakarta
06:15Terima kasih Henry, selamat bertugas kembali Henry
Komentar

Dianjurkan