00:00Pada saat itu saya mendorong ke arah B100, tapi menteri-menteri saya menyakinkan saya, Pak, dengan B50 saja kita sudah
00:15tidak import solar lagi dari rumah negeri.
00:23Jadi ini adalah suatu prestasi bangsa yang luar biasa.
00:32Marilah kita mawas diri, marilah kita koreksi diri, marilah kita mengerti kekurangan-kekurangan diri kita sendiri.
00:49Jadi ada salah satu kekurangan dari pimpinan-pimpinan bangsa Indonesia.
01:02Dengan pimpinan saya mengatakan, ya saya maksudnya kita-kita.
01:07Pimpinan teknologi, pimpinan wira swasta, pimpinan politik, pimpinan pemerintahan, pimpinan tentara, pimpinan kepolisian, pimpinan ulama.
01:30Pimpinan adalah mereka yang paling terdidik.
01:34Tapi ada sifat kekurangan dari bangsa kita.
01:39Kadang-kadang kita kurang menghargai prestasi kita sendiri.
01:48Apalagi prestasi rekan-rekan kita.
01:52Kadang-kadang kita tidak hargai prestasi anak buah kita.
01:56Karena ada keanehan, keanehan.
02:01Mungkin ini adalah kita terlalu lama dijajah oleh Belanda, oleh asing.
02:10Sehingga yang timbul adalah rasa rendah diri.
02:16Bukan rasa rendah hati.
02:22Inder war de heits kompleks itu.
02:26Inferiority kompleks.
02:29Kita koreksi.
02:33Ada prestasi bangsa kita.
02:36Justru sering kita itu senang melihat rekan sendiri susah.
02:45dikatakan bahwa kita termasuk bangsa kepiting.
02:52Kepiting kalau rekannya sudah naik ke atas,
02:56kepiting yang di bawah nurinin dia lagi.
03:01Ada kepiting lain mau naik ke atas.
03:04Kepiting lain nurinin dia lagi.
03:06Itu namanya senang melihat rekan susah.
03:13Susah melihat rekan senang.
03:18Saya tidak tahu, mungkin saudara-saudara pun punya pengalaman.
03:22Rasa iri, dengki.
03:30Ingin menjatuhkan orang.
03:35ingin mempermalukan saudara sendiri, rekan sendiri, bangsa sendiri.
03:41Padahal dunia ini penuh persaingan.
03:46Banyak negara yang iri sama kita.
03:49Banyak negara yang benci sama kita.
03:53Kita tidak pernah benci orang.
03:56Tapi, nyatanya banyak yang dengki iri.
04:01Maunya
04:02ngerjain kita.
04:05Jelek-jelek yang kita.
04:08Kampanye di sosmed.
04:11Indonesia chaos.
04:15Indonesia suram.
04:17Indonesia gelap.
04:19Akan kolaps.
04:20Akan kolaps.
04:21Dia berharap kolaps.
04:23Bayangkan.
04:23Orang Indonesia sendiri berharap kolaps.
04:26Sudah-sudah sekalian.
04:28Jadi,
04:31ini harus kita waspadai.
04:34Karena itu,
04:37hari ini,
04:40saya sengaja saya hadir.
04:44Ini adalah hari penuh kebanggaan.
04:48Akan dikenang.
04:50Dan
04:51sekarang pun,
04:52sudah membuat
04:54dunia
04:56buka mata.
05:01Saya terus,
05:04saya kaget sendiri.
05:06Tokoh-tokoh dunia
05:07membicarakan Indonesia.
05:10Indonesia kok berhasil?
05:13Indonesia kok tidak panik?
05:16Indonesia kok tidak naikin harga?
05:17BBM untuk rakyat kecil.
05:21Kalau untuk orang kaya,
05:23ya
05:24enggak ada masalah.
05:26Ya?
05:26Boy.
05:28Ya, boy.
05:30Ya, kan?
05:36Kok enggak ada masalah, boy?
05:37Boleh enggak?
05:44Siapa lagi yang enggak ada masalah ini?
05:50Arsyad.
05:52Ya, kok berani pakai Lamborghini ya?
05:55Harus berani bayar mahal.
06:06Rosan juga enggak ada masalah kan, Rosan.
06:14Jadi, saudara,
06:16hari ini sangat
06:19bersejarah.
06:22Kita dibicarakan di dunia.
06:25Saya juga,
06:25satu kita dibicarakan.
06:27Kenapa?
06:28Kita leading
06:29dalam
06:30apa?
06:33Dalam mengurangi emisi
06:35karbon.
06:38Kita
06:39kita leading.
06:43Mereka tahu kita punya program B50.
06:46tadi
06:47berapa?
06:49Emisi
06:49kita hemat
06:50400 berapa?
06:5644 juta.
06:59Juta.
07:02Apa itu?
07:04Ton
07:05ton
07:06karbon
07:07dioksida
07:09ekvivalen.
07:1044 juta.
07:12Kita kurangi.
07:13Baru
07:14B50
07:16bagaimana nanti
07:18kalau kita juga
07:19sudah diketahui
07:20oleh pimpin dunia
07:22kita diketahui
07:23kita akan
07:25bangun
07:25100 gigawatt
07:27tenaga surya.
07:30100 gigawatt.
07:35Tahun ini
07:36PLN akan
07:39mulai dengan
07:4117 gigawatt.
07:43Tahun ini.
07:46100 gigawatt
07:48dalam 2 tahun.
07:52Bisa?
07:54Pak Rusan?
07:55Bisa.
07:57Bisa.
07:58Kok kurang keras?
08:00Bisa.
08:01Bisa.
08:02Menteri Ekon,
08:04Menko,
08:04bisa?
08:05Bisa.
08:07Menteri SDM,
08:08bisa.
08:12Aku tidak
08:13tanya
08:14laksanakan.
08:15Bisa gak?
08:16Bisa.
08:17Iya,
08:17bisa.
08:20Dan kita
08:22akan
08:22sekita
08:23akan
08:24akan
08:24di ngenyek.
08:26Saya kasih ketahuan.
08:27Siap-siap.
08:28Kita akan
08:29dihujat.
08:30Pakar-pakar
08:31yang pintar-pintar
08:32itu akan
08:33bilang
08:33mana mungkin.
08:36iya kan?
08:38Mana mungkin.
08:40Yang masih
08:41kita sulit adalah
08:42masuk
08:43piala dunia.
08:44Itu saya masih.
08:47Itu.
08:50Jadi saya
08:51resah.
08:53Terus
08:53saja saya
08:54resah.
08:55Kita bisa
08:56B50,
08:57tapi tidak
08:58bisa masuk
08:59piala dunia,
08:59saya masih
09:00tidak buat.
09:01Saya tidak
09:02buat.
09:05bagaimana
09:05caranya
09:06masuk
09:06piala dunia.
09:09Saudara-saudara
09:10jangan anggap
09:10enteng.
09:11Sepak bola
09:12itu
09:12kehormatan.
09:19Siapa
09:20bertanggung jawab?
09:21Mana?
09:22Eric Tohir
09:23mana?
09:23Eric Tohir.
09:27Boy,
09:29kasih tahu
09:29ademu ya.
09:32aduh
09:33aduh
09:34aduh
09:34aduh
09:34aduh
09:38aduh
09:38mana
09:39Menteri Keuangan
09:40apa yang
09:41diperlukan
09:42supaya kita
09:42bisa masuk
09:43piala dunia
09:48jadi
09:49ya
09:50energi
09:52pangan
09:53air
09:54kita bersyukur
09:56kepada yang maha kuasa
09:57air kita cukup
09:58tinggal
10:01bagaimana manage
10:03di suatu tempat
10:05berlebihan.
10:07Jawa Barat,
10:11turun air yang
10:12tertinggi di dunia, termasuk
10:14di Jawa Barat. Benar? Tinggal
10:16bagaimana manage.
10:20Yang di
10:21beberapa tempat, kurang air.
10:22Nah ini harus kita, tapi kita
10:24krim tim terus belajar
10:27bagaimana mengolah
10:28supaya di tempat yang kurang air
10:31bisa
10:32kita jadikan
10:35tanahnya subur
10:36dan hijau.
10:39Apakah bisa?
10:40Bisa. Kalau ada
10:43kemauan, kita bisa.
10:45Dan Indonesia bisa. Dan Indonesia
10:46akan.
10:50Jadi saudara-saudara, tidak perlu
10:55risau kalau
10:57dihina,
10:58di ejek,
10:59tidak ada masalah.
11:00Saya belajar sesuatu
11:02banyak. Jadi kalau
11:04tidak berani dihina, di ejek,
11:06di fitnah,
11:07di kritik,
11:08ya ada tiga hal yang bisa kita berbuat.
11:12do nothing,
11:15say nothing,
11:17be nothing.
11:19Tidak usah
11:19bicara apa saja,
11:22tidak usah berbuat apa saja,
11:24dan tidak usah
11:24jadi apa saja.
11:26Nah itu,
11:26you tidak akan di ejek,
11:27you tidak akan dihina,
11:29you akan dihina.
11:31Iya kan?
11:32Jadi ini fenomena manusia.
11:36semakin tinggi,
11:38semakin dapat
11:39terpaan angin.
11:41Ya sudah.
11:43Risiko.
11:46Apapun ini gubernur,
11:48apapun kau buat,
11:49pasti ada yang cari.
11:51Iya kan?
11:52Cari celaan.
11:54Menteri-menteri juga.
11:57Yang penting hati kita bersih,
11:59kerja untuk bangsa,
12:01kerja untuk rakyat.
12:02Cari solusi.
12:04Cari solusi.
12:06Cari solusi untuk mengurangi
12:08kesulitan rakyat.
12:11Dan kita tidak bisa,
12:12oh ini dulu nanti,
12:13kita
12:15tidak serentak.
12:17Semua,
12:18semua penting.
12:20Kita saling
12:21bekerjasama.
12:23Teamwork.
12:25Menteri ini punya jasa,
12:27ini punya jasa.
12:27Kita tidak mungkin
12:29B50
12:30tanpa dukungan
12:32banyak pihak.
12:33Benar tidak?
12:34Jadi saudara-saudara,
12:37ini tonggak
12:38bersejarah
12:40dan ini juga
12:40prestasi pemerintah
12:42sebelum saya.
12:44Karena ini,
12:44kita canangkan ini
12:45sudah dari 2008.
12:50Bayangkan dari 2008.
12:52itu pemerintah
12:54SBI.
12:57Dilanjutkan
12:58selama pemerintah Jokowi.
13:00Di ujungnya
13:01saya teruskan.
13:02Ibarat ini adalah
13:04Estafet.
13:07Di tengah jalan
13:08yang diperintah Jokowi.
13:08Terima kasih.
13:09Terima kasih.
13:10Terima kasih.
Komentar