Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dua bintang besar, Lionel Messi dan Mohamed Salah akan beradu tajam, kala Argentina menghadapi Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka akan berebut satu tiket ke perempat final.

Berstatus sebagai juara bertahan, Argentina dijagokan bisa memenangkan pertandingan Selasa (8/7/2026) malam.

Lionel Messi diprediksi jadi tumpuan lini depan La Albiceleste, untuk menggempur lini belakang Mesir.

Meski di atas kertas diunggulkan, namun pelatih Argentina, Lionel Scaloni tak akan menganggap remeh Mesir.

Melaju hingga ke-16 besar melambungkan kepercayaan diri Timnas Mesir.

Mesir tengah dalam performa terbaiknya dan mencatat sejarah lolos ke fase gugur Piala Dunia, lewat jalur kualifikasi untuk pertama kalinya dalam 92 tahun.

Kapten Timnas Mesir Mohamed Salah akan memimpin rekan-rekannya,meredam permainan Argentina.

Laga Argentina melawan Mesir ini diprediksi akan sengit sejak awal.

Pemenang dari laga ini, nantinya akan bertemu dengan pemenang antara Swiss dan Kolombia. Kita bahas selengkapnya dengan Analis Sepak Bola Gita Suwondo.

Baca Juga Ronaldo Buka Suara Usai Portugal Kalah 0-1 Lawan Spanyol | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/olahraga/679310/ronaldo-buka-suara-usai-portugal-kalah-0-1-lawan-spanyol-kompas-malam

#argentina #spanyol #pialadunia

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/679312/full-bung-gita-suwondo-prediksi-argentina-vs-mesir-siapa-rebut-tiket-perempat-final
Transkrip
00:00Duel Argentina melawan Mesir memperbutkan tiket perempat final kita bahas dengan analis sepak bola Bung Gita Suwondo.
00:06Terima kasih telah hadir di studio Kompas TV Bung Gita.
00:09Bung Gita ini jelang pertandingan Argentina melawan Mesir.
00:12Ini Lionel Messi masih menjadi andalan atau justru akan dibaca sama Mesir ini menjadi faktor kelemahan?
00:21Kalau kelemahan sih saya gak terlalu yakin akan menjadi kelemahan.
00:24Tapi gini, melawan Tanjung Verde Argentina berpikir bahwa mereka tidak hanya Messi.
00:29Karena Tanjung Verde menutup semua pergerakan Messi.
00:32Messi masih lolos dengan satu gol.
00:34Tapi selebihnya tendangan bebas Messi dibaca oleh Voxinha.
00:37Kemudian gerakan Messi juga dibaca.
00:38Kemudian kalau kita lihat 10 pemain Argentina itu kan pakai sepatu pink.
00:44Dan Messi pakai sepatu putih.
00:46Tujuannya adalah mereka tidak perlu lama-lama untuk tahu Messi ada di mana.
00:50Dan kemarin pada saat melawan Tanjung Verde terlihat bahwa setiap gerakan ke arah Messi ditutup oleh para pemain Tanjung Verde.
00:56Jadi Mesir pasti akan melakukan yang sama dan ini yang harus dibahas padai oleh Argentina.
01:01Bahwa tidak harus selalu kepada Messi ada pemain lain yang juga bisa cetak gol.
01:05Artinya kan ini sistem pertahanan ataupun penyerangan dari Argentina ini sudah bisa dibaca dong.
01:12Dalam Mesir.
01:14Dalam pertandingan ya.
01:15Artinya seperti apa Anda membacanya?
01:18Mungkin Mesir tidak akan bermain seperti Tanjung Verde yang rapat di belakang.
01:22Karena Hasan Hosan itu striker.
01:24Pada saat dia menangani tim dia selalu berfilosofi untuk menyerang juga.
01:28Terlihat pada saat uji coba mereka melawan Brazil pun mereka bermain terbuka.
01:32Open mereka kalah 1-2.
01:33Pasti ada pelajaran yang diambil bahwa tidak semua harus dengan penyerangan dan harus ada balas di belakang.
01:38Mereka belum terkalahkan sampai saat ini.
01:40Mereka juga punya rekor baik untuk pertama kali mereka lolos sampai 16 besar.
01:44Dan berjuang untuk ke per-4 final.
01:46Apakah Argentina tidak terkalahkan?
01:49Messi pernah gagal ke 8 besar tahun 2018.
01:51Argentina pernah gagal bersama Maradona ke 8 besar.
01:54Jadi ini peluang sebenarnya bagi Mesir walaupun keunggulan diunggulkan tetap milik Argentina.
01:59Kita sekarang lihat statistik dari gol yang diciptakan oleh Messi.
02:03Ini Lionel Messi, Pesta Bola Dunia ini.
02:05Ada 7 gol, 320 menit bermain tanpa asis.
02:10Anda melihatnya seperti apa, Bung Gita?
02:11Ya, ini 7 gol dia luar biasa.
02:13Di usianya yang 39 tahun, 38-39.
02:154 tahun lalu di usia 34-35 dia juga bikin 7 gol dalam 7 pertandingan.
02:20Ini dia 320 menit karena pertandingan terakhir grup dia tidak main penuh.
02:23Tapi mungkin yang harus dipertanyakan adalah 0 asis ini.
02:25Ini artinya kenapa semua pemain bertubuh kepada Messi, memberikan asis kepada Messi.
02:29Messi tidak.
02:30Bahkan Messi kan posisinya ala nomor 10.
02:33Seharusnya dia juga melakukan hal yang sama.
02:34Dan tidak adanya asis dari Messi ini yang akan berkurang pada saat Messi ditutup oleh para pemain Mesir.
02:39Tidak ada pasokan bola kepada Lautaro Martinez misalnya, kepada yang lain-lain.
02:43Bahkan membutuhkan gol Lissandro Martinez yang pada saat mereka mengalahkan Tanjung Verde, bukan golnya Messi.
02:48Jadi ini yang harus dipertimbangkan oleh Argentina bahwa sekarang semuanya sudah tahu untuk menjaga Messi.
02:53Dan tidak harus hanya Messi yang bisa catat gol.
02:56Anda melihatnya bahwa nanti dalam pertandingan ini, di Piala Dunia 2026 ini, Messi akan mengejar gelar top score?
03:03Kalau melihat Messi sih seharusnya tidak ya.
03:05Karena yang penting adalah bagaimana mempertahankan gelar.
03:07Top scorer itu akan datang bersama.
03:09Karena kalau kita lihat di final tahun 2022, dia kan seolah-olah menjadi top scorer sebelum kemudian Mbappe bikin hat
03:16-trick.
03:16Dan dia tidak berusaha mengejar menjadi 8 gol juga, tapi bagaimana memenangkan Argentina.
03:21Dan saya rasa hal yang sama juga akan dilakukan oleh Messi.
03:23Kita lihat head-to-head Argentina-Mesir.
03:26Ada dua kali pertandingan yang sudah, pertandingan pertama ini tahun 2008, dan tahun 1998.
03:34Ini selalu dimenangkan oleh Argentina.
03:36Kalau melihat dua pertandingan ini kan Argentina selalu menang.
03:41Apakah dalam pertandingan perebutan tiket perempat final ini, Mesir ingin balas dendam?
03:46Menunjukkan dirinya bahwa dia memang layak untuk perempat final.
03:51Harus balas dendam sih?
03:52Enggak ya, karena ini sudah lama sekali.
03:53Ini tahun 2008 batu sepak bola, Amerika Latin, Eropa jauh di atas Asia, Afrika, dan segala macam.
03:58Ini mereka juga runner-up olimpiade, ini belum apa-apa.
04:01Ini 2008 sudah lama sekali, sudah berapa?
04:0418 tahun yang lalu.
04:06Jadi saya pikir yang harus diperhatikan oleh Mesir adalah bagaimana menutup rapat pertahanan mereka.
04:11Bukan balas dendam, tapi bagaimana mengimbangi lini tengah Argentina.
04:15Tanjung Verde pernah melakukannya.
04:16Secara ranking, Mesir kan di atas Tanjung Verde.
04:18Jadi mereka mungkin juga melakukannya dengan squad yang mereka miliki.
04:21Bukan hanya mau salah di sana, ada Trezegwe, ada Zizou, ada Mohamed Zico juga di sana.
04:26Jadi saya pikir, enggak sementereng Argentina,
04:29tapi Mesir punya peluang untuk bisa setidaknya merepotkan Argentina.
04:32Meskipun Mesir dianggap sebagai kuda hitam, artinya Argentina juga jangan sampai meremehkan Mesir.
04:39Ya, harusnya seperti itu ya.
04:40Karena sekarang Cristiano Ronaldo sudah hilang, Neymar sudah hilang.
04:44Buruk buat sepak bola kalau dalam seminggu terakhir, tiga legenda hilang langsung.
04:48Karena jangan-jangan begini Bung Gita, nanti bisa jadi Mesir ini pecah terlul mengalahkan Argentina.
04:54Ya, Argentina pernah kalah tahun 1994 pada saat diunggulkan Ademar Rada di sana,
04:58walaupun terkena doping saat itu dari Romania, yang kemudian melaju sampai ke perempat final.
05:02Mereka pernah gagal di 2018 juga di Rusia, jadi ada Messi di sana.
05:06Jadi bukan tidak mungkin hal yang sama terjadi juga.
05:08Kita lihat predisi line-up-nya sekarang Bung Gita.
05:14Ini Argentina, rencananya akan memakai 4-4-2, lalu 4-2-3-1 yang dilakukan oleh Mesir.
05:20Anda melihatnya seperti apa? Ini ada Zico dan Salah.
05:24Salah juga. Ini Asyur ya. Asyur ini bisa sering bertukar tempat dan salah.
05:27Jangan juga dilakukan, Asyur ini yang bikin dua gol.
05:30Pertama kali dia mencetak gol di pertandingan pertama, kemudian kemarin pada saat berhadapan dengan Australia.
05:35Zico adalah anda di depan.
05:36Lashin yang sudah bisa bermain kembali setelah sebelumnya dia terkena akumulasi kartu merah, sehingga tidak bisa dimainkan.
05:42Marmus ini yang Zico akan ada di kiri, Marmus yang akan di depan.
05:46Marmus ini salah satu striker berbahaya bermain untuk Manchester City sekarang.
05:50Kalau ini, utamanya adalah Lautor Martinez, Enzo Fernandes diperkirakan akan bisa main kembali.
05:55Ini lapangan tengah yang saya pikir salah satu yang terbaik di Piala Dunia kali ini.
05:59Almada yang harus diperhatikan karena belum dalam kondisi yang fit.
06:02Jika melihat ke posisi ini, susunan pemain ini, gimana nih Mesir akan mengandang Messi?
06:08Sebenarnya ini 4-4-2. Artinya apa?
06:10Ini dua lapangan Tanggele Vico dan Almada akan saling bekerja sama, demikian juga Molina dan De Paul.
06:14Tapi balik-balik lagi, kadang-kadang yang berfungsi hanya De Paul.
06:17Sedangkan kalau kita lihat di sini, lima pemain ini sudah menyatu dengan sangat baik setidaknya.
06:23Urusannya adalah Mesir belum pernah kalah.
06:25Mesir bisa mengajak tim manapun untuk ke adu penalti.
06:28Argentina juga jagonya adu penalti.
06:30Jadi bukan tidak mungkin ini pertandingan nanti akan berujung ke adu penalti.
06:34Dan harus diingat bahwa Argentina juara dunia dengan adu penalti.
06:37Mereka mengalahkan Belanda di perempat final 4 tahun lalu juga lewat adu penalti.
06:41Kita melihat bahwa Mesir ini punya Mohamed Salah ini.
06:46Jika ada Mohamed Salah, mungkinkah bisa melihat kelemahan Argentina?
06:52Salah kadang-kadang di kanan, bisa masuk ke tengah juga.
06:56Kemudian salah utamanya adalah tendangan bebas dia yang harus dibahas padai.
06:58Tapi salah kan dalam setahun terakhir ini agak menurun penampilannya.
07:02Belum dalam kondisi terbaiknya.
07:04Tapi saya pikir dia perlantapi pasti menjadikan piala dunia ini perpisahan dia yang paling baik.
07:09Yang bisa dia lakukan mungkin lolos ke perempat final.
07:12Yang harus dibahas padai adalah jangan membiarkan Salah untuk bergerak di sisi kanan.
07:16Itu jadi tugas Almada dan juga Taglia Vigo.
07:19Artinya harus meredam pergerakan Salah ini harus dilakukan posisi kanan oleh Almada.
07:24Ya, semua orang mengatakan bahwa Salah itu biasanya kasih umper ke Marmus.
07:27Tapi justru Asyur yang dua kali lewat tendangan-tendangan jarak jauhnya.
07:30Jadi yang paling berbahaya justru pemain ini.
07:33Jika Mesir memilih bertahan total atau mematikan Messi misalnya,
07:37apakah Argentinian cukup punya variasi serangan untuk tetap membongkar pertahanan mereka?
07:42Saya rasa iya.
07:43De Paul, McAllister, kemudian Enzo Fernandez, dan Almada.
07:47Kalau Almada dalam kondisi fit ini lini tengah yang bisa disebut salah satu yang terbaik dari semua tim.
07:53Dan mereka masih bisa ke Lautaro Martinez.
07:55Juga ini, terlepas dia tangguh sebagai bekanan,
07:58ini Hani ini sudah dua kali melakukan gol bunuh diri di empat pertandingan Mesir.
08:03Jadi ya balik-balik lagi.
08:04Terakhir melawan Australia di babak 32 besar.
08:06Jadi titik lemahnya justru ada pada sang kapten ini, Hani.
08:09Jika kita melihat pertandingan ini, Argentina melawan Mesir dan Mesir ini dianggap sebagai kuda hitam.
08:14Ini memikul beban psikologis yang besar Argentina yang difavoritkan
08:17atau Mesir yang akan membawa harapan menjadi wakil Afrika yang akan melaju lebih jauh?
08:22Saya pikir kalau kita bicara keseluruhan, Afrika sudah ada wakil ya.
08:26Namanya Maroko.
08:28Mesir ini tim dengan ranking ketiga terbaik di Afrika.
08:31Jadi saya pikir beban tidak ada pada mereka karena mereka sudah yang terbaik
08:34untuk pertama kali lolos ke babak 16 besar.
08:38Justru tekanan ada pada Argentina.
08:40Terutama tekanan setelah mereka juga dibuat repot oleh Tanjung Verde.
08:43Selain Argentina versus Mesir yang perubukan tiket perempat final,
08:48ini ada pertandingan yang tak kalah serunya, Bung Gita.
08:51Ini akan ada Swiss melawan Kolombia.
08:53Keduanya memperbutkan tiket ke perempat final.
08:55Namun kita akan bahasnya usai jadah.
08:58Sedara Senin waktu setempat tim Naswis menjalani sesi latihan
09:02jelang laga melawan Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia.
09:06Mereka akan menghadapi Kolombia pada Rabu Dini Hari Waktu Indonesia.
09:10Skuad Asuhan Muratini Sundara mengicar tempat di perempat final
09:15untuk pertama kalinya sejak 1954.
09:26Latihan ketat juga dilakukan tim Kolombia jelang pertandingan melawan Swiss
09:31pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
09:34Kedua tim ini dijotalkan akan bertanding pada Rabu Dini Hari.
09:39Diperkirakan pertandingan ini akan berlangsung sengit
09:41untuk mendapatkan tiket menuju perempat final
09:44di ajang Pesta Bola Dunia 2026 ini.
09:505 minit.
10:07Swiss dan Kolombia saling bersaing untuk memperbutkan tiket terakhir
10:10ke perempat final.
10:12Langsung saja kita bahas.
10:12Masih bersama analis spek bola, Bung Gita Suwondo.
10:15Bung Gita, ini melihat Swiss dan Kolombia.
10:17Bagaimana Anda melihat perjalanan mereka di Piala Dunia, Bung Gita?
10:21Kolombia luar biasa dikualifikasi.
10:23Artinya mereka ada di urutan ketiga ya di bawah.
10:25Argentina dan Ecuador.
10:27Utamanya mereka itu adalah pertahanan yang ketat.
10:29Ada 6 hasil kosong-kosong yang mereka lakukan di kualifikasi.
10:33Ini artinya sama dengan Ecuador, sama dengan Paraguay.
10:35Mereka sulit kalah walaupun sulit menang juga.
10:37Ini terbukti di 4 pertandingan yang sudah dilakukan mereka di Piala Dunia kali ini.
10:42Mereka baru jebol satu kali.
10:43Artinya 3 clean sheet yang mereka lakukan.
10:45Dengan hasil 1-0, kosong-kosong, 1-kosong.
10:47Mereka menahan imbang Portugal.
10:49Tapi lini belakang mereka benar-benar terjaga.
10:51Hanya Uzbekistan yang bisa menjebol gawang mereka.
10:53Jadi balik-balik lagi.
10:54Kalau kita lihat ini ada pemain unggulan mereka ini.
10:56Dari Swiss dan ada Saka.
10:58Yang itu ada Hemisro.
11:00Anda melihatnya apakah akan menarik.
11:02Sama-sama di lini tengah.
11:04Granisaka lebih sebagai gelandang bertahan dengan tugas bertahan.
11:07Kalau kita bicara Hemisro Dues lebih gelandang serang.
11:10Merupakan playmaker tim.
11:12Tapi ini pemain yang cepat sekali meroket tahun 2014.
11:16Salah satu pemain terbaik di Brazil 2014.
11:19Tapi kemudian pilihannya atas klub Everton.
11:22Dia dibawa oleh Ancelotti.
11:23Tidak terlalu berhasil.
11:24Kemudian ke Madrid dia sering jadi cadangan.
11:26Pelan-pelan dia juga keluar dari Eropa.
11:28Tapi sekarang mencoba kembali mengangkat Columbia.
11:30Dia salah satu pemain yang berhasil membawa balans di pertahanan Columbia.
11:34Sehingga mereka sering mendapatkan hasil kosong-kosong.
11:37Ini artinya Swiss tidak terkalahkan dalam dua tahun.
11:40Ini tim yang sulit kalah.
11:41Karena mereka punya pertahanan yang ketat.
11:43Dan juga punya Louis Diaz di depan.
11:45Jadi akan sangat berimbang.
11:46Ini ada Saka dan Rodriguez.
11:48Ini sama-sama lini tengah ya?
11:49Ya.
11:49Kira-kira dalam pertandingan nanti.
11:51Ini siapa yang akan menentukan ritme pertandingan?
11:53Kalau kita bicara Saka kan dia sering menjadi tulang punggung dari Swiss sendiri.
11:57Walaupun sekarang juga sudah ada Vargas di sana.
11:59Kemudian mereka punya lini depan.
12:01Mazambi.
12:01Ada Braille M-Bolo juga yang sudah mencetak gol cukup banyak juga di Piala Dunia kali ini.
12:05Jadi lini belakangnya tidak terlalu rapi.
12:08Tapi lini tengah dan lini depan mereka itu yang membuat mereka dua tahun berturut-turut.
12:12Sejak kalah di Euro mereka tidak terkalahkan.
12:14Kita sambil lihat tradisi line-upnya antara Swiss melawan Columbia.
12:20Oh Rodriguez ditaruh di depan.
12:23Yes.
12:23Rodriguez bisa ini.
12:24Ada Saka di belakang.
12:25Kadang-kadang Suarez dan Luis Dias ini tandem di depan.
12:29Kemudian Rodriguez berada di belakang mereka.
12:32Kemudian di belakang lagi ada Lerma yang lebih gelanang bertahan.
12:35Ada Arias dan Puerta juga.
12:36Suarez ini di sporting luar biasa.
12:39Walaupun tidak terlalu banyak membawa sporting bicara di Eropa.
12:42Luis Dias jangan dipungkiri.
12:44Ini musim terbaik dia bersama Bayern München.
12:46Di Liverpool dia juga sangat baik sekali.
12:48Kemudian jadi lini depan ini punya kemampuan cetak gol.
12:51Walaupun tidak banyak tapi lini belakang ini.
12:54Muno, Sanchez, Lugumi, dan Mojica ini yang sangat luar biasa sisi pertahanan mereka.
12:58Tiga clean sheet dalam empat pertandingan terakhir di Piala Dunia.
13:01Kita lihat Swiss dan Columbia kalau line-upnya seperti ini.
13:04Dia pakai formasi 4-2-3-1, 4-3-3.
13:07Ini apa yang perlu diwaspadai untuk masing-masing tim ya Pak?
13:10Yang harus diwaspadai dari Swiss adalah Embolo dan juga Manzambi.
13:13Ini kadang-kadang Manzambi tandem di depan bersama Embolo.
13:15Kemudian Endoi ke sisi flank.
13:18Kemudian Vargas juga.
13:19Ini, dua DM ini yang harus diperhatikan.
13:22Granit Xhaka dan juga Freuler.
13:24Ini adalah balance di lini tengah dari Swiss.
13:29Dan ini yang membuat pasukan-pasukan bola untuk Embolo dan Manzambi berjalan dengan sangat lancar.
13:33Kalau melihat ini tadi unggulannya adalah Red Regas.
13:36Lalu ada Xhaka di Swiss.
13:39Ini untuk meredamnya seperti apa Bang?
13:41Ya, saya pikir kalau Red Regas yang harus dihati-hati adalah cepat merebut bola.
13:46Secepat mungkin pada saat Red Regas menguasai bola.
13:48Jangan sampai bola itu dialirkan ke Suarez dan Luis Dias.
13:50Ini jelas tugas Freuler dan juga Xhaka.
13:53Vargas juga kadang-kadang membantu pertahanan pada saat diserang menjadi orang pertama yang mencegah gerakan-gerakan bola dari Rodriguez.
13:59Itu yang harus diperhatikan oleh Swiss.
14:02Ini dua tim nasional ini, Swiss dan Colombia.
14:06Juga bisa dikatakan bahwa keduanya tim kuda hitam?
14:10Ya, Swiss kalau dibilang Swiss ini kuda hitam yang selalu gagal di fase-fase penting.
14:15Mereka terakhir kali masuk perempat final itu waktu jadi tuan rumah di Austria.
14:195-4, udah lama sekali.
14:21Empat tahun lalu mereka sebenarnya luar biasa.
14:23Hanya kalah 1-0 dari Brazil.
14:24Mereka mendapatkan 6 poin.
14:26Menang dari Cameroon, menang dari Serbia.
14:28Tapi dihancurkan oleh Portugal di 16 besar dengan 1-6.
14:33Sering apa ya?
14:34Sering tidak konsisten dan kolaps di pertandingan-pertandingan yang penting.
14:37Ini salah satu pertandingan yang penting di mana mereka punya potensi untuk terjadi yang hal serupa.
14:42Karena potensi dari Luis Dias dan juga Suarez sendiri.
14:45Karena kita bicara Portugal 4 tahun lalu, ada Cristiano Ronaldo yang dicadangkan.
14:49Tapi ada Gonzalo Ramos yang menciptakan hat-trick saat ini.
14:51Di Swiss versus Colombia, ini ada di 16 besar memperbuatkan tiket untuk perpat final.
14:56Lalu ada Argentina melawan Mesir.
14:59Kita lihat.
15:0016 besar Pesta Goal.
15:01Nah, siapa yang akan menang nanti?
15:05Ini kan akan saling melawan misalnya Argentina melawan Mesir.
15:09Jika menang Argentina akan melawan Swiss atau Colombia.
15:12Ada prediksinya seperti apa?
15:13Saya pikir tetap Argentina di sini dan kemungkinan juga Colombia di sini.
15:16Tapi ini potensi adu penaltinya besar karena pertahanan Colombia sendiri.
15:21Argentina dan Colombia harus juga menyelamatkan hegemonyi Amerika Latin yang sudah hancur karena Brazil tersingkir.
15:26Ecuador sudah tersingkir, Paraguay sudah tersingkir.
15:29Ini kesempatan bagi mereka.
15:30Karena kalau mereka mengisi dua di sini, setidaknya ada satu Amerika Latin yang akan bermain di semifinal nanti.
15:35Argentina melawan Mesir, Swiss, Colombia.
15:38Siapa yang paling siap jika nanti terjadi adu penalti?
15:41Kalau bicara adu penalti, saya masih berpendapat bahwa Argentina dan justru Swiss yang bisa memenangkan laga.
15:46Ini harusnya tidak adu penalti.
15:48Colombia punya Luis Dias untuk bisa menentukan kemenangan.
15:51Jika dari dua pertandingan ini, pertandingan yang paling ditunggu, dinanti.
15:56Saya pikir ini ya, kenapa?
15:57Argentina dan Mesir karena memiliki Messi itu.
15:59Karena memiliki Messi dan di sini Ronaldo sudah gugur, di sini Neymar sudah tidak ada.
16:03Mbappe masih ada, Haaland masih ada.
16:05Jadi apakah Messi yang legenda masa lalu akan mengikuti jejak yang muda-muda
16:12atau kembali bersama Neymar dan Ronaldo pulang ke negaranya?
16:17Antara Argentina dan Mesir, Anda pasti akan menjagokan Argentina dong?
16:20Ya, harusnya seperti itu.
16:21Dan kalau Swiss sama Kolumbia?
16:23Harusnya Kolumbia, tapi kalau adu penalti, ini rasa-rasanya Mesir karena mereka punya penjaga yang bagus.
16:28Sekarang ini pertanyaan saya, Anda yakin Argentina akan masuk final?
16:31Saya nggak yakin kalau Argentina masuk final, karena dua faktor ini.
16:34Ada Norwegia, ada Inggris.
16:37Seperti itu.
16:38Oke, lalu kita misalnya melihat nih, Swiss, Kolumbia apabila nanti adu penalti
16:43ataupun menang Swiss lalu Argentina, Mesir akan menangkan Argentina ketika melihat Norwegia dengan Inggris.
16:50Saya pikir semifinalis ini ya, ngomongin finalis.
16:53Ya, ya, finalis.
16:53Siapapun semifinalisnya di sini, ini yang saya pikir akan melaju ke final.
16:57Sama saja, ini yang mungkin harus dipertanyakan.
16:59Kalau Spanyol berhadapan dengan Perancis.
17:01Tahun lalu, Spanyol itu ketemu Perancis dengan Spanyol menang 5-4 di semifinal Euro Nations League.
17:06Dan Spanyol sempat unggul 5-1.
17:08Jadi ini akan sangat menarik kalau ini ketemu di semifinal.
17:10Sama menariknya jika Norwegia atau Inggris bertemu dengan Argentina di semifinal.
17:14Prediksinya, berapa-berapa skor?
17:16Argentina, Mesir, Swiss, Kolumbia.
17:19Saya pikir ini masih potensi Argentina untuk menang 2-1.
17:22Walaupun tidak mudah, tapi dalam 90 menit.
17:25Baik.
17:26Selanjutnya?
17:27Yang ini, dua.
17:29Kolumbia menang dalam 120 menit.
17:312-1 juga.
17:322-1.
17:34Oke, nanti kita akan lihat apakah prediksi dari Bu Gita Swondo ini benar atau salah.
17:38Karena pertandingan akan segera dimulai pada pukul 23 untuk Argentina.
17:42Lalu dini hari ada Swiss, Kolumbia.
17:44Jam 3 ya.
17:44Terima kasih Bu Gita Swondo telah hadir di Kompas TV.
17:47Sama-sama.
17:47Analis Spak Bola.
Komentar

Dianjurkan