- 2 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi pendapatan negara hingga Juni 2026 mencapai Rp1.459 triliun atau naik 21,4% secara tahunan (year on year/yoy) dibanding realisasi penerimaan negara pada periode yang sama tahun lalu.
"Pendapatan negara mencapai Rp1.459,4 triliun yang telah mencapai 46,3 persen dari target APBN, tumbuh 21,4 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2025," kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Selain itu, Purbaya memproyeksikan pendapatan negara hingga akhir 2026 akan melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"APBN 2026 dijaga tetap sehat dan berkesinambungan, dengan pembiayaan anggaran yang efisien, defisit terkendali dalam batas aman sebesar 2,85 persen PDB untuk menjaga kredibilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi," kata Purbaya (27:55).
Baca Juga Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Purbaya: Tetap dalam Batas Aman di https://www.kompas.tv/ekonomi/679226/defisit-apbn-semester-i-2026-capai-rp196-5-triliun-purbaya-tetap-dalam-batas-aman
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/679305/full-purbaya-lapor-ke-dpr-proyeksi-pendapatan-negara-2026-lampaui-target-apbn
"Pendapatan negara mencapai Rp1.459,4 triliun yang telah mencapai 46,3 persen dari target APBN, tumbuh 21,4 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2025," kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Selain itu, Purbaya memproyeksikan pendapatan negara hingga akhir 2026 akan melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"APBN 2026 dijaga tetap sehat dan berkesinambungan, dengan pembiayaan anggaran yang efisien, defisit terkendali dalam batas aman sebesar 2,85 persen PDB untuk menjaga kredibilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi," kata Purbaya (27:55).
Baca Juga Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Purbaya: Tetap dalam Batas Aman di https://www.kompas.tv/ekonomi/679226/defisit-apbn-semester-i-2026-capai-rp196-5-triliun-purbaya-tetap-dalam-batas-aman
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/679305/full-purbaya-lapor-ke-dpr-proyeksi-pendapatan-negara-2026-lampaui-target-apbn
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Pimpinan, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:05Yang kami hormati Ketua dan Wakil Ketua Badan Anggota Badan Anggaran DPR RI,
00:13Bapak dan Ibu Anggota Badan Anggaran DPR RI, dan Bapak Gubernur Bank Indonesia.
00:21Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT,
00:26Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Kuasa.
00:30Atas limpaan rahmat dan kebunianya, kita dapat hadir dalam rapat kerja hari ini dalam keadaan sehat.
00:38Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota Badan Anggaran DPR
00:44atas dilaksanakannya rapat kerja pembahasan laporan pelaksanaan APBN semester 1
00:50dan prognosis semester 2 tahun 2026 pada hari ini selasa 7 Juli 2026
00:58sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan.
01:02Sesuai amat konstitusi dan undang-undang pasal 27 ayat 1 undang-undang nomor 17 tahun 2003
01:10tentang keuangan negara,
01:12pemerintah menyusun laporan realisasi semester pertama APBN
01:16dan prognosis untuk 6 bulan berikutnya
01:19dan disampaikan kepada DPR selambat-lambatnya
01:23pada akhir Juli tahun anggaran yang bersangkutan
01:25untuk dibahas bersama-sama DPR dan pemerintah pusat.
01:32Pada kesempatan yang baik ini,
01:34izinkan kami menyampaikan garis besar materi yang akan kami sajikan
01:38dengan tiga bahasan pokok
01:39yang terdiri dari pertama perkembangan ekonomi makro dan kebijakan fiska semester 1 tahun 2026
01:45yang kedua realisasi APBN semester 1 tahun 2026
01:49dan yang ketiga outlook ekonomi makro dan APBN tahun 2026.
01:55Pada kesempatan ini saya mohon untuk fokus ke yang kedua dan ketiga saja
02:00yaitu realisasi APBN semester 1 dan outlook ekonomi makro
02:04karena perkembangan ekonomi makro yang sudah kita bahas berkali-kali di sini
02:09supaya Bapak dan Ibu nggak bosan gitu ya.
02:11Di sini Pak Ketua ya.
02:14Kita langsung aja kalau gitu masuk ke realisasi APBN
02:19semester 1 tahun 2026
02:24Pimpinan dan Bapak Ibu anggota bangga yang kami hormati
02:29bertolak dari pengaparan tentang perkembangan ekonomi makro dan kebijakan fiskal
02:35semester 1 tahun 2026
02:36atau kondisi ekonomi semester 1 tahun 2026
02:40selanjutnya kami akan menguraikan realisasi APBN
02:43dan sampai dengan semester 1 tahun 2026
02:48realisasi semester 1 tahun 2026
02:51diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
02:54dan pencapaian agenda nasional
02:56dengan capaian kinerja sebagai berikut
03:00pendapatan negara mencapai 1.459,4 triliun rupiah
03:06yang telah mencapai 46,3 persen
03:10dari target APBN
03:11dan tumbuh 21,4 persen
03:15year on year dibandingkan dengan periode yang sama
03:17tahun 2025
03:19realisasi tersebut dari 1 penerimaan perbajakan
03:23sebesar 1.187,8 triliun rupiah
03:28yang mencapai 44,1 persen
03:31dari target APBN
03:33dan tumbuh
03:3521,4 persen
03:37dibanding tahun yang lalu
03:40dan yang kedua
03:41PNBP
03:43sebesar
03:44271,0 triliun rupiah
03:47yang telah mencapai 59,0 persen
03:51dari target
03:53APBN
03:55dan tumbuh
03:5521,6 persen
03:57kalau kita lihat
03:59penerimaan pajak aja itu
04:03tumbuhnya
04:0424,6 persen
04:07ini perkembangan yang mengembirakan
04:09mengingat tahun lalu
04:11kontraksi 7 persen
04:12di 6 bulan pertama
04:15jadi reformasi
04:18perpajakan
04:19dan reformasi
04:20organisasi maupun
04:23personal diperpajakan
04:24sudah memberikan hasil yang cukup menjanjikan
04:27CPI ke depannya akan
04:28terus membaik
04:31kinerja pendapatan
04:33dipengaruhi oleh peningkatan
04:34aktif ekonomi
04:35peningkatan pengawasan dan tata kelola
04:37pajak dan biaya cukai
04:39serta peningkatan layanan
04:41kementerian lembaga
04:42dan BLU
04:43belanja negara
04:44terrealisasi sebesar
04:46Rp1.656,0 triliun rupiah
04:49dengan tingkat penyerapan
04:51mencapai
04:5243,1 persen
04:54dari pagu
04:55APBN
04:55dan tumbuh
04:5717,8 persen
04:59year on year
05:00kinerja belanja negara
05:02terdiri dari
05:03satu belanja pemerintah pusat
05:04sebesar
05:05Rp1.296,8 triliun
05:07dengan tingkat penyerapan
05:10mencapai
05:1141,2 persen
05:13dari pagu
05:14APBN
05:15dan tumbuh
05:1629,4 persen
05:18year on year
05:18dan yang kedua
05:20transfer ke daerah
05:21sebesar
05:21Rp357,4 triliun
05:24dengan tingkat penyerapan
05:26mencapai
05:2651,6 persen
05:29dari
05:30pagu
05:31APBN
05:33kalau kita lihat
05:34belanja negara
05:35tahun lalu
05:37dalam periode yang sama
05:38hanya tumbuh
05:3838,8
05:40sekarang
05:40tumbuhnya
05:4143,1 persen
05:43itu merupakan
05:44hasil dari
05:44upaya kita
05:45untuk
05:45memastikan
05:47belanja negara
05:48lebih
05:48terjadi
05:50merata
05:50sepanjang tahun
05:54kinerja belanja
05:55ditujukan
05:56untuk mendorong
05:57perekonomian
05:58lebih tinggi
05:59mendukung agenda
06:00pembangunan
06:01dan program
06:01prioritas
06:02nasional
06:03berdasarkan
06:04realisasi
06:05pendapatan
06:07dan belanja
06:07negara tersebut
06:08defisit
06:09APBN
06:10sementer 1
06:10tercatat
06:11sebesar
06:12Rp196,50
06:14dengan
06:15presentasi
06:16sebesar
06:170,76
06:19persen
06:19terhadap
06:20PDB
06:20kondisi tersebut
06:22mencapai
06:22bahwa
06:23defisit
06:23APBN
06:24tetap dijaga
06:25dalam batas
06:26aman
06:26dan terkendali
06:27jadi
06:28kalau kita
06:29lihat dulu
06:29waktu kami
06:30publish
06:31angkat
06:31tahun pertama
06:32keluarnya
06:33itu 0,9
06:34semua
06:35pengamat
06:36panik
06:36dan mereka
06:37bilang
06:38kalau dikali
06:394
06:39jadi
06:393,6
06:40jadi
06:41mereka
06:41bilang
06:42berarti
06:42anggaran
06:43tahun ini
06:44pasti
06:44defisitnya
06:453,6
06:45persen
06:45lewat
06:46dari 3
06:46kalau
06:47kita
06:47pakai
06:48cara yang
06:48sama
06:49sekarang
06:4962
06:490,7
06:50berarti
06:51kalau setahun
06:571,52
06:59harusnya
07:00begitu
07:00kalau mereka
07:01memakai
07:01cara yang
07:01sama
07:02tapi saya
07:03yakin
07:03mereka
07:03tidak akan
07:04memakai
07:04cara yang
07:04sama
07:04jadi mereka
07:05tidak akan
07:06membahas
07:06ini
07:06mereka
07:07tetap
07:08akan
07:08bilang
07:08anggarannya
07:09parah
07:10tapi
07:10ini
07:11angka
07:12yang terjadi
07:12betulan
07:12dan
07:14mungkin
07:15sepanjang
07:15tahun
07:15pun
07:16tidak akan
07:17seperti itu
07:17hitungannya
07:18akan
07:18lebih tinggi
07:19karena
07:19kita
07:19ada
07:19belanja-belanja
07:20yang
07:21terakumulasi
07:22titulan kedua
07:23tapi
07:23kita
07:24pastikan
07:24bahwa
07:25anggaran
07:26kita
07:27tetap
07:27terkendali
07:28dan
07:28debit
07:28akan
07:29di bawah
07:293%
07:34ini
07:35ada catatan
07:35sedikit
07:36terdapat
07:36kenaikan
07:37pagu
07:37TKD
07:38sebesar
07:3813,3
07:39triliun
07:40dari
07:40pagu
07:41APBN
07:41sebesar
07:4216,93
07:43triliun
07:43naik
07:45jadinya
07:45menjadi
07:45706,3
07:47triliun
07:47ini
07:47termasuk
07:48tambahan
07:48untuk
07:48penanganan
07:49benjara
07:49Sumatera
07:50dan
07:51tambahan
07:51dana
07:51otonomi
07:52khusus
07:52Papua
07:53dan
07:53dana
07:54tambahan
07:54infrastruktur
07:55OTSUS
07:55jadi
07:57anggaran ke daerah
07:58kita naikkan
07:58dengan
07:59angka yang
08:00juga
08:00signifikan
08:01next
08:04pendapatan
08:05negara
08:05semester 1
08:06tahun
08:062026
08:07pimpinan
08:09dan
08:09bapak
08:10ibu
08:10anggota
08:11banggar
08:11yang kami
08:11hormati
08:12selanjutnya
08:13kami akan
08:14menguraikan
08:15realisasi
08:15rincian
08:16pendapatan
08:16negara
08:17semester 1
08:17tahun
08:182026
08:18realisasi
08:20pendapatan
08:21negara
08:21semester 1
08:222026
08:22mencapai
08:241459,4
08:26triliun
08:27rupiah
08:27atau 46,3%
08:29dari target
08:30APBN
08:30tumbuh
08:3121,4%
08:33dibandingkan
08:34periode yang
08:34sama
08:35tahun lalu
08:36pertumbuhan tersebut
08:37terutama ditopang oleh
08:38peningkatan penerimaan
08:40perpajakan
08:41serta membaiknya
08:42kinerja
08:43PNBP
08:48dari
08:49perpajakan
08:50realisasi
08:51mencapai
08:52Rp1.187,8 triliun
08:57atau
08:58tumbuh
08:5821,4%
09:00dari realisasi
09:01tahun
09:02sebelumnya
09:02ini
09:0344,1%
09:04dari
09:05target
09:05APBN
09:06kinerja tersebut
09:08dipengaruhi
09:09oleh
09:10meningkatnya
09:11aktuasi ekonomi
09:11pembayaran gaji
09:14THR
09:15perbaikan
09:16harga beberapa
09:16komunitas
09:17serta
09:18berbagai
09:19langkah
09:19extra effort
09:20dan penguatan
09:22administrasi
09:22perpajakan
09:25jadi ada juga
09:27orang pajak
09:28disuruh kerja
09:28lebih keras
09:29supaya
09:31tax collection
09:33meningkat
09:33mungkin memang
09:35belum
09:35se-ideal
09:36diperkaren
09:36banyak orang
09:37tapi sudah ada
09:38peningkatan
09:38yang signifikan
09:39kita akan
09:41terus
09:41usahakan
09:41ke depan
09:42akan semakin
09:43membaik lagi
09:44tanpa
09:45menaikkan
09:46tax rate
09:47jadi gak ada
09:48kenaikan
09:53tarif pajaknya
09:54gak naik
09:54cuman kita
09:55lakukan
09:56ekstensifikasi
09:57dan kita
09:57lakukan
10:00disiplin
10:01yang lebih
10:01ketat
10:02di pengumpulan
10:03pajak
10:03sementara
10:05sementara itu
10:05realisasi
10:06PNBP
10:06mencapai
10:07271,03
10:09atau
10:10tumbuh
10:1121,6%
10:13dari
10:14realisasi
10:14tahun sebelumnya
10:15ini 56,9%
10:18dari target
10:18APBN
10:18ini didukung
10:20oleh
10:20peningkatan
10:21volume layanan
10:22pemerintah
10:22perbaikan
10:23tata kelola
10:24serta
10:25masih terjaganya
10:26harga
10:26beberapa
10:27komunitas
10:27strategis
10:28secara keseluruhan
10:30capaian
10:31semester 1
10:32menunjukkan
10:33bahwa momentum
10:34penimpulan
10:34negara
10:35berada
10:36pada
10:37jalur
10:37yang
10:38positif
10:38hingga
10:40sementara 1
10:41tahun
10:412026
10:42penerimaan
10:44pajak
10:44diperkirakan
10:45mencapai
10:451.035,7
10:47triliun
10:47atau
10:48tumbuh
10:4924,6%
10:50dari
10:51realisasi
10:52tahun sebelumnya
10:52ini adalah
10:5343,9%
10:54dari target
10:55APBN
10:56ini tumbuh
10:57signifikan
10:57dibandingkan
10:58dengan periode
10:58yang sama
10:59tahun sebelumnya
11:00yang saya bilang
11:01tadi negatif
11:02pertumbuhan
11:03ini mencerminkan
11:04kombinasi
11:05antara
11:05kondisi ekonomi
11:06domestik
11:07yang tetap
11:07terjaga
11:08semakin efektifnya
11:09implementasi
11:10kortex
11:10serta
11:11penguatan
11:12berbagai langkah
11:13intensifikasi
11:14dan
11:14eksensifikasi
11:16perpajakan
11:17jadi
11:19walaupun
11:19kortex
11:20ada cacatnya
11:21tapi
11:22dampaknya
11:23cukup
11:23signifikan
11:24juga untuk
11:24meningkatkan
11:25pendapatan
11:26perpajakan
11:27kita akan
11:28perbaiki terus
11:29kelemahan-kelemahan
11:30di korteks
11:30supaya ke depan
11:31masyarakat
11:32semakin gampang
11:33menggunakan
11:33korteks
11:34sehingga
11:34pajak saya
11:35naik lagi
11:36kira-kira gitu
11:38dari sisi jenis
11:39pajak
11:39hampir seluruh
11:40kelompok
11:41menerimaan
11:41menunjukkan
11:42kinerja positif
11:43PPH
11:44badan
11:44dan kelompok
11:45pajak
11:46penghasilan
11:46tumbuh kuat
11:48sejalan
11:48dengan
11:48meningkatnya
11:49profitabilitas
11:51dunia usaha
11:52dan penghasilan
11:53masyarakat
11:54PPH
11:55badan
11:56dan depositnya
11:56mencapai
11:58196,1 triliun rupiah
12:01atau
12:01tumbuh
12:0228,6%
12:03dari
12:04tahun sebelumnya
12:05adapun
12:07PPH
12:08OP
12:08PPH 21
12:09dan depositnya
12:10terrealisasi
12:11sebesar
12:11146,0 triliun rupiah
12:15atau
12:1613,6%
12:17dari tahun sebelumnya
12:18sedangkan
12:19PPH final
12:20PPH 22
12:21dan PPH 26
12:23mencapai
12:23159,6
12:26159,9 triliun rupiah
12:28atau
12:29tumbuh sebesar
12:301,4%
12:31sementara itu
12:33PPM
12:34dan PPNWM
12:35juga mencatat
12:36pertumbuhan
12:37yang tinggi
12:38yang mencapinkan
12:39konsumsi domestik
12:40yang tetap
12:40resilient
12:41kinerjanya
12:42mencapai
12:43380 triliun
12:45atau
12:45tumbuh
12:4542,2%
12:49jadi
12:50ini menunjukkan
12:50memang betul-betul
12:51ada perbaikan
12:52di perekonomian
12:53ke depan
12:56PPH akan terus
12:57memperkuat
12:58pengawasan
12:58kepatuhan
12:59berbasis risiko
13:00optimalisasi
13:01pemanfaatan data
13:02serta penyempurnaan
13:04administrasi
13:05perpajakan
13:05untuk menjaga
13:07momentum
13:07penerimaan pajak
13:08hingga
13:09akhir tahun
13:11dari sisi
13:12sektoral
13:13pertumbuhan
13:14penerimaan pajak
13:15ditopang oleh
13:16hampir seluruh
13:16sektor utama
13:17ekonomi
13:18kontribusi
13:19terbesar
13:19berasal dari
13:20sektor perdagangan
13:2125,6%
13:23dan industri
13:24pengolahan
13:24sebesar
13:2522,8%
13:2722,8%
13:29padahal dari sisi
13:30pertumbuhan
13:31sektor yang meningkat
13:32sektifikan adalah
13:33perdagangan
13:34dengan tumbuh
13:3545,9%
13:37pertambangan
13:3822,8%
13:40dan industri
13:41pengolahan
13:41tumbuh sebesar
13:4219,9%
13:46sektor perdagangan
13:47masih menjadi
13:48kontribusi terbesar
13:49dalam pertumbuhan
13:49yang tinggi
13:50terutama
13:51didorong oleh
13:52meningkatnya
13:52harga BBM
13:53seiring kenaikan
13:54harga komunitas dunia
13:55serta
13:56berkembangnya
13:57aktivitas
13:58perdagangan
13:58digital
13:59industri pengolahan
14:01juga menunjukkan
14:02pertumbuhan
14:03yang kuat
14:03terutama
14:04subsektor
14:05industri minyak
14:06lempasawit
14:06yang memperoleh
14:08manfaat
14:08dari meningkatnya
14:10harga
14:10dan
14:11profitabilitas
14:12di sisi lain
14:14sektor
14:15pertambangan
14:16tetap memberikan
14:17kontribusi positif
14:18khususnya
14:19dari subsektor
14:20migas
14:20sementara
14:21sektor
14:22pengangkutan
14:23konstruksi
14:24real estate
14:25dan jasa
14:26perusahaan
14:26turut
14:27mencerminkan
14:29berlanjutnya
14:30aktivitas
14:31perekonomian
14:32domestik
14:33sulit pertumbuhan
14:34yang lebih
14:35merata ini
14:35menjadi indikasi
14:37bahwa
14:38basis penerimaan
14:38negara
14:39semakin kuat
14:40dan tidak
14:41hanya bergantung
14:42pada
14:43satu sektor
14:44tertentu
14:46hingga
14:47akhir semester
14:481 tahun
14:492026
14:49realisasi
14:51penerimaan
14:52kepabianan
14:53dan cukai
14:53mencapai
14:54sekitar
14:54152 triliun
14:56atau 45,2%
14:58dari APBN
14:59tumbuh
14:59sebesar
15:003,4%
15:01dibandingkan
15:02tahun sebelumnya
15:03pertumbuhan
15:04tersebut
15:05didukung oleh
15:05meningkatnya
15:06penerimaan
15:06cukai
15:07mencapai
15:08109,4 triliun
15:09atau
15:10tumbuh
15:110,6%
15:12dari
15:13realisasi
15:13tahun sebelumnya
15:14sebagai dampak
15:15masih terjaganya
15:16produksi
15:17hasil tembakau
15:18dan meningkatnya
15:19produksi minuman
15:20mengandung
15:21etil alkohol
15:22biaya masuk
15:24juga menunjukkan
15:25pertumbuhan
15:25yang baik
15:26tercatat
15:2726,3 triliun
15:28atau tumbuh
15:3011,3%
15:31dari realisasi
15:32tahun sebelumnya
15:33ini sejalan
15:34dengan meningkatnya
15:35impor bahan baku
15:36dan bahan penolong
15:38yang mendukung
15:39aktivitas industri
15:40nasional
15:40mentara itu
15:42biaya keluar
15:44mencapai
15:4516,4 triliun
15:46atau tumbuh
15:48sebesar
15:4811,7%
15:49dari realisasi
15:51tahun sebelumnya
15:52ini memperoleh
15:53dukungan
15:53dari penguatan
15:54harga CPO
15:55di pasar
15:56internasional
15:57meskipun demikian
15:58pemerintah
15:59tetap mencermati
16:00berbagai risiko eksternal
16:01termasuk
16:02tidak pastinya
16:03peregangan global
16:04dan
16:05kuatilitas
16:05harga komunitas
16:06yang berpotensi
16:08mempengaruhi penerimaan
16:09pada semester
16:10kedua
16:13PNBP
16:15hingga
16:16semester 1
16:16tahun
16:162026
16:17terrealisasi
16:18sebesar
16:19271
16:20triliun rupiah
16:22atau 59%
16:23dari target
16:24APBN
16:252026
16:26capaian tersebut
16:27tumbuh positif
16:28sebesar
16:2821,6%
16:30dibandingkan
16:31realisasi
16:32pada periode yang sama
16:33tahun 2025
16:34yang sebesar
16:35222,9 triliun rupiah
16:39peningkatan
16:40realisasi
16:41PNBP tersebut
16:42terutama
16:42didorong oleh
16:43kinerja pendapatan
16:44SDA
16:44serta peningkatan
16:46penerimaan
16:47PNBP
16:48KL
16:48dan pendapatan
16:50BLU
16:51kinerja pendapatan
16:53SDA
16:54Megas
16:54dilukung oleh
16:55kenaikan ICP
16:56kenaikan lifting
16:57periode Desember
16:58Mei
16:58serta
16:59perlemahan
17:00nilai tukar rupiah
17:01sedangkan
17:02pendapatan SDA
17:03non-megas
17:03terutama
17:04didukung oleh
17:05kenaikan harga
17:06mineral acuan
17:07khususnya
17:08komoditas
17:09nikel
17:09tembaga
17:10emas
17:11dan perak
17:12sementara itu
17:13realisasi pendapatan
17:15KND
17:15menurun
17:16dibandingkan
17:17periode yang sama
17:18tahun sebelumnya
17:18terutama disebabkan oleh
17:20tidak terulangnya
17:21setelan dividen
17:22BUMN
17:23perbankan
17:23yang pengelolaannya
17:25telah dialihkan
17:26ke BPI
17:27dan antara
17:28selanjutnya
17:29kinerja PNBP
17:30KL
17:30didukung oleh
17:31peningkatan pendapatan
17:33jasa komunikasi
17:33dan informatika
17:34serta
17:36pendapatan
17:36penegak hukum
17:37termasuk hasil
17:38kinerja
17:39Satgas PKH
17:40pendapatan
17:42BLU
17:42didorong oleh
17:43peningkatan
17:44layanan kesehatan
17:44serta
17:45kenaikan harga
17:46dan tarikh
17:46penggunaan eksplorasi
17:47biosawit
17:48dan turunannya
17:51Pimpinan
17:52dan Bapak Ibu
17:54anggota
17:55banggar yang kami
17:56hormati
17:56selanjutnya
17:57kami akan
17:58menguraikan
17:58rincian
17:59realisasi belanja
18:00negara
18:00semester 1
18:01tahun
18:012026
18:02belanja
18:04pemerintah pusat
18:05hingga
18:05semester 1
18:06terrealisasi
18:07sebesar
18:07Rp1.298,6
18:09atau
18:1141,2%
18:13dari
18:14alokasi
18:14anggaran
18:15APBN
18:152026
18:16realisasi
18:17tersebut
18:18tumbuh sebesar
18:2029,4%
18:22dari
18:23realisasi
18:23pada periode
18:24yang sama
18:24tahun 2025
18:25yang sebesar
18:27Rp1.003,6
18:29triliun
18:31realisasi
18:32belanja
18:32KL
18:33hingga
18:33semester 1
18:332026
18:34adalah
18:34sebesar
18:35Rp658,9
18:37triliun
18:38utamanya
18:39ditopang
18:39oleh
18:41pelaksanaan
18:41MBG
18:42penyaluran
18:43bantuan sosial
18:44seperti
18:44bantuan
18:45Iuran
18:45Jaminan
18:45Kesehatan
18:46untuk
18:46orang
18:46tidak
18:46mampu
18:47penyaluran
18:48kartu
18:48sembako
18:49program
18:50keluarga
18:50rapan
18:50dan juga
18:51penyaluran
18:52kartu
18:52Indonesia
18:53pintar
18:53kuliah
18:54selain itu
18:56realisasi belanja
18:57pemerintah pusat
18:58juga digunakan
18:59untuk membayar
19:00gaji
19:01aparatur
19:01termasuk
19:02THR
19:03dan gaji
19:04ke-13
19:04untuk belanja
19:07non-KL
19:07realisasinya
19:08adalah
19:09sebesar
19:09Rp639,7 triliun
19:12utamanya
19:13dimanfaatkan
19:14untuk
19:14pembayaran
19:14subsidi
19:15dan kompensasi
19:16tahun
19:16berjalan
19:162026
19:17dan juga
19:18pembayaran
19:19kurang
19:19bayar
19:20tahun
19:202025
19:21selain itu
19:22juga
19:22dimanfaatkan
19:23untuk
19:23pembayaran
19:24THR
19:25pensiunan
19:25dan juga
19:26pensiunan
19:27ke-13
19:28peningkatan
19:29realisasi
19:30belanja
19:30pemerintah pusat
19:31pada tahun
19:312026
19:32ini
19:32menjadi
19:33katalisator
19:34untuk
19:34mendukung
19:35pertumbuhan
19:35ekonomi
19:36di semester
19:37pertama
19:37tahun
19:382026
19:41subsidi
19:42dan kompensasi
19:43sampai dengan
19:44semester
19:44satu tahun
19:452026
19:46telah
19:46terrealisasi
19:47sebesar
19:48Rp233,9
19:49atau
19:5152,1
19:52persen
19:52dari
19:52VBN
19:53untuk
19:54menjaga
19:54daya
19:54beli
19:54masyarakat
19:55realisasi
19:56tersebut
19:57terdiri dari
19:58subsidi
19:58sebesar
19:59Rp116,9
20:01dan
20:01kompensasi
20:02sebesar
20:03Rp116,9
20:06realisasi
20:07subsidi
20:07dan kompensasi
20:08semester
20:09satu
20:09tahun
20:092026
20:10menunjukkan
20:11peningkatan
20:12yang signifikan
20:12sebesar
20:1344,4
20:15persen
20:15apabila
20:16dibandingkan
20:17dengan
20:17realisasi
20:18periode
20:18yang sama
20:18tahun
20:192025
20:19yang sebesar
20:20Rp161,4
20:23triliun
20:23realisasi
20:25subsidi
20:26dan kompensasi
20:26dipengaruhi oleh
20:27fluttuasi
20:28ICP
20:29nilai tukar rupiah
20:30serta
20:31peningkatan
20:31volume
20:32BBM
20:33LPG
20:35dan listrik
20:36bersubsidi
20:36sedangkan
20:37realisasi
20:38subsidi
20:39non-energi
20:40terutama
20:40dipengaruhi oleh
20:41meningkatnya
20:42pembayaran
20:42subsidi
20:43pupuk
20:43realisasi
20:45penyaluran
20:45barang
20:45bersubsidi
20:46sampai
20:47dengan
20:47semester
20:471
20:47tahun
20:482026
20:49juga
20:49menunjukkan
20:50peningkatan
20:51apabila
20:52dibandingkan
20:52dengan
20:53realisasi
20:53penyaluran
20:54periode
20:54yang sama
20:55tahun
20:552025
20:56realisasi
20:57penyaluran
20:58volume
20:58BBM
20:58meningkat
20:59sebesar
20:597,8%
21:01volume LPG
21:023 kg
21:03meningkat
21:04sebesar
21:052%
21:05pelanggan
21:07listrik
21:07bersubsidi
21:07meningkat
21:08sebesar
21:082,1%
21:09volume
21:10pupuk
21:11meningkat
21:11sebesar
21:1221,4%
21:14dan debit
21:14kur
21:15meningkat
21:16sebesar
21:163,6%
21:19sampai
21:20dengan
21:21semester
21:21pertama
21:22transfer
21:23transfer
21:23ke daerah
21:24terrelasiasi
21:25sebesar
21:25357,4
21:27triliun
21:27rupiah
21:28atau
21:2851,6%
21:30dari
21:30pagu
21:30anggaran
21:31APBN
21:312026
21:33secara
21:33presentasi
21:34angka
21:35penyaluran
21:36TKD
21:36tahun
21:362026
21:37merupakan
21:37yang
21:38tertinggi
21:38dalam
21:395
21:40tahun
21:40terakhir
21:41perlu kami
21:43sampaikan
21:44bahwa
21:44realisasi
21:45TKD
21:45yang tinggi
21:46di semester
21:461
21:46tahun
21:462026
21:47ditentukan
21:48oleh
21:49andil
21:49kinerja
21:50pemerintah
21:50daerah
21:50dalam
21:51menyerap
21:51anggaran
21:52dan
21:52merealisasikan
21:53target
21:53tersebut
21:55realisasi
21:56penyaluran
21:57TKD
21:57dari
21:57pemerintah
21:58pusat
21:58sudah
21:58on track
21:59dan berjalan
22:00lebih cepat
22:01kami
22:01akan
22:02kawat
22:02terus
22:02realisasi
22:03penyaluran
22:03TKD
22:04di semester
22:04kedua
22:12prognosis
22:13izinkan kami
22:14untuk meneruskan
22:15untuk pembayaran
22:16anggaran
22:17semester
22:18sama
22:18tahun
22:202026
22:21tadi udah
22:28jadi saya
22:28didikta sama
22:29adik jen saya
22:29ini
22:30gak boleh baca
22:30lama-lama
22:30katanya pak
22:31padahal yang
22:32bikin dia pak
22:33yang bikin pendek
22:35biasanya bacanya pendek
22:36disini
22:37saya suruh
22:39motor ini
22:39agak usah juga
22:39kita langsung
22:41loncat pak
22:42ke
22:44outlook
22:45APBN
22:472026
22:47untuk posturnya
22:48halaman 30
22:51untuk
22:57halaman 33
23:01halaman 33
23:05outlook
23:06outlook
23:07APBN
23:072026
23:08diarahkan
23:08untuk mendorong
23:09kinerja
23:10perekonomian
23:10dan mendukung
23:11prioritas pembangunan
23:12nasional
23:12dengan meninjian
23:14sebagai berikut
23:15outlook
23:16pendapatan
23:16negara
23:17dipergerakan
23:17mencapai
23:18Rp3.208,1
23:21triliun
23:21atau mencapai
23:23101,7%
23:25dibanding
23:26target APBN
23:27dan tumbuh
23:28sebesar
23:2816%
23:29year on year
23:34outlook
23:35tersebut
23:35dari antara lain
23:36satu
23:37ada lagi
23:42jangan lipat
23:43tengok-tengok aja
23:43pusing
23:45antara lain
23:46penerimaan
23:47perpajakan
23:48sebesar
23:48Rp2.631,4 triliun
23:50tumbuh
23:5218,6%
23:54pajak
23:55Rp2.310,8 triliun
23:57tumbuh
23:5820,5%
23:59year on year
23:59serta
24:00kepabianan
24:01dan cukai
24:02Rp320,6 triliun
24:03tumbuh
24:046,8%
24:05year on year
24:06dan yang kedua
24:07PNBP
24:08sebesar
24:09Rp575,1 triliun
24:10tumbuh
24:12sebesar
24:126,2%
24:13year on year
24:14ini kan
24:15penerimaan pajaknya
24:16hanya turun lagi
24:17ke 20,5%
24:18kita akan
24:19jaga terus
24:20mudah-mudahan
24:21mudah-mudahan
24:21kita bisa
24:22tahan
24:22di 23%
24:23terus untuk
24:23penerimaan
24:24pajaknya
24:25sehingga
24:25income
24:26kita juga
24:26akan
24:26lebih baik
24:27saya yakin
24:28dengan efisiensi
24:29pagi pajak
24:30perbaikan
24:32kortex
24:32dan perbaikan
24:33prosedur
24:33kita bisa
24:35mencapai itu
24:35tanpa
24:36menaikkan tarif
24:36pajaknya
24:37atau
24:38menciptakan
24:39pajak baru
24:41outlook
24:41belanja
24:42negara
24:42diproyeksikan
24:43sebesar
24:43Rp3.942,4 triliun
24:46atau mencapai
24:48102,6%
24:49dibandingkan
24:50pagu APBN
24:51dan tumbuh
24:5214,8%
24:54untuk belanja
24:55terdiri dari
24:56satu belanja
24:57pemerintah pusat
24:57sebesar
24:58Rp3.245,5 triliun
25:01tumbuh
25:0225,5%
25:03year on year
25:04dan transfer
25:05ke daerah
25:05sebesar
25:06696,9T
25:08atau mencapai
25:10100,6%
25:12dibanding
25:13pagu APBN
25:13sebesar
25:14693,9T
25:16sama 0
25:17saya ditambah
25:1710
25:21Outlook belanja
25:23ditunjukkan
25:23untuk mendukung
25:24program prioritas
25:25pembangunan
25:26menjaga stabilitas
25:27harga pangan
25:28dan daya beli
25:28masyarakat
25:29serta untuk
25:30mendukung penyelenggaraan
25:31pemerintahan
25:32daerah
25:34penanggulangan
25:35bencana
25:35dan tambahan
25:37osus
25:37selain itu
25:38outlook belanja
25:39tersebut
25:40sudah memperhitungkan
25:41tambahan sebesar
25:42Rp132 triliun
25:44untuk pembayaran
25:45kewajiban
25:46dan pemerintah
25:46subsidi
25:47dan kompensasi
25:48dalam kesempatan ini
25:50pemerintah
25:51mengusulkan
25:52pergeseran
25:53dari
25:54BA Bun
25:54ke
25:55BA KL
25:56dan atau sebaliknya
25:57dalam rangka
25:58memperkuat
25:58jaminan sosial
25:59bidang kesehatan
26:00dan kapasitas
26:01kementerian lembaga
26:01untuk melaksanakan
26:03tupoksi
26:03dan layanan
26:07surat terpisah
26:08dari
26:09Menteri Keuangan
26:11kepada pimpinan
26:11bangga
26:12sesuai dengan
26:12Undang-Undang APBN
26:13berdasarkan outlook
26:15pendapatan
26:16outlook pendapatan
26:18dan belanja negara tersebut
26:19outlook defisit APBN
26:20tercatat
26:21sebesar
26:22Rp734,3 triliun
26:25dengan
26:27presentasi
26:27sebesar
26:282,8 miliar
26:29persen
26:30hadap PDB
26:30dengan demikian
26:32outlook pembiayaan
26:33anggaran
26:33menjadi sebesar
26:35Rp734,3 triliun
26:39saya yakin
26:40kita masih bisa menekan
26:42depus ini ke bawah
26:45pimpinan
26:46dan bapak ibu
26:47anggota bangga
26:47yang kami hormati
26:48APBN
26:502026
26:50bekerja keras
26:51mendorong pertumbuhan
26:52ekonomi yang lebih tinggi
26:53dan mendukung
26:54agenda prioritas
26:55pembangunan nasional
26:56dengan tetap
26:57menjaga tata keolah
26:58keuangan yang sehat
26:59kredibel
27:00dan akuntabel
27:01di tengah
27:03kejolak
27:03geopolitik
27:04dan ketidakpastian global
27:05peran APBN
27:07sangat strategis
27:07sebagai shock absorber
27:09dalam menjaga
27:09stabilitas perekonomian
27:10dan menjaga
27:12daya beli masyarakat
27:13dan kebijakan
27:14kontrol psikikal
27:15dalam mendorong
27:16pertumbuhan ekonomi
27:17yang tinggi
27:17inklusif
27:19dan merata
27:20kita lihatkan
27:21shock absorber
27:22pada waktu harga
27:23minyak dunia tinggi
27:23kita tidak naikkan
27:25harga
27:26BBM subsidi
27:28sebagian
27:29mengkritik
27:30kebijakan tersebut
27:31tapi untuk kami
27:32untuk pemerintah
27:32untuk kita semua
27:33itu bagus
27:34untuk menjaga
27:35stabilitas
27:36sehingga kita
27:37masih bisa
27:37tumbuh terus
27:38ekonominya
27:40APBN
27:40konsisten mendukung
27:41agenda prioritas
27:42pembangunan nasional
27:43terutama
27:43makanan bergizi gratis
27:45revitalisasi sekolah
27:47cek kesehatan gratis
27:48sekolah rakyat
27:49dan kooperasi
27:50desa merah putih
27:51agar berjalan
27:52secara efisien
27:54dan efektif
27:55APBN
27:562026
27:57dijaga
27:58tetap sehat
27:58dan berkesenambungan
27:59dengan pembiayaan
28:01anggaran yang efisien
28:02defisi terkendali
28:03dalam batas aman
28:04sebesar 2,85%
28:06PDB atau lebih rendah
28:07untuk menjaga
28:08kredibilitas
28:09dan mendorong
28:10pertumbuhan ekonomi
28:11yang lebih tinggi
28:12sinergi dan harmonisasi
28:14belanja pusat
28:15dan daerah
28:15terus ditingkatkan
28:17guna memperbaiki
28:18kualitas pengolahan
28:18anggaran
28:19dan efektivitas belanja
28:21agar dampak
28:22APBN
28:22semakin nyata
28:24dalam mewujudkan
28:25kemampuan
28:25seluruh rakyat Indonesia
28:27sinergi kebijakan
28:29dengan Bank Sentra
28:29juga akan
28:30ditingkatkan terus ke depan
28:31supaya kebijakan fiskan
28:32dan parameter betul-betul
28:33sinkron
28:34untuk mendukung
28:35pertumbuhan ekonomi kita
28:37dan stabilitas ekonomi
28:38dan sektor finansial
28:41secara berkelanjutan
28:42demikian penjelasan kami
28:44mengenai laporan
28:45pelaksanaan APBN
28:45semester 1
28:46dan prognosis
28:47semester 2 tahun
28:482026
28:48untuk dapat dibahas
28:50dan disetujui oleh
28:51badan anggaran
28:52terima kasih
28:53kami kembalikan
28:54keberapimpinan
28:55Assalamualaikum
28:56Warahmatullahi Wabarakatuh
28:58Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
29:01Baiklah Bapak-Ibu sekalian
29:02setelah Bapak Menter
Komentar