Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan duka mendalam untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang akan dimakamkan pada 9 Juli 2026.

Megawati menyatakan sosok Ali Khamenei adalah seorang patriotik dan pejuang bagi bangsa Iran.

"Bagi saya pribadi, sosok Ayatollah Ali Khamenei bukanlah sekadar pemimpin politik atau tokoh agama dari bangsa Iran yang dikenal sangat patriotik dan tidak pernah mengenal kata menyerah. Dalam diri beliau, saya melihat gema perjuangan yang pernah dirintis oleh ayahanda saya, Bung Karno," kata Megawati melalui pesan video yang dirilis pada Selasa (7/7/2026).

Baca Juga Potret Warga Iran Tumpah Ruah di Jalanan Ikuti Prosesi Pemakaman Ali Khamenei | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/679101/potret-warga-iran-tumpah-ruah-di-jalanan-ikuti-prosesi-pemakaman-ali-khamenei-kompas-malam

#megawati #iran #alikhamenei



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/679347/megawati-kirim-ucapan-duka-mendalam-untuk-mendiang-pemimpin-iran-ayatollah-ali-khamenei
Transkrip
00:01Bismillahirrahmanirrahim.
00:03Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:07Hari ini, dengan hati penuh duka cita mendalam dan dengan rasa hormat,
00:13saya Megawati Soekarno Putri, Presiden kelima Republik Indonesia
00:19dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,
00:24sekaligus sebagai Putri Dr. Insinyur Soekarno
00:30atau yang terkenal disebut Bung Karno,
00:33Bapak Bangsa dan Presiden pertama Republik Indonesia,
00:38menyampaikan pesan ini sebagai seorang sahabat terhadap rakyat Iran.
00:44Wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei bukan hanya kehilangan besar bagi bangsa Iran,
00:52tetapi juga telah mengguncang hati banyak orang
00:55yang mencintai keadilan, kedaulatan bangsa dan kemanusiaan di seluruh penjuru dunia.
01:03Bagi saya pribadi, sosok Ayatollah Ali Khamenei
01:08bukanlah sekadar pemimpin politik atau tokoh agama dari bangsa Iran
01:14yang dikenal sangat patriotik dan tidak pernah mengenal kata menyerah.
01:20Dalam diri beliau, saya melihat gemah perjuangan yang pernah dirintis oleh ayahanda saya Bung Karno.
01:28Sejak muda, Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei telah mengenal dan mengagumi
01:35serta membaca pidato dan pemikiran Bung Karno.
01:38Tidak mengherankan jika beliau ikut merumuskan jalan bangsa Iran
01:44sebagai sebuah sintesis antara agama, kebangsaan, dan keadilan sosial
01:51yang juga mencita-citakan tata dunia yang bebas dari belenggu imperialisme dan kolonialisme.
02:00Saya masih mengingat dengan jelas kunjungan resmi saya ke Teheran pada tahun 2004
02:06ketika saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia kelima.
02:12Dalam pertemuan itulah saya berkesempatan bertatap muka langsung dengan beliau.
02:19Saat itu, saya merasakan pancaran karisma yang sangat kuat
02:23dan ketenduhan hati yang sangat dalam.
02:27Beliau adalah seorang ulama yang lembut, namun teguh memegang prinsip.
02:34Sekaligus seorang negarawan yang peka terhadap derita bangsanya.
02:39Saya terkenang bagaimana Ayatollah Ali Khamenei menilai Pancasila dan semangat Bandung
02:46sebagai salah satu referensi penting dalam merumuskan visi Iran yang merdeka dan bermartabat.
02:54Bagi saya, ini bukanlah pujian diplomatik.
02:57Itu adalah pengakuan bahwa ada jembatan batin yang mendalam antara kedua bangsa.
03:06Sebuah jembatan yang dibangun dari pengalaman bersama melawan penjajahan,
03:12intervensi asing, dan luka-luka sejarah,
03:16serta pengharapan akan dunia yang lebih adil dan bermartabat.
03:21Oleh karenanya, ketika hari ini kita melepas keberkian beliau,
03:27saya tidak hanya merasakan kehilangan seorang pemimpin Iran,
03:32akan tetapi juga seorang penjaga api perjuangan dunia ketiga.
03:38Hari ini, dalam kenangan indah terhadap beliau,
03:42saya ingin menegaskan kembali keberpihakan saya
03:46pada penyelesaian konflik melalui jalan damai,
03:51dialog yang adil,
03:53serta penghormatan terhadap hukum internasional dan kemanusiaan,
03:59bukan pada kekerasan dan agresi bersenjata sepihak.
04:04kepada keluarga besar almarhum,
04:08para pemimpin dan ulama Iran,
04:11serta seluruh rakyat Iran,
04:14izinkan saya menyampaikan doa yang paling tulus.
04:20Semoga Allah yang maha pengasih dan penyayang,
04:23melapangkan jalan bagi beliau,
04:26menerima seluruh amal perjuangannya,
04:29dan mengampuni segala kekhilafannya.
04:33Semoga rakyat Iran dianugerahi kekuatan,
04:38persatuan, dan kebijaksanaan
04:40untuk melalui masa-masa sulit ini
04:43di tengah badai sejarah yang sedang bergelora.
04:47Selama jalan saudaraku yang mulia Ayatollah Ali Khameni,
04:53kami melepas kepergianmu dengan doa,
04:57rasa hormat,
04:58dan persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu.
05:04Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
05:08Merdeka!
Komentar

Dianjurkan