Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polri resmi meningkatkan penanganan dugaan korupsi pengadaan dan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 20182026 dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Penyidik mengungkap adanya dugaan manipulasi dokumen kualitas dan kuantitas batu bara serta penyimpangan pembayaran kontrak yang tidak sesuai dengan kondisi pasokan sebenarnya. Kasus ini juga disertai dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam konferensi pers, Polri menyebut dugaan penyimpangan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan perekonomian negara sekitar Rp5 triliun, meski nilai pastinya masih menunggu audit investigatif BPK.

Penyidik juga akan mendalami dugaan keterkaitan penyimpangan pasokan batu bara dengan gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah, memeriksa puluhan saksi, menelusuri aliran dana, serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679067/full-polri-naikkan-kasus-korupsi-pasokan-batu-bara-pltu-ke-penyidikan-kerugian-negara-capai-rp5-t
Transkrip
00:00Om Swastiastu,
00:01Namun Budaya,
00:02Salam Kepajikan,
00:04Salam Resisi.
00:06Yang kami hormati
00:12Kabar Respir, Polri,
00:14Om Jentor,
00:16Dr. Angus,
00:17Saar,
00:18Diantono,
00:18Nyesi.
00:20Yang kami hormati
00:22Kaportas,
00:23Kudikor,
00:24Polri,
00:25Diantor,
00:25Dr. Sarianto,
00:27Kudikor,
00:28Kudikor,
00:31Diltindak,
00:32Kudikor,
00:34Dijenpol,
00:35Kudikor,
00:37Kudikor,
00:38Diltipiter,
00:40Dijenpol,
00:41Komadil Kami,
00:43Pak Ropenmas,
00:45Dijenpol,
00:46Komadil Kami,
00:46Dekan Komadil Kami,
00:49Jurnalis,
00:50Dekan Komadil Kami,
00:55Dekan Komadil Kami,
00:56akan dilaksanakan
01:00kris
01:03berkait dengan
01:05peningkatan status penanganan perkara
01:07dari penyelidikan menjadi penyelidikan
01:11juga tidak berdana korupsi
01:14dan tidak berdana pengusian kuang
01:17pengadaan pengenuhan kebutuhan
01:20Pasukan Batu Barang
01:22pada LTU
01:25berhitung tahun 2018
01:27sampai dengan
01:28tahun 2026.
01:31Untuk selanjutnya,
01:32kami beri kesempatan kepada
01:34Bapak Akortas
01:35Dikor,
01:37Kudikor,
01:37Dijenpol,
01:38Dekor,
01:40Kudikor,
01:41Kudikor,
01:41Kudikor,
01:41Kudikor,
01:42Kudikor,
01:42Kudikor,
01:43Kudikor,
01:43untuk menjelaskan
01:45lebih lanjut.
01:48Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:52Yang terhormat Bapak Kabar Espring,
01:55Bapak Kabupu Mas,
01:58ditindakan di Twitter,
02:00setara rekan-rekan media yang kami hormati.
02:03Pada kesempatan ini,
02:05kami menyampaikan perkembangan
02:09penanganan perkara
02:12bukan tindak pidano korupsi
02:14dan tindak pidana pencucian uang
02:17terkait
02:19pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan
02:22Batu Bara pada sejumlah PLTU
02:25selama periode tahun 2018
02:28sampai dengan tahun 2026.
02:34Berdasarkan hasil penyelidikan
02:35yang telah dilakukan secara komprehensif
02:38termasuk kemumpulan dokumen,
02:41permintaan keterangan,
02:44serta analisis awal terhadap
02:46bukti,
02:48Kortas di Pilkor Polri
02:51telah meningkatkan status
02:52penanganan perkara ini
02:54ke tahap penyelidikan
02:56pada tanggal 4 Juli
02:582026.
03:01Peningkatan status tersebut dilakukan melalui diterbitkan ya
03:05laporan polisi
03:06nomor 6
03:08Kortas di Pilkor Polri
03:11tanggal 4 Juli
03:132026
03:14dan surat perintah penyelidikan
03:16nomor 63
03:20kejurung mawi Kortas di Pilkor pada tanggal 4 Juli 2026.
03:26Setidak-tidaknya penyelidikan menemukan adanya dugaan penyimpangan
03:31dalam proses pengadaan dan pengunan pasokan batu bara di PLTU
03:36oleh beberapa perusahaan yang terlibat
03:39obip
03:41obip
03:43dan PT.BRA
03:44secara teknis
03:46nanti akan disampaikan oleh Direktur Penyelidikan
03:50memang secara teknis akan disampaikan oleh Direktur Penyelidikan
03:54berkaitan dengan hasil penyelidikan
03:58kemudian ditingkatkan ke penyelidikan
04:00saya silakan
04:08modus yang kami temukan dalam proses penyelidikan
04:12diantaranya terkait dengan adanya dugaan manipulasi dokumen
04:18kualitas batu bara yang dipilihkan atau dipasok
04:21kemudian manipulasi terkait dengan kualitas
04:25batu bara yang dipasok ke PLTU
04:30serta dugaan penyimpangan yang mengakibatkan
04:33pembayaran atau harga kontak
04:35tidak sesuai dengan kondisi
04:36pasokan yang sebelahnya
04:42perbuatan atau modus-modus dipebut
04:43kami duga juga berkontribusi
04:46terhadap terganggunya pasokan batu bara
04:50yang berdampak terlalu terjadinya
04:52blackout atau pemadaman listrik
04:55di sejumlah wilayah Indonesia
04:56seperti di wilayah Sumatera
04:58sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur
05:01dan sebagian Jawa Tentabek
05:03dalam perkara ini kami menerapkan ketentuan
05:06bagaimana diatur dalam pasal 2 ayat 1
05:09atau pasal 3
05:11undang-undang nomor 31 tahun 1999
05:14tentang pemberantasan tindak pidana korupsi
05:17bagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001
05:20tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999
05:25untuk pasal 55 ayat 1 ke 1
05:28KUHP yang lama
05:29atau pasal 603 atau pasal 604
05:33untuk pasal 20
05:35huruf C
05:36untuk pasal 127
05:39undang-undang nomor 1 tahun 2023
05:41tentang KUHP
05:43dan pasal 3, pasal 4, pasal 5, dan pasal 10
05:46undang-undang nomor 8 tahun 2010
05:50tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana penciian uang
05:53atau pasal 607
05:56ayat 1 huruf A, B, dan C
05:59undang-undang nomor 1 tahun 2023
06:00tentang KUHP
06:03penerapan pasal tersebut
06:05masih terus kami kembangkan
06:06sesuai dengan hasil penyidikan yang akan kami lanjutkan
06:12akibat perbuatan tersebut
06:14ditambah dengan kerugian perekonomian
06:16terkait dengan terjadinya blackout
06:19diindikasikan telah terjadi kerugian keuangan negara
06:23dan atau perekonomian negara
06:25kurang lebih 5 triliun
06:28namun terkait dengan nilai ini
06:32secara real dan pasti
06:34saat ini sedang kami koordinasikan
06:37dengan BPKRI
06:38untuk melakukan audit investigasi secara resmi
06:44selanjutnya
06:44penyidik kota City Corps
06:46PORI akan melakukan langkah-langkah
06:49diantaranya
06:50pemeriksaan para saksi
06:52yang terkait dengan peristiwa tersebut
06:55permintaan keterangan ahli
06:57melakukan penyitaan terhadap dokumen
07:01data elektronik
07:02maupun barang bukti lain
07:04yang berkaitan dengan perkara ini
07:07menelusuri ariran dana dan aset
07:09yang diduga berasal dari tindak pidana
07:11serta mendalami kemungkinan terlibatan pihak lain
07:14baik secara individu maupun korporasi
07:16berdasarkan alat bukti yang kita peroleh
07:20dalam perasalannya
07:22kota City Corps PORI berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional
07:25transparan akuntaben
07:27dan berdasarkan alat bukti
07:29dengan berkolaborasi
07:31dengan baris krim PORI
07:33serta berkoordinasi dan bekerjasama dengan BPKRI dan PPATK
07:41penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh
07:43untuk mengungkap seluruh perkara
07:45seluruh pihak yang bertanggung jawab
07:47serta mengoptimalkan upaya aset recovery
07:50guna memulihkan kerugian keuangan negara
07:52dan atau perkenaan negara
07:57kami juga mengimbau seluruh pihak
07:59yang mengetahui fakta-fakta yang terkait dengan perkara ini
08:01untuk dapat bersifat
08:02bersifat operatif
08:03dan memberikan informasi yang dapat membantu
08:06proses penyidikan
08:08mungkin bisa kami sampaikan Pak Kak Kortas
08:10Pak Baris Krim
08:11terima kasih Pak Kak Kortas
08:13terbikor dalam diri tindak
08:15selanjutnya kami diserahkan ke Bapak-Bapak Reskrim
08:18yang terserah bentuk dukungan Bapak Reskrim PORI
08:20terima kasih Pak Kadir Bumas
08:22tentunya kami dari Bapak Reskrim
08:26akan men-support penuh
08:27mendukung penuh terkait dengan
08:29tidak lanjut proses penyidikan
08:33yang sudah dinaikkan
08:35statusnya ke penyidikan
08:37tadi disampaikan oleh penyidik dari Kortas
08:40akan memerlukan pemeriksaan saksi-saksi
08:43dan tentunya ahli
08:45kita akan membantu penuh
08:47proses pemeriksaan saksi-saksi ini
08:49mendukung dari Kortas
08:50TPKOR
08:51utamanya dalam hal
08:53pemeriksaan terkait teknis-teknis pertambangan
08:58dan sekali lagi Bapak Reskrim sangat mendukung proses penyidikan ini
09:02ini ada diri tibiter sudah berkolaborasi dengan penyidik-penyidik dari Kortas
09:08TPKOR
09:09saya kira demikian
09:10terima kasih
09:12terima kasih Pak Kabar Reskrim
09:15jadi ini masih dalam proses
09:17yang sedang
09:18berjalan masuk dalam proses penyidikan
09:20selanjutnya kami
09:21buka sesi pertanyaan
09:23mungkin ada satu dua pertanyaan dari
09:25rekan-rekan
09:26jurnalis
09:28satu
09:29ada lagi
09:30dua
09:31silahkan
09:35terima kasih
10:04beberapa waktu lalu kan juga menyebabkan
10:06terhambatnya
10:08perekonomian di masyarakat sekitar
10:10nah itu apakah nanti juga bakalan
10:14dilakukan perhitungan juga
10:16selain dari kerutnya negara
10:17lalu kedua
10:19mengenai
10:20ini kan juga dari pernyataan
10:23Menteri SD mengenai
10:25Black Ops Sumatera itu dibilangnya
10:28karena
10:29kekurangan batu bara medium
10:31nah itu apakah juga
10:32akan diminta
10:33keterangan juga terhadap
10:34Kementerian SDM
10:35lalu ketiga
10:36apakah sebenarnya
10:37yang terjadi itu
10:39betul batu bara
10:41untuk di Sumatera ini
10:44apakah memang kurang
10:45atau
10:45kenyataannya adalah
10:47memang
10:48juga adanya penyimpangan
10:49hukum
10:50sehingga menyebabkan
10:50terjadinya black out
10:51terima kasih
10:52terima kasih
10:53pertanyaan kedua
10:55ya perkenalkan
10:56saya Ansari dari
10:57bisnis Indonesia
10:58Pak mau ditanya
10:59koordinasi sepertinya
11:01kalau kasus di kasus itu
11:03sudah ada tersangkannya
11:04atau belum terus
11:05dari
11:06pemasok
11:07atau dari penyelenggara
11:08apakah sudah diperiksa
11:10sama satu lagi
11:11apakah black out ini
11:12ada kaitannya sama
11:13yang di Sumatera
11:15pas akhir Juni lalu
11:17yang katanya
11:18kabel terbakar itu
11:19terima kasih
11:21baik
11:22terima kasih
11:23dua pertanyaan
11:24sama ini Pak
11:25sama tembus
11:26waktu
11:27kasus ini
11:28berapa periodenya
11:30mas
11:30baik
11:31terima kasih
11:32mas Rama dari
11:34O-Ride dan
11:35mas
11:36Mas Ansari
11:38dari bisnis Indonesia
11:39silakan Pak
11:41Pak Kortas
11:42baik
11:43terima kasih
11:44yang pertama
11:44berkaitan dengan
11:45penghitungan kerugian negara
11:47tentu itu masuk ranah
11:48di BPK
11:49karena ini masih
11:50dalam
11:50baru ditingkatkan
11:52dari tahap
11:52politik ke sidik
11:53tentu
11:54nanti setelah
11:56BPK mengeluarkan
11:57audit investigasi
11:58baru kita akan
11:59sampaikan
11:59yang pertama
12:00yang kedua
12:02berkaitan dengan
12:04black out tadi
12:05itu memang
12:06juga bagian
12:08dari objek
12:09yang akan kita
12:10lakukan proses
12:11penyidikan
12:12tadi seperti yang
12:14disampaikan oleh
12:15Direktur Penindakan
12:16ada beberapa
12:17saksi termasuk
12:18dari SDM
12:19juga akan kita
12:20lakukan pemeriksaan
12:21ke depannya
12:21saya kira itu
12:23terima kasih
12:25baik
12:26saya pikir
12:26sudah terjawab ya
12:27rangkupan dari
12:29dua pertanyaan
12:29dari mas
12:30Rama dan mas
12:31Ansari
12:40baik
12:40terima kasih
12:41ada 16
12:43keterangan
12:44yang sudah
12:44dimintai keterangan
12:45awalnya kita
12:46sudah mengeluarkan
12:4734
12:48tapi yang baru
12:49bisa diklarifikasi
12:5016
12:51kemudian yang kedua
12:52beberapa dokumen
12:53juga sudah kita
12:54analisis
12:54sehingga kita
12:56menemukan
12:57peristiwa
12:58pidana korupsi
12:59tadi
12:59sehingga kita
12:59naikkan ke
13:00proses penyidikan
13:01dari 16
13:02itu
13:02itu
13:08bagian dari
13:09teknis ya
13:09tapi itu
13:10sudah dilakukan
13:11beberapa
13:11periksaan
13:12tapi nanti
13:13di tahap penyidikan
13:13akan kita
13:14sampaikan kembali
13:162018
13:17sampai
13:182026
13:21baik rekan-rekan
13:22rekan
13:23apa kabar
13:23saya menambahkan
13:25saja
13:25tadi akan ada
13:26menyinggung terkait
13:27blackout yang
13:27Sumatera
13:29kalau
13:30kalau
13:30benar
13:30Sumatera
13:31kan sudah
13:31jelas
13:31sudah turunkan
13:33tim
13:33dari forensik
13:35dari lapor
13:36dari tim
13:36dari baris
13:37tim
13:37itu sudah
13:38bisa
13:39menyatakan
13:39bahwa itu
13:40karena putus
13:42karena putus
13:43konduktornya
13:44jadi tidak ada
13:45dengan materi ini
13:48terima kasih
13:50rekan-rekan
13:50karena ini
13:51masih
13:51rilis awal
13:52nanti mungkin
13:52ada perkembangan
13:53lebih lanjut
13:53akan kemudian
13:54kita rilis kembali
13:55kepada kawan-kawan
13:57jurnalis
13:57sekali lagi
13:58terima kasih
13:59atas
14:00keguguran kerjasama
14:01terima kasih
14:01Pak Kak Kortas
14:02TV Cor
14:03Pak Kabar Eskrim
14:04Pak Dir Tindak
14:07dan Pak Dir
14:09TV Ter
14:09saya tutup
14:12rilis
14:13sore ini
14:13Wassalamualaikum
14:14Warahmatullahi Wabarakatuh
14:16Selamat sore
14:18Om Santi
14:19Santi Om
14:21Tuhan Memberkat
Komentar

Dianjurkan