- 1 minggu yang lalu
- #kekerasandalamrumahtangga
- #perempuan
- #taufikhidayat
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus penyekapan dan penyiksaan sadis terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung menyita perhatian publik.
Korban diduga mengalami kekerasan sadis selama lebih dari dua tahun oleh kekasihnya sendiri yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, Taufik Hidayat.
Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia menelusuri langsung lokasi indekos yang menjadi tempat terakhir penyekapan dan penyiksaan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Bersama penjaga indekos, Resa Rohendi, Dipo melihat langsung kondisi kamar yang menjadi saksi bisu penderitaan korban.
Untuk mengetahui kondisi korban yang kini tengah berjuang untuk pulih, Dipo bertemu dengan kakak ipar korban, Melanie Silviani.
Dari keterangan keluarga, terungkap adanya perubahan perilaku korban sejak menjalin hubungan dengan pelaku, yang diduga akibat dari tekanan dan kontrol kuat dari pelaku.
Dipo mendatangi Polda Jawa Barat untuk mencari tahu motif yang melatarbelakangi tindakan tak manusiawi pelaku.
Bersama Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Dipo melihat langsung sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk menyiksa korban, mulai dari helm, senjata tajam, hingga barang-barang lain yang menjadi alat untuk melakukan rangkaian kekerasan.
Untuk memahami sisi psikologis di balik kasus, Dipo berbincang dengan Sekretaris Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor), Lucia Peppy Novianti.
Kasus ini bukan sekadar kekerasan dalam hubungan, tetapi menunjukkan pola kontrol, dominasi, dan perilaku ekstrem yang berkembang secara sistematis.
Dari manipulasi emosional hingga kekerasan fisik, pelaku diduga membagun kuasa penuh atas korban.
Saksikan program Dipo Investigasi episode Panah Asmara Berujung Petaka. Tayang Senin 29 Juni 2026, pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#kekerasandalamrumahtangga #perempuan #taufikhidayat
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/677958/full-dari-cinta-jadi-neraka-fakta-dugaan-penyiksaan-sadis-taufik-hidayat-di-bandung-dipo
Korban diduga mengalami kekerasan sadis selama lebih dari dua tahun oleh kekasihnya sendiri yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, Taufik Hidayat.
Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia menelusuri langsung lokasi indekos yang menjadi tempat terakhir penyekapan dan penyiksaan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Bersama penjaga indekos, Resa Rohendi, Dipo melihat langsung kondisi kamar yang menjadi saksi bisu penderitaan korban.
Untuk mengetahui kondisi korban yang kini tengah berjuang untuk pulih, Dipo bertemu dengan kakak ipar korban, Melanie Silviani.
Dari keterangan keluarga, terungkap adanya perubahan perilaku korban sejak menjalin hubungan dengan pelaku, yang diduga akibat dari tekanan dan kontrol kuat dari pelaku.
Dipo mendatangi Polda Jawa Barat untuk mencari tahu motif yang melatarbelakangi tindakan tak manusiawi pelaku.
Bersama Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Dipo melihat langsung sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk menyiksa korban, mulai dari helm, senjata tajam, hingga barang-barang lain yang menjadi alat untuk melakukan rangkaian kekerasan.
Untuk memahami sisi psikologis di balik kasus, Dipo berbincang dengan Sekretaris Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor), Lucia Peppy Novianti.
Kasus ini bukan sekadar kekerasan dalam hubungan, tetapi menunjukkan pola kontrol, dominasi, dan perilaku ekstrem yang berkembang secara sistematis.
Dari manipulasi emosional hingga kekerasan fisik, pelaku diduga membagun kuasa penuh atas korban.
Saksikan program Dipo Investigasi episode Panah Asmara Berujung Petaka. Tayang Senin 29 Juni 2026, pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#kekerasandalamrumahtangga #perempuan #taufikhidayat
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/677958/full-dari-cinta-jadi-neraka-fakta-dugaan-penyiksaan-sadis-taufik-hidayat-di-bandung-dipo
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Terima kasih telah menonton
00:30Mana asmara berujung petaka seorang perempuan di bumi parahyangan alami tindakan sadis mulai dari penyekapan hingga penyiksaan
00:38Pelakunya tanah lain adalah kekasihnya sendiri yang telah merenggut korban dari dekapan keluarga namun justru memperlakukannya tak selayaknya manusia
00:48Penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan selama bertahun-tahun seolah membuka mata bahwa hubungan asmara harus tetap didasari pada sebuah logika
00:57Lalu apa sesungguhnya motif tersangka yang tega menyekap hingga menyiksa kekasihnya sendiri dengan cara yang sangat tidak manusiawi
01:05Ini episode ke-78 di poinvestigasi, saya dipengaruhi bahagia
01:10Saya akan menelusuri dan mencari bukti secara langsung dari tempat kejadian perkara di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat
01:44Perlu saya tiba di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat
01:46Di Bandung, Provinsi Jawa Barat, di mana wilayah ini, saudara, belakangan menjadi pusat perhatian publik
01:51usai terungkap kasus penyekapan dan juga penyiksaan yang dilakukan oleh seorang pria kepada kekasihnya dalam kurun waktu bertahun-tahun.
02:04Dan saya akan tunjukkan, saudara, bangunan berwarna biru dan di garis polisi itu adalah indekos yang digunakan oleh tersangka Taufik
02:13Hidayat
02:13untuk kemudian melakukan aktivitas biadab, penyekapan, dan juga penyiksaan.
02:21Ada informasi kalau tangga kosan atau mungkin penjaga pernah mendengar suara benturan keras dari dalam kamar ini?
02:29Sering sih itu benturan, suara benturan dari tembok lah, kayak benturan begini dari tembok itu sering.
02:34Kang Desa pernah melihat kondisi dalam?
02:35Pernah, ya. Banyak sampah, banyak baju-baju yang kotor, apa, baunya juga nggak enak lah.
02:40Atap itu, atapnya ada berkas becak darah.
02:46Di sini berantakan, betul kan. Berantakan, di sini banyak sampah.
02:51Tadi ada bercak darah di atap itu?
02:53Atap ini?
02:53Iya, atap ini kayak gitu.
02:59Tersangka memukul korban, menempatkan korban di kamar kos,
03:04dikunci dari dua, dilakukan karena kesalahan kecemburuan terhadap korban.
03:23Sudah berapa orang yang Mas Taufik lukai, Mas?
03:27Sudah berapa orang, Mas?
03:29Dua atau lebih mungkin?
03:37Banyak kok temen-temennya di kantor yang diancam sama si pelaku.
03:41Diancam seperti...
03:43Ada yang bilang hati-hati aja, dimarahin sama si pelaku.
03:47Padahal yang mengatakan hati-hati itu juga sebenarnya perempuan.
03:52Sebuah relasi itu kemudian sering jadi tidak sehat.
03:56Relasi yang memiliki kekuasaan yang satu lebih tinggi daripada yang lain.
04:00Ketika dalam proses penguasaan tadi terjadi tidak hanya manipulasi,
04:05tetapi model grooming pada pola kekerasan lain itu juga mungkin terjadi.
04:21Terus saya tiba di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat,
04:24di mana wilayah ini, saudara, belakangan menjadi pusat perhatian publik
04:28usai terungkap kasus penyekapan dan juga penyiksaan
04:33yang dilakukan oleh seorang pria kepada kekasihnya dalam kurun waktu bertahun-tahun.
04:39Dan pria yang sebelumnya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka
04:43oleh polda Jawa Barat juga sebelumnya diduga merenggut sang gadis dari dekapan keluarga.
04:53Terungkapnya kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat
04:57kepada kekasihnya berinisial YTR bermula pada 9 Juni 2026.
05:02Usai dua tahun lakukan penyekapan dan penganiayaan berat kepada korban YTR,
05:06tersangka Taufik Hidayat tiba-tiba meminta bantuan penjaga indekos
05:10untuk membantu mengantar korban ke rumah sakit.
05:14Sempat dibawa ke RSUD Ujung Berung, Bandung, korban dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin
05:18karena alami luka yang teramat serius.
05:21Penjaga indekos yang shock melihat kondisi korban sempat bertikai
05:25dengan tersangka Taufik Hidayat yang lantas melalikan diri
05:28dan meninggalkan korban di rumah sakit.
05:30Sebelumnya Taufik juga memberikan keterangan palsu kepada penjaga indekos dan dokter
05:35terkait luka serius yang diterita korban.
05:38Lalu pada 10 Juni 2026, keluarga yang telah mencari keberadaan korban selama kurang lebih dua tahun
05:43mendapat telepon misterius yang menyebut korban YTR berada di rumah sakit
05:47karena alami kecelakaan.
05:50Setibanya di rumah sakit, keluarga dibuat terkejut
05:52dengan kondisi wajah korban yang sangat jauh berbeda dari sebelumnya
05:56dan alami luka di berbagai bagian tubuh.
06:00Menanggapi kecerigaan yang muncul, pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada polisi
06:04atas tukian penyekapan dan penganiayaan berat.
06:0811 hari berselang atau tepatnya pada 23 Juni 2026,
06:12Polda Jawa Barat meringkus tersangkat Taufik Hidayat
06:15di lokasi persembunyiannya di Kecamatan Ciparai, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
06:20Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat 4 lokasi penyekapan dan penganiayaan
06:24yang dilakukan tersangkat Taufik Hidayat kepada korban.
06:27Lokasi terakhir di Desa Cilunuk, Kecamatan Cilenyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
06:31menjadi pembuka tamir tindakan biadab
06:33yang dilakukan oleh Taufik Hidayat kepada kekasihnya sendiri.
06:47Setelah saya telah tiba di Gang Masjid,
06:50tepatnya kampung Cijang, BRW 07, Desa Cilunuk
06:53yang menjadi lokasi dari indikos atau tempat kejadian perkara
06:58dugaan penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat
07:04kepada korban berinisial YTR.
07:07Saya akan coba masuk ke dalam, saudara, untuk melihat seperti apa situasi
07:12dari indikos ataupun TKP penyekapan dan penyiksaan
07:18yang dilakukan oleh tersangka karena informasi yang saya peroleh bahwa
07:23jarak untuk masuk ke dalam dari jalan raya hanya berkisar kurang lebih 30 meter
07:31dan bisa dilihat ya, ruas jalan ini memang tidak terlalu besar
07:36tadi kami pantau hanya dapat dimasuki oleh satu kendaraan mobil
07:40ketika melintas dan memang cukup banyak digunakan oleh masyarakat
07:46untuk berlalu lalang khususnya yang menggunakan sepeda motor
07:50dan saya akan tunjukkan, saudara, bangunan berwarna biru
07:53dan di garis polisi itu adalah indikos yang digunakan oleh tersangka
08:01Taufik Hidayat selama kurang lebih 3 bulan terakhir
08:04untuk kemudian melakukan aktivitas biadab penyekapan dan juga penyiksaan.
08:21Saya akan coba masuk ke dalam, saudara, untuk melihat seperti apa situasinya
08:24karena memang setelah polisi melakukan olah TKP ya
08:29selain di garis polisi nampak juga aktivitas dari indokos ini terlihat sepi
08:33di sebelahnya ini ada bangunan juga ya
08:35tapi kalau saya lagi, memang ini dekat dengan sawah
08:41tetapi memang jalan yang tadi saya lalui tidak terlalu jauh ya
08:46dan berada persis di depan dari SUTT
08:51seluruh udara bertegangan tinggi
08:54oke, dan ini adalah situasinya, saudara
08:57bisa lihat ya
08:58masih dipasang garis polisi
09:00dan bagian dalam adalah kamar yang digunakan oleh tersangka Taufik Hidayat
09:07dan juga korban YTR dalam 3 bulan terakhir
09:12dan sebelumnya, saudara, saya akan tayangkan visual yang memperlihatkan kondisi dalam
09:16dari kamar yang digunakan oleh tersangka Taufik Hidayat dan juga korban YTR
09:24di mana saat itu polisi sudah membuka pintu kamar ini dan melihat situasinya
09:29tetapi mohon maaf, memang kondisinya saat itu bisa dikatakan bahwa
09:33sangat berantakan
09:34bahkan mungkin tidak layak untuk kemudian ditempati oleh manusia
09:47lalu pertanyaannya, saudara, tindakan beda apa yang kemudian dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat di kamar ini
09:52yang kemudian sudah disegel oleh garis polisi
09:56saya akan tanyakan secara langsung kepada penjaga indikos
10:00yang juga sekaligus orang yang mengantar korban YTR ke rumah sakit Hasan Sadikin Bandung dengan Kang Reza
10:08Kang Reza, terima kasih itu waktunya Kang
10:10mungkin bisa digambarkan kan pertama kali Kang Reza bertemu dengan tersangka Taufik Hidayat dan korban YTR
10:16di sini itu ceritanya seperti apa?
10:19awalnya kan datang berdua kan, mokos
10:21terus si istrinya disitu nunggu di lebang parkiran
10:25si Taufik Hidayat disini bilang mokos
10:27bilangnya paling lama juga sebulan dua bulan mokosnya katanya
10:31di awal juga udah bilang bahwa istrinya tuh sakit katanya kan
10:35dia kos disini tuh katanya biar deket kunjungan kan dia kerjanya kan dilising kan
10:40dari awal mula pas datang juga kan si istrinya tuh nggak bisa apa-apa cuma nunggu di motor gitu kan
10:46nunggu di motor?
10:47artinya yang masuk kesini hanya tersangka Taufik Hidayat?
10:50cuma tersangka sih Taufik Hidayat yang kesini masuk
10:52untuk lokasi korban YTR menunggu itu dimana Kang?
10:56di situ, di pas gerbang parkiran
10:58di sebelah sana?
11:00iya, sebelah sana nunggu gitu kan
11:01karena ini masih bangunan yang sama dengan Indokos ya?
11:04iya, di sini nunggu
11:05kita sapa tuneng tunggunya di dalam aja tuh lagi ngeprodus ya hanya dia nggak nyangut
11:09tidak nyangut sama sekali?
11:11tidak nyangut sama sekali coba megang gitu di motor pegangan
11:14apakah terlihat, mohon maaf, wajah dari korban YTR saat itu?
11:19nggak pernah kelihatan, nah kadang-kadang pakenya pakai masker kan
11:22pakai masker terus pakai salem pulpes
11:25terus ditanya juga nggak jawab waktu itu kan
11:27setelah itu?
11:28nah dia tuh masuk kamar
11:29ke sini kan
11:31sempat mengecek kamar mana mungkin yang mau dipilih?
11:34udah, langsung aja dia menunjuk kamar yang itu
11:36langsung menunjuk?
11:37ngunjuk aja kamar yang itu di depan tuh
11:39ada gerbang kecil itu biar langsung keluar bisa bebas
11:42kalau keluar tuh gampang katanya
11:43kita akan coba lihat ya dari
11:46area yang masih berada di luar garis polisi ya?
11:49iya
11:49oke
11:49nah lewatnya ke sini kan
11:51nah, apa
11:53dari awal juga kan pas masuknya
11:55si korban tuh sama si topi itu
11:58masuk ke kamar juga dipapa, udah dipapa
12:00karena udah nggak bisa lihat
12:02udah dalam keadaan seperti itu
12:03oke
12:05artinya pertama
12:05tersangka topi kidayat ini
12:07langsung memilih kamar ini ya?
12:09iya yang itu
12:09kamar yang depannya persis ada
12:11akses pintu masuk
12:13iya
12:13oke
12:14setelah itu dipapanya?
12:16dipapanya sampai si topi ke dalam
12:17langsung masuk kamar
12:18nggak dibuka helmnya kan langsung dibuka aja di dalam
12:21jadi nggak tahu wajahnya kayak gimana
12:22nggak tahu awalnya gitu
12:23tapi untuk
12:25orang yang kemudian
12:27akan
12:28ngkos di sini kan?
12:29iya
12:30apakah mungkin perlu melampirkan
12:32surat-surat
12:32karena informasinya
12:33tersangka topi kidayat ini mengaku
12:36adalah suami ya?
12:37iya
12:37dari korban YTR
12:38iya
12:38kalau misalnya
12:41benar ada ikatan suami istri
12:43harus ada bukunya
12:43gitu kan
12:44akhirnya dia ngasihin KTP dulu
12:46bahwa dia tuh
12:48ada KTP si topi sama YTR
12:50dikasihin kan
12:51dipotohin waktu WhatsApp
12:52nah cuma kalau misalnya untuk buku nikah
12:54dia justru janji-janji
12:55itu kan
12:56ngejanjiin
12:56cuman
12:57sekarang juga belum keterima
12:59bukti buku nikahnya
13:00tapi status di KTP-nya?
13:03sudah kahwin
13:03sudah menikah
13:04sudah menikah tapi buku nikahnya
13:06belum keterima
13:07belum
13:08diberikan ke Kang Reza
13:10belum
13:10bahkan sampai saat ini
13:11sampai saat ini belum
13:12saya akan coba gambarkan lagi
13:14artinya ini kamar yang dipilih secara langsung ya
13:16iya
13:16oleh tersangka topi kidayat
13:17dan yang menarik adalah
13:18apakah ini
13:19sudah ada gelagat mencurigakan
13:21atau mungkin ada hal-hal yang dipertimbangkan oleh tersangka
13:24karena
13:25memilih kamar
13:26yang persis
13:27di depannya ada
13:28akses pintu masuk
13:29bisa diakses oleh semua
13:32penghuni kos?
13:33ini
13:34kalau malam bisa
13:35bisa
13:36kalau pas waktu dibuka bisa
13:37nah yang
13:38yang ujung itu pindah
13:40karena
13:40ada cekcok
13:41pernah ada cekcok
13:41sama si tersangka
13:42pernah ada cekcok?
13:43ada cekcok
13:44ceritanya?
13:44ceritanya kan dia tuh lewat
13:46gak permisi
13:46sekali
13:47sekali dua kali
13:48makanya yang ketika itu dia tuh
13:49komplain kan bilang
13:50om
13:50itu yang ujung
13:52kalau misalnya pas lewat tuh
13:53suka gak permisi
13:54omongin lah
13:55kasih tau
13:56jangan gitulah
13:57jaga tata
13:57ya ternah
13:58sama om dibilangin gitu kan
14:00habis itu karena dia tuh
14:01apa
14:02ketakutan
14:03sampai pindah kosan
14:04ketakutan?
14:05mohon maaf
14:06ketakutannya ini
14:07karena ada ancaman mungkin?
14:08gak ancaman sih
14:09cuma waktu pas
14:14ketakutan
14:15apakah mungkin ada
14:16kejanggalan-kejanggalan lainnya
14:18melihat aktivitas
14:19dari tersangka tofikidaya
14:21termasuk juga korban YTR
14:23selamat tinggal di Indokos ini?
14:24ada sih
14:25cuman
14:26pas
14:27kalau malam
14:28kemas dia pulang kunjungan
14:30awalnya biasa rutin kan
14:32beraktifitas biasa
14:33cuman
14:34ke sini-sini
14:35kadang ada
14:36terus
14:36di sini
14:37gak kemana-mana
14:38walaupun suka
14:39muka
14:40sekali-kali kunjungan juga
14:40jarang kunjungannya itu jarang
14:42gitu kan
14:42tapi memang kacanya ini
14:44dari luar
14:45tidak bisa dilihat ya
14:47sebenarnya ya
14:47di dalam
14:48udah buram
14:48oke untuk
14:50aktivitas dari tersangka
14:51tadi sudah disampaikan
14:52tapi bagaimana
14:53aktivitas dari korban
14:54YTR?
14:55dari awal pasker juga
14:56gak pernah kelihatan
14:57keluar
14:58tidak pernah keluar
14:59sama sekali
14:59makanya
15:01saya selaku
15:02penjaga kosong
15:02ngambil ditindakan
15:03otomatis takutnya ada apa-apa
15:04atau gimana
15:05orang sakit gak pernah keluar
15:07kan ditanya kan
15:07ada informasi kalau
15:10koreksi kalau saya salah
15:11tapi tetangga kosan
15:12atau mungkin penjaga
15:14pernah mendengar suara
15:15benturan keras
15:16dari dalam kamar ini?
15:19sering sih itu
15:19benturan suara-benturan
15:20dari tembok lah
15:21kayak benturan gini
15:22dari tembok itu sering
15:23ke belakang juga sering
15:24kedengeran
15:25apalagi ke pinggir sebelah kiri
15:26atau sebelah kanan
15:27ya pasti gitu kan
15:28udah jelas
15:29Kang Raisa pernah mendengar itu?
15:30makanya
15:31ditanyain kenapa
15:32ada apa itu
15:32di kamar suka ada benturan tembok
15:34kenapa?
15:34ya aslinya si topik itu bilangnya
15:36kalau misalnya lagi
15:37pusing gitu kan
15:38lagi
15:39banyak pasal suka
15:40apa mukulin tembok
15:44ketika polisi pertama kali membuka
15:46kamar ini
15:48ada
15:49video yang memperlihatkan
15:51sangat berantakan Kang
15:52kondisinya sangat berantakan
15:53bahkan
15:54mungkin bisa dikatakan
15:55tidak layak sebenarnya di bumi
15:56Kang Raisa pernah melihat kondisi dalam?
15:58pernah ya
15:58berantakan gitu kan
16:00seperti apa kan
16:00mungkin bisa di ceritakan?
16:01banyak sampah
16:01banyak baju-baju yang kotor gitu kan
16:04banyak berantakan lah pokoknya
16:05apa
16:06baunya juga gak enak lah
16:07banyak sampah
16:08banyak sampah
16:09banyak sampahnya juga gitu kan
16:10atap
16:11atap itu atapnya ada
16:12berkas becak darah
16:21boleh mungkin untuk visualisasi
16:25gambaran penjelasan dari Kang Raisa tadi
16:26boleh saya melihat salah satu kamar disini?
16:28boleh boleh silakan
16:29oke
16:30saya dan Kang Raisa akan coba lihat ya
16:32salah satu kamar yang ada disini
16:33oke
16:33ini kamarnya ya
16:34bentuknya persis
16:35persis sama
16:36dengan kamar yang ditempati tersangka ya
16:37iya
16:38oke
16:38saya izin masuk ya kan
16:40oke
16:40ini luasnya
16:42ini dua setengah ke dua setengah
16:44dua setengah kali dua setengah meter
16:46iya
16:47dan ini ada kamar mandi ya
16:48iya kamar di dalam
16:49dan kamar tersangka topik hidayah
16:52termasuk juga korban ether
16:53persis seperti ini
16:54iya persis sama
16:54satu ukuran
16:55mendapat kasur
16:56iya ini juga
16:57lemari
16:57oke
16:58saat itu mungkin kondisinya
17:00bisa digambarkan lagi
17:00seperti apa kan kurang lebih
17:01disini berantakan
17:03itu kan
17:05berantakan
17:05disini banyak sampah
17:06sampah makanan atau sampah
17:08iya ada maju bekas gitu kan
17:11cuman kalau misalnya yang penuh darah itu
17:13udah dibawa sama polisi sih
17:14buat berang bukti
17:15ada coba
17:16pakaiannya ya
17:16pakaiannya juga artinya penuh darah juga
17:18ada yang banyak darahnya
17:20terus
17:20apa
17:21tisu yang banyak darah ada
17:22udah diamanin sama polisi
17:23artinya yang disebut Kang Raisa tadi
17:25ada bercak darah di atap itu
17:27atap seperti ini
17:28atap seperti ini
17:29kayak gini ya
17:30ada bercak darah di atas
17:32saya izin tunjukkan
17:33kamar mandinya ya
17:34ini salah satu
17:36contoh ya
17:36kamar mandi yang ada di
17:38nekos ini dan
17:40bentuknya sama ya Kang ya
17:41iya sama
17:41sama seperti
17:43kamar yang digunakan oleh
17:45tersangka
17:45Taufik Hidayat
17:46dan juga korban YTR
17:47ada informasi juga bahwa
17:52korban ini bahkan tidak tidur di sini
17:55tapi diminta untuk tidur di kamar mandi oleh tersangka
17:59Kang Raisa mendengar informasi itu
18:01kurang tahu sih soalnya itu gak pernah mendengar sih
18:03kurang tahu soalnya itu
18:04tapi artinya kalau memang ada seseorang yang tidur di sini
18:07bisa dilihat ya
18:07gak bisa juga cukup lah gak bakalan muat
18:15eh waktu 2 tahun 3 tahun itu kamu gak boleh keluar dari kosan
18:21gak bisa karena udah gak bisa lihat
18:25jadi kalau misalkan disiksa nih ya
18:28terus saya sih
18:30mengeluarkan suara
18:33kayak gitu
18:35kalau misalkan dia sih
18:37disiksa lagi
18:39jadi saya tuh kayak
18:41kekuasa kemana-mana
18:43dia kan kenyataan saya udah
18:46kolektor
18:47jadi kalau misalkan
18:50dia pergi
18:51lagi
18:52konsumen
18:53saya suka disuruh tidur
18:59jadi ini didukung seorang mungkin
19:02jadi yang ngerasain apa yang saya rasain
19:14sudah berapa orang yang mas Taufik lukai mas?
19:19sudah berapa orang mas?
19:21dua atau lebih mungkin?
19:31aku sering dihukur sih
19:35aku sering hukur
19:37pertama
19:38ada dulu yang dihukur
19:42terus
19:44ini seringan
19:46ya
19:47terus kaki
19:49kaki juga
19:51terus dihukur
19:53untuk kaki satu
19:55sama dia
19:58terus dihukur
19:59sehari-hari satu kali
20:07akhirnya 9 Juni
20:092026
20:11tersangka Taufik Hidayat
20:12dan juga korban YTR ini dibawa ke rumah sakit Hasan Sadikin Bandung
20:16tapi tersangka meminta bantuan dari Kang Resa
20:19nangis sih
20:20nangis beneran
20:21minta bantuan
20:21dia nangis?
20:23tersangka?
20:23tersangka
20:25minta bantuan lah
20:26om
20:26mau apa
20:27mau minta tolong agaknya
20:29tolong apa gitu
20:31jadi gini om
20:32istri itu satu bulan ke
20:33apa
20:34satu bulan ke belakang itu jatuh
20:35dari kamar mandi
20:36seperti itu asalnya sih
20:38besoknya
20:38kita
20:39berangkat ke rumah sakit
20:41mengarah ke rumah sakit
20:42Ujung Berung
20:43pertamanya ke RSU Ujung Berung terlebih dahulu?
20:45iya
20:45itu menggunakan apa Kang?
20:46grab-grab dari sini langsung
20:48di dalam tuh
20:49di apa
20:49dimakain masker kan sama dia kan
20:51terus kerudung
20:52langsung di dalam dia tuh
20:54dimasukin mobil
20:54ya kan?
20:55gak keliatan kan?
20:56nah
20:56udah ada keanehan sih
20:58ada situ juga
20:59maksudnya kalian tuh gini
21:00kenapa sih seorang suami
21:01gak mau nemenin seorang istri
21:03di
21:03dalam mobil?
21:04harusnya kan seorang suami
21:05yang nemenin gitu kan
21:06sama Kang Resa yang disuruh kesana
21:08di mobil ya gitu
21:09dia tuh
21:09ikutin dari belakang pakai motor
21:11pas ditangani sama rumah sakit Ujung Berung
21:14dibalut lukanya kan dibuka tuh
21:16si kerudung sama maskernya
21:18nah
21:18ya Kang Resa tuh gimana ya?
21:21shock gitu kan
21:21artinya pertama kali Kang Resa
21:23melihat korban YTR
21:24bagian wajahnya itu di RSUD Ujung Berung?
21:27Ujung Berung
21:28baru tahu keadaannya seperti itu
21:29mohon maaf yang Kang Resa lihat saat itu
21:31kondisinya seperti apa?
21:32ya
21:33gimana?
21:34parah lah parah banget gitu kan
21:35jadi gini apa?
21:36matanya tuh yang sebelah kanan
21:37banyak darah kering
21:39terus besar lagi bengkak disininya
21:41terus hidungnya juga apa?
21:43apa?
21:44bengkok lah
21:45terus disininya juga apa?
21:46bibirnya gak ada
21:47terus banyak darah kering disininya
21:48awal kan belum dibersihin kan?
21:49pas awal
21:50kesitu belum dibersihin
21:51belum dibersihin
21:52makanya kaget gitu kan
21:53apa?
21:54bilangnya apa?
21:55jatuh dari kamar mandi
21:56cuma kepala kok
21:57sekujur badan banyak luka
22:01akhirnya nyampe lah
22:02Uga di rumah sakit Hasan Sadikin disitu
22:05si topik ini belum sampai gitu kan
22:08oke
22:08akhirnya diangkat ke Belangkar
22:10artinya Kang Resa yang mengurusi ya?
22:13ya diangkat ke Belangkar
22:13dibawa dimasukin ke UGD gitu kan
22:16artinya setelah korban dirawat Kang
22:18ya
22:19saya juga mendapatkan informasi bahwa Kang Resa juga
22:23meskipun sudah menolong korban
22:25dan juga bahkan tersangka
22:27tapi Kang Resa justru malah mendapat ancaman dari tersangka
22:30ini udah ada cok-cok di rumah sakit nih
22:32oke
22:33udah ada cok-cok di rumah sakit
22:35baru ini
22:36ancaman WhatsApp yang ini
22:39ancaman
22:40oke
22:40melalui pesan WhatsApp ya
22:42ya
22:42ini menggunakan bahasa Sunda ya
22:44ya
22:44tapi
22:45tersangka ini mengatakan bahwa dendam
22:48ya
22:48dengan Kang Resa
22:49karena
22:50diduga ataupun
22:52menilai telah memfitnah
22:53ya
22:53memfitnah tersangka
22:55ya
22:55termasuk juga
22:56ada ancaman pembunuhan
22:57ya
22:58ya itu nenteng golok ke siri
23:00nyariin Kang Resa kan
23:01bilangnya kayak gini
23:02ancamnya
23:03kalau misalnya istri saya sampai meninggal
23:05istri saya juga harus mati sama istrinya
23:09ada
23:10buktinya Kang
23:11soal ancaman menggunakan golok itu
23:13ada
23:14itu bekasnya disini
23:15ada bekasnya
23:16ada bekasnya
23:17artinya sempat memukul
23:18ya pakai golok disini
23:20kebagian tembok
23:21ini
23:22sebagai golokan
23:23yang ini
23:24ini
23:25ya itu
23:26seperti disayat seperti itu ya
23:27tidak dipukulin
23:28oh dipukul
23:29oke
23:30terus ini nih
23:32sebagai golok tuh
23:33ini terbelah sampai
23:35golok ya
23:35seperti ini karena pakai golok?
23:36itu tuh golok
23:38ini dilakukan oleh tersangka ya
23:40ya
23:40terus ini nih
23:42oh
23:43oke bahkan tembok pun cowok ya
23:44ya
23:45terus ini
23:48terus ini
23:49terakhir pintu nih
23:50nah yang ini
23:52artinya
23:53tersangka masuk ke dalam
23:55kemudian
23:56seolah mengancam ya
23:57dengan memukul-mukul golok ke
23:59tadi bagian kayu dan tembok ini ya
24:01ya
24:01termasuk pintu
24:05terakhir
24:06terakhir
24:07ya
24:10mau
24:10lupa
24:11terakhir
24:31kamu
24:32aku
24:42seteruslah polisi menetapkan status topik kita sebagai tersangka dan juga sudah menangkapnya
24:49termasuk juga sudah menahan tersangka tentu yang harus dalamnya adalah motif apa yang sesungguhnya
24:55mendasari tindak kekerasan yang kemudian dilakukan oleh tersangka saya datangi secara langsung gedung
25:01yang utama dari Polde Jawa Barat untuk mengikuti konversi pers yang rencana akan dilakukan tentu
25:08oleh sejumlah aparat gabungan mulai dari Polde Jawa Barat termasuk juga direktur utama dari RSA
25:14dan juga dari LPS keadaan ini adalah sejumlah persiapannya yang sudah lakukan ya saya akan
25:21masuk sudah ada media yang bersiap sembari menunggu konversi persudara yang belum dimulai ini adalah
25:29sejumlah barang bukti ya yang kemudian sudah dipersiapkan juga oleh polisi dan juga sudah
25:35diamankan tentu oleh polisi bisa lihat ini adalah satu buah helm berwarna hitam yang kemungkinan besar
25:41digunakan oleh tersangka Taufi Kidayat untuk kemudian menganiaya korban YTR dan di depan saya ini adalah
25:49motor yang berdasarkan informasi dari penyidik digunakan oleh tersangka Taufi Kidayat pada saat melakukan pelarian
26:09saya akan tunjukkan secara langsung dan secara lebih dekat saudara dengan Kabit Tumas Pol
26:13dari Jawa Barat konvers Pol Hendra Romawan Pak Kabit izin Pak di depan kita sudah ada seluruh barang
26:19bukti Pak yang diamankan oleh polisi boleh saya melihat secara lebih jelas barang bukti sudah diamankan
26:24ini kita perlihatkan dulu helm Oke ini helm yang helm yang digunakan oleh tersangka ya oleh tersangka
26:36ini ada tiga kejadian yang kita bisa identifikasi ya yang pertama itu ketika dia pergi itu selalu
26:43menggunakan ini memang ini salah satu alat yang digunakan untuk menganiaya korban ini ya ini dia
26:49ada bercak darahnya oke saya akan tunjukkan saudara ini masih ada bercak darah ya yang ada di kaca helm
26:58ini salah satu ini beberapa alat bukti peristiwa tadi kan ini helm tadi ya yang kita amankan ini
27:04oh ini helm tuhunya ini kacanya ya kemudian ini ada bangku belajar anak kecil dan ini juga digunakan
27:12untuk meja ya meja anak kecil itu nah disini kan ada besinya juga ini nah ini ya digunakan untuk
27:18menghantam dari si korban tadi ini meja belajar ya sebenarnya untuk anak kecil mungkin ya tapi
27:25digunakan justru untuk memukul korban Oke ini ada bisa lihat ya kerusakan mungkin sedikit oke dan ini
27:33ini goloknya Pak nah ini guloknya foto goloknya karena untuk goloknya sementara masih kita identifikasi
27:39ekofensik dan inilah golok yang selalu dibawa kemana-mana dan melakukan intimidasi kepada para seksi
27:47saksi dan kira-kira yang bisa memberikan informasi kepada siapa saja dan ini juga salah satu golok
27:52yang informasinya digunakan untuk menyayat kaki dan juga tangan dan golok ini disimpan di motor Pak ya di motor
27:58selalu dibawa yang tanggung-tang ini barang-barang yang kemudian menjadi barang bukti utama karena
28:03terkait dengan peristiwa ya oke baik ada juga infus Pak Habit Oke ini infus ya ini juga yang digunakan
28:14cukup menarik mungkin dari apa media kau ada infus ya jadi ini digunakan oleh bersangkutan tersangka ya
28:21ya utamanya untuk menolong mengobati si korban tetapi karena dia bukan seorang dokter apa juga
28:29perawat sehingga penggunanya hanya sekedar diminum saja informasinya
28:40dan ini adalah tersangkanya saudara tersangka Taufik Hidayat Pak Taufik ada yang disampaikan Pak
28:53Pak Taufik Hidayat langsung datang press release di Vowel Jawa Barat
29:04bahwa dalam burun waktu bulan Mei 2024 hingga bulan Juni 2026 di wilayah Padung telah terjadi penganiaan berat
29:26bahwa dalam bulan Juni 2026 di wilayah Padung telah terjadi penganiaan berat
29:27di mana pelaku melakukan beberapa kekerasan tersangka memukul korban dengan tangan kosong
29:39benda keras seperti besi menggunakan senjata tajam menggunakan helm menyudut dengan rokok
29:48menempatkan korban di kamar kos dan tidak dibolehkan keluar
29:55dikunci dari luar dan ini dilakukan secara berulang-ulang
30:02dilakukan karena kekesalan kecemburuan terhadap korban
30:08tentunya teman-teman semua ingin mengetahui bagaimana perkenalan antara korban yang tersangka
30:16di awali tahun 2024 perkenalan memilih aplikasi Tinder
30:26tersangka ini adalah residivis
30:31karena pernah melakukan kekerasan serupa terhadap seorang wanita
30:37dan difonis di jatuh hukuman satu tahun empat bulan
30:58terima kasih Pak Kapalda Pak Gubernur dan Bung Menteri Zedipo Pak dari Kompas TV
31:02dalam KUHAP kan memang tidak boleh ditunjukkan tersangka
31:05tapi ada seluruh stakeholder disini mungkin juga sebagai sanksi sosial kepada tersangka
31:08agar tidak terulang kembali Pak
31:10kalau boleh kami ingin mendengar pernyataan satu saja dari tersangka di depan kita semua
31:15kalau boleh Pak terima kasih
31:20canggih
31:35Terima kasih
31:43apa yang disampaikan mas
32:14sudah berapa orang yang mas
32:19sudah berapa orang mas
32:21dua atau lebih mungkin
32:30nah ini dari pihak keluarga kakak jadi korban dan juga ayah
32:34kita akan menyaksikan tadi ada permintaan maaf yang disampaikan oleh topik tidak ya
32:50bapak mungkin Pak izin tadi mau disampaikan Pak
33:12banyak temen-temennya di kantor yang di ancam sama si pelaku katanya
33:17di ancam seperti ada yang bilang hati-hati aja dimarahin sama si pelaku padahal yang mengatakan hati-hati itu juga
33:24sebenarnya perempuan
33:33bahasa informasi yang kami terbaik adalah
33:37empat lokasi
33:39empat tinggal mereka
33:41yang pertama itu adalah
33:45tersangka dan korban tinggal di daerah Cicaheng
33:49di tempat ini
33:51korban melalui kekerasan
33:53dipukul bagian badan
33:55dan disuruh korban
33:58TKP2
34:00itu berada di
34:01kosan yang tidak jauh dari kosan pertama tadi
34:05di TKP2 ini
34:07terjadilah pengukulan terhadap mata kiri
34:11di TKP3
34:13di TKP3 ini
34:15mata kanan
34:17dilukur
34:19melunakan hel
34:21kami segera melakukan operasi pembersihan luka ini
34:26akan memperkatakan tidak boleh di tank
34:31karena yang datang nanti akan membawa hukuman
34:34karena kalau ada infeksi pasti tidak akan bisa sembuh
34:41setelah selain proses hukum yang saat ini terus dijalankan oleh polisi terhadap tersangka Taufik Hidayat
34:47yang tidak kalah penting adalah bagaimana kemudian kita mengawal proses pemulihan korban berinisial YTR
34:54saya akan tanyakan secara langsung kepada kakak ipar korban dengan Mbak Melani
34:58Mbak Melani terima kasih sudah mengulangkan waktunya sudah menerima kami di rumah ini Mbak
35:01pertama saya dan kita semua tentu turut prihatin Mbak atas apa yang kemudian terjadi
35:07dan menimpa keluarga Mbak Melani termasuk juga korban YTR
35:12kondisi dari korban saat ini seperti apa Mbak?
35:14kalau untuk saat ini Alhamdulillah sudah jauh lebih baik ya dibanding pertama kali kita bertemu
35:21sekarang sudah tidur sudah bisa miring, miring kanan, miring kiri
35:26makan juga sudah lumayan
35:28sudah mulai belajar untuk duduk dan jalan sedikit
35:31mohon maaf tapi ada beberapa bagian wajah Mbak yang memang bisa dikatakan terluka cukup parah bahkan sangat parah
35:39dari dokter sendiri apakah sudah menjelaskan mungkin luka tersebut bisa disembuhkan dan kembali seperti semula?
35:49kalau ya paling kalau untuk kembali seperti semula ya di bakal di ini rekonstruksi wajah jadi di ini lagi kembali
35:59kalau untuk secara alami kembali sih tidak mungkin sepertinya
36:03tidak mungkin?
36:04iya
36:05sepertinya sudah tidak ada gitu
36:07tentu Mbak Melani menjenguk dan menjaga korban YTR di rumah sakit Hasan Sadikin Bandung
36:14sejauh ini informasi apa Mbak yang sudah diberikan korban kepada Mbak Melani?
36:20waktu pertama ya itu disiksa
36:22kalau salah disiksa setelah harta dihabis dia disiksa penyiksaan itu mulai ada itu waktu harta dia sudah habis
36:31tentu kita tahu juga bahwa tersangka ini sudah ditangkap Mbak
36:33tapi yang perlu diluruskan adalah sebenarnya seperti apa awal mula pertemuan korban dengan tersangka
36:40karena informasi yang beredar ini kan korban bertemu di sebuah konser pada tahun 2023
36:45sesungguhnya cerita awal itu seperti apa Mbak?
36:48sebenarnya awal dia hilang itu bukan 2023 ya tapi 2024
36:522024 Idul Fitri kami masih bareng-bareng masih kumpul
36:56nah baru setelah Idul Fitri itu
36:592024 Idul Fitri setelahnya dia bawa cowok itu ke rumah si pelaku itu
37:04awalnya upload dulu foto si cowok ini kan
37:09terus saya komen ini pacar baru ta
37:12saya bilang gitu
37:13iya teh pacar baru
37:14dia bilang oh yaudah langgengnya gitu lah biasa ya
37:18doa-doa biasa iya teh doain aja semoga yang terbaik amin
37:22nah setelah itu baru dibawa ke rumah itu tuh mau ke konser bukan
37:27bukan kenal di konser bukan justru ke konser itu sudah kenal
37:31mereka janjian nonton konser bareng
37:33artinya selama kurang lebih mungkin 2 tahun ya Mbak ya
37:36dari 2024 sampai 2026 korban ini sudah dibawa oleh tersangka
37:41tapi apakah komunikasinya putus 100% atau tidak?
37:45tidak
37:46awalnya itu korban bilang ke keluarga akan dipindah kerja
37:52awalnya kan dipastirkan kerjanya
37:54mau dipindah ke Majalengka di anak cabang gitu
37:57ya kita pikir memang betul kan
37:596 bulan apa 7 bulan dari situ saya mulai ngomong ke suami
38:02yah sayang masih gak enak hati nih coba cek di tempat kerjanya
38:09bener gak sih dia dipindah ke Majalengka gitu kata saya
38:12yah suami kesitulah ke tempat kerja yang dipastir itu
38:16ditanya ke temen-temennya ternyata udah resign
38:18sudah resign?
38:19dari ya itu semenjak 5 bulan ya 6 bulan ya
38:23diberitahu mungkin Mbak alasannya?
38:25enggak ya nganterin surat resignnya cowok kok
38:27si cowok itu sih pelaku itu
38:28banyak kok temen-temennya di kantor yang di ancam sama si pelaku katanya
38:33di ancam seperti?
38:34karena Yuppie itu kan kerjanya lembur terus kan
38:39iya
38:40iya gak terima mungkin
38:41ceritanya dia mau jadi
38:43pahlawan kesiangan entah apa gak terima
38:46lalu dimarah-marahin semuanya
38:48ada yang bilang hati-hati aja
38:50Yuppie itu mau kerja kan
38:51terus
38:52ibu saya agak siang ya ke tempat kerjanya
38:56ban motor saya bocor gitu-bio gitu
38:58oh boleh-boleh berkabar aja hati-hati ya
39:02kata temen kerjanya
39:03dimarahin sama si pelaku
39:05ngapain maksudnya bilang hati-hati ke pacar saya
39:07padahal yang mengatakan hati-hati itu juga sebenernya perempuan
39:10perempuan
39:15ketika tidak ada efek jerah
39:18dia masih punya memori tentang perbuatannya
39:21tentang tanda kutip kepuasannya
39:23karena melakukan itu
39:24nah kalau ini tidak mendapatkan perubahan
39:28risiko itu tetap ada mas
39:30untuk diulangi di masa yang akan datang
39:37terima kasih
39:38terima kasih
39:39terima kasih
39:42terima kasih
40:11terima kasih
40:24terima kasih
40:24terima kasih
40:24terima kasih
40:46terima kasih
40:55terima kasih
41:21terima kasih
41:33terima kasih
41:44terima kasih
41:47terima kasih
41:49terima kasih
42:02terima kasih
42:15terima kasih
42:28terima kasih
42:32terima kasih
42:33terima kasih
42:34terima kasih
42:35terima kasih
42:36terima kasih
42:36terima kasih
42:37terima kasih
42:37terima kasih
42:40terima kasih
42:41terima kasih
42:42terima kasih
42:43terima kasih
42:43terima kasih
42:43terima kasih
42:43Bahwa tindak kekerasan berkendok asmara sama sekali bukan hal wajar
42:47Kekerasan terhadap perempuan bukanlah persoalan individu sumata
42:51Melainkan persoalan bersama
42:53Negara harus hadir secara nyata
42:55Melindungi dan menciptakan ruang aman
42:57Agar tak ada lagi perempuan yang menanggung derita
43:03Setelah kasus penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh tersangka
43:07Taufik Hidayat kepada korban YTR
43:09Masih menyisakan sejumlah tanda tanya seperti luka
43:12Yang kemudian ada di wajah dan juga tubuh korban
43:15Saya akan dalami hal ini bersama dengan Sekretaris APSIFOR Mbak Lusia Pepi Novianti
43:20Mbak Pepi kita tahu bahwa kasus atau fenomena yang terjadi di Kabupaten Bandung
43:25Dimana ada penyekapan dan juga penyiksaan yang dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat
43:30Kepada korban YTR ini begitu menyita perhatian publik
43:33Pertama saya ingin minta tanggapan APSIFOR terkait fenomena ini
43:36Kalau dari psikologi ya mas
43:38Biasanya melihat suatu perilaku manusia itu bisa dilihat yang pertama
43:43Misalnya dari bagaimana kebiasaan perilakunya
43:47Oke
43:48Atau apa yang terjadi pada perjalanan kehidupannya
43:52Sehingga menjadi mendorong terhadap perilaku tertentu
43:55Misalnya kita mendekati dari bagaimana perilaku terjadi karena kebiasaan gitu ya
44:00Karena tadi yang diangkat adalah dari kecil sampai besar yang paling kemudian muncul di media adalah
44:06Yang bersangkutan dep kolektor
44:07Artinya yang bersangkutan pada masa-masa akhir ini misalnya banyak terpapar dengan hal-hal yang berbau agresifitas misalnya
44:16Sehingga kalau dari pendekatan perilakuan saja kalau boleh dibilang kehidupannya terpapar dengan aktivitas perilaku agresif gitu
44:24Tetapi menurut saya sampai perbuatan ini begitu luar biasa itu tidak mungkin hanya karena pembiasaan gitu
44:33Atau mungkin ada peluang hubungan yang tidak sehat Mbak mungkin saja seperti misalnya posesif dan lain sebagainya
44:39Kalau bicara tentang adanya kekerasan apalagi ini kan di info yang beredar mereka punya relasi romantis
44:47Sebuah relasi itu kemudian sering jadi tidak sehat ketika ada masuk yang namanya power distance gitu
44:55Relasi yang memiliki kekuasaan yang satu lebih tinggi daripada yang lain
44:59Nah ketika memang antara tersangka atau pelaku dengan korban ini
45:05Dalam waktu 2 tahun atau 3 tahun ini memang kemudian pola relasinya berubah
45:10Sangat mungkin yang korban itu semakin tak berdaya
45:15Ketika dalam proses penguasaan tadi terjadi tidak hanya manipulasi atau hal yang misalnya kita pernah dengar grooming gitu ya
45:24Grooming itu yang khas memang pada seksual ya kekerasan seksual
45:28Nah yang khas dari relasi dengan grooming adalah korban seringkali tidak menyadari bahwa perbuatan itu adalah kekerasan
45:37Atau bahkan yang paling intens adalah korban merasa perbuatan dari pelaku ini adalah sesuatu untuk positif dirinya
45:45Positif dirinya sendiri mbak?
45:47Jadi korban merasa bahwa apa yang dilakukan pelakunya untuk kebaikanku
45:50Oke
45:51Gitu
45:52Itu di baik itu beberapa kajian yang saya baca atau dari teman-teman korban ada fase seperti itu
45:59Hukuman apa yang sebenarnya paling memungkinkan disematkan kepada tersangka berkaca pada kasus yang terjadi saat ini
46:05Apakah dengan pemberian hukuman itu akan bisa memastikan yang pelaku itu dia cerah, dia sadar gitu
46:15Ketika tidak ada efek cerah dia masih punya memori tentang perbuatannya
46:20Tentang tanda kutip kepuasannya karena melakukan itu
46:23Nah kalau ini tidak mendapatkan perubahan risiko itu tetap ada mas untuk diulangi di masa yang akan datang
Komentar