Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sejumlah warga di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengembalikan MinyaKita bantuan dari pemerintah.

MinyaKita gratis dari program bantuan pangan ini dikeluhkan warga karena berwarna pekat dan berbau seperti solar.

Sejak Kamis (25/6/2026) pagi, warga berbondong-bondong mengembalikan bantuan MinyaKita dari pemerintah. Mereka mengeluhkan adanya bau menyengat saat minyak digunakan untuk memasak.

Rasa makanan yang digoreng menggunakan MinyaKita dari bantuan pemerintah juga rasanya aneh dan pahit di tenggorokan.

Bantuan ini sebelumnya disalurkan pada 17 Juni lalu. Di Desa Tegal Gede, Karanganyar, sebanyak 858 keluarga menerima bantuan. Masing-masing mereka menerima 4 liter minyak dan 20 kilogram beras.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menanggapi keluhan warga terkait dengan MinyaKita berbau solar.

Ia menegaskan bahwa izin perusahaan produsen MinyaKita bisa dicabut jika ditemukan pelanggaran.

Budi mengaku dari pihak produsen saat ini telah menarik seluruh produk dan saat ini sedang dilakukan investigasi untuk memastikan penyebab MinyaKita berbau solar.

Baca Juga Presiden Prabowo: Hati-Hati! Saya Kasih Peringatan, Saya Tahu yang Bayar-Bayar Demo Itu di https://www.kompas.tv/nasional/677134/presiden-prabowo-hati-hati-saya-kasih-peringatan-saya-tahu-yang-bayar-bayar-demo-itu

#minyakita #mendag #bansos

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/677135/heboh-minyakita-berbau-solar-mendag-turun-tangan-investigasi-penyebabnya-sapa-malam
Transkrip
00:01Intro
00:02Anda kembali menyaksikan Supply Indonesia Malam
00:06Saudara sejumlah warga di kecamatan Karanganyir, Kabupaten Karanganyir, Jawa Tengah
00:10mengembalikan minyak kita bantuan dari pemerintah
00:12Minyak kita gratis dari program bantuan pangan ini dikeluhkan warga
00:16karena berwarna pekat dan berbau seperti solar
00:22Sejak Kamis pagi warga berbondong-bondong mengembalikan bantuan minyak kita dari pemerintah
00:28Mereka mengeluhkan adanya bau menyengat suat minyak digunakan untuk memasak
00:32Rasa masakan yang digoreng menggunakan minyak kita dari bantuan pemerintah
00:36juga rasanya aneh dan pahit ditenggorokan
00:39Bantuan ini sebelumnya diseluruhkan pada 17 Juni lalu
00:43Di desa Tegal Gede, Karanganyir, sebanyak 858 keluarga merima bantuan
00:48Masing-masing mereka merima 4 liter minyak dan 20 kg beras
01:04Sebelumnya minyak kita berbau solar juga ditemukan di dua kecamatan di Kebupaten Kelatan, Jawa Tengah
01:09Minyak kita kemudian dikembalikan oleh masyarakat dan diganti dengan produk yang baru
01:30Menteri Pedagangan Budi Santoso menanggapi keluhan warga terkait dengan minyak kita berbau solar
01:35Yang menegaskan bahwa izin perusahaan produsen minyak kita bisa dicabut jika ditemukan pelanggaran
01:42Budi mengaku dari pihak produsen saat telah menarik seluruh produk
01:46Dan saat ini sedang dilakukan investigasi untuk memastikan penyebab minyak kita berbau solar
01:56KMR Karanganyir semuanya sudah ditarik oleh PT KMR dan kita terus melakukan investigasi
02:09Terima kasih
02:16Terima kasih
02:19Terima kasih
02:20Terima kasih
Komentar

Dianjurkan