Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai menguat. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut per 17 Juni 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.730/dolar AS.
Perry mengatakan nilai tukar rupiah menguat 0,76% (point to point) dibandingkan dengan posisi pada akhir Mei 2026. Menurut Perry, penguatan ini tak lepas dari intervensi BI di tengah ketidakpastian global serta tingginya permintaan valas dari korporasi dalam negeri.

"Perkembangan ini dipengaruhi oleh langkah penguatan stabilitas nilai tukar Bank Indonesia dari dampak tingginya ketidakpastian global dan besarnya permintaan valuta asing korporasi di dalam negeri untuk kegiatan ekonomi," ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis (18/6/2026).

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #nilaitukarrupiah

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Rupiah mulai bangkit lawan dolar, BI ungkap penyebabnya
00:04Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai menguat
00:09Gubernur Ban Indonesia Perry Warjo menyebut per 17 Juni 2026, nilai tukar rupiah berada di level RP 17,730 dolar
00:17Perry mengatakan nilai tukar rupiah menguat 0,76 persen, pint to pint, dibandingkan dengan posisi pada akhir Mei 2026
00:24Menurut Perry, penguatan ini tak lepas dari intervensi BI di tengah ketidakpastian global serta tingginya permintaan falas dari korporasi dalam
00:33negeri
00:33Perkembangan ini dipengaruhi oleh langkah penguatan stabilitas nilai tukar ban Indonesia dari dampak tingginya ketidakpastian global
00:39dan besarnya permintaan valuta asing korporasi di dalam negeri untuk kegiatan ekonomi
00:43Ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis, 18 Juni 2026
00:49Perry menyebut intensitas intervensi valuta asing ditingkatkan
00:52baik melalui intervensi di pasar non-deliverable forward luar negeri offshore maupun transaksi swap dan domestik non-deliverable forward di
00:58pasar dalam negeri
00:59Tidak hanya itu, BI juga menaikkan suku bunga sekuritas rupiah ban Indonesia demi menarik daya tarik investor asing dan memperkuat
01:07stabilitas nilai tukar rupiah
01:09Posisi SRBI pada 15 Juni 2026 tercatat sebesar Rp1.021,1 triliun
01:15Dari total tersebut, kepemilikan non-residen yang meningkat menjadi Rp238,1 triliun atau 23,3% dari total outstanding
01:24Hal inilah yang turut mendukung stabilitas nilai tukar rupiah
01:28Ban Indonesia juga memberikan insentif penurunan tingkat swap lindung nilai
01:32Hedging swap bagi investor asing sebesar 10% karena semakin meningkatkan daya tarik masuknya investor asing
01:37Serta mengkompensasi kewajiban yang selama ini ditanggung investor, jelas Perry
01:41Selain itu, BI juga memperluas instrumen operasi moneter valuta asing dengan instrumen spot dan swap dalam dalam mata uang yuan
01:49Chinese Renminbi RMB terhadap rupiah secara offshore
01:52Hal ini sejalan dengan semakin luasnya penggunaan mata uang lokal, local currency transaction LCT
01:58Dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi kedua negara
02:03Kedepan Ban Indonesia meyakini nilai tukar rupiah akan stabil dan cenderung menguat didukung oleh komitmen Ban Indonesia imbal hasil yang
02:09menarik
02:09serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik, kata Perry
02:12Terima kasih telah menonton!
02:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan