00:00Nasib ribuan unit motor listrik MBG usai di segel Kejagung.
00:04Kejaksaan Agung telah melakukan penyegelan terhadap ribuan motor listrik
00:08yang menjadi salah satu objek dalam perkara dugaan korupsi program makan bergizi gratis MBG
00:13periode 2025-2026.
00:17Kejagung akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional BGN
00:20terkait tindak lanjut pemanfaatan ribuan motor listrik tersebut.
00:24Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Jampitsus,
00:28Syarif Suleiman Nahdi mengatakan koordinasi akan dilakukan setelah proses penyegelan motor listrik di gudang penyedia rampung.
00:36Mungkin hari ini ya, tapi kami kan tidak sita semua.
00:39Jadi kami tunggu BGN untuk penggunaannya, kata Syarif, Senin, 22 Juni 2026.
00:45Syarif menjelaskan saat ini, penyidik masih menyelesaikan proses penyegelan
00:50di sejumlah gudang milik vendor penyedia kendaraan tersebut.
00:53Hari ini selesai penyegelan untuk semuanya, ujarnya.
00:56Ia menegaskan penyegelan dilakukan untuk mengamankan dan memantau pergerakan motor listrik
01:02yang seharusnya telah didistribusikan Kesatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, SPPG, di berbagai daerah.
01:08Meski disegel, motor listrik tersebut tidak disita.
01:11Tanggung jawab perawatan tetap berada di tangan penyedia,
01:14karena kendaraan masih berada di gudang dan belum diserah terimakan kepada penerima.
01:19Sehingga kami mengamankan motor-motor tersebut dengan cara menyegel,
01:22sehingga pergerakan motor itu kami pantau dari tim penyidik.
01:25Namun demikian, perawatan dari motor itu tetap bisa dilakukan oleh penyedia,
01:30karena belum diserahkan jelasnya.
01:33Ia juga mengungkapkan bahwa penyidik telah menerima masukan dari DPR RI
01:37mengenai pemanfaatan motor listrik tersebut.
01:40Karena hanya dilakukan penyegelan,
01:42kendaraan masih memungkinkan untuk dimanfaatkan dan didistribusikan oleh BGN
01:46tanpa harus menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Komentar