Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa BERTEU bertemu dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an, pihak bank sentral China China People’s Bank of China (PBOC), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta investor dalam kunjungan resmi ke China pada 16-19 Juni 2026.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #Pandabonds

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Pemerintah incar pendanaan 1 miliar dolar dari Panda Bonds.
00:03Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa bertemu dengan Menteri Keuangan Cina Lanevoan,
00:07pihak Bank Sentral Cina-Cina People's Bank of China,
00:10PIK, Asian Infrastructure Investment Bank, AIIB,
00:14serta investor dalam kunjungan resmi ke Cina pada 16 hingga 19 Juni 2026.
00:19Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyebut bahwa pemerintah menargetkan penerbitan surat utang,
00:24Panda Bonds, senilai 1 miliar dolar AS.
00:26Pertama sih kita targetnya mungkin 1 miliar dolar AS,
00:30tapi kita lihat market, pasarnya seperti apa,
00:33kalau marketnya bisa lebih besar, kita akan perbesar,
00:36tergantung dengan kondisi marketnya, kata Purbaya,
00:39dikutip dari Antara, Jumat, 19 Juni 2026.
00:43Pemerintah Indonesia diketahui menyiapkan rencana penerbitan surat utang,
00:47Panda Bonds, di Cina demi memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah
00:50melalui diversifikasi sumber pembiayaan internasional.
00:53Panda Bonds adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah,
00:56lembaga multilateral, atau perusahaan asing di pasar obligasi domestik Cina
01:00dalam mata uang yuan atau renminbi sehingga dapat dijual langsung kepada investor di Cina daratan.
01:05Namun untuk menerbitkan Panda Bonds,
01:07pemerintah, lembaga multilateral,
01:09atau perusahaan asing harus memenuhi ketentuan otoritas keuangan Cina
01:12yaitu China People's Ban of China, PIC,
01:15dan National Association of Financial Market Institucional Investors, NAFMI.
01:19Waktu pertemuan dengan PIC, kami diminta melakukan percepatan pengeluaran izinnya,
01:23tapi memang dari pihak, underuriternya belum dimasukkan dan pihak PIC meminta agar segera dimasukkan izinnya
01:28sehingga mereka dapat segera memproses.
01:31Jadi dukungan mereka ke rencana ini amat baik, jelas Purbaya.
01:35Ini minggu depan sudah mulai, book building, harusnya begitu izinnya keluar ya.
01:40Jadi dua minggu lagi sudah putus mungkin, ungkap Purbaya.
01:44Book building, yang dimaksud adalah masa penawaran awal
01:46di mana perusahaan dan penjamin emisi, underuriter,
01:50mengumpulkan minat dan pesanan dari investor dalam rentang harga.
01:53Kemudian bisa dilihat berapa sih, minat terhadap Panda Bonds,
01:57dan kami memang ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan,
02:00sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja, tambah Purbaya.
02:04Terlebih, ungkap Purbaya, Indonesia dan Cina sudah memiliki perjanjian bilateral,
02:09local currency transaction, yang mempermudah transaksi antara masyarakat kedua negara.
02:14Transaksi dengan yuan bisa langsung dikonversi ke rupiah,
02:17karena perjanjian antara bank sentral Indonesia dengan bank sentral Cina.
02:21Jadi saya akan coba juga, bisa tidak memakai untuk memanfaatkan langsung,
02:25bilateral swap agreement, tadi sehingga langsung ke rupiah
02:28dan akan mengurangi tekanan terhadap rupiah juga nantinya, jelas Purbaya.
02:32Sedangkan dalam pembicaraan dengan Menteri Keuangan Tiongkok, Lan Evo An,
02:36Purbaya mengatakan juga melakukan diskusi yang menarik.
02:39Pada dasarnya, Kementerian Keuangan Cina menguasai banyak BUMN termasuk calon investor-investor yang kami datangi,
02:46jadi restu dari Kementerian Keuangan Cina amat menentukan pada keberhasilan,
02:49bond issue, penerbitan obligasi, kita dan Kementerian Keuangan Cina amat mendukung rencana kami untuk menerbitkan
02:55bond di Cina, tambah Purbaya.
02:58Dengan menggunakan mata uang yuan atau renminbi,
03:01Panda Bonds diketahui memberi akses bagi negara atau perusahaan asing untuk memperoleh pendanaan dari pasar keuangan Cina
03:06yang dinilai memiliki likuiditas besar dan basis investor yang luas.
03:10Dana hasil penerbitan, Panda Bonds, dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan anggaran,
03:15proyek infrastruktur, investasi, atau kebutuhan korporasi lain.
03:19Panda Bonds dianggap punya sejumlah keuntungan strategis,
03:22karena pertama, membuka akses ke sumber pembiayaan baru di luar pasar obligasi berbasis dolar as atau euro.
03:29Kedua, biaya pendanaan berpotensi lebih efisien jika tingkat suku bunga di pasar Cina lebih kompetitif
03:34dibandingkan pasar obligasi global berbasis dolar as dan penerbit pun memperoleh dana
03:38dengan biaya pinjaman yang lebih rendah dan struktur pendanaan yang lebih optimal.
03:42Ketiga, Panda Bonds juga mengurasi risiko dalam pengelolaan nilai tukar,
03:46karena jika suatu negara memiliki kebutuhan pembiayaan atau perdagangan terkait dengan Cina.
03:50Penggunaan yuan dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar as dan menekan risiko fluktuasi kurs
03:55dan akhirnya dapat mendukung diversifikasi cadangan devisa serta memperkuat hubungan ekonomi serta keuangan dengan Cina.
04:01Keempat, bagi investor domestik Cina,
04:03Panda Bonds memberi pilihan instrumen investasi yang lebih beragam mengingat investor dapat memperoleh eksposasi
04:08terhadap penerbit internasional tanpa harus keluar dari pasar keuangan domestik.
04:13Popularitas, Panda Bonds, meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah Cina.
04:19Sejumlah negara dan perusahaan global mulai menggunakan instrumen ini untuk mengakses salah satu pasar obligasi terbesar di dunia.
Komentar

Dianjurkan