00:00Kapan tiba di dalam...
00:01Saya coba cek secara teknis ya, tapi yang saya tahu adalah kontrak sudah dilakukan.
00:22Apa update impor minyak dari Rusia gimana, udah kabarnya, udah sampai mana, kapan tiba di dalam...
00:28Saya coba cek secara teknis ya, tapi yang saya tahu adalah kontrak sudah dilakukan.
00:34Dilakukan oleh Lemigas, BLU daripada kementerian ESDM.
00:41Volumenya berapa sih Pak jadinya?
00:43Volumenya dia itu bisa berkembang lebih banyak lagi ke depan, tapi kontraknya nanti coba saya lihat.
00:50Kemarin kan Rusia katanya ada rencana mau membatasi impor solar itu gak ada ngaruhnya kan nanti ya Pak ke perjanjian
00:56dengan kita?
00:56Gak ada. Kita kan sudah ada deal antara G2G dengan Presiden Putin dan Presiden Prabowo.
01:03Dan saya kan sudah juga melakukan komunikasi dengan Menteri SDM Rusia dan saya.
01:08Dan jangan juga kalian tanya tentang apa aja Pak detailnya, waduh.
01:12Berarti Bapak sebut ada potensi penerimaan negara nambah 30-35 triliun dari royalti Minerba.
01:21Itu tuh berarti yang rencana kenaikan royalti yang kemarin sempat ditunda jadi mau diimplementasi.
01:26Kan sebagian royaltinya kan kita sudah naikkan.
01:28Oh itu berarti bukan yang kemarin dibahaskan.
01:30Enggak dong, enggak dong.
01:31Beda lagi ya Pak?
01:31Royalti kan sudah kita naikkan, nikel kan sudah kita naikkan, royalti betubara kan sudah kita naikkan.
01:35Itu kenaikan yang kemarin.
01:36Sudah, sudah naik kemarin.
01:38Waktu bulan April sempat ada rencananya, waktu Bapak ke Filipina itu Pak akan ada diskusi.
01:42Oh enggak, kalau itu belum.
01:43Kalau itu enggak, itu yang namanya pajak ekspor, bukan royalti.
01:49Pak terkait dengan harga minyak kan sekarang sudah turun terus potensi penurunan harga pertama maksirnya, Pak.
01:59Iya namanya pengusaha kan wajib lobby.
02:02Tapi pertanyaan berikut, apakah yang mau di lobby mau ikut atau tidak.
02:06Saya tetap menjaga supply and demand dengan harga yang baik.
02:11Andaikan pun ada relaksasi, yang namanya relaksasi terukur.
02:14Ya, oke.
02:21Kamu teman-teman media sayang, kamu ini juga harus tanya, pada saat harga dunia naik, harga minyak enggak diturunkan, kenapa
02:33sih kamu enggak tanya?
02:34Pada saat harga minyak dinaikkan baru dua minggu, udah ya seperti itulah.
02:41Konsumen soalnya, Pak.
02:47Apa?
02:50Gas industri, Pak.
02:51Gas industri, Pak.
02:52Gini, gini.
02:54Kalau gas secara keseluruhan, stok kita tidak ada masalah.
03:00Yang ada itu adalah ada kenaikan harga gas di beberapa industri non-HGBT.
03:07Kan ada dua, ada HGBT, yang memang HGBT itu sebenarnya disubsidi oleh negara.
03:14Kalau non-HGBT, itu yang harga umum.
03:19Sebagian sumur-sumur kita, di daerah khususnya daerah Jawa Barat ke sini, itu lagi penurunan produksi.
03:25Maka kemudian untuk menutupi itu pakai LNG.
03:29Yang namanya LNG, itu kan bawa dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan itu ada penambahan kos.
03:36Nah itu yang kita lagi mencari untuk menengahi, agar jangan juga industri-nya ditaruh diberikan beban harga yang tinggi.
03:43Aku kan udah rapat sama mereka, sama asosiasi, sama buruh sudah.
03:49Sekarang saya lagi rapat teknis dengan Pertamina untuk mencari angka yang ideal agar industri kita tetap bisa bertahan.
04:00Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
04:04Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:09Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
04:14Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar