- 2 hari yang lalu
- #limar
- #uko
- #ujangkoswara
- #oces
Ujang Koswara (UKO) seorang inovator yang mengembangkan teknologi LIMAR untuk membantu masyarakat di daerah terpencil mendapatkan akses listrik gratis
#LIMAR #UKO #UjangKoswara #OCES
#LIMAR #UKO #UjangKoswara #OCES
Kategori
🦄
KreativitasTranskrip
00:00Nah kalau dari Bapak kan pasti perlu dukungan nih Pak
00:04Maksudnya banyak gak Pak perusahaan-perusahaan atau tokoh-tokoh yang ikut partisipasi
00:27Halo Sobat OCS ketemu lagi dengan saya Alit Suwiria di program OCS Obelan Cerdas Ekonomi dan Sosial
00:32Hari ini saya kedatangan seorang senior saya yang juga seorang pengusaha
00:37Terus kemudian sekarang juga beliau seorang inovator dan filantropis yang sangat peduli terhadap masyarakat Indonesia
00:46Terutama yang berada di daerah terpencil dengan kondisi listrik yang belum sampai listrik ke daerah rumahnya
00:52Saya perkenalkan Bapak Ujang Koswara
00:54Selamat siang Pak Ujang
00:56Selamat siang
00:57Atau panggilannya Pak Uko
00:58Atau mau dipanggil apa nih Pak?
01:00Boleh Kang Ujang
01:01Kang Ujang ya Pak
01:02Soalnya saya lihat itu ada ukologi, saya pernah lihat billboard ada ukologi
01:06Nanti kita bahas
01:07Oke siap
01:10Pak Ujang boleh cerita dulu nggak Pak?
01:12Kalau Pak Ujang Koswara, kalau orang search di Google pasti udah keluar itu
01:15Semua tentang pemerhati daerah terpencil
01:19Yang mana daerah belum ada listrik
01:21Pak Ujang bantu dengan teknologi yang kita cerita
01:25Supaya ada listrik dan lampu di rumah-rumah yang daerah terpencil itu
01:30Sebenarnya Pak Ujang background Pak Ujang seperti apa sehingga kok peduli terhadap kondisi seperti itu gitu Pak
01:39Karena saya pernah juga wawancara misalnya pengelola yayasan yang kondisinya peduli sama anak autis gitu
01:47Saya tanya, ternyata memang benar dia beliau juga punya anak yang mengalami hal yang sama sehingga dia mengerangkul anak-anak
01:54autis
01:54Nah kalau Bapak bagaimana nih Pak ceritanya Pak?
01:56Bisa merangkul orang-orang yang atau masyarakat pedesaan yang belum ada listrik?
02:02Ini sebetulnya berawal dari tahun 2008
02:06Posisi saya saat itu sedang di puncak-puncaknya menjadi seorang pengusaha yang memang kapitalis memurni
02:13Betul-betul berbudidaya uang, mencari uang benar-benar disitu ya
02:17Tapi ada satu sisi yang memang paradoks dengan kondisi keluarga saya
02:22Karena saya bukan berasal dari kota Bandung tapi berasal dari Garut yang di pinggir di pedalaman Garut
02:30Bapak dari pedalaman berarti?
02:32Betul, jadi saat itu ibu saya nalepon tahun 2008 menanyakan tentang kondisi yang dirasakan
02:39Dia menanyakan ke saya, ujang kenapa minyak tanah yang tadinya harganya 4 ribu menjadi 15 ribu
02:46Dia hanya bertanya seperti itu
02:48Nah saya bilang mahli minyak tanah untuk tahun ini sudah tidak diproduksi tahun 2008
02:55Ya itu Pak JK ya punya program
02:56Betul, konversi
02:58Konversi dari minyak tanah ke gas LPG
03:00Betul
03:00Jadi supaya terjadi penghematan dan sebagainya
03:04Tapi ternyata dengan pembangunan yang tidak merata
03:07Ibu saya pertama kali mendapatkan korban
03:09Kenapa?
03:10Karena rumahnya belum ada listrik saat itu
03:12Nah beliau menanyakan minyak tanah
03:14Karena dia perlu bahan bakar untuk lampu templok itu, lampu cempor
03:19Bukan buat masak?
03:20Bukan
03:20Nah kalau untuk masak mereka sudah punya yang namanya bisa kayu bakar atau apapun
03:26Jadi minyak tanahnya itu?
03:27Untuk lampu cempor
03:29Nah sedangkan minyak tanah tidak diproduksi
03:32Nah apalagi yang harus dibakar kata ibu saya
03:36Pertanyaannya kan begitu ya
03:38Nah jadi posisi tawar masyarakat saat itu yang salah satunya adalah ibu saya
03:44Dia mempertanyakan harus apa lagi yang dibakar supaya mata mamah yang sehat ini
03:49Malam hari itu bisa melihat
03:51Karena sebetulnya tidak bisa melihat itu bukan karena matanya tidak sehat
03:58Tapi karena tidak ada cahaya
03:59Makanya disebut tuna cahaya
04:01Nah kalau tuna netra kan memang matanya tidak sehat karena memang rusak matanya
04:06Saya baru dengar tuna cahaya
04:08Tuna cahaya
04:10Tuna cahaya kenapa matanya sehat
04:12Tidak bisa melihat karena tidak ada cahaya
04:16Betul kan?
04:16Nah berarti ini adalah satu ketimpangan
04:19Nah ketika itu saya klik di google supaya tahu sebetulnya yang senasib dengan ibu saya itu ada berapa
04:26Harus mencari tahu dong saya
04:28Harus terukur
04:29Sebentar loh
04:30Bapak kan pengusaha top nih
04:31Tapi ibu tinggal masih di kampung
04:35Di kampung
04:35Tapi disana memang Bapak kan bisa dong beliin listrik kalau ada
04:39Tapi berarti emang tidak ada aliran
04:40Tidak ada aliran
04:41Kalau ada aliran Bapak bisa bayarin
04:42Bisa bayarin
04:43Tapi PLR ini tidak nyampe nih
04:44Tidak nyampe
04:45Oke oke
04:46Jadi problemnya adalah tentang remote-remote area
04:48Dan keduanya saat itu masih tekor terhadap tenaga listrik kan ya
04:53Masih kurang lah
04:55Oh ya suplai sama dimannya
04:56Suplai sama dimannya masih kurang saat itu
04:58Tahun 2008 ya
04:59Oke
04:59Nah kembali lagi ketika saya mencari data
05:03Dan yang memang senasib dengan ibu saya itu
05:06Saya terkejut saat itu
05:07Ketika saya tanya ke ma google
05:10Google ini berapa yang senasib dengan ibu saya
05:12Bahasanya mah elektrifikasi di Indonesia itu berapa tahun 2008
05:15Oh iya benar
05:16Berapa persen
05:16Itu 65 persen
05:17Berarti 35 persen
05:1935 persen gelap kulita
05:20Disitu tahun 2008
05:2230 juta rumah itu masih gelap yang senasib dengan ibu saya
05:26Elektrifikasi ya
05:27Elektrifikasi tahun 2008 ya
05:29Datanya seperti itu
05:30Nah dari situ saya berpikir
05:34Ya bukannya saya gak peduli
05:35Yang paling penting bagaimana ibu saya
05:38Mendapatkan cahaya
05:39Nah dia mengamanatkan ke saya waktu itu
05:42Jang kalau bisa carikan
05:44Karena kamu kan yang ada di kota
05:46Mungkin kamu punya solusi lah
05:48Untuk mama
05:49Kamu kan udah sekolah dingin dan sebagainya
05:52Seperti itu
05:53Disitu mulainya
05:55Nah dari situ saya tidak berpikir untuk
05:57Membuat
05:59Apapun
05:59Cuma waktu itu mungkin karena saya niatnya
06:02Memang mau membantu
06:03Orang tua
06:04Gitu ya
06:05Ini seperti ada yang menuntun aja
06:07Mungkin ini sudah sekedarnya
06:09Allah buat saya nih
06:09Karena tidak ada yang mengajarkan
06:11Dan tidak ada yang menginformasikan
06:12Waktu itu saya punya HP
06:14HP yang ada lampu senternya tuh
06:16Nokia waktu itu
06:18Yang Asia itu
06:19Ketika saya jatuh
06:21Di dalam mobil
06:22Ketika
06:22Koin
06:23Jatuh
06:24Saya mau cari
06:25Saya pakai
06:25Lampu senter itu
06:27Ternyata
06:28Terang
06:29Nah dari situ saya terinspirasi
06:31Kok
06:31Seterang ini
06:33Padahal baterainya kecil
06:34Oke
06:35Baterainya kecil
06:36Baterainya kecil kan
06:37Nah ketika saya buka
06:40Tanyain ke Google
06:41Ini apa baterainya
06:42Ternyata itu namanya LED
06:44Lighting emitting dioda
06:46Nah disitu
06:48Keterangannya banyak
06:49Tentang masalah ilmu
06:50Tentang LED
06:51Karena kata
06:51Google juga disitu
06:54Karena saya kan
06:54Basis-basisnya
06:55Sumernya dari Google
06:56Google engineering pak ya
06:57Nah
06:58Gaman dulu tuh
06:59Gaman dulu kan itu ya
07:00Google engineering
07:01Kata
07:02Kata Google itu begitu
07:03Jadi nanti
07:03Tentang pencahayaan
07:05Itu akan bergeser ke LED
07:06Karena hemat
07:07Hemat itu tidak mengandung
07:08Anas
07:08Betul
07:08Waktu itu belum LED
07:09Belum LED
07:10Masih halogen
07:10Masih halogen
07:11Masih lampu-lampu
07:13Neon yang
07:13Pokoknya yang besar-besar
07:15Wattnya ya
07:15Nah ternyata di LED ini
07:17Energi yang masuk itu
07:19100% jadi cahaya
07:20Panasnya kecil
07:22Nah kalau yang lampu-lampu
07:25Yang halogen dan sebagainya
07:27Panasnya kan
07:28Besar
07:28Besar
07:29Cahayanya jadi kebagi dua
07:30Di situ
07:30Di LED di situ
07:32Nah ketika itu
07:33Saya nanya
07:33Dimana nih pabrik LED
07:35Itu kan
07:36Karena belum ada lampu yang LED
07:37Karena kenapa saya mencari LED
07:39Supaya bisa dinyalakan oleh baterai
07:41Iya hemat
07:43Karena kalau lampu biasa
07:44Yang lampu-lampu merk-merk yang ada di toko itu
07:47Itu tidak
07:48Tidak bisa langsung pakai baterai
07:50Aki
07:50Karena beda voltase
07:52220 volt
07:54Bisa nyala oleh yang namanya aki
07:56Yang 12 volt
07:57Tapi harus menggunakan jemata
07:59Namanya inverter itu kan
08:00Nah di situ kan bisa
08:01Kos lagi
08:02Kos bukan kos
08:03Hambur
08:04Boros
08:05Karena saya pernah nyoba
08:05Itu cuma setengah jam
08:07Satu jam itu udah habis
08:09Padahal aki nya gede
08:10Baterai nya habis
08:11Baterai nya habis
08:12Padahal aki nya
08:13Baterai nya baterai yang
08:1445 ampere lah
08:15Yang mobil Avanza gitu kan
08:17Nah dari situ
08:18Saya berpikir ini harus
08:19Harus DC juga nih
08:21Makanya ketika itu
08:23Saya mencari di Google
08:24LED
08:25Nah LED itu
08:26Saya dapat
08:29Merknya kiri Amerika
08:30Saya bawa komponennya ke Indonesia
08:33Gitu ya
08:34Saya rakit
08:34Rakit dari mana
08:36Saya karena gak punya
08:37Background tentang elektron
08:38Gak ngerti
08:39Tapi saya bawa
08:40Rekan saya namanya
08:41Agus Listrik
08:42Yang ada di Bancoi
08:43Untuk ngerangkai
08:45Learning by doing
08:45Learning by doing itu ya
08:48Dia mau
08:49Sanggup
08:50Karena dia punya nyali
08:50Dan mantan geng motor
08:51Kan beneran punya nyali
08:54Ditempel ABCD
08:55Dalam waktu
08:56Saat 6 bulan
08:57Jadilah lampu
08:591 watt
09:00Terangnya 10 watt
09:02Usianya 10 tahun
09:04Kenapa
09:04Karena umur LED itu
09:06Ribuan tahun
09:06Harusnya ya
09:07Ya disitu kan
09:08Ada
09:09Dan LED pun ada dua kan
09:10Ada yang low power
09:11Ada yang high power
09:12Yang low power itu
09:14Yang sangat panjang
09:14Karena gak panas
09:15Cuma ribet
09:161 wattnya itu
09:18Terdiri dari 19 titik
09:1919 titik wak
09:20Ya
09:20Kalau yang namanya
09:23Yang high power
09:24Itu
09:251 watt
09:261 titik
09:27Makanya agak panas
09:27Yang sekarang dipakai itu
09:28Seperti ini
09:29Supaya mudah putus
09:30Nah saya karena
09:31Karena pengen
09:32Supaya tidak putus-putus
09:33Sep
09:33Ribet sedikit
09:34Gak apa-apa
09:34Jadi namanya
09:36Lampu limar
09:36Listrik mandiri rakyat
09:38Boleh lihat
09:38Boleh
09:39Nah ini lampunya
09:42Lampunya seperti ini
09:44Nah
09:45Ini semua plastik
09:47Dan sebuahnya
09:48Dibikin
09:49Bukan oleh pabrikan
09:51Tapi oleh komunitas
09:54Marjinal
09:54Komunitas marginal
09:56Oleh mantan-mantan
09:57Geng motor
09:59Dikerjakan oleh
10:00Para santri
10:01Wah beda banget tuh ya
10:02Mantan-mantan
10:03Geng motor
10:03Oh mantan ya
10:04Mantan
10:05Tapi masih ada
10:05Tatonya
10:05Iya
10:06Karena mereka semakin tua kan
10:08Perlu juga untuk
10:09Jadi kepala keluarga
10:11Kalau tidak mau kan
10:12Butuh penghasilan
10:12Makanya
10:13Mengerjakan hal-hal
10:14Seperti ini
10:15Nyolder
10:16Bapak ajarin
10:16Nyolder
10:16Ajarin mereka
10:17Jadi
10:17Dan ini jadi
10:18Lampu ini
10:19Dan plastik-plastiknya
10:20Bikin sendiri ini
10:21Nah setiap rumah
10:22Dikasih lima
10:23Yang Bapak kerjakan
10:26Iya
10:27Setiap rumah
10:27Setiap rumah itu
10:28Kamar mandi
10:29Ruang tamu
10:30Dapur
10:30Kamar tidur
10:31Teras
10:31Pakai baterai
10:33Dan itu rumah juga
10:34Banyak yang masih berdeng
10:35Betul
10:36Yang namanya
10:37Yang tidak dalisik
10:39Rata-rata mereka pun
10:40Miskin
10:41Miskin betul
10:42Sangat miskin mereka
10:43Nah ketika itu
10:45Menggunakan baterai
10:46Yang biasa
10:47Nyalanya bisa sebulan
10:49Tapi kan baterai habis
10:51Bener gak
10:51Betul
10:52Aki yang akuan saya itu
10:53Nah untuk ngisinya lagi
10:55Ngecas ke kepala desa
10:57Karena kepala desa
10:57Punya jenset
10:58Oke
10:58Yang kecilnya
11:00Sekali ngecas banyak
11:01Bayar dua ribu
11:02Nah jauh
11:04Secara ongkos
11:05Daripada dia beli minyak
11:06Tanah
11:07Solar
11:09Dibandingkan dengan ngecas
11:10Dua ribu per bulan
11:12Luar biasa ini
11:14Aki ya
11:15Pakai aki
11:15Nah
11:16Si aki ini
11:17Sekarang ngecasnya
11:18Bukan oleh jenset lagi
11:19Per hari ini
11:20Tapi sudah menggunakan
11:22Matahari
11:23Habis baterainya
11:25Tinggal disas
11:26Secara otomatis
11:27Oleh matahari
11:28Pakai solar panel
11:28Oke oke oke
11:29Begitu per ahli ini
11:30Alhamdulillah
11:31Sudah terpasang
11:32Kurang lebih
11:33300 ribu rumah
11:34Secara gratis
11:34Keseluruh pelosok Nusantara
11:36Oke jadi udah
11:37300 ribu rumah
11:37Betul
11:38Pake lima
11:39Dari tahun berapa itu Pak
11:40Dari tahun 2008
11:41Oh langsung gitu
11:42Iya
11:42Begitu Pak
11:43Langsung mulai dikerjain
11:45Langsung dikerjain
11:45Dari orang Banci itu
11:46Iya
11:47Pak Agus itu
11:48Siapa Pak Agus
11:49Pak Agus
11:49Betul
11:49Pak Agus Banci udah selesai
11:50Langsung Pak
11:51Langsung produksi
11:52Dan disitu saya
11:54Tadinya mau jualan
11:55Tapi cuma ternyata
11:56Ketika ditawarkan ke masyarakat
11:58Mereka miskin
11:59Tidak punya daya jual
11:59Akhirnya waktu itu
12:01Saya minta
12:02Ngobrol tentang masalah ini
12:04Tentang masalah penemuan saya ini
12:06Ke dirut PLN
12:07Waktu itu Padahalan Iskan
12:09Kalau gak salah itu
12:09Oke
12:10Nah ketika diskusi dengan Padahalan Iskan
12:12Dia malahan tertarik
12:14Ada berapa jumlahnya katanya
12:15Ya ada lima ribu unit
12:17Saya produksi disitu ya
12:18Udah produksi ya Pak
12:19Produksi
12:19Karena waktu itu
12:20Pengen nolong ibu
12:21Udah seneng ini
12:22Banyak cuma bagaimana
12:23Tentang teknisnya
12:24Kata Padahalan Iskan
12:25Udah diambil aja oleh PLN
12:27Dengan dana CSR
12:28Disitulah saya baru tau
12:29Ternyata ada
12:30Namanya CSR itu disitu saya
12:32Oke oke
12:33Dipasang lah di daerah
12:35NTT
12:35Di Polo Sumba
12:36Oh malah kesana dulu
12:38Kesana
12:38Untuk ngecasam pake jenset
12:40Belum pake matahari
12:41Karena masih mahal
12:42Solar panel
12:42Jaman dulu ya
12:43Wah mereka seneng nangis
12:45Semuanya puluhan tahun
12:45Gak ada listrik
12:47Seperti itu
12:48Ya dari Merdeka aja ya
12:49Oh iya
12:50Dari sebelum Merdeka
12:51Betul
12:51Gak pernah ada listriknya
12:52Karena buat mereka
12:53Selalu slogannya
12:54Daripada 100 watt
12:5510 tahun lagi
12:56Lebih baik
12:575 watt hari ini
12:58Inilah jawabannya
13:00Ini daripada dengir ini aku
13:01Jadi daripada 100 watt
13:04Dari 100 watt yang gak pernah dateng gitu
13:06Iya
13:06Mending 5 watt
13:07Tapi hari ini
13:08Jelas
13:09Hadir
13:11Begitu
13:11Aku gak kebayangin orang hidup tanpa listrik ya
13:13Maksudnya kan
13:16Lampu
13:16Terus
13:17Kalo zaman sekarang sih orang kompor juga listrik ya
13:19Iya
13:20Sebelum macem
13:21Wah hebat
13:22Gimana Pak orang bertahan hidup tanpa listriknya
13:24Bapak ketemuin Pak
13:26Pertama ya saya ketanya ya
13:28Before afternya terasa
13:29Ketika saya belum pasang listrik
13:30Ya tapi mereka
13:31Dalam posisi pasrah
13:33Tapi dia tau listrik Pak?
13:35Tau
13:35Oh
13:36Tau semuanya
13:37Cuma dia merasa
13:38Radio gak bisa
13:39Kepada denger dong
13:40Radio kan paling basic tuh
13:41Informasi media
13:42Radio masih bisa
13:43Tapi kan karena pake baterai
13:44Oh radio pake baterai
13:46Pake baterai
13:46Kalo abis dia beli baterai ya
13:47Iya pake baterai
13:48Tapi kalo lampu gak ada
13:50Cuma lampu sempor itu yang bisa
13:51Oke
13:52Makanya mereka
13:52Kalo memang punya uang
13:54Ya beli
13:54Karena gak ada minyak tanah
13:56Gak ada pilihan
13:56Ya belinya minyak solar
13:58Meskipun minyak solar gak bisa beli langsung ke
14:01Pombensin
14:01Karena kan pake jiligen
14:02Gak boleh
14:03Itu kan
14:04Bersubsidi
14:06Pokoknya selalu bermasalah aja
14:07Seperti itu
14:09Mentok aja ya
14:10Mentok aja buat mereka
14:11Pasrahan makanya ketika kita pasang
14:13Dia tiup
14:15Lampu
14:16Terakhir
14:17Lampu teplok
14:18Kayak selama ini
14:19Jadi andalan ya
14:20Jadi andalan
14:20Ditiup
14:21Lalu dipadamkan
14:22Saya nyalakan lampu ini
14:23Dengan bacaan
14:24Bismillah
14:25Ya Rahman
14:25Ya Rahim
14:26Sekarang mulai hari ini
14:27Merdeka dari penjajahan kegelapan
14:29Nangis pak
14:30Emosi yang keluar mereka
14:32Ya Allah
14:34Kan bayangat tuh
14:35Punya listrik
14:36Tapi tambah bayar kan
14:37Keren
14:37Makanya dengan lampu limar ini
14:39Slogannya untuk miskin ekstrim ya
14:41Rumah bersinar
14:42Tanpa bayar bulanan
14:45Jadi nanti
14:46Biaya untuk
14:47Beli solar
14:49Yang tadinya bisa dipakai
14:51Yang tadi bisa
14:51Untuk biaya-biaya beli minyak solar
14:54Sebagainya
14:54Untuk bisa
14:54Dialihkan untuk beli
14:56Beras
14:57Karena untuk urusan lampu
14:59Meskipun
15:00Nyalakan
15:01Nggak ada bayaran
15:02Ya bayarnya kan
15:03Hanya ke Allah
15:04Kenapa?
15:04Karena ini sumbernya kan
15:05Dari matahari
15:07Betul-betul
15:08Nggak mau dikembangin pak
15:09Tinggal wifi
15:10Satu lagi nih
15:11Betul
15:11Bener gak pak?
15:12Iya betul
15:13Tinggal wifi
15:14Yang paling penting
15:15Yang paling dasar dulu sekarang
15:16Iya sih bener
15:17Penerangan pak
15:18Udah lewat banget nih
15:19Jauh banget
15:20Berarti kalau
15:22Ya ini kalau
15:23Cerita jaman dulu kan
15:24Kalau anak-anak
15:25Sekolah belajar
15:27Sekolah pagi
15:28Mungkin di sekolahnya
15:29Ada listrik mungkin ya?
15:30Iya ada
15:30Di sekolahnya ada listrik
15:31Dia pulang ke rumah
15:33Kan belajar malam
15:33Nggak bisa
15:34Nggak bisa belajar ya?
15:35Betul
15:35Nggak bisa belajar
15:36Berarti itu ada efek
15:37Ke itu sejauh
15:38Ke pendidikan
15:39Pendidikan
15:39Justru itu
15:40Meskipun ini cahaya
15:43Satu listrik
15:44Maksud saya dengan lima
15:45Ini kan cahaya ya
15:47Itu dampaknya dasar
15:50Kepidang pendidikan
15:51Anak-anak bisa belajar malam
15:53Pengajian bisa terlaksana
15:55Ke ekonomi
15:56Ibu-ibu
15:57Buka warung
15:58Bisa sampai malam
15:58Iya bener juga ya?
16:00Semuanya berdampak
16:01Dasyat ini
16:02Orang bisnis juga
16:03Awal
16:03Usaha kecil-kecilan itu
16:04Malam tutup
16:05Dia kadang-kadang
16:06Biasanya kemalamnya tutup
16:07Atau mereka udah tidur
16:08Karena nggak ada
16:09Nggak ada kegiatan
16:09Atau apapun
16:10Tapi karena dengan ada cahaya
16:11Mereka bisa bersosialisasi
16:13Bisa ngobrol
16:15Dari keamanan
16:17Penyelamat keamanan
16:18Nggak takut binatang liar
16:21Apalagi terasa itu
16:22Ketika bulan Ramadan
16:24Kan mereka harus sahur
16:25Ah iya bener
16:27Harus sahur mereka
16:27Karena sekarang dengan ada ini
16:28Mereka berterima kasih
16:29Makanya ketika kita pasang
16:31Terus lalu kita datang lagi
16:33Bulan sahum ke sana ya
16:34Ketika Monef gitu ya
16:36Monitoring evaluasi
16:37Mereka luar biasa
16:38Pulang itu saya udah
16:39Dia bekelin
16:40Seluruh hasil bumi
16:42Milik mereka
16:42Karena saking berterima kasih
16:45Itu
16:46Masalahnya cuma listrik ya
16:48Karena dia mungkin
16:48Kalau jadi petani
16:49Ada traktor apa
16:50Punya juga jalan
16:51Punya
16:51Listrik aja nih masalahnya
16:53Iya
16:53Listrik aja
16:55Traktor ada
16:56Semuanya ada
16:56Kan untuk pertanian
16:57Jadi
16:58Cahaya itu merubah peradaban
17:00Akhirnya disitu
17:01Berapa Pak sekarang
17:02Rasio elektrifikasi
17:04Yang Bapak tahu
17:05Informasinya
17:06Sebetulnya sedikit
17:07Jumlah presentasenya
17:09Tapi kalau lihat dari jumlah
17:10Masih jutaan
17:11Pas Indonesia
17:12Oh karena produk kita banyak ya
17:13Iya
17:13Dan selalu lahir
17:15Lahir lagi manusia baru
17:17Bikin rumah dan sebagainya
17:19Kebanyak seperti itu
17:20Gak mungkin juga di kota terus
17:21Kan pada
17:21Kepinggiran sebagainya
17:23Oke oke
17:23Begitu
17:23Nah besok lusa itu
17:25Saya mau pasang
17:25Di Majelangka
17:27Di daerah Kertajati
17:28Disitu ada
17:29Masih
17:30Ada satu desa
17:31Di Kertajati
17:32Dekat Bandara
17:33Dekat Bandara
17:34Ada 380 rumah
17:36Ada listrik
17:37Memang gak ada aliran
17:38Jauh
17:39Jauh dari aliran
17:40Jauh
17:40Karena pasti bayanya mahal kan
17:42Dan mereka manusia
17:44Punya KTP
17:44Punya kartu keluarga
17:46Petani banyak ya
17:46Petani
17:47Kalau Bandara Lengkaya
17:48Iya
17:48Kalau lagi
17:49Ramainya politik
17:51Pada datang
17:52Calang-calang
17:53Salam Bupati kesana
17:54Tapi mereka ya begitu
17:56Bukan yang gak mau diurus
17:57Mungkin banyak keterbatasan
17:58Makanya kami hadir
17:59Gak tahu juga informasinya
18:00Teknologinya
18:01Makanya kami hadir disini
18:03Untuk memperkuat
18:03Program pemerintah
18:04Yang tidak dikerjakan
18:05Pemerintah
18:06Oke oke oke
18:07Begitu
18:07Nah kalau dari
18:09Bapak kan pasti
18:11Perlu dukungan nih Pak
18:13Maksudnya
18:14Banyak gak Pak
18:14Perusahaan-perusahaan
18:16Atau
18:17Tokoh-tokoh yang
18:18Ikut partisipasi Pak
18:20Di program ini
18:20Banyak
18:20Tapi sebetulnya
18:22Mesti sebanyak apapun
18:23Saya merasa
18:23Masih berjalan sendiri
18:25Masih perlu dukungan banyak
18:26Betul
18:27Sehingga
18:27Dalam waktu dekat
18:29Itu yang namanya
18:29Indonesia Bebas Gelap itu
18:31Itu bisa
18:33Masyarakat itu
18:34Bisa merasakan
18:35Indonesia Bebas Gelap 100%
18:36Ini bakal
18:37Kayak pemerintah
18:38Kayak menteri
18:39Iya
18:39Ini kan di Papua
18:41Masih banyak
18:41Masih banyak sekali
18:42Berapa juta Pak
18:43Berapa juta Pak
18:44Masih banyak lah
18:46Sekitar 10 jutaan
18:47Masih ada
18:4710 juta
18:48Orang ya
18:49Iya
18:51Gitu
18:52Jadi maksud saya
18:53Lahir terus
18:54Selalu masalah
18:55Seperti ini
18:56Tapi dengan adanya
18:56Program seperti ini
18:57Ini kan mendukung
18:58Program pemerintah
18:59Dari berbagai aspek
19:00Satu pengentasan
19:02Miskin ekstrim
19:03Yang tadi ya
19:04Meskipun rumahnya
19:05Tidak ada listrik
19:06Ada listrik
19:06Tapi tanpa bayar
19:07Nah kalaupun
19:08Nanti dipasang
19:09Dengan listrik manual
19:10Kan mereka
19:10Nggak mampu bayar bulanannya
19:11Bukan lesang meterannya
19:12Kebanyakan seperti itu
19:13Kan
19:14Mereka itu
19:15Di pelosok ya
19:16Untuk urusan makan
19:17Mereka bisa lah
19:19Apapun
19:19Mereka nggak punya uang
19:22Sebetulnya disitu ya
19:23Banyak juga
19:24Kasus-kasus yang saya temuin
19:25Mereka dipasang
19:26Diberikan
19:27KWH
19:28Yang gratis
19:29Dari pemerintah
19:29Program
19:30Tapi nggak asisten
19:32Karena mereka
19:32Nggak mampu
19:33Untuk bayar tokennya
19:34Akhirnya disegel
19:36Karena penghasilan mereka
19:37Kan di bawah
19:38400 ribu
19:39Sebulan
19:39Mereka apa sih
19:40Sehari
19:42Sebagai buruh tani
19:43Berapa
19:44Cuma 20 ribu
19:45Itu pun
19:45Sehari
19:46Misalnya itu 25 ribu ya
19:47Sehari
19:47Tapi kan tidak
19:49Tiap hari kerjanya
19:51Begitu
19:52Nah
19:52Itu masih banyak
19:53Makanya ketika kami datang
19:54Alhamdulillah
19:55Meskipun mereka
19:56Miskin
19:57Ekstrim sebagainya
19:59Sehingga
20:00Alokasi untuk beli minyak
20:02Yang tadi
20:02Yang fosil itu
20:03Ya bisa
20:03Beli beras
20:05Karena untuk urusan
20:06Cahainya sudah
20:07Gratis gitu ya
20:08Jadi ada harapan lah
20:09Buat dia
20:10Betul ada harapan
20:11Sebetulnya
20:12Ada harapan baru ya
20:13Ada harapan baru
20:14Oke oke oke
20:15Ya kami mengajak juga
20:16Buat partisipasi
20:17Perusahaan-perusahaan yang lain
20:18Mudah-mudahan
20:20Secara keroyokan kan
20:21Tidak terlalu berat nih
20:22Kalau keroyokan
20:23Karena ada
20:24Dana-dana CSR
20:25Ada
20:26Pilantropi-pilantropi
20:27Lembaga-lembaga sosial
20:29Yuk kita barengan
20:30Kesana
20:31Karena ini sebetulnya
20:32Sudah masuk
20:33Terhadap kriteria
20:35Asnabnya itu
20:36Pakir miskin
20:37Yang memang
20:38Secara sariah
20:39Secara aturan itu
20:40Perlu untuk diberikan
20:42Dana-dana hibah
20:42Seperti ini
20:44Sejauh ini berapa tadi kan
20:45Yang udah dipasang lima
20:46300 ribuan
20:47300 ribu
20:48Titik
20:48Rumah
20:49Itu
20:50Dijauber aja
20:51Sama NTT
20:51Dari Sabang
20:52Sampai Merauke
20:53Karena saya bekerjasamanya
20:54Dengan TNI
20:55Oh oke oke
20:57Dengan TNI
20:58Programnya untuk
20:59Ke
20:593T
21:00Yang pulau-pulau terluar
21:03Dengan berbagai macam
21:04Donatur
21:05Ya
21:05Donaturnya beda-beda
21:06Nah meskipun
21:08Sudah
21:09Kan waktu itu
21:1030 juta ya
21:11Waktu itu ya
21:11Waktu itu
21:12Mungkin karena
21:13Balapan dengan pemerintah
21:16Selama dari tahun 2008
21:18Sampai per hari ini
21:18Udah 18 tahun
21:19Baru 300 ribu
21:20Saya
21:20Enggak 1 juta
21:211 juta kan
21:23Nah kalau sekarang
21:24Keroyokan kan
21:24Alhamdulillah
21:25Kalau ada 1 juta aja
21:27Rumah yang bisa diselesekan
21:28Kan udah
21:29Alhamdulillah Pak
21:30Tapi 300 ribu juga
21:31Banyak
21:32Banyak
21:33Developer
21:34Tidak bisa
21:34Djangkut
21:34Iya banyak
21:35Cuma kan
21:36Selama 16 tahun itu
21:37Seperti itu
21:37Ya kita kerjakan
21:38Seperti itu
21:39Karena memang
21:40Jangan menganggap mudah
21:41Pas pelaksanaannya
21:42Karena mereka dipelosok
21:43Secara mobilisasi pun
21:44Biayanya lumah mahal sekali
21:46Harus
21:47Harus pakai gojek
21:48Harus pakai perahu
21:49Harus pakai
21:50Apa
21:53Apa namanya
21:54Perahu kecil itu
21:55Yang di Kalimantan
21:56Bawa barang
21:57Gimana
21:58Itu gak mudah juga
22:00Banyak biaya yang paling mahal itu
22:01Ada di mobilisasi
22:02Malah malah itu
22:03Malah ini
22:03Gak terlalu mahal ya
22:04Gak terlalu mahal
22:05Karena biaya
22:06Biaya mobilisasinya
22:07Lumayan disitu
22:09Berapa orang Pak
22:10Yang mengerjakan satu rumah
22:11Biasanya
22:12Sebentar sih
22:13Malahan kita
22:14TOT
22:14Training
22:14Apa
22:15Ngelatih
22:16Masyarakat disitu
22:17Bukan melatih
22:18Cara masang
22:19Lampu pun
22:20Diajarin bagaimana
22:21Cara membuat ini
22:22Oh langsung
22:23Diajarin
22:23Ya
22:24Ke Papua
22:25Saya ajarin dulu
22:26Berapa hari disitu
22:26Karena
22:27Kenapa
22:27Supaya mereka merasa
22:28Ada transport teknologi
22:30Dan merasa memiliki
22:31Kalau ada rusak
22:32Dan sebagainya
22:32Meskipun ini
22:33Sulit
22:34Susah
22:34Susah untuk
22:35Mati gitu ya
22:36Tapi buat kami
22:37Keikhlasan itu penting
22:39Supaya mendapatkan
22:41Eksistensi buat mereka
22:42Oke
22:43Jangankan
22:44Cara masangnya
22:45Yang begitu
22:46Cukup mudah lah ya
22:47Membuat lampunya pun
22:48Kami ajarkan
22:48Keren sekali itu
22:49Yang namanya orang Papua
22:50Nyolde
22:52Bikin
22:52Banyak-banyak testimoni
22:54Seperti itu
22:54Senang
22:55Jadi Bapak ini
22:56Ngajarin juga ya
22:57Harus ngajarin
22:58Kan ini
22:59Maksud saya ini gerakan
23:00Betul
23:01Ini gerakan
23:02Gak ada paten-patenan
23:03Sudah saya patenkan
23:05Sudah saya patenkan
23:07Supaya dipatenin orang lain
23:08Supaya dipatenin orang lain
23:09Dan dikomersialkan
23:10Begitu sebetulnya
23:11Oke
23:11Jadi untuk urusan legalitas
23:13Kami sudah melakukan
23:14Segala sesuatunya
23:15Hanya untuk apa
23:16Menjaga supaya tidak
23:19Dimanfaatkan
23:19Kemiskinan ini
23:20Oleh mereka gitu
23:21Supaya tidak ada penjahatnya
23:22Jadi Bapak
23:26Kalau ada
23:27Begitu ada donatur
23:28Mau dimana
23:29Nah biasanya donatur
23:30Punya referensi sendiri
23:31Tempat atau Bapak yang
23:32Ada bisa-bisa dari mereka
23:34Yang memang biasanya
23:36Bosnya
23:37Di arah mana
23:37Ayo Pak disitu
23:38Ayo
23:38Orangnya asal mana
23:39Asal mana biasanya
23:41Karena mereka paham
23:42Oh iya Pak di daerah saya juga
23:43Masih ada
23:43Atau belum
23:44Dia minta baru saya cari
23:45Karena disaat saya
23:46Sudah punya database
23:47Yang hampir seluruh Indonesia
23:49Itu hampir punya saya
23:50Ada ya
23:50Databasenya
23:51Nah itu data dari kami
23:53Supaya kami bisa datang
23:54Ikut dan sebagainya
23:55Cari yang terdekat
23:56Karena di Karawang masih banyak
23:57Karawang juga
23:58Karawang masih banyak
23:59Karawang maju ke itu
24:00Iya Karawang kan dekat Jakarta
24:01Masih banyak disitu
24:02Oh padahal maju ke itu Karawang ya
24:03Iya Karawang
24:04Di Indramayu dekat tol
24:07Di
24:08Tadi di Majalengka
24:09Indramayu dekat tol
24:10Iya
24:11Masih ada juga Pak
24:12Masih ada
24:14Petani
24:14Petani
24:15Semuanya petani
24:16Maka ketahanan pangan
24:17Kan ada disitu
24:17Mereka kan pahlawan-pahlawan
24:19Yang memang menyiapkan
24:20Makanan buat kita
24:21Masa mereka tidak
24:22Kita perhatikan
24:23Untuk masyarakat
24:25Lampunya
24:26Gitu kan ya
24:26Selama ini mereka
24:28Belum tentu juga
24:28Dapat subsidi pupuk
24:30Yang minimal
24:30Lampu-lampunya
24:33Gitu ya
24:35Ceritanya apa Pak
24:36Yang paling seru Pak
24:36Dari masyarakat
24:37Yang awalnya
24:38Nggak ada lampu
24:38Terus tiba-tiba ada lampu
24:39Ceritanya ya
24:41Emosional
24:42Sebelumnya rata-rata
24:43Karena buat mereka
24:44Pasti begitu hidup
24:45Pas begitu nyala
24:47Seperti itu
24:47Mereka seperti mendapatkan
24:49Hadiah terindah aja
24:50Selama hidupnya
24:50Dan emosional
24:52Nangis mereka
24:53Pasti itu Pak
24:54Pasti nangis itu
24:55Puluhan tahun
24:56Kita aja satu
24:57Satu jam matilis
24:58Tiga jam
24:59Tiga jam udah matilis
25:00Udah marah-marah
25:01Kemana-mana
25:01Ini puluhan tahun
25:02Nyala seperti itu
25:04Akhirnya mereka merasa
25:06Merasa
25:07Menjadi orang
25:08Menjadi orang katanya
25:09Selama ini
25:10Itu luar biasa
25:12Nah yang luar biasa lagi
25:14Disini tentang masalah toleransi
25:16Karena yang kita pasangkan
25:18Tidak agama tertentu disini
25:20Oke
25:21Saya muslim
25:22Kebetulan kan
25:23Saya muslim nih
25:23Ketika saya pasang
25:24Ke daerah
25:25Ke daerah
25:27NTT
25:27Misalnya
25:28Ke daerah NTT disana
25:29Kami datang kesana
25:31Misalnya satu romongan
25:3125 orang
25:32Untuk memasang
25:34Satu pulau disana ya
25:35Itu muslim semua
25:36Yang dipasang
25:37Berapa ribu disitu rumah
25:38Nah ketika nyala semua
25:40Mereka itu
25:40Melakukan
25:43Melakukan pesta
25:44Oke
25:46Pesta itu dia sengaja
25:47Bawa domba
25:49Dan dia bawa
25:49Pisaunya
25:50Silahkan semelis sendiri
25:51Oh iya
25:52Mereka
25:53Karena pestanya mereka
25:54Dia tau ya
25:56Itu babi hutan itu
25:57Babi dia
25:57Babi hutan
25:58Jadi dipisahkan
26:00Cara masaknya mereka
26:00Betul-betul menghargai kita
26:02Luar biasa
26:03Yang luar biasa
26:03Apa di Kalimantan
26:04Ketika
26:05Mau
26:07Saatnya ada maghrib
26:08Saatnya maghrib
26:09Ternyata saya dibawa oleh
26:10Oleh pastor gitu
26:11Oleh pendeta lah ya
26:13Jadi di Kalimantan ya Pak
26:14Di Kalimantan
26:14Kalimantan tengah itu
26:15Oleh orang Dayak ya
26:17Disitu udah
26:17Akses kesana
26:18Udah susah
26:19Pake kano itu
26:20Dari perahu besar
26:22Dan
26:23Perahu kecil gitu ya
26:24Bawa barang
26:25Sebagainya
26:26Disitu
26:27Sudah diterangin
26:28Karena mereka tau
26:30Kita muslim
26:30Untuk sholat itu
26:31Kita disiapkan
26:32Bukan saja lah
26:33Kain-kain yang bersih
26:34Silahkan Pak Ujang sholat disitu
26:35Uh keren sekali
26:36Disitu indah
26:37Ini toleransi pengikat sebetulnya
26:39Meskipun cahaya ini
26:42Sesederhana yang kita pikirkan
26:43Tapi buat mereka
26:44Sesuatu barang yang
26:45Sangat luar biasa
26:48Nah
26:49Kalau yang kebalik
26:50Ada gak Pak
26:50Apa
26:51Yang nolak gitu
26:52Ada gak
26:53Gak ada
26:53Gak ada
26:54Kalau ini ya
26:54Gak ada
26:55Semua
26:56Positif thinking
26:57Jadi ketika
26:58Justru jangan sampai
27:00Ketika kita
27:00Melakukan suatu gerakan
27:02Di suatu daerah
27:02Kita hitung kan
27:03Sebelumnya nih
27:04Oh disitu ada
27:05113 rumah
27:07Saya punya anggaran
27:08Cuma 110 gitu
27:09Gak jalan Bapak
27:10Lebih baik saya gak jalan
27:13Gimana perasaan
27:14Yang tiga rumah itu
27:15Yang gak nyala
27:16Yang milih siapa
27:17Gak bisa saya milih
27:18Ini harus semuanya
27:19100%
27:20Saya gak mau
27:20Oh jadi kuncinya itu Pak
27:21Jadi kuncinya
27:22Jadi kalau
27:23Ke suatu tempat
27:24Rumahnya berapa
27:24Harus segitu
27:25Harus segitu
27:25Mau berapapun harus segitu
27:27Karena kasihan
27:28Nah kan selama ini
27:28Gak seperti itu
27:29Ya saya mau 50
27:30Jangan dulu lah
27:31Saya bilang
27:32Ya ini
27:33Supaya kita betul-betul
27:34Bulat
27:35Perasaan
27:36Perasaan
27:37Yang namanya di masyarakatnya
27:38Karena mereka
27:38Secara sadar
27:40Yang luar biasa
27:40Di program ini ya
27:41Di kegiatan ini
27:42Ini yang dibandingkan
27:44Aja buat saya
27:44Ini gak apa-apa
27:45Ini mungkin
27:46Salah saya
27:48Tapi buat saya
27:48Ini yang saya tahu ya
27:49Kalau program-program
27:50Pemerintah dari APBD
27:52Misalnya membangun rumah
27:53Yang namanya rumah layak kuni
27:54Atau jumatan
27:56Oke
27:56Itu yang punya itu
27:58Sambil ngerokok
27:59Sambil beres
28:00Nanyain ke kontraktornya
28:02Udah beres belum pak
28:04Gak ngebantuin pak
28:06Oke
28:07Mau jumatan
28:08Mau apapun
28:09Gak tau pikiran mereka itu
28:10Apakah
28:10Seperti itu gitu ya
28:12Tapi kalau pekerja limar
28:13Ini semuanya gotong royong
28:15Jangankan ngebantu masang
28:17Jangankan membantu
28:18Bawa
28:18Bawa
28:19Taraje
28:20Bawa ya
28:21Bawa tangga
28:23Gitu ya
28:23Ibu-ibu itu
28:25Masak semuanya
28:27Makanan yang ada disana
28:28Diambil
28:29Memang tidak mewah
28:31Tapi ya ampun
28:31Dasya
28:32Disitu mereka masak
28:34Dan kita mencicipi barang disitu
28:35Ketika nyala
28:37Kan malam pertama nyala itu
28:39Berat kalau pakai drone
28:40Dia gak pernah ngumpul malam gak?
28:42Dan kalau kita pulang
28:44Mobil kita penuh
28:45Karena banyak ketika mau pulang
28:47Disitu salaman
28:48Ada yang jagung
28:49Bisa
28:49Banyak ngasih ke semuanya
28:50Kalau kita tolak gak enak
28:52Pasti
28:53Kita terima kasih
28:54Saking berterima kasihnya
28:56Nah posisi-posisi itu
28:57Yang buat saya
28:58Meskipun saya sering
29:00Mungkin beratus-ratus kali
29:01Saya ke lapangan
29:02Serasa baru aja
29:03Berarti Bapak ikut terus Pak?
29:04Terus
29:04Saya ikut
29:06Ada pelajaran
29:07Untuk internal saya
29:08Mas Alit ya
29:10Apa pelajarannya?
29:12Ternyata ini menjadi
29:14Menjadi
29:15Salah satu pendidikan
29:17Di keluarga saya
29:17Buat anak-anak
29:19Karena ketika saya
29:20Jadi pengusaha dulu
29:21Ya
29:22Tahu Bapaknya itu
29:24Seorang pengusaha
29:25Punya
29:25Penik-penik
29:26Keduniawian
29:27Biasa-biasa saja
29:28Tapi ketika
29:30Dokumentasi saya ketika
29:31Masang
29:32Oke
29:33Ketika datang ke daerah
29:35Lalu menangis
29:36Lalu bagaimana
29:37Perjuangannya
29:39Sampai mereka
29:40Menangis ya
29:41Warga itu menangis
29:42Memasang
29:43Kan itu perjuangan
29:44Saya lihatkan dokumentasi itu
29:46Kalimatnya sederhana
29:47Keluar dari
29:49Anak saya
29:49Saya bangga pada ayah
29:51Nah
29:52Ini adalah
29:54Merupakan
29:55Pembelajaran
29:56Buat anak-anak
29:56Yang tidak perlu
29:57Saya ungkapkan
29:58Tapi mereka tahu
29:59Tentang kegiatan
30:00Orang tuanya
30:01Seperti itu
30:02Mereka ternyata bangga
30:04Gitu Mas Alit
30:06Jadi buat saya ini
30:07Kenapa sampai
30:08Hari ini bertahan terus
30:09Ya itu
30:10Mungkin saya sampai
30:11Meninggal dunia
30:12Sampai kapanpun
30:12Saya pengen disitu
30:14Karena ujungnya saya satu
30:15Saya gak mau
30:16Ketika meninggal dunia nanti
30:17Dikenang menjadi orang kaya
30:19Tapi pengen dikenang
30:21Sebagai orang yang
30:22Bermanfaat buat sesama
30:23Ah kayaknya udah pak
30:25Ya gitu
30:27Jadi istiqomah insya Allah
30:28Mudah-mudahan saya istiqomah terus
30:29Kira-kira bapak
30:31Kebayang gak pak
30:32Kapan terwujudnya nih pak
30:33Indonesia
30:34Apa tadi
30:35Bebas gelap ya
30:36Bebas gelap
30:37Bener
30:38Sebetulnya bisa cepat
30:39Kalau kita memang
30:40Keroyokannya oke
30:40Kompak
30:41Kan selama ini kadang-kala
30:43Ya mereka punya program
30:44Seniori atau apa
30:45Dan sebagainya
30:45Saya gak paham
30:46Makanya nih kita
30:48Menyinformasikan kepada
30:50Kawan-kawan lewat
30:51Channel
30:52Pendung TV
30:54Ya kita mengajak yuk
30:55Kita sama-sama membuat
30:56Suatu karya
30:58Ya
30:59Mumpung punya kekuasaan
31:02Mumpung menjabat
31:04Ya kita bantu masyarakat
31:06Yang memang masih tuna cahaya
31:07Dengan slogan
31:08Kita memberikan
31:11Dari penjajan kegelapan
31:12Buat mereka
31:13Itu kan
31:15Bikin mereka tersenyum
31:16Supaya mereka ikut bahagia
31:18Karena tingkatan bahagia
31:20Paling tinggi itu
31:20Ketika kita bisa
31:21Membahagiakan orang lain
31:24Ya
31:25Kalau bapak punya
31:26Kesempatan nih pak
31:27Ketemu presiden
31:28Misalnya
31:28Bapak mau ngomong apa pak
31:30Tentang program ini
31:31Buat saya cuma satu
31:32Yuk kita
31:34Untuk mencapai
31:35Indonesia emas
31:362045
31:37Tahapan yang paling utama itu
31:39Adalah
31:39Membuat Indonesia bebas gelap
31:40Supaya ada pemerataan
31:42Buat anak-anak bisa
31:42Belajar malam hari
31:44Karena
31:45Karena kalau misalnya
31:47Ada di wilayah Indonesia
31:49Ya
31:49Meskipun ada satu rumah yang gelap
31:51Tetap harus kita bantu
31:52Betul
31:54Nah ini kalau
31:55Kalau boleh disiar pak
31:56Di luar biaya logistik
31:58Menuju
31:59Menempuh ke
32:00Daerah terpencil itu
32:01Satu rumah itu sebenarnya
32:03Biayanya berapa pak?
32:04Jadi
32:04Satu rumah itu
32:05Dari alat
32:06Dari barang
32:07Sampai nyala ya
32:07Sampai terpasang
32:08Sampai mobilisasi itu
32:10Di juta
32:103 juta
32:11950
32:12Per rumah
32:14Itu udah mobilisasi?
32:15Udah mobilisasi
32:16Sampai nyala semuanya
32:17Karena
32:17Ada yang jauh-jauh itu
32:18Nggak lebih mahal pak
32:19Mahal
32:20Tapi buat kita bisa
32:21Bisa mencari
32:22Substitusi lah
32:23Di sini ada
32:23Ada yang lebih murah
32:24Bisa masukin ke sini
32:25Oke oke oke
32:26Karena kalau tidak diratakan
32:27Agak susah nantinya
32:28Rata-rata
32:293 juta
32:29950
32:303 juta
32:30950
32:3150 ribu
32:32Sampai nyala
32:33Satu rumah
32:34Nyala
32:35Kamar mani
32:35Ruang tamu
32:36Dapur
32:36Kamar tidur
32:37Teras
32:37Bisa ngecas HP
32:38Tidak bayar
32:41Token sumur umur
32:42Begitu kan
32:43Lampunya akan mati-mati
32:45Bergaransi
32:46Bisa 10 tahun
32:47Bisa berapapun
32:48Karena kita yayasan
32:49Kita ganti aja
32:49Kalau memang ada yang jatuh
32:50Dan sebagainya
32:52Berarti solar panelnya
32:53Udah terinkut apa ya
32:54Iya
32:54Udah inkut solar panelnya
32:55Iya termasuk
32:56Inkut solar panel
32:57Baterai
32:58Baterai semua
32:58Terpasang nyala aja
33:00Luar biasa
33:01Gitu
33:02Ya
33:03Kan yang mahal itu
33:04Mobilisasi banyak juga
33:05Yang
33:05Oh ini bikin
33:06Coba aja masang kesana
33:07Iya
33:09Gitu
33:09Karena ini perlu
33:10Perujam terbang juga
33:11Nambah kerjaan
33:12Apalagi kalau jiwanya
33:13Gak sosial ya
33:13Jiwanya cari duit
33:14Wah gak apaan gue kesana
33:15Nah itu gak akan ada yang bantu pak
33:16Biasanya
33:17Jadi gojek aja gue
33:18Gitu
33:19Masih dapet duit
33:19Karolimah sudah tahu
33:21Bahwa ketika ini
33:22Kita mau masang kesana
33:23Itu yang namanya
33:23Gotong noyong masyarakat itu
33:24Sudah
33:25Sudah luar biasa pak
33:27Oke
33:28Saya yang punya traktornya
33:29Kalau begitu
33:30Saya beliin bensinnya
33:31Bahan bakarnya
33:32Jadi banyak pak
33:33Jadi di 3.950.000 itu
33:35Selalu cukup
33:36Sampai makan-makan pak
33:37Sampai pesta
33:38Gitu
33:39Udah cukup pak ya
33:39Udah cukup
33:40Misalnya disitu ada ayam
33:41Jadi
33:42Dibeli ayamnya
33:42Oh iya
33:43Iya kan
33:44Mereka kan miskin
33:45Daripada mereka
33:46Bagaimana lebih baik yang
33:47Saya lihat juga
33:48Kita mumpung ada dana
33:49Beli aja
33:49Sebagai mobilis
33:51Apa
33:51Biaya konsumsi
33:53Kru lah
33:53Ya
33:54Pokoknya kok kita masak satu kambung
33:56Masih cukup
33:57Keren pokoknya
33:58Iya masih cukup
33:59Jadi dapetnya kurang lebih ini pak ya
34:00Iya
34:01Kabel
34:02Colokan
34:03Kabelnya di bawah ada
34:03Oh ini kabelnya
34:04Jadi itu
34:06Ininya
34:06Di packingnya itu
34:08Biar keren juga ya
34:09Ada ini
34:09Gak ada
34:10Gak apa-apa
34:11Di packing
34:12Seperti keren gini pak ya
34:13Gitu
34:13Ada lima itu ada
34:18Ada lima lampu ya
34:20Iya
34:22Oke keren
34:24Jadi kalau seratus rumah
34:26Bawa seratus
34:26Kayak gini
34:27Seratus gitu aja
34:28Besok kita
34:29Oh tapi solar panel belum ini pak ya
34:31Iya
34:31Termasuk solar panel
34:32Totalnya itu
34:33Kalau satu rumah itu
34:34Beratnya itu 13 kilo
34:3513 kilo ya
34:36Dengan aki
34:36Dengan apa
34:38Pengiriman kesana ke umari
34:39Jadi saya sampai tahu
34:39Saya berapa beratnya
34:41Ngirimnya pakai apa
34:42Supaya murah
34:42Nah bapak kan
34:43Ke daerah terpencil pak
34:44Misalnya kayak di Papua itu
34:46Kan pasti ada
34:46Konflik disitu pak
34:48Itu pernah gak terganggu
34:49Bukan
34:50Justru ini menjadi alat
34:51Ini dipakai juga oleh TNI
34:54Untuk pendekatan humanis
34:55Jadi tentara gak usah perang
34:57Tinggal pasang aja rumah honai ibunya
34:59Oke
35:00Honai ya
35:00Honai namanya ya
35:01Sudah terpasang
35:02Oh honai sekarang ada lampu
35:03Gara-gara bapak ya
35:04Iya
35:04Keren
35:05Sudah nyala seperti itu
35:07Ibunya biasa ngasih tahu ke anaknya
35:08Sudah
35:09Nah gak perlu memberontak
35:10Rumah
35:11Rumah mama udah
35:12Terang
35:12Ulang
35:13Serius
35:14Jadi ini pendekatan untuk
35:18Humanis ke masyarakat sebetulnya
35:20Termasuk di posok kemarin
35:22Kita dengan TNI
35:22Waktu Ali Kalora
35:24Tertembak
35:25Itu kan disana
35:26Terorisnya itu
35:26Masyarakat disitu
35:27Sehingga tidak terjadi gojol
35:28Kan saudara-saudaranya disitu
35:30Kita pasang lampu
35:31Karena mereka gak ada listrik
35:32Wah keren
35:34Jadi ini sebagai alat untuk
35:37Diplomasi pak ya
35:38Diplomasi
35:39Dan yang senasib dengan kita
35:41Kita kan sebetulnya
35:41Bukan hanya Indonesia ini
35:42Banyak yang ada listrik luar juga
35:43Di Afrika
35:46Banyak
35:47Di Kalimantan
35:48Ada pak
35:48Ini apa
35:49Ibaratnya
35:49Komunikasi atau
35:50Pihak dari luar Indonesia
35:52Yang
35:52Banyak
35:54Yang meminta dan sebagainya
35:55Karena waktu itu
35:56Saya pernah menjadi
35:57Narasumber
35:57Di suatu
36:01Simposium
36:02NGO internasional
36:03Di Turki disitu
36:04Banyak
36:05Tapi saya tidak terlalu
36:06Berbuka kenapa
36:07Karena di Indonesia pun
36:07Belum selesai
36:09Ya dong
36:10Harus seperti itu
36:11Karena buat saya
36:11Bukan masalah
36:12Saya go internasional
36:14Bagaimana-bagaimananya
36:15Tapi yang paling penting
36:16Dalam negeri dulu
36:17Kalau secara
36:20Publik
36:20Apa
36:21Secara
36:22Publikasi
36:23Publikasi ya
36:24Saya sudah masuk
36:24Pemenang Mitsubishi Awards
36:26National Geographic juga
36:27Sudah masuk juga
36:28Itu gimana Pak
36:29National Geographic itu
36:30Kayak gimana
36:30Awardnya
36:31Diundang kemana
36:32Mereka datang ke sini
36:33Oh datang
36:33Semua
36:34Kebayang gak
36:35Ngikutin bapak ya
36:36Betul
36:36Ngikutin bapak
36:37Pasang ya
36:38Berapa biayanya
36:39Kan gila aja
36:40Dari Amerika
36:41Nyewa pesawatnya
36:43Karena alat-alat
36:43Semua mereka bawa
36:45Dan itu memang
36:46Sponsornya Mitsubishi Awards
36:47Karena saya pemenangnya
36:48Jadi saya selain
36:49Daripada
36:50Dapat uang
36:50Berapa
36:51Sekian dolar
36:52Dapat
36:54Publikasi itu
36:54Secara internasional
36:55Nah buat saya ini
36:57Pengakuan gak ada masalah
36:58Tapi buat saya
36:59Pengakuan apapun
37:00Percuma
37:00Kalau Indonesia
37:01Masih belum bebas gelap
37:02Luar biasa
37:05Ini bener-bener
37:06Alumni ITB yang
37:07Eh aku sebut gak mau ya
37:08Bener-bener
37:10Alumni ITB yang
37:11Gak cuma tagline ya
37:12Untuk Tuhan
37:13Bangsa Dan Almamater ini
37:15Luar biasa banget
37:16Idola
37:16Pak
37:17Pak Ujangkoswara ini
37:18Emang idola banget
37:19Tapi terakhirnya pak
37:20Aku pengen
37:21Ukologi itu
37:21Maksudnya apa pak
37:22Itu ada ini gak
37:24Ukologi itu sebetulnya
37:25Ada filsafahnya gak
37:26Bukan filsafah
37:27Itu tentang
37:27Masalah pemikiran
37:28Pemikiran sederhana
37:29Buat kita
37:30Ke masyarakat
37:32Karena saya
37:33Di luar
37:34Di luar
37:35Buat lampu ini
37:35Kan ada juga
37:36Beberapa produk
37:37Yang memang tepat
37:37Guna juga
37:38Oke
37:39Ya contohnya
37:40Contohnya aja
37:41Gak apa-apa ya
37:42Gak usah disebutin ininya ya
37:43Jadi ketika saya
37:44Masang lampu
37:45Saya bikin kopi kan
37:46Nah si bapak
37:47Si ibu itu
37:48Biasanya
37:49Apa
37:51Sumur
37:51Gali sumur
37:53Bukan sumur apa
37:53Nimbak ya
37:54Nimbak air
37:56Baru digodokan
37:57Baru bikin kopi
37:58Kita minum
37:58Oke
37:59Nah ketika saya lihat
38:00Cek airnya di sumur
38:01Itu ternyata
38:01Tidak semuanya bening pak
38:02Oke
38:03Pasti
38:04Keruh dan sebagainya
38:04Betul gak
38:05Saya bilang
38:06Kenapa kurus ternyata
38:07Mereka perlu hantu itu
38:07Minum itu
38:08Dan kita tahu
38:09Akibatnya seperti apa
38:10Kalau minum keruh gitu kan
38:40Nah saya suruh beli kan
38:42Dimiliki kita ini semuanya
38:43Saya bikin filter air
38:44Masukin air apa aja
38:46Asal tawar ya
38:47Air hujan
38:48Air air air air
38:49Semua
38:49Keluar
38:50Sekelas air
38:51Mineral
38:52Sekualitas
38:53Dan sertifikasinya
38:54WHO
38:56Jadi maksud bapak
38:57Semangat itu
38:58Namanya
38:58Ukologi
38:59Ukologi
38:59Salah satunya itu
39:00Oke
39:00Jadi selalu
39:01Yuk
39:02Jangan melihat
39:03Terlalu tinggi
39:04Secara teknologi
39:05Karena banyak juga
39:05Yang memang
39:06Diarahkan
39:07Supaya kita itu
39:08Memang tidak maniri
39:09Masyarakat yang
39:10Pinter itu
39:11Dibawalah ke teknologi
39:12Teknologi yang tinggi
39:13Dan sebagainya
39:13Supaya permasalahan
39:15Yang ada di Indonesia
39:15Rakyat Indonesia
39:16Malah tidak
39:17Terselesaikan
39:18Memang kalau dilihat
39:20Saya ini
39:20Kalau dilihat
39:21Gak apa-apa ini ya
39:22Kalau dilihat
39:22Barangnya apa sih
39:23Sebetulnya tidak terlalu
39:24Tidak high end
39:26Produk ini kalau dibawa
39:27Ke satu industri
39:28Diketahuin
39:28Apa
39:29Hebatnya
39:30Gak ada hebatnya
39:31Bukan teknologi tinggi
39:32Kayak Nvidia
39:33Gak ada
39:34Gitu-gitu banget ya
39:35Tapi secara manfaat
39:35Oke
39:36Manfaatnya oke
39:36Emangnya saya tidak
39:38Tidak di
39:39Tidak diejek
39:40Diejek pak
39:40Apain sih
39:42Produk
39:43Produk
39:435 itu
39:44Produk sampah aja
39:45Produk pinter
39:46Itu itu
39:46Produk sampah aja
39:47Saya bikin
39:48Kompor
39:49Yang bahan bakar
39:50Sampah
39:50Apapun
39:51Tapi masih anisri
39:54Masih anisri
39:55Jadi sampah habis
39:56Nasi matang
39:57Distrik dapat
39:58Kan bagus
39:58Itu sebetulnya
39:59Tapi diketawain
40:00Karena saya bikin dari kalengnya
40:01Kaleng sampah
40:02Itu ukologi
40:03Diukologi
40:04Dia ketawain pak
40:06Buat saya gak ada masalah
40:07Kenapa?
40:08Karena mereka mengetahuin ketika
40:10Barangnya sudah ada
40:11Oh iya
40:13Cerita ini sebetulnya berulang ketika zaman Kopernikus
40:17Waktu zaman Kopernikus
40:18Dunia itu
40:19Rata katanya
40:20Betul gak?
40:21Sehingga banyak orang yang malah
40:23Tanya satu arah aja dari
40:24Dari Afrika itu
40:26Tapi disitu ada
40:27Anak muda namanya Kolombus
40:30Si Kolombus ini
40:31Memperlihat
40:33Melihat
40:34Fenomena alam
40:34Bahwa matahari terbit dari semana
40:36Terbenam dari sini
40:37Itu dunia bulat
40:39Tapi belum dibuktikan
40:40Akhirnya dia
40:41Mengumpulkan uang
40:42Bikin perahu
40:42Melaut
40:45Melawan arah
40:46Ketemu di titik yang sama
40:48Berarti itu membuktikan
40:50Bahwa dunia itu
40:50Bulat
40:52Oh dirayakan
40:53Tujuh hari tujuh malam
40:54Si Kolombus itu oleh raja
40:55Ada seleng
40:56Ada rumah irama
40:58Ada dewa
40:59Ada mahal ini
40:59Rizky Febian
41:00Semuanya ada disitu
41:02Nah mereka ketika dirayakan seperti itu
41:04Ada tujuh orang pelaut ulung
41:06Yang luar biasa
41:06Itu iri ke si Kolombus
41:08Cuma gitu aja
41:09Cuma gitu aja
41:10Atau juga bisa
41:11Dirayakan baru sekali aja
41:13Jengah juga yang namanya
41:14Si Kolombus kan datangnya
41:16Sudah gak usah ngomongin orang
41:17Yuk kita
41:18Tebak-tebakan
41:19Siapa yang bisa mendirikan
41:20Telur
41:21Telur di meja yang
41:22Yang terlata
41:23Semuanya obak
41:24Gagal
41:24Kolombus ambil
41:26Ini kalau begini nih jawabannya
41:27Terk
41:27Ujungnya
41:28Lalu bisa berdiri
41:29Semua orang bilang
41:30Gitu aja aku bisa
41:32Oh
41:32Gitu mah bisa tuh
41:33Si Kolombus tersenyum
41:35Tapi sambil berpaling
41:36Itulah Kolombus
41:37Itulah Ujang Koswara
41:38Pantam
41:39Wah luar biasa
41:40Siapa Ujang
41:42Aduh luar biasa banget nih hari ini
41:43Aku yang terinspirasi
41:45Aku yang terinspirasi
41:47Sukses terus pak
41:49Buat limarnya
41:50Semoga Indonesia Bebas Gelap
41:52Bisa segera terwujud
41:54Amin
41:54Dan kalau ada teman-teman
41:55Dari perusahaan
41:57Ya
41:57Baik swasta
41:59Maupun pribadi
42:00Maupun BMN, BMD
42:01Atau Pak Presiden
42:02Kalau nonton
42:03Mau kolaborasi
42:05Semoga Pak Ujang
42:05Juga dapat
42:06Dukungan sepenuhnya
42:07Amin
42:08Buat pengwujudkan Indonesia Bebas Gelap
42:10Oke Sobat Oces
42:11Demikian pembicaraan kita hari ini
42:12Sampai ketemu lagi di episode Oces selanjutnya
42:15See you
42:16See you
42:32Sub indo by broth3rmax
Komentar