Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 tahun yang lalu
Ibu Tini berbagi cerita tentang bagaimana pengelolaan sampah dari rumah untuk masa depan lingkungan yang lebih baik
Transkrip
00:00Pemilihan sampah ini buat ini aku mau mulai, misalnya pemilihan sampah
00:04Paling dasar itu kan, yang aku pelajari itu organik sama unorganik
00:11Nah kalau organik, gimana tuh buat ini?
00:15Cara pemilihannya yang paling sederhana untuk orang yang memang masih selama ini cuma buang sampah pada tempatnya aja gitu ya
00:30Halo Sobat OCS, ketemu lagi dengan saya Litsi Wiria di program OCS Soboran Cerdas Ekonomi dan Sosial
00:42Sebelumnya saya ucapkan selamat didul fitri, mohon maaf lahir dan batin
00:46Hari ini setelah berlebaran saya mulai lagi podcast bersama seorang aktivis penggiat lingkungan hidup
00:54Yang sangat peduli dengan dunia persambahan khususnya di Jawa Barat
00:59Halo Butini, apa kabar?
01:02Halo, apa kabar? Baik
01:04Jadi Butini ini kalau teman-teman yang sering concern gitu ya sama dunia lingkungan hidup
01:10Biasanya udah tahu nih Butini ini
01:12Karena beliau menginisiasi beberapa gerakan yang intinya membantu lingkungan hidup dalam hal pemilihan sampah kurang lebih gitu Butini ya
01:22Mudah-mudahan, amin
01:24Berapa tahun Butini udah aktif di gerakan?
01:27Sejak 2010 sih
01:28Sudah 15 tahun ya?
01:30Betul
01:30Oke, oke
01:31Butini sekarang ini kan kita banyak berganti pemerintahan nih Butini ya
01:36Jadi dari pemerintahan pusat ataupun pemerintahan daerah
01:38Kalau Butini lihat sekarang perkembangan terbaru terkait pengelolaan sampah dari pemerintah sekarang itu bagaimana Bu?
01:45Ini sebetulnya kalau menurut saya, saya belum paham secara 100% kan ya
01:54Karena kan masih baru-baru nih pemerintahan ya
01:57Tetapi alhamdulillah
01:59Gebrakan-gebrakannya sudah mulai terlihat terutama misalnya dari kemarin saya ikut zoom meeting dari Kementerian Lingkungan Hidup yang mengatakan bahwa ada 300 lebih TPA yang warning ya gitu
02:20Artinya yang diawasi yang harus perpindah dari open dumping menjadi sanitary landfill
02:28Nah itu artinya ada awareness lah disitu gitu ya bahwa ternyata sumber apa ya pencemaran lingkungan salah satunya yang ditimbulkan oleh TPA itu berkurang
02:43Kemudian kalau saya lihat di Jawa Barat, nah kita punya gubernur Pak Deddy yang mampu bersuara lantang ya
02:51Terkait lingkungan ya
02:52Terkait dengan kerusakan-kerusakan lingkungan ya
02:55Nah nanti kita lihat apakah sampai menyentuh level kebijakan atau tidak ya kita lihat
03:03Oke Bu Putini ini kan kalau terkait open dumping itu kan sebenarnya udah lama banget ya sampai udah sampah menumpuk berapa
03:12Kayak gedung berapa lantai
03:14Kalau begitu kan tinggi-tinggi gitu
03:16Sebenarnya kalau Putini itu gimana sih solusinya itu Putini terkait sampah itu supaya nggak
03:22Kalau sekarang aja udah misalnya 20 meter gitu menumpuknya
03:24Ini kata-kata 10 tahun ke depan kan penutup tambah banyak
03:27Betul
03:28Itu gimana Putini?
03:29Ya kalau kita cuma open dumping gitu ya artinya kumpul, angkut, buang gitu ya
03:35Dan itu sebetulnya ya memperpendek umur TPA
03:37Jadi kalau kita cuma begitu saja ya selesai
03:41Nanti dimana-mana ada tumpukan sampah, tumpukan sampah dan luar biasa sih sebetulnya
03:46Apa ya
03:47Pencemaran lingkungannya itu gila-gilaan lah gitu ya
03:53Mulai dari licitnya, dari racunnya dan lain sebagainya
03:55Maka untuk mengurangi itu
03:58Satu, kalau menurut saya sih edukasi ke masyarakat
04:02Ya, menguranginya dengan cara memilah sampah
04:06Mau nggak mau masyarakat itu harus milah sampah
04:09Gitu ya
04:10Kalau misalnya, kalau kita lihat 3R ya
04:15Mau bahasanya 3R, mau kampisman kalau di Bandung dan lain sebagainya
04:19Maka yang pertama harus dilakukan adalah mengurangi pengurangan sampah
04:26Nah tapi kalau mengurangi tidak bisa, maka ya sudah
04:30Pemisahan sampah diwajibkan
04:33Makanya tadi kenapa saya menunggu
04:35Apa ya, menunggu kebijakan
04:38Karena menurut saya sih level tertinggi dari ngomongin tentang sampah
04:44Ya ada kebijakan untuk memilah sampah sejak dari rumah
04:48Yang diikuti oleh penegakan aturan
04:52Oke oke oke
04:53Gitu sih
04:54Nah jadi ini kalau zaman SD aku itu kan ada
04:57Buanglah sampah pada tempatnya itu udah nggak ya
04:59Udah kayaknya
05:01Udah kuno lah ya
05:01Nah itu tidak relevan lagi dengan keadaan yang sekarang
05:04Betul-betul
05:05Udah nggak relevan lagi buang sampah pada tempatnya itu udah
05:07Mempercepat umur TPA itu kurang lebih gitu ya
05:11Betul, hanya mempercepat umur
05:12Pemilihan sampah ini buat ini aku mau mulai
05:15Misalnya pemilihan sampah
05:17Paling dasar itu kan
05:19Yang aku pelajarin itu organik sama
05:22Unorganik
05:23Nah kalau organik
05:25Gimana tuh buat ini
05:27Cara pemilahannya yang paling sederhana untuk orang yang
05:30Memang masih selama ini cuma buang sampah pada tempatnya aja gitu ya
05:33Betul
05:34Ya minimal dua jenis tadi ya
05:36Kenapa organik saja yang harus kita pisahkan dari sampah lainnya gitu ya
05:40Agar sampah itu tidak bau, jijik, jorok dan lain sebagainya
05:46Karena organik lah yang akan membuat masalah
05:49Kalau dua hari lebih gitu ya
05:51Tiga hari itu akan jadi bau dan lain sebagainya
05:54Nah pisahin organiknya seperti apa
05:56Yang organik itu kan sebetulnya terbatas ya aktivitas organik itu
06:00Adanya di dapur, di ruang makan kan gitu ya
06:03Tidak di semua tempat ada sampah organik lah ya
06:06Kecuali orang mau makan apa gitu
06:09Nah jadi ya kalau menurut saya ibu-ibu atau aktivitas lainnya gitu ya
06:14Yang berhubungan dengan organik ya simpan tempat sampah minimal dua jenis tadi
06:20Ya pisahkan sampah organiknya di tempat yang tertutup
06:26Kan tidak biar tidak ini organiknya apa aja sih
06:29Ya tadi kupasan worte, kupasan kentang, ujungnya kangkung, bayam, kulit pisang, kulit buah dan lain sebagainya
06:39Itu kan tinggal dipisahkan saja
06:42Kemudian nanti diolah gitu
06:44Nah cara ngolahnya bisa sesuai dengan berbagai apa ya
06:50Kayak kita ke rumah makan ada menu gitu ya
06:56Nah menu itu sesuai dengan selera kita dan budget kantong kita
07:03Jadi kalau kita ngomongin tentang pengolahan sampah organik
07:07Itu sama dengan menu di rumah makan
07:10Apakah kita suka dengan cara ini, kita nyaman dengan cara ini dan budgetnya cukup
07:16Nanti itu ngomongin tentang sampah organik ya
07:19Jadi sampah organik itu wajib mau gak mau ya terpilah dari awal
07:25Dan itu adalah langkah yang paling pas gitu ya
07:29Dengan catatan ya tadi kalau kita lihat SIPSN ya
07:33Nanti boleh teman-teman searching gitu ya
07:36Jadi sistem pengolahan sampahnya bisa dilihat nih di kabupaten kota manapun
07:41Nanti bisa lihat kelihatan gitu ya provinsi manapun
07:44Susunan yang paling banyak di rumah tangga itu organik 50%
07:51Lebih ya tergantung dari kabupaten kota mana gitu ya
07:56Karena kan ini pasti akan berpengaruh terhadap pola belanja, pola hidup gitu ya
08:02Apakah rumah tangga itu banyak mengkonsumsi buah dan sayur ataukah tidak gitu ya
08:09Nah jadi biasanya organik itu sekitar 40-60% di dalam rumah tangga
08:16Nah kalau begitu kan jadi kita menyelesaikan 40-60% masalah sampah selesai di rumah
08:26Selesai di kawasan, nah hanya yang merintah mikirin 40-60% tadi
08:34Nah itu cara menyelesaikannya gimana alternatif-alternatifnya?
08:38Ya satu misalnya ya
08:40Prinsipnya dulu deh
08:43Kalau prinsipnya menyelesaikan masalah organik itu adalah
08:46Satu dia dari alam kembalikan ke alam
08:50Seperti kalau kita saat saya meninggal diapain?
08:55Dikompos, dikubur ya gitu
08:58Jadi prinsipnya adalah dari alam kembalikan ke alam
09:02Dari tanah kembalikan ke tanah
09:03Gimana caranya mengembalikan ke tanah?
09:06Nah satu mungkin kalau misalnya punya halaman
09:10Luas gitu ya
09:11Sekedar gari lubang masukin sampah organiknya ke situ
09:14Dia biarkan dia jadi tanah kembali
09:17Itu simpelnya gitu ya
09:19Nah yang kedua adalah mungkin
09:22Kita punya halaman tapi gak luas misalnya gitu ya
09:26Nah kita mikir nih ada biopori
09:28Ada drempori, ada komposter ember tanam
09:33Ember yang ditanam gitu ya
09:35Sesuatu yang terkoneksi dengan tanah
09:37Biasanya lebih cepat
09:39Oke
09:40Nah tapi gimana kalau kita gak punya halaman bertanah?
09:45Ya
09:45Gitu ya
09:46Nah gitu
09:47Di perkotaan nih banyak masalahnya kan?
09:49Di perkotaan dan lain sebagainya
09:50Nah itu mungkin ada bermacam-macam ya
09:54Kalau di kota Bandung ada namanya kang empos
09:56Karung ember kompos gitu ya
09:58Oke
09:59Ada komposter ember tumpuk gitu ya
10:01Kemudian ada tong komposter
10:04Kalau memang dia punya space agak besar gitu ya
10:09Bisa saja hanya sekedar ember
10:12Kemudian dikasih magot sebetulnya mah
10:16Nah itu juga bisa ya
10:17Iya betul
10:18Atau komposter ember tumpuk
10:21Ada magotnya gitu ya
10:22Jadi atau takakura misalnya gitu ya
10:25Apa itu?
10:26Takakura itu adalah
10:27Jenis pengomposan yang bisa dimasukkan ke dalam rumah
10:31Oke
10:32Jadi itu prinsipnya sih dari tanah kembali ke tanah tadi ya
10:37Di dalam takakura itu ada komposter
10:39Apa?
10:40Starter
10:41Itu ya
10:42Ya campuran tanah
10:44Dedak
10:45Sekam dan lain sebagainya
10:46Yang punya
10:47Apa namanya?
10:50Bakteri pengurai di dalamnya
10:51Iya bakterinya itu
10:52Nah kemudian kita masukkan
10:54Diaduk sebetulnya
10:55Nah
10:56Tapi satu harinya tidak boleh lebih dari satu kilo
10:59Nah yang takakura ini agak ribet
11:02Kenapa?
11:03Karena keranjangnya harus berpori
11:05Kemudian juga harus ngaduk gitu ya
11:07Nah disimpelkan oleh
11:09Kota Bandung itu dengan kang empos
11:12Karung ember kompos
11:13Jadi tidak perlu lagi di
11:15Aduk tetapi cukup dilapis
11:19Lebih lapis
11:20Jadi sampah organik
11:21Tanah dilapisi segera tanah
11:24Sampah organik dan tanah
11:25Satu lagi yang sebetulnya yang harus kita pikirin adalah
11:28Kalau kita ngurusin sampah organik
11:30Ada tiga unsur yang tidak boleh terlupakan
11:35Satu sampah hijauan
11:38Sampah dapur
11:39Oke
11:40Nah itu unsurnya nitrogen
11:42Banyaknya gitu ya
11:43Nah kemudian harus dicampur dengan unsur coklatan
11:46Coklatan apa?
11:47Unsur coklatan itu adalah daun
11:49Oke
11:50Kering
11:50Sekam
11:52Atau serutan kayu
11:55Atau kalau gak nemu
11:57Kalau di perkotaan gak nemu yang kayak gitu
11:59Misalnya gitu ya
12:00Pakai
12:02Ini sobekan kardus
12:04Oh itu bisa juga ya?
12:05Kardus yang coklat itu
12:06Nah itu sobekan kardus
12:08Itu juga dalam bentuk coklatan
12:10Kenapa harus ada coklatan?
12:12Satu untuk menyerap
12:13Air dalam sampah organik yang tadi hijauan
12:16Kemudian yang kedua sumber karbon
12:19Gitu
12:20Jadi itu harus ada
12:22Dua ini sebaiknya ada
12:24Kenapa sebaiknya ada?
12:26Karena itu adalah resep ya
12:29Kalau kita paduan yang sempurna
12:31Gitu ya
12:31Nah yang ketiga adalah harus ada oksigen
12:35Jadi ada seluruh lubangnya
12:37Harus ada aerasinya ya
12:39Harus bersabar nafas lah
12:41Kalau mau ngomongin tentang lubang atau apapun
12:44Ya gak masalah gak ada lubang
12:46Kayak Kang Empos kan gak ada lubangnya
12:48Tetapi dia kan ada
12:49Setiap saat dibuka
12:52Oh dibuka
12:53Ditutup
12:54Dibuka ditutup
12:55Karena ada udara yang akhirnya keluar masuk
12:57Gitu
12:58Nah kalau itu gak ada misalnya
13:00Duh
13:00Bu coklatannya gak banyak gitu ya
13:03Karena mungkin kita tinggal di perkotaan
13:06Yang gak dapet apa-apa
13:07Gak ada pohon gitu ya
13:08Gak ada pohon
13:09Kasian banget
13:09Daun kering dan lain sebagainya
13:12Cukup sediakan tanah selapis tipis
13:15Kenapa tanah selapis tipis?
13:17Karena di dalam tanah itu ada ribuan
13:20Bahkan mungkin jutaan
13:21Bakteri
13:22Ya makhluk Allah yang akan membantu
13:25Membuat
13:26Sampah organik kita lekas terurai gitu ya
13:31Dari tanah kembali lagi ke tanah
13:33Itu sih mungkin ya prinsipnya
13:35Jadi prinsipnya
13:36Dikembalikan ke tanah
13:38Terus ada resepnya lagi nih
13:39Betul
13:40Ada coklatannya
13:41Terus apa?
13:42Ada hijauannya
13:42Ada hijauannya
13:43Sama
13:43Ada oksigennya
13:45Intinya itu aja sebenarnya
13:46Apakah itu untuknya ember
13:48Atau langsung ke tanahnya
13:50Betul
13:50Kayak gitu ya
13:52Nah sekarang butuh ini
13:53Itu kan paling sederhana tuh
13:55Sebenarnya organik
13:5640-60% dari rumah tangga
13:58Udah beres
13:58Nah ada nih
13:59Yang juga menurut aku sederhana itu
14:01Kayak botol minum
14:03Botol minum plastik
14:04Air kemasan lah
14:05AMDK
14:06Itu kan tinggal dikumpulin
14:08Udah ada yang mau beli
14:09Itu mah mudah
14:11Mudah
14:11Piduitin ya
14:12Jadi duitnya gampang
14:15Nah ada yang
14:16Abu-abu nih butini
14:19Bukan abu-abu ya
14:20Abu-abu buat orang awam lah ya
14:21Misalnya kalau kita beli
14:23Roti
14:24Yang mana rotinya itu ada
14:26Kemasan plastiknya
14:27Yang tipis gitu ya
14:28Yang cuma ada mereknya si roti
14:30Abis kita makan
14:31Nah ini sih
14:32Ini sih kalau dikasih
14:33Pembelung juga pembelungnya
14:34Gak mau
14:34Misalnya kayak gitu
14:35Kayak gitu contohnya
14:36Atau kita beli telur
14:38Yang bukan telur curah
14:39Kalau telur yang
14:40Yang ada
14:41Ada kemasannya
14:42Itu kan juga plastik tipis tuh
14:44Betul
14:44Itu juga
14:45Ini dibawa kemana
14:46Ini plastik kayak gini
14:48Betul
14:48Kayak gitu-gitu gimana but ini
14:49Kalau yang tadi ya
14:51Prinsipnya satu
14:52Tadi
14:53Sebelum ada sampah
14:55Kita harus mikirin dulu
14:56Mengurangi sampahnya
14:58Seperti apa
14:58Jadi sebelum beli
14:59Kita udah mikir dulu
15:00Sebelum beli kita mikir dulu
15:02Gimana
15:02Ini dibawa kemana nanti nih
15:04Ini bakal menghasilkan sampah gak
15:06Sampahnya akan mudah keurus
15:08Atau enggak
15:08Itu prinsip dari
15:09Reduce ya
15:10Mengurangi ya
15:12Jadi
15:12Dikurangi dulu
15:13Tapi kalau udah terlanjur
15:15Gimana
15:15Nah itu ya
15:16Nah berarti tadi ada sampah organik
15:19Yang mudah sebetulnya dilakukan
15:21Tetapi
15:23Rada ribet
15:24Oke ya
15:24Kalau banyak
15:25Kalau banyak
15:26Betul
15:27Kalau sedikit mah gak apa-apa
15:28Kalau sedikit mah mudah
15:29Nah yang kedua
15:31Tadi ada
15:31Unorganik
15:32Ya
15:33Unorganik itu
15:34Ada yang
15:34High value
15:35Jadi yang bernilai tinggi
15:37Yang gampang jadi duit
15:39Dan ada yang
15:39Gak gampang jadi uang
15:41Nah gimana caranya
15:43Caranya adalah
15:46Kita harus pertama ya
15:48Pertama nih
15:49Sebagai
15:49Konsumen
15:51Mencari tahu
15:53Kira-kira
15:54Sampah yang kita hasilkan
15:56Ada salurannya atau enggak
15:58Yes
15:59Nah gitu ya
16:00Kalau gak ada salurannya
16:02Artinya
16:03Harus dikurangi
16:04Itu yang pertama ya
16:06Yang paling ideal
16:07Yang kedua
16:08Bu terlanjur ada
16:10Guma
16:11Gitu ya
16:12Ya kalau terlanjur ada
16:13Berarti kita pisahkan nih
16:15Gitu ya
16:16Kalau bersih
16:17Insya Allah
16:17Mudah-mudahan
16:19Ini bisa jadi
16:21Nominal untuk
16:22Misalnya sedekah sampah
16:23Atau bank sampah
16:24Tapi kalau tadi
16:25Kemasan-kemasan yang
16:27Sangat tidak bernilai
16:28Seperti
16:29Sase-sase
16:30Dan lain sebagainya
16:30Nah itu juga
16:31Itu jarang sekali
16:33Ada yang
16:34Mau menerima
16:36Gitu ya
16:37Jadi jarang sekali
16:38Ada yang mau menerima
16:39Makanya
16:40Sangat
16:41Harus dikurangi
16:42Kecuali kalau plastiknya
16:44Gak bermerek
16:44Plastiknya gak bermerek
16:46Kayak kalau kita beli
16:47Terigu
16:48Beli gula pasir
16:50Di warung
16:51Katanya gitu ya
16:52Nah itu kan
16:53Dia
16:53Bening
16:54Itu masih
16:55Itu masih bernilai jual
16:56Oh iya
16:57Ya
16:58Tapi kalau sudah ada
16:59Catnya
16:59Sudah ada
17:00Tintanya
17:01Nah itu
17:02Menjadi
17:03Masalah ya
17:05Dan seringkali
17:06Berakhir di TPA
17:07Berakhir di sungai
17:08Dan lain sebagainya
17:09Gimana dong caranya
17:10Biar dikurangi
17:11Untuk tidak ke TPA
17:13Cari botol
17:15Botol yang
17:17AMDK ya
17:18Kering
17:19Bersih
17:20Gitu ya
17:20Kemudian
17:21Masukkan ke dalam situ
17:22Masukkan
17:25Itu namanya
17:25Eco brick
17:26Potong-potong
17:27Kecil
17:27Kalau bisa dipotong
17:29Kecil-kecil
17:29Lebih baik
17:30Gitu ya
17:30Dan itu
17:31Satu
17:32Botol
17:33Isinya
17:34600 mili
17:36Itu tuh
17:37Sekitar
17:37200 sampai
17:38250 gram
17:40Jadi kalau kita punya
17:42Kemasan yang besar
17:43Itu tadi
17:43Kemasan yang
17:44Plastik
17:46Saset
17:47Cuka ciki
17:48Gitu ya
17:49Itu kalau
17:50Satu karung kecil
17:51Itu bisa masuk
17:52Kedalam
17:53Satu botol
17:54Eco brick
17:55Artinya
17:56Kita mengurangi
17:58Volume
17:59Tapi tidak mengurangi
18:01Sampahnya
18:02Jadi
18:03Eco brick
18:03Ini bukan
18:04Solusi
18:05Jangka
18:05Panjang
18:06Tapi
18:07Solusi
18:07Jangka
18:08Pendek
18:08Supaya
18:09Kita tidak
18:10Mencemari
18:10Lingkungan
18:11Tidak berakhir
18:12Ke sungai
18:13Ke pantai
18:14Ke tanah
18:16Dan ke TPA
18:17Nah kita
18:18Masukkan ke dalam
18:19Botol itu
18:20Perlahan tapi
18:21Pasti
18:21Kita akan
18:22Penuh itu
18:24Pasti
18:24Nah
18:26Kalau saya sih
18:27Jarang penuh ya
18:286 bulan
18:29Juga gak penuh-penuh
18:30Satu botol
18:31Satu botol
18:326 bulan gak penuh-penuh
18:33Eh 4-4 ini
18:34Mengurangi luar biasa
18:35Kita kan harus mikirin
18:36Gimana caranya
18:37Tapi kalau ada orang yang
18:40Penuh ya berarti
18:41Gak apa-apa
18:42Nah itu
18:42Bisa dipakai nanti
18:44Untuk
18:46Jojodok
18:47Kursi
18:48Gitu ya
18:48Ya
18:50Itu
18:50Bukan solusi jangka
18:52Panjang
18:53Tetapi itu
18:53Solusi jangka pendek
18:55Minimal
18:55Kita tidak
18:56Menambah
18:58Banyak
18:59Sampah yang
19:00Berakhir
19:01Tidak seharusnya
19:03Gitu ya
19:04Kalau orang
19:05Bandung
19:05KTPA ya
19:06Kalau orang di luar Bandung
19:08Banyaknya
19:09Kesunggai
19:09Ya di kota kabupaten lain lah ya
19:12Atau jadi asap
19:13Gitu ya
19:13Jadi asap
19:14Nah itu
19:15Itu
19:15Makanya kenapa kita bikin
19:18Eko brick
19:19Gitu ya
19:20Agar
19:21Tidak dibakar
19:22Kalau ada
19:23Pembakaran kan
19:25Itu lebih bahaya ya
19:26Dia
19:26Ada dioksinnya
19:27Di plastik-plastik itu tuh
19:30Nah dioksin itu
19:31Karsinogenik
19:32Yang bisa
19:33Menyebabkan
19:34Kanker
19:35Kalau keisap
19:37Dan tidak hanya
19:38Dibakar
19:39Sebetulnya
19:40Terpapar oleh
19:41Cuaca juga bisa
19:42Kepanasan
19:43Kehujanan
19:44Ada di tanah
19:45Itu kan sebetulnya
19:47Racunnya keluar
19:48Bisa keluar
19:49Lewat udara
19:50Bisa lewat
19:51Apa
19:52Di
19:52Ke air ya
19:54Kalau kehujanan kan
19:55Dia ke air
19:56Meresap ke dalam tanah
19:57Ya udah
19:58Teracunilah seluruh
20:00Permukaan tanah kita
20:02Makanya
20:03Kalau saya kan
20:04Sekarang banyak
20:04Di Garut ya
20:05Banyak mendengar
20:07Petani
20:08Ternyata
20:09Kualitas tanah
20:10Mereka
20:11Berkurang
20:12Berkurang banyak
20:13Katanya
20:13Lebih dari 70%
20:15Nah
20:16Kenapa
20:17Karena tadi
20:18Banyak sampah-sampah
20:19Yang berakhir
20:20Di tanah
20:21Nah
20:22Ada satu desa
20:23Atau satu RW lah
20:24Gitu ya
20:25Yang
20:26Saya temani
20:27Terus
20:28Ada
20:29Bapak petani
20:30Yang bilang
20:30Terima kasih sama saya
20:31Kenapa coba
20:32Ibu
20:32Nuhun ya
20:33Katanya gitu
20:34Karena
20:34Sejak
20:35Sampahnya terolah
20:37Kualitas
20:38Tanah
20:39Di pertanian saya
20:41Meningkat
20:41Langsung gitu
20:42Terasa efeknya
20:43Efeknya
20:44Gak terasa
20:44Langsung
20:44Setahun
20:45Setahun
20:45Dua tahun
20:46Langsung
20:46Terasa
20:466 bulan
20:477 bulan
20:48Sudah
20:48Terasa
20:49Wah
20:49Cepat ya
20:50Ya
20:51Artinya
20:52Sirkulasi udaranya
20:54Kan
20:54Tentu
20:54Tentu
20:55Tentu
20:55Soalnya dulu
20:56Pernah di desa
20:57Itu tuh
20:58Apa di RW
20:59Itu tuh
20:59Di sawah
21:01Di kebun
21:02Itu banyak banget
21:03Plastiknya
21:03Tapi setelah
21:05Kita
21:07Urus ya
21:08Si sampahnya
21:09Nah
21:10Mulai
21:11Hilang tuh
21:13Plastik-plastik
21:14Di sawah
21:15Di kebun
21:16Gitu
21:16Nah
21:17Sejak itulah
21:18Mereka
21:18Jadi naikkan
21:20Kualitas tanahnya
21:22Tapi
21:22Tidak sampai
21:23Kesitu juga
21:24Karena mereka
21:25Sudah juga bikin
21:26Ekoen sih
21:26Bikin mo
21:27Bikin kompos
21:28Jadi
21:29Dibantu sama itu
21:30Dibantu sama licit sih
21:32Jadi
21:33Dibantu oleh lindinya
21:34Dari
21:35Sampah organik
21:36Dari komposter
21:38MPR
21:38Tumpuk
21:39Itu makin
21:40Mempercepat
21:41Proses
21:41Apa namanya
21:43Rehabilitasi
21:44Tanah
21:45Nah
21:46Buti nih
21:46Kalau
21:46Kita punya
21:48Sampah yang
21:49Bisa diurai
21:49Baik yang nilainya
21:50Tinggi
21:50High value
21:51Ataupun yang low value
21:52Di Bandung
21:53Kan tadi
21:53Buti nih
21:54Sempat nyinggung tuh
21:55Sebelum syuting
21:56Ada bank
21:57Sampah
21:58Induk
21:58Itu dimana
21:59Buti nih
21:59Di
22:00Sedang Serang
22:01Sedang Serang
22:02Udah ke rumah
22:02Jadi
22:04Kan ada DLH tuh
22:05Kantor DLH
22:07Kata Bandung
22:08Di sebelahnya ada
22:09Bank Sampah
22:09Nah
22:10Jadi
22:10Kalau informasinya tuh
22:12Sebenernya terbuka ya
22:12Buat dapat
22:13Kita
22:14Dapat informasi
22:15Apa saja
22:16Sampah yang bisa diterima
22:17Di Bank Sampah Induk itu
22:18Betul
22:19Kalau mau ya
22:20Follow aja Instagramnya
22:21Jadi kita cari
22:23Sampah-sampah kita tuh
22:24Ada gak yang bisa
22:24Tinggal di
22:26Salah satu
22:27Salah satu PR
22:27Masyarakat
22:28Adalah
22:29Mencari tahu
22:30Kemana
22:30Sampah yang kita
22:31Hasilkan
22:32Bisa
22:33Diterima
22:34Nah
22:35PRnya pemerintah
22:36Adalah ketika
22:37Ada sampah
22:38Dia harus nerima
22:40Nah
22:41Harus dipikirin
22:42Gimana
22:43Salurannya
22:44Kan gitu ya
22:45Karena
22:46Mau gak mau
22:47Itu
22:47Jangan sampai
22:49Berakhir
22:50Dimana saja
22:50Dan
22:51Merah Juni Dunia
22:52Ya
22:53Gitu sih
22:53Nah
22:54Kalau tadi
22:55Bank Sampah Induk itu
22:56Sebetulnya
22:57Kan
22:57Bahasa Pak tuh
22:58Induk ya
22:58Nah
22:59Dia tuh punya
23:00Bank Sampah
23:00Unit
23:01Jadi
23:03Carilah
23:04Kalau misalnya
23:05Yang dekat dengan rumah
23:06Ya Alhamdulillah
23:07Jadi bisa ke Bank Sampah Induk kan
23:08Tapi kalau misalnya
23:09Gak punya
23:10Gak dekat dengan
23:11Bank Sampah Induk
23:12Ya cari ya tuh
23:13Bank Sampah-Bank Sampah
23:15Unit
23:16Yang terdekat
23:17Dengan rumah
23:18Nah
23:19Biasanya
23:20Bank Sampah-Bank Sampah Unit
23:21Juga menerima
23:22Gitu
23:22Ya
23:23Cuma kalau memang
23:24Mau ke Bank Sampah Induk
23:26Ya silahkan
23:27Oke oke oke
23:27Jadi itu
23:28Gak cuma botol plastik
23:30Yang diterima ya
23:30Jadi kayak
23:30Tetrapek
23:31Kayak gitu-gitu
23:32Ada
23:32Bisa jelantah
23:34Oh minyak jelantah
23:35Minyak jelantah juga diterima
23:37Walaupun ada uangnya
23:38Kalau gak
23:38Buatnya itu aja uangnya
23:39Ada yang barangin
23:40Sampah situ kan gitu
23:41Tergantung ya
23:42Coba nanti
23:43Dilihat ya
23:44Dilihat
23:45Rupiahnya berapa
23:46Dilihat di Instagramnya
23:47DLH
23:48Di
23:48Khususnya Bank Sampah Induknya
23:50Itu ada yang
23:52Nariknya jutaan rupiah
23:53Serius
23:54Ya
23:55Dia rajin banget ya
23:56Ya tergantung
23:58Jadi apakah dia
23:59Sampahnya dia sendiri
24:00Atau
24:01Atau dia memang mulung
24:02Atau dia dapat sumbangan
24:03Dari teman-temannya
24:04Karena
24:05Kalau buat saya
24:06Ke Bank Sampah itu
24:08Bukan banyak-banyakan nabung
24:10Ya bukan
24:11Bukan banyak-banyakan uangnya
24:13Tetapi bagaimana
24:14Sampahnya selesai
24:15Justru yang paling bagus
24:18Adalah ketika dia
24:19Tidak punya sampah
24:20Untuk di
24:21Store
24:21Nah itu paling bagus
24:23Itu berarti
24:24Dia sudah melakukan
24:25Pengurangan
24:27Dari awal
24:29Jadi
24:29Ini
24:30Untuk Bank Sampah
24:31Memang agak-agak tricky ya
24:33Kalau di masyarakat itu
24:34Kesannya
24:34Kalau yang banyak nabung
24:35Jadi banyak duitnya
24:37Gitu ya
24:38Padahal sebetulnya
24:39Bank Sampah
24:40Digunakan
24:42Ada
24:43Untuk orang yang
24:44Memang
24:45Bingung
24:46Cara
24:47Menyelesaikan
24:49Masalah sampahnya
24:50Supaya tidak ke TPA
24:51Tidak berakhir
24:52Dimana aja
24:53Nah
24:53Buat ini
24:54Satu yang paling
24:56Dari dulu nih
24:58Perdebatan
24:58Segala macam
24:59Yaitu terkait
25:00Kantong kresek
25:01Kantong belanja
25:02Itu kan
25:03Sangat low value ya
25:04Kalau
25:05Di
25:05Darulang
25:06Kayak gak ada harganya
25:08Lalu tipis banget
25:08Terus udah gitu
25:09Gampang lecek
25:10Rusak
25:10Nah
25:11Ini kan yang kejadian sekarang
25:14Ada provinsi yang udah
25:16Melarang
25:16Walaupun
25:17Kalau lagi gak diawasin
25:18Ada juga itu yang pake
25:19Kalau lagi diawasin
25:20Ketat gak pake
25:21Pake bawa tas belanja semua
25:23Nah
25:24Sementara di kota Bandung
25:27Belum dilarang nih
25:28Gak tau sempet dilarang
25:29Apa gak itu ya
25:30Tapi
25:30Yang pasti sekarang
25:31Gak dilarang
25:32Bahkan kita misalnya
25:33Pesen
25:33Makanan online gitu ya
25:36Misalnya sate
25:36Misalnya nasi goreng
25:37Datang kreseknya
25:38Padahal gue pesennya
25:39Nasi goreng doang nih
25:40Baling kan sama kotaknya doang kan
25:41Tapi datang sama kreseknya
25:43Atau pesennya sate
25:44Datang sama kreseknya
25:45Nah menurut Budi ini
25:47Sebagai orang yang udah 15 tahun
25:50Aktif di dunia
25:51Pengelolaan sampah
25:52Apa nih Budi ini
25:53Solusi terbaik
25:54Yang bisa dilakukan
25:55Untuk mengurangi sampah kresek
25:56Nah
25:57Kalau ngomongin tentang
25:59Sampah kresek atau plastik
26:00Sebetulnya
26:01Kota Bandung
26:01Adalah kota yang pertama
26:03Punya perdanya
26:04Oh iya
26:04Tahun berapa Budi ini
26:06Aduh saya lupa
26:07Tapi udah lama banget gitu ya
26:08Oh iya
26:08Betul
26:09Pertama kali dia punya perda
26:11Itu kota Bandung
26:13Tapi balik lagi
26:15Ke penegakan aturan
26:16Ya
26:17Jadi di Indonesia ini
26:19Menurut saya
26:20Kalau ngomongin penyelesaian
26:21Masalah sampah
26:22Kelemahan terbesar
26:24Adalah
26:24Penegakan aturan
26:26Ya gitu
26:27Nah yang kedua
26:28Nah yang kedua tadi
26:29Kalau memang gimana ya
26:31Sampah kresek gitu ya
26:32Ya kalau
26:33Kembali lagi tadi
26:34Kalau belum ada
26:36Maka dikurangi
26:37Bawa tas belanja sendiri
26:39Yang kayak gitu ya
26:40Itu kan pasti bisa
26:40Tapi kalau online
26:41Online phone kan udah pasti
26:43Nah berarti
26:44Kalau sudah ada
26:45Nah kalau sudah ada
26:46Terpaksa ada
26:47Gunakan selama mungkin
26:50Oke
26:51Karena kresek itu kan
26:52Diciptakan
26:53Tas kresek itu
26:55Diciptakan sama
26:56Iya penemunya itu
26:57Sama penemunya itu
26:58Adalah untuk
26:59Membantu kita
27:01Membawa barang
27:03Gitu ya
27:03Dan itu tuh
27:05Harusnya bisa digunakan
27:06Berulang-ulang
27:07Gitu
27:08Tapi pada kenyataannya
27:09Karena
27:09Murah banget
27:11Orang jadi gampang buang
27:12Kan gitu
27:13Nah jadi satu
27:14Adalah pesan saya
27:16Gitu ya
27:16Adalah gunakan
27:18Selama mungkin
27:19Yang kedua
27:20Adalah
27:21Ya kalau misalnya
27:22Kita
27:22Karena kadang-kadang
27:23Kan kita jadi banyak ya
27:24Kresek-te
27:24Gitu ya
27:25Nah
27:26Boleh dimasukkan
27:28Kedalam ekobrik
27:29Atau dijual
27:30Ke bank sampah
27:31Masih di
27:32Masih
27:33Diterima
27:33Kalau kresek itu
27:35Yang ketiga
27:37Adalah
27:38Bagaimanapun
27:41Ya tetap harus dikurangi ya
27:42Gitu ya
27:42Ya udah itu
27:43Cuma pilihannya
27:44Ada dua itu tadi
27:45Penegakan hukum
27:46Selama mungkin
27:47Dan
27:48Ke bank sampah
27:51Ke bank sampah
27:52Atau masukin ke ekobrik
27:53Nah
27:54Kalau saya sih
27:55Mendorong untuk
27:56Penegakan aturan
27:57Penegakan aturan
27:58Jadi sebenarnya ada aturan
27:59Di kota Bandung ini
28:00Bahwasanya gak boleh pakai
28:01Kresek-kresek
28:02Ada perdanya
28:03Nah kita kan
28:04Waktu tahun berapa ya
28:05Sudah lama banget sih
28:07Itu ya
28:07Kita tuh pernah
28:08Mengadakan
28:10Launching
28:11Bahwa
28:13Apa namanya
28:14Retail-retail itu gak boleh kan
28:17Mengasih
28:18Mengasih
28:20Mengasih kresek-kresek
28:21Dan itu ada nominalnya kan
28:23Oh dijual ya
28:24Kalau mau beli
28:25Kalau mau beli
28:26Kenapa sekarang gak ada ya
28:28Iya kenapa
28:28Itu karena gak ditegakkan aturan
28:30Retail
28:31Nah saya pernah
28:32Tapi perdanya masih berlaku
28:33Apa udah direvisi
28:35Sebetulnya ada beberapa
28:37Retail gitu ya
28:39Yang masih melakukan
28:40Edukasi itu
28:42Mau pakai
28:42Kresek atau enggak
28:44Nah dia
28:45Mengedukasi
28:46Tapi karena
28:47Penegakan aturannya
28:48Sudah gak ada
28:50Gitu ya
28:51Itu jadi
28:52Bukan yang mengikat
28:54Nah gitu ya
28:55Jadi
28:56Jadi opsien jadinya
28:56Jadi pilihan
28:57Jadi opsien
28:57Ya pilihan
28:58Nah saya seringkali
29:00Apa
29:01Harus gercep
29:02Kitanya ya
29:03Keluarin tas belanja sendiri
29:04Ik saya gak pekal
29:05Kalau enggak ya pegang
29:06Gitu ya
29:07Nah
29:07Tapi ada juga
29:09Retail-retail
29:10Yang akhirnya
29:11Bu
29:11Apa
29:13Mau pakai
29:14Kresek atau enggak
29:15Gitu
29:15Dia nanya dulu
29:16Gitu
29:17Nah itu
29:17Itu udah bagus
29:18Gitu ya
29:19Yang sebetulnya
29:20Yang kita dorong adalah
29:21Tolong dong
29:22Pemerintah
29:23Tegakan aturan
29:24Gitu ya
29:24Karena saya pernah ketemu
29:26Satu kota ya
29:28Tapi bukan di Indonesia
29:30Oke
29:31Gitu ya
29:32Kalau di Indonesia
29:33Saya pernah mengalaminya
29:35Di Bali ya
29:36Bali kan melarang
29:37Penggunaan
29:38Kantong kresek ya
29:39Dan itu sempat
29:41Waktu itu
29:41Sangat strike
29:42Jadi
29:43Iya
29:43Sampai gak ada
29:44Bangkas ya
29:44Dinasih bungkus
29:45Sudah
29:45Aduh lupa
29:46Bawa gini
29:47Bawa motor
29:48Tapi saat ini
29:50Saya lihat
29:50Pengawasannya lagi
29:52Perkurang
29:53Pengawasannya lagi
29:53Turun ya
29:54Jadi ada beberapa
29:56Yang ini
29:56Saya pernah
29:58Ke Filipin
30:00Dan disana
30:00Di kota itu
30:02Dilarang pakai plastik
30:04Terus
30:04Kita belanja tuh
30:06Oh ternyata pakai
30:07Kantong semen
30:08Oh kantong semen
30:09Oke
30:09Atau ada yang
30:10Kalau banyak jadi kardus
30:12Gitu ya
30:12Kemudian
30:13Saya penasaran nih
30:15Ke pasar
30:16Gitu ya
30:17Kalau pasar gimana
30:18Gitu ya
30:18Ternyata di pasar
30:19Banyak dijual
30:20Tas-tas
30:22Guna ulang ya
30:25Tapi kadang-kadang
30:26Tas-tas
30:27Apa sih namanya ya
30:28Yang kualitas rendah
30:31Itu loh
30:31Yang kainnya itu ya
30:33Itu bikin kita juga
30:35Jadi rudet gitu
30:36Karena
30:37Banyak kan di rumah
30:38Akhirnya gitu
30:39Jadi numpuk lagi
30:40Itu jadi masalah lagi
30:42Yang bagus adalah
30:43Si tasnya
30:44Yang bisa diguna ulang
30:46Dan bagus kualitasnya
30:48Sehingga bisa dipakai lagi
30:49Terus menerus
30:50Kalau saya nemu tuh
30:53Di Filipina
30:53Itu di pasar
30:54Seperti itu ya
30:55Dan
30:55Saya penasaran nih
30:57Ke apotek
30:58Coba di apotek
30:59Biasanya kan apotek itu
31:00Kita dikasih
31:01Plastik kecil ya
31:03Obatnya dimasukin
31:04Ke plastikan
31:05Nah ternyata
31:06Di sana itu
31:06Pakainya
31:07Kertas minyak
31:09Kertas roti
31:10Gitu
31:11Jadi gak pakai
31:12Nah
31:12Sampai segitunya
31:13Kenapa
31:14Karena kota itu
31:15Sangat strike
31:15Nah saya gak tau sih
31:17Hari ini saya
31:18Kalau kesana lagi
31:19Apakah masih seperti itu
31:20Atau enggak
31:20Tapi yang pasti
31:21Kalau ngomongin tentang
31:23Penggunaan plastik
31:24Ya kita dorong
31:26Penegakan aturan
31:28Dari pemerintah
31:30Untuk retail
31:31Dan masyarakat
31:32Kalau menurut saya sih
31:33Masyarakat
31:34Akan ngikutin sih
31:36Gitu ya
31:37Seperti kalau misalnya
31:38Kita pakai helm
31:39Kenapa kita
31:40Dikasih helm
31:41Sama Pak
31:42Mang
31:43Grab atau Gojek
31:44Gitu ya
31:44Karena mereka takut
31:45Kena tilang
31:46Nah
31:47Karena ketakutan itulah
31:49Ada penegakan aturan
31:51Maka kita melakukan
31:52Nah orang Indonesia
31:54Atau orang kita itu
31:56Seringkali harus dipaksa
31:57Dulu gitu ya
31:59Baru jadi habit
32:00Sama ke seatbelt juga gitu ya
32:03Betul
32:03Karena memang
32:04Awalnya kan
32:05Karena
32:06Kita harus melakukan
32:09Habis harus melakukan
32:11Terbiasa
32:12Dari terbiasa
32:13Jadi
32:14Habit kan
32:16Kebiasaan
32:17Seperti saya
32:18Kalau misalnya
32:18Tidak bawa tumbler
32:19Misalnya gitu ya
32:20Perasaan ada yang kurang
32:22Gitu ya
32:22Itu
32:23Kemudian ya tadi
32:26Mau gak mau
32:27Kita harus
32:29Dorong itu
32:30Supaya
32:31Pemerintah
32:32Melakukan
32:33Ada lagi gak
32:34Bu Tini
32:34Itu kan yang aku tahu
32:35Ada lagi gak
32:36Kira-kira yang
32:37Harus ditegakkan
32:39Aturannya
32:39Dalam rangka
32:40Mengurangi volume sampah
32:41Di TPA
32:42Ah banyak sih
32:43Satu
32:44Yang pasti sih
32:45Ini ya
32:46Satu
32:46Tadi
32:48Pemilahan dari rumah
32:51Itu juga harus ditegakkan
32:52Harus ditegakkan
32:53Jadi
32:53Tidak dipilah
32:54Tidak diangkut
32:55Kan kota Bandung tuh
32:56Lagi
32:56Ceritanya gitu ya
32:57Ceritanya kan
32:58Tidak dipilah
32:59Tidak diangkut
32:59Tapi coba lihat
33:01Masih diangkut
33:02Berarti
33:04Yang diedukasi itu
33:05Selain masyarakatnya
33:07Memang sampahnya juga
33:09Kemudian
33:10Dari memang sampahnya juga
33:12Petugas TPS
33:13Dan petugas TPA
33:14Gitu
33:15Jadi
33:15Kalau menurut saya
33:17Ayo tegakkan aturan
33:18Tidak memilah
33:19Tidak diangkut
33:20Yang kedua
33:21Ya tadi
33:21Pelarangan penggunaan
33:25Plastik
33:26Kantong plastik
33:27Itu sih
33:28Dua itu dulu aja
33:30Kalau menurut saya
33:31Kalau banyak kan liar ya
33:34Tapi menurut saya
33:35Dua itu saja
33:36Sudah banyak tuh efeknya
33:38Itu sudah sangat
33:39Signifikan ya
33:41Kalau kita lihat
33:42Di kota Bandung itu
33:43Ada 151 kelurahan ya
33:45Nah
33:46Setahu saya
33:48Saya gak tahu lagi ya
33:49Update sekarang
33:50Tapi setahu saya
33:51Ada 149 kelurahan
33:53Yang punya
33:54Apa ya
33:57Instalasi magot gitu
33:58Sehingga
33:59Si sampah organiknya itu
34:00Selesai di wilayah
34:02Nah itu
34:02Menurut saya pernah
34:04Lihat data-data gitu ya
34:05Itu sangat
34:06Signifikan
34:08Mengurangi sampah
34:08Ke TPA gitu ya
34:10Walaupun memang
34:11Di perjalanan
34:13Pasti ribet
34:14Ribet dan ribet
34:15Nah
34:16Sudah aturan dua itu saja
34:18Pelarangan penggunaan
34:19Plastik sekali pakai
34:21Dan
34:22Milah sampah
34:23Tidak dipilah
34:24Tidak diangkut
34:25Itu tegakan
34:26Insya Allah selesai
34:28Banyak
34:28Banyak banget pengurangan
34:29Banyak banget
34:30Beban di TPA itu ya
34:31Ya kayak tadi
34:31Soalnya kan komposisi sampah organik
34:33Sekitar 40-60%
34:37Sudah selesai dulu itu ya
34:38Selesai kan
34:39Gitu ya
34:40Kemudian
34:41Sisanya udah dipilah lagi
34:42Dipilah lagi
34:43Ada yang
34:43Pidwiter
34:44Pidwiter itu mungkin 10%
34:45Atau berapa persen kan
34:4620%
34:47Sampai 30%
34:49Berarti sisa dikit banget ya
34:51Sisanya itu tuh
34:52Nggak lebih dari 40%
34:54Ya 30% lah
34:55Mungkin sekitar segitu ya
34:56Jadi
34:57Ya
34:58Biarlah itu sama
34:59Urusan pemerintah ya
35:00Gitu ya
35:01Dan
35:02Jadi waste to energy apa ya
35:03Itulah 30% itu ya
35:04Dan pemerintah itu
35:05Sebetulnya ada PR
35:06Satu lagi sih
35:07Sebetulnya
35:08Kalau yang saya pikir
35:09Adalah yang tadi
35:10B3
35:11Oh iya B3
35:13Betul
35:14Jadi B3 itu kan
35:15Adalah salah satu
35:17Sampah yang
35:18B3 rumah tangga ya
35:19Kalau B3 kantor
35:21Atau
35:21Rumah sakit
35:21Industri mah itu mah
35:23Udah urusannya
35:24Beda lagi ya
35:25Tapi kan B3 di rumah tangga
35:27Juga ada ya
35:27Kayak baterai
35:28Lampu
35:29Kabel
35:30Orang kan sekarang mudah
35:32Membuang kabel ya
35:33Karena murah banget ya
35:33Kabel casan
35:34Kabel ini
35:35Kemudian juga
35:37Sisa obat
35:37Alat-alat elektronik
35:39Nah yang paling susah itu adalah
35:40Sisa obat
35:41Kalau barang-barang elektronik
35:43Kabel dan lain sebagainya
35:44Masih bisa kita kasih ke
35:46Bank sampah
35:46Mereka pretelin
35:48Ya
35:49Nah gitu
35:50Tapi kalau sisa obat
35:51Ini yang jadi
35:53PR pemerintah
35:54Buat saat ini
35:55Gitu ya
35:55Gimana caranya
35:56Supaya
35:57Si
35:58Sisa obat-obatan ini
36:00Bisa diterima
36:01Karena kalau disatukan dengan
36:03Organik
36:03Pasti gak mungkin kan
36:05Gak mungkin kan
36:06Gitu ya
36:07Kemudian
36:08Dikasih ke residu
36:10Takutnya
36:11Dia
36:12Bersatu dengan
36:13Di TPA ya
36:15Dan
36:16Ada ketakutan
36:17Tersendiri
36:18Ketika
36:19Saya
36:19Pernah baca
36:20Bahwa obat-obatan
36:22Kalau ngebuang obat itu
36:23Harus dirusak
36:23Harus dirusak
36:25Karena biasanya
36:26Ada yang
36:27Takut dijual lagi ya
36:28Ya
36:28Masyarakat kita mah pintar soalnya
36:30Kreatif ya
36:31Kreatif gitu ya
36:32Nah itu harus dirusak
36:33Supaya
36:34Tidak digunakan kembali
36:36Obat dan kosmetik
36:37Sebetulnya
36:38Oh kosmetik juga ya
36:39Ya
36:39Yang saya pernah
36:40Baca itu bahwa
36:41Kalau kita ngebuang obat
36:43Dan kosmetik
36:44Sisa itu harus bener-bener
36:45Dirusak
36:46Supaya tidak bisa
36:47Digunakan kembali
36:50Nah itu masih jadi PR ya
36:51Sisa obat
36:51PR
36:52Sisa obat pil
36:53Terus
36:54Walaupun kita bisa ngumpulin
36:55Tapi bawa kemana nih
36:56Nah itu
36:57Itu masih PR pemerintah
36:58Sisa obat sirup
36:59Apa nih
36:59Bawa kemana nih kan
37:00Betul
37:01Itu udah tingkat lanjut tuh
37:02Udah jauh dari yang tadi
37:03Organik-organik
37:04Udah jauh banget nih
37:05Udah jauh
37:06Ya itu B3 ya
37:07Nah warna tempat sampahnya
37:08Beda merah
37:09Iya
37:09Karena
37:10Kalau kita ngomongin
37:11Tentang pemilahan sampah
37:13Harus ada 5
37:14Ya di Indonesia
37:165 ya
37:165
37:16Jadi
37:17Kalau hijau
37:18Itu organik
37:19Organik
37:19Kalau yang kuning
37:21Itu guna ulang
37:22Yang bisa dipakai ulang lagi
37:23Dipakai lagi
37:24Dipakai lagi
37:25Kalau yang biru
37:26Itu
37:27Daur ulang
37:28Jadi bisa kebang sampah
37:30Gitu ya
37:32Atau sedekah sampah
37:32Itu yang biru
37:33Yang guna ulang tuh kayak baju
37:34Baju kita
37:35Masih bisa dipakai
37:36Guna ulang bisa pakai
37:37Kemudian
37:38Kalau misalnya
37:38Ada botol
37:40Bisa dipakai lagi
37:41Oh kayak tumbler nih
37:42Udah gak enak
37:43Terus itu
37:44Botol kaca
37:45Kalau dulu jaman saya kecil kan
37:47Beli kecap
37:49Tinggal tuker
37:50Botolnya
37:51Ya udah diisi lagi
37:53Itu bisa diguna ulang
37:54Gitu
37:54Nah
37:56Kalau yang
37:58Itu biru ya
37:59Nah
37:59Itu biru
38:00Kalau daur ulang
38:01Nah kalau yang merah
38:02Ini B3
38:03Nah satu lagi ada residu
38:05Residu dan B3
38:06Ini diurus sama pemerintah
38:08Mau gak mau gitu ya
38:10Jadi
38:10Residu itu adalah
38:12Yang pasti ke
38:13TPA
38:14Nah kalau itu semuanya
38:16Dilakukan oleh semua orang
38:18TPA sebetulnya sedikit sih
38:20Sedikit banget ya
38:21TPA udah nganggur gitu ya
38:23Ya dikit
38:24Apalagi kan sekarang
38:26TPA gak boleh open dumping ya
38:27Dan itu lebih berat sih
38:29Dan
38:29Saya pernah baca juga
38:31Ya ini akankah
38:33Ditegakkan atau tidak
38:342030
38:35Sudah tidak boleh lagi
38:37Ada TPA
38:37Nah maka
38:39Kota kabupaten
38:40Harus berlomba-lomba
38:41Harus mikirin nih
38:43Gitu ya
38:43Gimana caranya
38:44Supaya selesai masalah sampahnya
38:47Dan saya kemarin
38:48Dikirimin
38:49TikTok ya
38:52Katanya Pak KDM
38:54Pak Gubernur Jawa Barat
38:56Ada statement dari Pak Gubernur itu
38:59Bahwa
39:00Desa-desa
39:01Yang masih jorok
39:03Kotor
39:04Pengolahan sampahnya gak benar
39:06Tidak akan turun
39:07Tidak akan turun
39:07Bantuan
39:08Keuangannya
39:09Nah
39:10Menurut saya ini
39:11Mari kita lihat ya
39:13Sampai dimana
39:14Penegakannya
39:16Belah dimana
39:17Apa
39:18Political will
39:20Dari Pak KADES-KADES
39:22Untuk berlomba-lomba
39:24Ya dan namanya
39:26Kebersihan
39:26Enak ya
39:27Dilihat dan di
39:28Apa ya namanya
39:30Kita hidup di tempat yang bersih kan
39:32Lebih nyaman
39:33Dibanding dengan yang kotor
39:34Hanya yang perlu diperhatikan
39:35Kalau sudah ada statement
39:37Kayak gitu
39:37Desa-desa ini kan
39:38Kepala desa ini gak semuanya punya
39:40Pengetahuan
39:41Ataupun kemampuan
39:42Untuk melakukan hal itu
39:43Perlu pendamping
39:43Pendamping kayak Butini ini kan
39:45Yang bisa mendampingi
39:47Dia kan supaya jangan sampai
39:48Dia kira ini tuh
39:49Benar gitu
39:50Padahal ini menjadi
39:51Racun untuk
39:52Masa depan
39:54Kayak gitu kan
39:54Nah
39:55Benar banget
39:56Dia kira ini
39:56Langkah misalnya
39:57Langkahnya
39:58Dia bakar nih
39:59Ada orang yang
40:00Jual insinerator
40:01Misalnya dengan klaim
40:03Temperaturnya sekian
40:04Segala macem
40:05Terus
40:05Dia lakuin itu
40:07Dia bilang ke Pak Kadem
40:07Pak saya udah berhasil
40:08Terlihatnya ini
40:10Jadi racun masa depan
40:11Kayak gitu kan
40:12Ya itu
40:12Betul sekali
40:13Jadi kadang-kadang
40:15Kita itu
40:16Menyelesaikan masalahnya
40:17Hanya untuk saat ini
40:19Betul
40:20Lupa kalau masalah itu
40:21Diselesaikan
40:22Akan menimbulkan
40:24Masalah di kemudian hari
40:25Yang lebih besar
40:26Nah
40:27Mudah-mudahan
40:28Ini bukan jadi
40:30Apa ya
40:31Ini bisa jadi
40:33Tongkak sejarah kita baru
40:34Bahwa ada
40:35Edukasi
40:37Ya edukasi
40:38Jangan hanya ke masyarakat
40:40Tapi juga ke
40:42Para kade
40:43Perangkat-perangkat
40:43Ke pemangku kebijakan
40:45Bahwa kalau mau
40:46Menyelesaikan sampah
40:47Itu harus menyelesaikan
40:50Secara menyeluruh
40:51Jangan sampai
40:52Menimbulkan masalah
40:53Di kemudian hari
40:54Apalagi hanya dibakar
40:56Tanpa ada
40:58SNI ya
40:59Gitu
40:59Itu sih mungkin ya
41:02Benar banget tuh
41:03Jadi
41:03Dia pengennya selesai
41:05Karena tujuan ini
41:06Depan dana itu kan
41:07Pokoknya gue selesai
41:08Dia tunggu nih
41:09Pendawaran-pendawaran
41:10Yang datang kan
41:11Ah ini paling memungkinkan nih
41:12Anggarannya cocok
41:13Udah kita beresin kan
41:14Nah itu yang bikin
41:15Saya sedih juga sih
41:16Karena aku banyak melihat
41:19Saya banyak melihat di
41:21Di kabupaten-kabupaten lain
41:24Artinya di desa-desa itu
41:26Untuk menyelesaikan masalah sampah itu
41:28Ya mudah banget
41:29Ya udahlah bakar aja
41:31Dan bakarnya itu ya
41:33Semuanya
41:35Semuanya dibakar
41:36Tidak dipilah dulu
41:37Daun kering juga dibakar
41:39Nah itu yang sebetulnya
41:41Perlu dipikirkan oleh
41:44Kita bersama ya
41:45Bukan hanya pemerintah
41:46Karena
41:46Kita bagi tugas lah ya
41:49Gitu ya
41:49Karena ada
41:50Kalau kita balik lagi ke belakang
41:53Ada Jaksranas dan Jaksrada
41:55Gitu ya
41:56Kebijakan strategi nasional
41:58Dalam menyelesaikan masalah sampah itu
42:00Kalau di kota kabupaten
42:01Jadi daerah gitu ya
42:03Nah itu tuh ada pembagian tuh
42:0570% penanganan
42:0730% pengurangan
42:0930% oleh masyarakat
42:1270% oleh pemerintah
42:15Nah ya mau gak mau
42:16Semuanya tuh memang
42:18Jadi harus bekerja sama
42:19Pemerintah
42:20Masyarakat
42:22Media
42:23Ya sama kayak Bandung
42:24Kayak hari ini nih
42:25Kayak hari ini ya
42:26Gitu ya
42:26Kemudian juga
42:28Pemangku kebijakan
42:30Kemudian itu akademisi
42:31Satu lagi adalah
42:33Jangan lupa
42:33Itu
42:34CSR ya
42:35Artinya
42:36Dunia Usaha
42:37Jadi itu
42:38Salah satu yang
42:39Menurut saya sih
42:41Sebetulnya
42:41Ya harus bareng
42:43Gitu
42:43Mau gak mau
42:44Nyelesaikan masalah sampah
42:45Mau gak bisa
42:46Untuk pemerintah saja
42:48Masyarakat saja
42:49Dan jangan nyalahin masyarakat doang
42:51Gitu ya
42:51Karena masyarakat itu juga
42:53Perlu guide
42:54Tadi ya
42:54Perlu dibimbing
42:55Bahwa
42:56Ya teku mah acara
42:57Nah gitu
42:58Nah
42:58Ya mudah-mudahan
43:00Ya saya gak
43:01Sendirian sih
43:02Banyak ya
43:02Banyak yang seperti saya
43:04Dan bahkan lebih hebat dari saya
43:05Gitu
43:05Itu ya
43:07Perlu diperbanyak
43:08Kader-kader lingkungan
43:10Seperti itu
43:11Atau penggiat-penggiat lingkungan
43:13Seperti ini
43:13Perlu diperbanyak
43:14Dan
43:14Perlu diperbanyak
43:16Media-media
43:17Seperti ini
43:18Supaya masyarakat
43:19Teredukasi
43:20Bagaimana caranya
43:21Dan lain sebagainya
43:22Oke
43:22Sip
43:23Makasih banyak Butini
43:24Sudah mampir ke Bandung TV
43:25Hari ini
43:26Semoga
43:26Pembicaraan kita
43:27Bermanfaat
43:28Untuk lingkungan
43:29Karena kalau kita
43:30Selamatkan lingkungan
43:31Lingkungan akan
43:32Selamatkan kita
43:33Sampai ketemu lagi
43:34Di episode OC selanjutnya
43:35See you
43:36Sub indo by broth3rmax
43:51Sub indo by broth3rmax
Komentar

Dianjurkan