00:00Topik berikutnya di Sapa Indonesia Malam.
00:02Pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah
00:04membuat para pelaku usaha kecil menengah rugi.
00:08Omset turun drastis jutaan rupiah
00:10hingga menerima komplain dari pelanggan.
00:16Pemadaman listrik bergilir sejak beberapa hari belakangan
00:19merugikan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
00:23Di Kota Semarang, omset usaha bengkel menurun drastis
00:26karena semua peralatan tak bisa beroperasi.
00:28Salah satunya bengkel di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunung Pati.
00:46Pemilik laundry di Kelurahan Patemon, Semarang juga merugi
00:49akibat pemadaman listrik bergilir.
00:52Karena semua alat bergantung pada listrik,
00:54seluruh pengerjaan tertunda hingga mendapatkan komplain pelanggan.
00:59Dari customer tentunya pengennya barangnya selesai tepat waktu.
01:03Tapi karena ada pemadaman listrik,
01:053-4 jam jadi kita molor.
01:09Nah, di situ terjadi komplain dari customer,
01:11kemudian tidak datang ke sini lagi,
01:12itu juga berdampak bagi usaha seperti kami.
01:16Di Kota Belora, Jawa Tengah,
01:18pemilik usaha penggilingan padi di Desa Kamolan
01:20juga rugi akibat pemadaman listrik bergilir
01:22kerap terjadi hingga 3 jam lamanya.
01:26Terus ini penggilingan berhenti berarti Pak prosesnya, Pak?
01:28Berhenti, karena tidak bisa nyala listrik, tidak bisa nyala.
01:33Satu minggu ada bisa dua kali, ada bisa tiga kali.
01:39PLN minta maaf atas pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.
01:42PLN mengungkap pemadaman terjadi karena kendala teknis
01:46pada dua pembangkit listrik mitranya.
01:49Pasokan batu bara pada sejumlah pembangkit
01:51juga bagian dari kendala.
01:53Pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.
01:55Ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya
02:01karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir.
02:08Tim PLN bersama-sama dengan tim mitra kami
02:15agar perbaikan dua PLTU besar ini
02:19bisa berjalan dengan cepat.
02:23Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlila Hadalia
02:25menyatakan telah meminta percepatan mitigasi
02:27atas pemadaman listrik bergilir kepada PLN.
02:30Ia juga kembali menekankan kelangkaan batu bara
02:32untuk pasokan pembangkit listrik PLN dan mitranya.
02:35Ia bilang telah berkomunikasi intensif
02:37dengan Direktur Utama PLN empat hari terakhir
02:39terkait teknis mencegah pemadaman listrik berlanjut.
02:43Ia bilang tidak ada kendala pasokan batu bara
02:45dari pihak Kementerian SDM ke PLN.
02:47Namun PLN perlu memastikan teknis
02:49distribusi batu bara tersebut terpenuhi
02:51ke pembangkit listrik PLN dan mitranya.
02:57Batu bara tidak ada kelangkaan.
02:59Nah tapi teknisnya untuk sampai di powerplannya
03:04itu bukan tugas Dirjen Merba.
03:07Itu sudah merupakan teknis daripada
03:10manajemen logistik yang dilakukan oleh PLN.
03:14Jadi pemerintah punya kewajiban adalah
03:16menyiapkan alokasi perusahaannya apa
03:20dan segera mendorong untuk kontrak.
03:22Masalahnya yang PLN sampaikan itu adalah
03:25mereka kekurangan medium.
03:27Kalori yang medium.
03:29Tapi itu kan teknis mereka.
03:32Sama?
03:34Sama maintenance.
03:37Lalu apa dampaknya jika pemadaman bergilir
03:39terus berlangsung?
03:41Adakah cara yang harus dilakukan pemerintah
03:42untuk mengatasi ini dan
03:43benarkah pembangkit kita baik-baik saja?
03:46Bergabung dalam diskusi.
03:47CEO Institute for Essential Services Reform
03:49IESR sekaligus pengamat dan ahli transisi energi
03:53Fabi Tumiwa.
03:54Mas Fabi selamat malam.
03:55Selamat malam.
03:56Ini kondisi yang memang masalah teknis
03:59yang di luar kendali kita
04:00atau sebetulnya sudah bisa diprediksi Mas?
04:04Ya sebenarnya ini sesuatu yang harusnya
04:07tidak terjadi ya.
04:08Pemadaman listrik.
04:09Dan kalau kita tahu sebenarnya
04:10kalau kita lihat dari kapasitas terpasang
04:13daya listrik yang ada di Jawa Bali
04:15dan juga berdasarkan dari beban puncak
04:21sebenarnya situasi seperti ini
04:24harusnya tidak terjadi.
04:26Jadi memang dugaan saya ada sejumlah faktor
04:28tapi faktor yang dominan
04:31itu memang ada pembangkit yang mengalami
04:35mengalami kendala.
04:37Tetapi faktor yang dominan
04:39menurut saya adalah
04:41ketersediaan batubara
04:45di sejumlah pembangkit PLTU
04:47yang hari ini mungkin di bawah batas aman.
04:52Dan ini karena adanya
04:55hari operasi pembangkit
04:58atau cadangan batubara
05:00yang tidak dalam kondisi aman
05:02maka PLTU-PLTU tersebut
05:05bekerja atau beroperasi
05:08di bawah daya mampu maksimalnya.
05:12Nah, oleh karena itu
05:14memang kita melihat
05:15ada defisit pasokan listrik
05:18di Jawa Bali
05:19dan karena ini terjadi di banyak PLTU
05:23ada 27 PLTU di Jawa Bali
05:27saya kira sekitar 60-70 persen
05:31pasokan batubaranya itu
05:32tidak dalam kondisi aman
05:34atau berkisar antara 5-7 hari saja
05:38oleh karena itu
05:39untuk menghemat penggunaan batubara
05:43sampai menunggu pasokan datang
05:46maka dilakukan pengurangan operasi
05:50pengurangan daya
05:51sehingga terjadi defisit
05:53defisitnya itu cukup besar
05:55dan terjadi di banyak pembangkit
05:58oleh karena itu kita lihat
06:00bahwa kemadaman bergilir ini
06:03terjadi merata ya
06:04dari Jawa Barat sampai di Bali
06:05dan ini dampaknya sebatas pada ekonomi
06:08atau ada dampak yang lebih serius lagi mas?
06:10kalau dampak tentunya
06:11seperti yang kita tadi saksikan ya
06:14buat konsumen listrik
06:16pemadaman ini sangat merugikan
06:19misalnya bagi mereka yang punya usaha
06:21jika terjadi pemadaman antara
06:24yang terjadi rata-rata sekarang ya
06:25antara 3 sampai 5 jam
06:27tentunya itu sangat mengganggu
06:30usaha mereka
06:31belum lagi
06:33kita lihat di sejumlah
06:35usaha misalnya
06:37kalau mereka harus menyala listriknya
06:41maka mereka akan
06:42menggunakan genset misalnya
06:43nah genset itu mereka harus bakar
06:45BBM dengan harga yang cukup mahal
06:47jadi kalau bisa dibilang
06:50yang namanya pemadaman listrik
06:52itu membawa kerugian
06:54bagi konsumen ya
06:57besar kecilnya
06:58tergantung dari
07:01bagaimana listrik itu dipakai
07:03oke
07:04sehingga solusinya adalah
07:06menambah atau menambah
07:07pasokan batu bara itu saja
07:08atau ada solusi yang ngerasanya
07:09lebih cepat dan lebih efisien
07:11untuk menjawab masalah ini
07:12biar masalah pemadaman
07:13tidak terus-terusan berlanjut seperti ini
07:16ya solusinya adalah
07:18mengamankan pasokan batu bara
07:20seperti yang tadi saya sampaikan
07:23bahwa rata-rata
07:25cadangan atau ketersediaan batu bara
07:28di pembangkit
07:29pembangkit yang ada di Jawa Bali
07:31itu dalam kondisi yang kritis
07:34kritis itu di bawah 10 hari
07:36karena sesuai dengan perdir PLN
07:41cadangan batu bara
07:42atau hari operasi pembangkit
07:45itu harusnya
07:45kalau saya tidak keliru
07:47itu kira-kira
07:4721 atau 25 hari
07:51jadi kalau misalnya hari ini
07:53rata-rata
07:55HOP
07:56pembangkit
07:57itu di bawah
07:597 hari
08:00itu sudah dalam situasi
08:01kritis
08:04bahkan
08:04kalau kita lihat
08:06ada sejumlah pembangkit
08:08yang
08:08HOPnya itu mungkin
08:10sudah di bawah 5 hari
08:11jadi memang mereka harus
08:12benar-benar
08:13menghemat
08:14memang tetap menyalakan
08:17pembangkit listriknya
08:19karena kalau mati total
08:22menyalakan lagi
08:23PLTU itu butuh waktu yang lama
08:25maling tidak mungkin
08:27butuh waktu 1-2 hari
08:28sampai menyala
08:30kembali masuk ke sistem
08:32jadi
08:32menurunkan
08:35operasinya
08:36itu adalah cara
08:38untuk mengamankan
08:40pasokan listrik
08:41sebenarnya
08:41tapi
08:42karena ini terjadi
08:44di banyak
08:45PLTU
08:46oleh karena itu
08:48defisit
08:49secara
08:49agregat
08:51itu cukup besar
08:51sehingga menurut Anda
08:53singkat saja
08:53kalau kondisinya seperti itu sekarang
08:55pemadaman kemungkinan
08:56akan berlanjut
08:56saya menduga
08:58kondisi ini
09:00masih akan terjadi
09:01dalam mungkin
09:022 minggu ke depan
09:03jadi
09:04masyarakat sih
09:05harusnya siap-siap
09:07waspada
09:07dan
09:08kita harapkan
09:09PLN memberikan
09:11informasi
09:13mengenai
09:14pemadaman
09:14bergilir kepada
09:16konsumen
09:16jadi
09:18konsumen listrik
09:19itu memang bisa
09:21bersiap-siap
09:22dan
09:23menyikapi
09:24kalau misalnya
09:25terjadi
09:25pemadaman
09:26oke
09:27Mas Fabi Tumiwa
09:28terima kasih banyak
09:28sudah mau berbagi pandangan
09:29bersama saya kali ini
09:30selamat malam Mas
09:31terima kasih
09:32selamat menikmati
09:32selamat menikmati
09:33selamat menikmati
Komentar