Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Salah satu laga menarik di fase grup Piala Dunia 2026 adalah Belanda menghadapi Jepang pada Senin (15/6/2026) pukul 03:00 WIB.

Di atas kertas, Belanda lebih diunggulkan. Namun, Jepang kerap merepotkan tim-tim besar lewat permainan disiplin dan transisi cepat mereka.

Lalu, bagaimana peluang kedua tim dalam pertandingan ini? Simak pembahasannya bersama jurnalis Kompas TV, Radi Saputro dan Langga Cominac.

#pialadunia2026 #belgia #jepang

Produser: Aditya Pramana
Camera Person: Baried Harwiensyah & Jonathan Wirayudha
Editor: Lintang Amiluhur

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/674820/belanda-vs-jepang-bongkar-prediksi-formasi-duel-frank-de-jong-kubo-di-piala-dunia-2026
Transkrip
00:00Ada satu nama yang juga, tadi Franky udah disebut, satu nama juga yang adeknya main di Persib, Bandung.
00:06Betul, Tijani Raiders.
00:08Tau nggak kira-kira kenapa dia namanya depannya Tijani?
00:12Tau nggak?
00:12Nggak kebayang.
00:12Sejarahnya?
00:13Nggak tahu.
00:13Gue juga baru tahu, ternyata, sekarang gue excited banget ngomongin Jepang.
00:17Iya.
00:17Gue tuh excited banget, kenapa?
00:18Karena kita pernah ngelawain Jepang nih, Indonesia.
00:20Dan memang kerepotan banget lah, Indonesia memang masih di atas ke atas masih jauh.
00:24Tapi kalau lawan Belanda, gue rasa akan lawan sih.
00:28Takefusa ya?
00:29Kubo ya.
00:29Karena kan dia sejak awal kemunculannya selalu dinobatkan sebagai wonderkidnya, wonderkidnya Jepang gitu.
00:37Cuka ngacak-ngacak lah.
00:38Betul.
00:44Halo sahabat KompasTV, sekarang KompasTV punya podcast yang namanya Arah Juara,
00:50yang ngomongin Pesta Bola Dunia Tahun 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko dan juga Kanada.
00:56Nah untuk pertandingan atau prediksi yang akan kita review pertama kalinya ini, pertandingan antara Jepang dan juga Belanda yang akan
01:06berlangsung dini hari nanti.
01:07Ini pasti seru banget dan kita akan langsung bahas bareng dengan Jurnalis KompasTV, Langga Komina.
01:14Halo.
01:14Bang Langga.
01:15Halo Kang Reddy.
01:16Ini Langga ini juga Liverpoolian guys.
01:20Kalau gue kan udah jelas ya ngebutannya ya.
01:22Ini jersi yang lu pake, jersi apa nih nggak?
01:24Jersi ini replika timnas Indonesia waktu di Pialaib.
01:28Ada tanda tangannya guys, Kurniawan Dudilan tuh.
01:30Bang Kurus dipake nih bajunya, ada tanda tangannya. Bang Kurus bener-bener nonton aja.
01:34Siap.
01:34Nah langsung aja kita bahas nih, Belanda versus Jepang.
01:38Ya.
01:38Kita lihat Belanda dulu deh, lu kan Liverpool keliar nggak?
01:40Ya.
01:41Banyak tuh pemain Liverpool disitu kan?
01:42Betul.
01:43Nah kira-kira dengan apa ya, gue nggak bilang Liverpool jelek ya di musim ini.
01:48Tapi kontribusi tiga pemain ini di Liverpool dan akhirnya sekarang di bawah timnas Belanda ada Virgil van Dijk.
01:54Ada Gravenberg.
01:55Gravenberg sama satu lagi.
01:56Kakpo.
01:57Kodi Kakpo.
01:57Gimana kira-kira ngeliat racikannya Belanda dengan tiga pemain pilar Liverpool nih?
02:02Kalau ngeliat line up yang dibawa ya sama Ronald Koeman,
02:06kan kelihatannya tiga pemain ini bakal bisa kemungkinan besarnya jadi starter nih.
02:12Starter.
02:13Virgil dengan pengalamannya dia akan mimpin lini pertahanan.
02:18Ya dia cukup tampil konsisten lah ya di Liverpool menit bermainnya juga tinggi.
02:24Kemudian pengalamannya juga dari piala dunia-piala dunia sebelumnya.
02:28Nah Gravenberg mungkin dia akan berduet nih sama Frankie de Jong.
02:33Frankie de Jong.
02:34Frankie de Jong.
02:35Berarti formasinya?
02:37Bisa jadi 4-3-3.
02:384-3-3 ya?
02:394-3-3.
02:39Memang patternnya Koeman kan memang?
02:40Betul.
02:41Nah memang kalau ngeliat squad yang dibawa ya akan besar kemungkinan tiga pemain ini akan turun sebagai starter.
02:51Starter.
02:51Kodi Gapo di kiri menemani Memphis DeFi.
02:57Atau Daniel Malen ya?
02:58Atau Daniel Malen ya?
02:59Atau Somerville?
03:01Somerville itu di kanan ga?
03:02Kanan.
03:02Betul.
03:02Oke oke oke.
03:03Jadi walaupun sebenarnya Kodi Gapo juga kan di Liverpool performanya juga ga terlalu bagus ya.
03:08Tapi mungkin konsistensi dia atau kebugarannya dia bisa jadi pertimbangannya si Ronald Koeman nih buat ngisi line up.
03:17Oke.
03:18Nah ada satu nama yang juga tadi Frankie udah disebut.
03:22Satu nama juga yang adeknya main di Persib Bandung.
03:25Betul.
03:26Tijani Reinders.
03:28Tau ga kira-kira kenapa dia namain depannya Tijani?
03:31Tau ga?
03:31Ga kebayang?
03:32Sejarahnya.
03:32Gue juga baru tau.
03:33Ternyata bapak ibunya namain depannya Tijani itu ngefans sama Tijani Babanginda lu tau ga?
03:38Oke.
03:41Ngefans banget ibu bapaknya sama Tijani Babanginda lu tau ga?
03:47Nah gimana nih peran sentral Tijani ketika ada di timnas Belanda sementara di English Premier League juga belum optimal ya?
03:56Belum.
03:56Tapi setidaknya dari performa dia dia kan mungkin akan lebih jadi penghubung antara lini tengahnya Belanda ke lini serang nih.
04:07Jadi dia yang akan bantu penyerangan di squad Belanda.
04:12Walaupun sebenernya secara performa di Manchester City munit bermainnya tidak sebanyak ketika waktu pertama kali dia pindah dari AC Milan
04:22nih.
04:22Oke.
04:23Tapi memang bisa dikatakan ketika dia bermain mungkin dia akan memberikan 100% gitu.
04:30Oke.
04:30Gitu sih.
04:31Oke oke.
04:32Kalo ngomongin kehilangan, Belanda nih sebenernya kehilangan backside kanannya.
04:38Jurian Timber.
04:39Jurian Timber kan kemarin masuk line up eh ternyata cedera.
04:42Tapi masih ada adiknya sih Quentin.
04:44Cuman Quentin beda posisi.
04:45Kira-kira di kanan kan ada juga nama Denzil Dumfries yang juga juara di Italy.
04:51Betul.
04:52Kira-kira bakal bisa ngimbangin posisinya Timber.
04:55Karena Timber pilihan utama Koeman sebelumnya.
04:57Nah mungkin ya kita balik lagi ya nanti kita lihat gaya permainannya seperti apa.
05:01Apakah benar-benar melebar.
05:02Oke.
05:03Karena kan kekuatan Belanda ini di tengahnya juga apa ya.
05:08Kita bisa bilang dia mungkin akan lebih banyak main kaki ke kaki di lini tengah nih.
05:13Ketimbang ngandalin pergerakan lebar lapangan gitu.
05:18Kalo keeper kayaknya dulu kan keeper punya nama-nama besar ya?
05:23Oh nama-nama besar.
05:23Kalo Belanda tuh?
05:24Besar.
05:25Terus?
05:26Ada dulu keeper Ace Roma tuh.
05:28Siapa ya?
05:29Di Barcelona siapa?
05:30Jasper Celesen.
05:31Celesen.
05:32Kan banyak banget.
05:33Dulu Newcastle ada team crew.
05:35Team crew.
05:36Spesialis ada penalti.
05:37Oh ini benar.
05:38Sekarang kayaknya agak susah ya.
05:40Susah.
05:41Itu regenerasinya kurang apa gimana?
05:43Kayaknya persaingan keeper juga sekarang keeper dunia ya.
05:47Apa namanya.
05:48Makin, makin, makin, makin ketat gitu persaingan keeper dunia.
05:53Bahkan kayak keeper seperti Bono aja yang negaranya.
05:57Kasih Bono ya?
05:57Betul.
05:58Negaranya boleh dibilang bukan negara peringkat unggulan tapi dia bisa jadi keeper utama tim besar misalnya.
06:04Tapi sekarang punya keeper namanya Bart van Bruggen.
06:08Ini pemain Brighton.
06:09Brighton.
06:10Brighton.
06:10Kayaknya best of the best pilihannya Komen sekarang ada ya.
06:14Betul.
06:15Pilihan lain namanya besar memang sudah ya sudah berusia dan nggak bisa lagi tampil untuk.
06:19Walaupun sebenarnya ya.
06:20Walaupun sebenarnya untuk usia keeper ya.
06:22Itu agak panjang ya.
06:23Sampai 40 kayak misalnya kita lihat Buffon.
06:26Ya Buffon, David Seaman waktu Piala Dunia 2002.
06:30Dino Zoff juga dulu ya.
06:31Ya betul.
06:32Sampai 40.
06:33Ya jadi sebenarnya bahkan dulu keepernya Inter Milan toldo juga.
06:39Sampai usia hampir 40 gitu.
06:41Jadi ya mungkin persaingannya juga ketat dan nama-nama baru yang muncul ini tidak keluar ke Liga-Liga top gitu.
06:51Oke nah sekarang gue excited banget ngomongin Jepang.
06:53Iya.
06:53Gue tuh excited banget.
06:54Kenapa?
06:55Karena kita pernah ngelawain Jepang nih.
06:56Iya betul.
06:56Dan memang kerepotan banget lah.
06:58Indonesia memang masih di atas-atas masih jauh.
07:01Tapi kalau lawan Belanda gue rasakan lawan sih Jepang kira-kira.
07:05Menurut gimana?
07:06Kalau kita berkaca dari pengalaman Piala Dunia sebelumnya ya.
07:09Ingat bagaimana dia comeback lawan Jerman dan Spanyol.
07:13Dan sekarang melawan Belanda.
07:16Jepang itu sekarang udah gak bisa dianggap sebagai kekuatan Asia aja.
07:21Tapi dia juga udah jadi kekuatan bisa perkembangan sepak bolanya juga pesat gitu.
07:26Uji coba terakhir kemarin lawan Brazil juga.
07:29Kita lihat sendiri kan kayak gimana hasilnya.
07:31Terus pemainnya juga udah mulai rata berkarir di Eropa.
07:35Walaupun sebenarnya ada beberapa nama yang gak bisa ikut di Piala Dunia kan.
07:40Oh ada ya?
07:40Yang absen siapa ya?
07:41Yang nama besar yang absen Jepang?
07:43Kairo Mitoma misalnya.
07:44Oh Mitoma iya.
07:44Mitoma Brighton ya?
07:45Brighton.
07:46Padahal dia..
07:47Dia masuk ya?
07:47Ke jedera.
07:49Oh..
07:49Padahal dia andalan di sisi kiri.
07:51Kita tahu lah di Brighton dia kecepatannya kayak apa.
07:53Tusukan-tusukannya.
07:56Terus Takumi Minamino juga gak ikut.
07:58Iya iya iya.
07:59Penyerang Monaco.
08:00Terus yang baru kan Wattaro Endo juga.
08:02Hah?
08:03Wattaro Endo juga?
08:03Wattaro Endo.
08:04Gua beritahu.
08:05Dia di menit-menit terakhir kalau gak salah 2-3 hari yang lalu.
08:09Mengundurkan diri dan langsung mengumumkan pensiun pula dari..
08:13Oh gitu sekalian.
08:14Sekalian.
08:14Karena cedera yang gak habis-habis.
08:18Mungkin mau konsen di Liverpool.
08:19Kita gak tahu ya dengan pelatih baru ini apakah masih masuk skema atau enggak.
08:25Oke gitu ya.
08:26Andoni ya.
08:26Andoni ya.
08:27Nah berarti kalau si Endo gak masuk.
08:31Penggantinya siapa tuh yang pas?
08:32Kalau gue liat disini ada Aotanaka.
08:34Eh dia tuh ini kan.
08:35Defense middle fielder kan.
08:37Disini ada Aotanaka atau Ichi Kamada.
08:39Ini yang paling pas.
08:40Kalau ngeliat performa sih mungkin Kamada ya.
08:44Karena kan dia di Crystal Palace kan.
08:46Iya bener.
08:47Crystal Palace.
08:47Jadi atmosfer Liga Inggris.
08:51Dan pace apa ya.
08:54Pace Jepang yang sekarang kan beda ya.
08:57Kalau kita ngeliat mungkin 10 atau 15 tahun kebelakang Jepang tuh mainnya textbook ya.
09:04Dia rapih tapi gaya permainannya monoton.
09:07Nah sekarang dengan pemain-pemain yang main di Lega Eropa ini kreasi serangannya tuh lebih tajam gitu.
09:15Ya kita liat sendiri lah Timnas kita.
09:17Waktu kemarin kita tandang ke Jepang.
09:19Dengan pemain yang sebenernya.
09:22Banyak yang bilang itu squad lapis 2.
09:25Kita liat sendiri skornya kan hasilnya seperti apa gitu ya.
09:28Iya gitu sih.
09:30Tapi ini lah sekali lagi.
09:32Kenapa gue excited ngebahas Jepang.
09:34Ini baru gue perhatiin.
09:35Kayak misalnya.
09:36Weda.
09:37Weda main di Venod.
09:38Venod peringkat 2 ya kemarin Liga Belanda ya.
09:40Betul.
09:41Terus Junya Ito di Geng.
09:43Geng itu Liga apa ya?
09:44Geng Belgia.
09:45Belgia.
09:45Oke benar.
09:46Lalu ada Takefusakubo.
09:49Real Sociadad.
09:49Real Sociadadnya juga hati-hati.
09:52Ada Ritsudowan.
09:53Ritsudowan tuh Entra Frankfurt.
09:55Jerman.
09:56Siapa lagi coba?
09:57Yang gak main di Liga Eropa.
09:59Kayaknya dia semua.
09:59Lits United ada Otanaka.
10:01Backnya juga kan dulu mantan Arsenal bukan ya?
10:04Iya.
10:05Tomiyasu.
10:06Betul.
10:06Sekarang main di Ajax.
10:09Artinya perpindahan liganya dari Arsenal ke Ajax ya oke lah.
10:11Masih kompetitif lah dan dia juga ada di level top gitu.
10:15Nah.
10:16Kalau ngomong tadi kan udah line up pemain ya.
10:18Satu-satu kita bahas benda.
10:19Tadi strateginya siapa?
10:21Komen.
10:23Kira-kira 4-3-3.
10:25Bakal dilawan dengan formasi yang sama sama Moriasu atau ada apa ya?
10:30Mereka atau Moriasu agak pengen menyimbangkan depan belakang?
10:34Kalau di atas kertas.
10:35Di atas kertas ya.
10:36Mungkin sama 4-3-3.
10:37Tapi mungkin pergeserannya di lapangan menjadi 4-2-3-1.
10:41Inverted ya?
10:42Betul.
10:42Open play.
10:43Betul.
10:44Oke.
10:44Jadi dia akan bikin compact lini tengahnya supaya Belanda tidak nyaman nih mainin aliran bolanya.
10:54Tapi bukannya dia biasanya main 3-back belakang ya?
10:57Si Moriasu ini?
10:58Empat juga lah.
11:00Waktu lawan Indonesia kan empat.
11:02Selalu empat.
11:02Oke oke oke.
11:03Tapi memang lihat formasi Jepang dari pertandingan-pertandingan, dari uji coba-uji coba.
11:07Termasuk pas kualifikasi.
11:09Itu ini terus?
11:10Apa?
11:11Dinamis terus ya kayaknya ya?
11:12Enggak punya pattern yang pas.
11:14Yang khas gitu.
11:15Enggak ya?
11:17Sebenarnya karena kan di kualifikasi dia coba banyak pemain.
11:20Iya memang sih.
11:21Coba banyak pemain.
11:21Tapi hasilnya dia jaringnya 50 lebih.
11:25Goal dan hanya kebobolan 3 kali.
11:26Artinya apa?
11:27Artinya gak cuma skillnya.
11:30Gak cuma formasinya.
11:31Tapi pemain ini kayaknya sudah saling paham nih.
11:34Jadi siapapun yang mau dipanggil.
11:37Mereka udah punya chemistry yang oke lah.
11:41Kalau menurut gue ya.
11:43Yang menarik juga ada nama Zio Suzuki ya?
11:45Ya.
11:46Zio Suzuki ini keeper teamness Jepang.
11:49Dari Parma.
11:50Tapi kayaknya keturunan ya?
11:52Ada keturunan gak sih?
11:53Karena.
11:54Atau mungkin ibu.
11:56Mix ya?
11:57Mix ya?
11:57Mix ini ya.
12:01Darah campuran Jepang dengan.
12:03Betul.
12:03Mungkin mana ya?
12:04Kalau dilihat dari perawakannya sih Afrika ya?
12:06Ya.
12:07Mungkin ya.
12:08Dan ini kuat banget di Parma.
12:09Kalau memang kita lihat.
12:10Nah oke.
12:11Tadi.
12:13Strategi Jepang akan sangat.
12:15Apa ya.
12:16Menyesuaikan ya.
12:17Berarti sama Belanda.
12:18Kalau gitu.
12:19Key player masing-masing.
12:20Kita bahas key player masing-masing.
12:21Dari Belanda.
12:22Dari Jepangnya.
12:22Belanda dulu siapa nih?
12:23Kalau Belanda menurut saya sih Franky De Jong ya.
12:26De Jong ya.
12:26Karena.
12:27Dia juga punya peran sentral kan di Barcelona.
12:30Dia ngatur.
12:30Ngatur ritme.
12:32Ngatur tempo.
12:34Dan.
12:35Dia juga yang akan jadi.
12:36Jadi motor nih.
12:37Motor serangan.
12:39Ke lini depan gitu.
12:40Kalau di Jepang mungkin.
12:44Takefusa ya.
12:45Kubo ya.
12:45Karena kan dia sejak.
12:46Sejak awal kemunculannya.
12:48Selalu di.
12:49Di.
12:50Apa ya.
12:50Dinobatkan sebagai wonder kitnya.
12:52Wonder kitnya Jepang gitu.
12:53Tukang ngacak-ngacak lah.
12:54Ya betul.
12:55Memang.
12:56Kai Rumitoma gak ada nih.
12:57Tapi ada pengganti yang sepadan sebenernya.
13:00Di kiri gak ada ngacak.
13:01Kita di kanan.
13:02Di minggu juga nih.
13:03Nah.
13:04Kalau.
13:05Melihat head to head key player.
13:07Yang bisa mematikan satu sama lain siapa?
13:09Kira-kira.
13:10Kan tadi lo sebut di Belanda ada.
13:12Franky De Jong.
13:12Ya.
13:12Kalau takefusa ke Kubo.
13:14Di Jepang key player nya.
13:15Siapa yang bisa berhentiin mereka.
13:17Akselerasi mereka berdua kira-kira.
13:19Kan Kubo penyerang sayap ya.
13:21Kalau si Franky.
13:23Tengah.
13:24Tengah.
13:24Enggak.
13:25Dia lebih kepada deep ya.
13:27Oh deep.
13:28Dia kepada deep nya.
13:29Kalau box2box nya mungkin gravenbok ya.
13:31Oh iya.
13:32Kira-kira siapa yang bisa.
13:33Kalau dari Jepang.
13:34Siapa yang bisa berhentiin si.
13:35Siapa namanya.
13:37Siapa tadi.
13:38Franky.
13:38Franky.
13:39Kalau dari Belanda.
13:40Siapa yang bisa berhentiin Kubo kira-kira.
13:42Kalau ngeliat formasi mungkin ya tiga depan ya.
13:46Tiga depannya Jepang nih yang punya.
13:48Jadi jangan lupa nih.
13:49Jepang itu juga selain itu determinasi permainannya juga tinggi ya.
13:53Oke.
13:53Jadi dia mungkin tidak akan defensive ya.
13:56Tapi akan lebih pressing dari awal.
13:59Cari bola.
14:01Sedekat mungkin dengan Gawang.
14:03Jadi mungkin Ayase Ueda.
14:05Atau di barisan depannya itu ada Takefusa mungkin.
14:08Yang akan jadi.
14:09Jadi pressure buat si Franky De Jong ya.
14:12Oke.
14:13At the very last berarti.
14:15Skor nya berapa nih kira-kira?
14:17Eh.
14:20Gue kemarin ada yang nanya nih gak.
14:21Sorry ini agak out of topic.
14:23Pertandingan udah berlangsung tadi.
14:25Ya.
14:26Brazil, Maroko.
14:27Berapa-berapa?
14:28Iya.
14:28Gue bilang satu-satu.
14:29Iya.
14:30Gue dihujat.
14:31Satu-satu gila lu.
14:32Pemain Brazil kan pemain bintang semua.
14:34Eh tapi jangan salah.
14:36Kolektivitas tim.
14:36Karena gini.
14:37Kalau ngeliat piala dunia sekarang.
14:39Kayaknya.
14:40Bukan hanya ngandelin pemain bintang.
14:41Tapi kolektivitas.
14:42Terbukti beberapa saat yang lalu kan.
14:44Australia.
14:46Bisa ngatasin.
14:48Apa.
14:48Turki.
14:49Padahal Australia siapa sih startup bintangnya.
14:51Ya kalau boleh dibilang.
14:51Sepalagi Rakunda gitu ya.
14:52Yang punya kecepatan.
14:53Tapi kan Turki punya pemain-pemain yang lumayan lengkap gitu.
14:56Tapi itu bukti ya.
14:56Nah ini.
14:57Kalau ngomongin skor.
14:59Ya jangan kejebak dulu sama pemain bintangnya doang.
15:01Betul.
15:01Kadang-kadang kolektivitas tim.
15:02Kira-kira berapa nih.
15:03Mungkin hasil imbang akan.
15:05Akan jadi.
15:06Hasil yang.
15:08Paling realistis ya.
15:09Oke.
15:10Karena.
15:10Ya memang.
15:11Jepang di.
15:13Piala dunia sebelumnya.
15:14Punya pengalaman.
15:15Mengalahkan tim besar ya.
15:17Spanyol dan Jerman.
15:19Tapi.
15:20Ini saya juga lupa nih.
15:21Belanda ini juga jadi salah satu tim.
15:24Yang diprediksi menjuari piala dunia.
15:27Oleh.
15:27Joachim Klement.
15:30Matimetisian itu ya.
15:31Ya betul.
15:31Dan tiga prediksinya.
15:33Itu selalu terbukti.
15:35Argentina di 2002.
15:37Perancis di 2018.
15:39Ya kita lihat aja nih.
15:40Kita lihat aja.
15:41Apakah.
15:42Apakah dengan.
15:45Dengan.
15:46Squad yang ada sekarang.
15:47Prediksi itu bakal terbukti.
15:49Oke.
15:49Ini ngeri juga ini.
15:50Kalau Belanda.
15:51Pertama kali ya.
15:52Kalau Belanda juara kan belum pernah.
15:53Betul.
15:54Dia jadi tim yang paling sering ke final.
15:56Tapi tanpa juara.
15:57Oke.
15:57Tiga kali ke final tanpa juara.
15:59Oke.
15:59Kita tunggu pertandingannya nanti.
16:01Malam ya.
16:02Eh no.
16:03Dini hari kan.
16:03Dini hari.
16:04Minggu dini hari nanti.
16:05Di.
16:06AT&T Stadium ya.
16:07Betul.
16:07AT&T Stadium di.
16:09Texas.
16:10Keseruannya akan berlangsung.
16:11Oke.
16:11Jadi ketemu lagi.
16:13Di prediksi.
16:15Pertandingan pilihan dunia selanjutnya.
16:16Di arah juara.
16:18Sampai jumpa.
Komentar

Dianjurkan