Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Peletakan batu pertama oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah menjadi tanda dimulainya pembangunan pabrik cairan infus yang berlokasi di lahan milik Universitas Muhammadiyah Malang di Karangploso, Kabupaten Malang. Selain Haedar Nashir, peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah bidang ekonomi, bisnis dan industri halal.



Pemilihan pabrik cairan infus ini menurut Haedar selain karena Muhammadiyah memiliki 130 Rumah Sakit dan ratusan klinik yang selama ini untuk memenuhi kebutuhan masih disuplai pihak lain. Selain itu dengan memiliki pabrik sendiri, selain memenuhi kebutuhan Rumah Sakit Muhammadiyah juga bisa memenuhi kebutuhan rumah sakit lain.



Pabrik cairan infus ini merupakan upaya Muhammadiyah membangun ekosistem bisnis kesehatan sekaligus menaikkan ekonomi umat dengan industri menengah ke atas. Selain itu, Muhammadiyah juga turut berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas dan Indonesia Mandiri.



"Semangat Muhammadiyah adalah membangun ekosistem ekonomi rakyat yang mulai naik kelas ke ekonomi menengah ke atas," kata Haedar Nashir.



Pabrik cairan infus ini ditargetkan bisa memasuki tahap produksi pada pertengahan 2027 dan mulai memasok kebutuhan pasar kesehatan di Indonesia.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674262/muhammadiyah-bangun-pabrik-cairan-infus-di-kabupaten-malang
Transkrip
00:02Peletakan batu pertama oleh Ketua PP Muhammadiyah menjadi tanda dimulainya pembangunan pabrik cairan infus yang berlokasi di lahan milik Universitas
00:10Muhammadiyah Malang di Karangpuloso Kabupaten Malang.
00:14Selain Haidar Nasir, peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah bidang ekonomi, bisnis, dan industri halal.
00:21Pemilihan pabrik cairan infus ini menurut Haidar, selain karena Muhammadiyah memiliki 130 rumah sakit dan ratusan klinik yang selama ini
00:30untuk memenuhi kebutuhan masih disuplai pihak lain.
00:33Selain itu, dengan memiliki pabrik sendiri, selain memenuhi kebutuhan rumah sakit Muhammadiyah, juga bisa memenuhi kebutuhan rumah sakit lain.
00:41Pabrik cairan infus ini merupakan upaya Muhammadiyah membangun ekosistem bisnis kesehatan, sekaligus menaikkan ekonomi umat dengan industri menengah ke atas.
00:50Selain itu, Muhammadiyah juga turut berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia emas dan Indonesia mandiri.
00:57Semangat Muhammadiyah adalah membangun ekosistem ekonomi umat dan bangsa atau rakyat yang mulai naik kelas ke ekonomi menengah ke atas.
01:09Nah, dasarnya satu agar bahwa umat dan rakyat kita ini semakin terberdayakan gitu ya, karena mereka tidak semua bisa disantuni
01:22semata-mata, mereka harus diberi kail semata-mata, tetapi harus kita bawa bersama gitu ya.
01:32Pabrik cairan infus ini ditargetkan bisa memasuki tahap produksi pada pertengahan 2027 dan mulai memasuk kebutuhan pasar kesehatan di Indonesia.
Komentar

Dianjurkan