Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Hari kedua proses verifikasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, antrean panjang calon siswa terlihat sejak subuh. Hal ini karena adanya gangguan teknis pada server pendaftaran.

Pendaftaran sistem digital SPMB ini diwarnai keluhan orang tua calon siswa di SMP Negeri 1 Brebes. Ratusan calon siswa didampingi orang tua terpaksa mengantre hingga berjam-jam demi bisa memverifikasi berkas pendaftaran.

Proses yang seharusnya berjalan cepat kini memakan waktu jauh lebih lama. Hal ini terjadi lantaran sistem server pusat mengalami kelambatan saat petugas mengunggah dokumen para calon siswa.

Akibat kekhawatiran tidak mendapatkan kuota dan demi mendapatkan nomor antrean awal, sejumlah orang tua bahkan mengaku sudah mendatangi sekolah sejak subuh sebelum pelayanan dibuka.

Hingga hari kedua SPMB, jumlah calon siswa di SMP Negeri 1 Brebes mencapai seribu siswa lebih, sementara kuotanya hanya 256 siswa atau delapan kelas.

Sebagian besar orang tua calon siswa lebih memilih pendaftaran dan verifikasi langsung di sekolah daripada pendaftaran melalui sistem daring.

#spmb #ganggaunserver #brebes

Baca Juga Antrean Pertalite di Bandung Hingga Stok Pertalite di SPBU Indramayu Kosong | INDONESIA UPDATE di https://www.kompas.tv/regional/674225/antrean-pertalite-di-bandung-hingga-stok-pertalite-di-spbu-indramayu-kosong-indonesia-update



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674227/gangguan-server-di-hari-ke-2-verifikasi-spmb-indonesia-update
Transkrip
00:01Hari kedua proses verifikasi data sistem penerimaan murid baru atau SPMB di sejumlah sekolah di Kabupaten Berbes, Jawa Tengah.
00:09Antrean panjang calon siswa terlihat sejak subuh. Hal ini karena adanya gangguan teknis pada server pendaftaran.
00:18Pendaftaran sistem digital SPMB ini diwarnai keluhan dari calon orang tua siswa atau orang tua calon siswa di SMP Negeri
00:261 Berbes.
00:26Ratusan calon siswa didampingi orang tua terpaksa antre hingga berjam-jam demi bisa memverifikasi berkas pendaftaran.
00:35Proses yang seharusnya bisa berjalan cepat kini memakan waktu jauh lebih lama.
00:39Hal ini terjadi lantaran sistem server pusat mengalami kelambatan saat petugas mengunggah dokumen para calon siswa.
00:49Akibat kekhawatiran tidak mendapatkan kuota dan demi mendapatkan nomor antrean awal,
00:53sejumlah orang tua bahkan mengaku sudah mendatangi sekolah sejak subuh sebelum pelayanan dibuka.
01:00Hingga hari kedua SPMB, jumlah calon siswa di SMP Negeri 1 Berbes mencapai seribu siswa.
01:06Lebih, sementara kuotanya hanya 256 siswa atau 8 kelas.
01:11Sebagian besar orang tua calon siswa lebih memilih pendaftaran dan juga verifikasi langsung di sekolah
01:16daripada pendaftaran melalui sistem daring.
01:22Pak kuliah sudah habis kemarin, Pak.
01:26Banyaknya.
01:27Banyaknya.
01:27Siapa kemarin orang yang bayangin?
01:30Banyaknya peserta, Pak.
01:32Perangkatnya dari kemarin?
01:34Kemarin berangkat 5, Pak.
01:35Belum juga ini.
01:37Belum.
01:37Antriannya banyak.
01:39Banyak.
01:40Bisa lanjut lagi.
01:41Kendala yang umum ya, bukan dalam proses pelayanan,
01:45tapi memang server karena sekarang itu banyak sekali.
01:48Sekarang kan SMP, TK, SMP, SMP semua online.
01:53Jadi mungkin ya lelepnya karena kendala.
01:56Tapi kalau secara umum kelasan, insya Allah gimana pun semua langsung.
02:00selamat menikmati.
02:03Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan