Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAMPUNG, KOMPAS.TV Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat melontarkan candaan bahwa ia akan tetap memonitor Indonesia meski suatu saat telah dipanggil Tuhan saat berpidato dalam pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

"Dua puluh tahun lagi saudara-saudara berada di puncak kariermu. Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah. Kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa," ujar Presiden Prabowo (Time code 1:25).

"Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa, saya tetap monitor kalian. Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun nyari kau. Jangan main-main kau. Kau melanggar, berkhianat kepada Merah Putih. Aku turun, aku cari kau," lanjutnya.

Baca Juga Menohok! Dikritik Sering ke Luar Negeri, Prabowo: 1000 Kawan Terlalu Sedikit, 1 Lawan Terlalu Banyak di https://www.kompas.tv/video/674175/menohok-dikritik-sering-ke-luar-negeri-prabowo-1000-kawan-terlalu-sedikit-1-lawan-terlalu-banyak

#prabowo #hipmi #lampung #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674232/presiden-prabowo-kalau-dipanggil-yang-maha-kuasa-saya-tetap-monitor-kalian-jangan-main-main
Transkrip
00:00Semua negara melihat sebenarnya Indonesia tidak terbendung.
00:06Kita sudah, algoritmenya sudah ada, hitungannya sudah ada.
00:16Kalau kita pandai dan kita cerdas,
00:202045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia.
00:32Ya, yang muncul nanti, nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia.
01:03Dan pada saat itu, 2045 adalah 19 tahun lagi kan, 20 tahun lagi.
01:14Ya, 20 tahun lagi saudara-saudara berada di puncak kariermu.
01:24Saya nanti di hambalang monitor kalian di bawah.
01:31Kalau belum dipanggil yang maha kuasa.
01:36Kalau dipanggil yang maha kuasa, aku lihat tetap saya monitor kalian.
01:47Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun, nyari kau.
01:55Jangan main-main kau.
01:58Kau melanggar berkhianat kepada merah putih, aku turun, aku cari kau.
02:15Slide-slide, tidak usah ya.
02:22Kalian, eh, mana saya punya staf, buku-buku sudah dibawa?
02:29Sudah terima buku-buku saya?
02:33Belum?
02:35Ini penutupan tanggal berapa?
02:38Tanggal berapa?
02:40Besok.
02:41Besok penutupan.
02:44Tolong ya.
02:47Rajiv, besok buku-buku saya sudah di sini semua.
02:57Tapi buku saya dibaca.
03:01Jangan dipajang aja loh.
03:03Ya kan?
03:21Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:39Saudara-saudara, inti-intinya sudah saya sampaikan.
03:46Kita butuh pengusaha-pengusaha yang militan.
03:51Yang semangat.
03:54Yang semangat.
03:55Yang cerdas.
04:00Yang tidak mengenal menyerah.
04:05Jatuh, bangkit lagi.
04:08Jatuh, bangkit lagi.
04:11Jatuh lagi, bangkit lagi.
04:15Dan selalu saya titip.
04:20Kita harus bersatu.
04:26Gotong-royong.
04:30Kalau ada yang menghasut,
04:34Mecah belah,
04:35Yakinlah,
04:36Dia bekerja untuk orang lain.
04:39Bukan untuk orang Indonesia.
04:45Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir, nyinyir.
04:47Biar ada.
04:51Nyi, nyinyir, nyinyir.
05:02Ingat.
05:06Ya, ajaran dari guru-guru kita.
05:12Biar anjing menggonggong.
05:17Kafilah tetap terus.
05:19Kita berada di jalan yang benar.
05:22Kita akan menuju.
05:24Kemenangan dan kehebatan seluruh sekalian.
05:29Dulu.
05:30Waktu pejuang-pejuang kita.
05:34Waktu mereka mengatakan merdeka.
05:37Banyak juga.
05:38Yang nyinyir.
05:40Merdeka.
05:42Bagaimana kita mau merdeka?
05:45Bikin peniti saja tidak bisa.
05:48Dulu kan begitu.
05:50Tapi kita merdeka.
05:57Saudara-saudara.
05:59Percaya kepada pemimpinmu.
06:02Kami tidak akan berkhianat kepada kalian.
06:05Kami tidak akan berkhianat kepada bangsa Indonesia.
06:10Dari waktu muda pun.
06:12Kami siap mati untuk bangsa ini.
06:15Saudara-saudara.
06:22Saya ingin mati di atas jalan yang benar.
06:25Saya ingin mati di atas jalan merah putih.
06:30Saya ingin mati membela rakyat saya.
06:38Kali ini benar-benar.
06:41Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:44Salam sejahtera bagi kita sekalian.
06:46Terima kasih.
06:47Hit me.
06:48Hit me.
06:49Jaya.
Komentar

Dianjurkan