Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Gading Marten turut memberikan kesaksian melalui sambungan video call terkait polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad dalam kasus yang dikaitkan dengan Blueray.

Dari Prancis, Gading mengaku dirinya berada di lokasi yang sama saat Raffi, Ariel, Desta, dan rombongan mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia di New York.

Menurut Gading, rombongan saat itu datang ke Awang Kitchen dan Indo Java untuk mendukung usaha milik diaspora Indonesia.

Ia menegaskan bahwa mereka hanya bertemu sejumlah orang yang meminta foto bersama. Bahkan, Gading mengaku baru mengetahui nama Blueray setelah kasus tersebut ramai diperbincangkan di media dan media sosial.

Gading juga membantah adanya komunikasi lanjutan maupun pemesanan barang seperti yang ramai dituduhkan.

Ia menyebut tidak ada pertukaran nomor telepon, tidak mengenal pihak yang mengajak foto, dan tidak mengetahui identitas mereka saat pertemuan berlangsung.

"Kenapa jadi ramai begitu?" ujar Gading, menegaskan bahwa peristiwa tersebut menurutnya hanya sebatas pertemuan singkat dan basa-basi biasa.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/674244/tegas-gading-marten-bersaksi-via-video-call-kami-baru-tahu-nama-blueray-setelah-kasus-ini-ramai
Transkrip
00:00Hai orangnya waktu saat kita bersunggata ya jadi sekarang kriminalisasi ternyata bukan
00:05hanya terjadi kadang-kadang di otok rumah para dibersidangan tapi paling banyak sekarang
00:10kriminalisasi terjadi di luar pengadilan seperti ini inilah faktanya ini sekali lagi kesimpulannya
00:17adalah satu Raffi tidak pernah berkunjung ke belori kedua bukan berkunjung oleh di depan
00:25itu berkunjung namanya berkunjung kedua Raffi berkunjung ke apa Awang kitchen ya datanglah
00:34pegawai jamburai minta foto bersama dan ditarik kamu ke depan tokonya iya kan berkunjung namanya
00:41kebetulan Awang kitchen sama blu-ray bersebelahan hadis itulah sebagaimana itulah enak selebriti
00:49ketika kami ini ditawarin mau nggak handphone saya kirim ya namanya kan ya bagi kita berdua
00:55itu handphone segitu apa sih itu mah ya enggak mengatakan sombong kita kaya memang bagi kalian
01:00aja yang pernah 17 juga itu tidak termasuk terlalu mahal lagi bagi kami tapi kok itu jadi isu nasional
01:08coba bayangin sakitnya di diri ini apa yang terjadi di dekirin sakit jiwa kalian banyak orangnya dia
01:14dia dia hanya bahasa masih mau nggak saya kirim handphone karena Indonesia belum ada iPhone 17 ya
01:23dia kenapanya Raffi kan dia ini kan kayak kayak penari apakan jawabannya begitu nggak pernah jawab
01:30tegas sejak itu nggak ada komunikasi apapun tidak ada pertanyaan dari Raffi mana handphone kuang ada
01:37ya tiba-tiba penguari OTT Blue Reddy di Lampung dan mulai dari periksa semua ya mungkin ada chat dari
01:46PKW di Indonesia mengatakan bahkan ada pesanan dari Raffi dia juga nggak tahu itulah yang terbuat
01:52dipersidang langsung heboh tapi dia pun sudah cabut itu namanya Johanes jadi sekali lagi ternyata orang yang
02:00yang selama ini benar besar-besaran mendiskreditkan Raffi soal ini hari ini tidak berani datang untuk
02:07konfrontasi dengan kita berarti kamu-kamu yang telah mempikna Raffi tambah tahu faktanya kau adalah
02:14pengecut bajingan ya serius ini banyak banget ya seolah-olah kau bagian dari Blu-ray seolah-olah kau bagi
02:23bisa ditangkap tangan menyokok biar cukai ya tapi ternyata hari ini ada yang datang sekali lagi bagi yang
02:30buat mesos yang mempiknaikan Raffi Ahmad sebagai bagian dari Blu-ray menyokok biar cukai tapi tidak
02:37berani datang berarti kamu adalah bajingan pengecut yang sakit jiwa itu aja kira-kira tapi ya tapi
02:44juga bang saya ingin menambahkan sedikit jadi ini juga menjadi konsen kami bahwa sekarang ini kita bisa
02:52diadu domba karena berita hoax kita juga bisa diadu domba dengan satu buah berita yang seperti ini
02:58apalagi sekarang sudah ada AI sudah ada ini jadi saya juga sangat-sangat konsentrasi kepada generasi muda
03:06mudah-mudahan generasi muda kita juga bisa melawan ini ini perang ini kalau dulu pakai bambu rucing tapi kan
03:14kali ini enggak AI cybercrime yang namanya berita hoax menggunakan media sosial buzzer ini harus kita perangi
03:27bukan dalam hati kita perangi seperti apa ya ini kita harus konsentrasi kita konser nggak boleh
03:34sembarangan ada buzzer menyeram ini menyeram mungkin saya juga minta tolong sama bambang-bambang
03:40khotbah sebagai pengacar kondang sahabat Bapak Presiden kita pula juga saya juga sebagai itu
03:45saya nggak pernah terima perkara dari Prabowo jadi Presiden loh saya nggak pernah menjilat sama dia tapi
03:51tapi sebelum jadi Presiden dia banyak bayar gua dulu dia yang bayar gua sekarang menghadap susah
03:56hahaha ya karena beliau sibuk Oke tapi itu juga Pak tolong dikasih tahu bahwa hoax itu juga harus kita
04:03uang beri memang adalah salah satu musuh yang bisa memisahkan dan menimbulkan pertikaian sekarang ini
04:10terutama terutama itu yang benar-benar sangat Pak Presiden Regan aja bisa dibikin Presiden kita
04:18presiden Donald Trump dibikin berdansa-dansa seolah-olah benar presiden kita aja sering banget
04:24kenal waksin seperti ini dari karena keai dari karena cyber cyber daripada sosial Oke nanti kita
04:31akan kasih semua gambar-gambar yang tadi itu sudah ada di sini dibagikan ya termasuk chat terakhir dari
04:38chat terakhir dari cewek yang mana tadi pilihan inilah penyebabnya inilah ini jadi ini yang baju-baju
04:45di orange inilah sebenarnya dia layak menarik kedepan kedepan toko blu-ray dari dekat-dekat
04:51awal kicset dan barusan dia tangan berapa itu dia kirim WA kasih kasih pilihan dari kemarin-kemarin
04:59dia kirim WA mengatakan sesudah dia-dia diakut aduh saya merasa menyesal deh orang rapi dikasih
05:05gratis aja nggak mau itu katakan ada gratis kita bagikan ya gratis aja nggak mau Kenapa dibilang
05:10orang-orang dia seolah-olah bagian dari illegal import menggelap WPA cukai itu ada itu baru
05:15para ebelnya tuh ya karena gue hanya mana-mana ini ini ini waktunya tenang ya sudah ada WN semua itu
05:26baru kemarin ya oke untuk itu kami silakan nih gede-gede-gede mau bersaksi di ada kelima
05:34oh ibu gede-gede nih gede-gede lu kan ada disitu dik
05:38nah bener kan nih coba gimana dik
05:42cari dong cari dong cari dong
05:44kita di Amerika bergondudas
05:53iya
05:53ya lalu udah kita kesebelahnya nih oke terus
05:56begitu kita kesebelahnya Indonesia ya ada orang-orang dari sebelah yang meminta foto minta-minta foto
06:02minta-minta foto abis minta foto ya masa kita orang minta foto orang Indonesia masa kita nggak kasih sih ya
06:05iyalah kita bahasa-bahasa segala macem
06:07terus
06:09kita aja baru tahu namanya Blue Ray aja sekarang nih udah-udah lupa namanya siapa waktu itu
06:13orangnya siapa orangnya siapa nggak tahu namanya Blue Ray aja
06:15karena ramai perlu tahu
06:17jadi begitu kita ada lagi video pas kita di sana oh iya namanya Blue Ray
06:20nah orang-orang yang tahu
06:21nggak ada bahasa-bahasa lah misalnya orang-orang yang bilang eh kalau kita masukin barang ke Indonesia
06:26kalau misalnya mau masukin barang
06:27bisa gila ya iya iya iya yang kita begitu iya iya iya
06:30tapi yang kita lakukan cuci kita pesen apa-apa nggak nggak jadi atau apa gimana
06:33kenapa jadi rame gitu loh
06:35lu juga nggak ada yang minta nomor telepon dan lu nggak kasih nomor telepon kita juga nggak ada kan
06:40nah namanya aja nggak tahu siapa
06:41ha ha ha ha ha ha
06:43ha ha ha ha ha ha ha
06:48iya
06:49jadi begitu terimakasih
06:51oke
06:51iya maksudnya ibaratnya kalau misalnya
06:54maksudnya maksudnya
06:55bukannya sungguh tapi
06:56misalnya kayak Raffi membeli aja penjajah ke Amerika
06:58beli aja ke amasador
07:01iya iya juga sih
07:03iya udah yuk terimakasih nyong
07:06iya sama-sama terima kasih
07:08abone
07:10uh
07:13iya
07:14oih
07:15oya
07:16oya
07:16oyaademah
07:17bad k
Komentar

Dianjurkan