00:02Yang saya hormati Ketua Empereri, abang saya Bapak Ahmad Muzani, mungkin biar lebih akrab kita panggil Kanda Ahmad Muzani.
00:21Tadi kita ada aspirasi Pak, katanya dihipmi ini kan nama Kanda Dinda itu sebenarnya dihipmi Pak, sama organisasi Cipayu yang
00:30lain.
00:31Kalau Bapak berkenan, izinkan seizin Bapak dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami juga ingin memanggil Kak Kanda Bapak Presiden Prabowo
00:38Subianto.
00:41Setuju nggak?
00:45Biar lebih dekat Pak, supaya olahannya cepat masuk.
00:56Serius, serius, serius, serius, ini lagi pidato ini.
01:02Yang kami hormati Ketua DPReri, saudara saya, mantan kita umum hipmi.
01:13Bengkulu, kalau yang ini, kadang-kadang Kanda, kadang-kadang Dinda.
01:17Udah lah, karena ini kita umum kehormatan.
01:19Dinda Sultan Batyar Najamudin.
01:24Yang saya hormati, anggota kabinet yang sempat hadir nanti Bapak Presiden yang akan meng-absen.
01:36Tapi Pak, tadi di pesawat, saya didoktrin oleh menteri yang bukan hipmi tapi merasa hipmi, yaitu menteri perumahan rakyat, Pak.
01:48Doktrinnya, minta ampun, Pak.
01:50Menyampai kepada saya, Dinda.
01:52Sekalipun Dinda menteri SDM, tapi yang mengurus UMKM itu adalah bangun-bangun rumah katanya.
01:58Cuman, realisasinya kok belum-belum ada juga.
02:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar