Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, siap membongkar keterlibatan pihak besar dalam pusaran dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain menolak tuduhan memiliki peranan penting, Sony Sonjaya melalui kuasa hukumnya, Elza Syarief, mengaku memiliki bukti kuat yang diklaim dapat menjelaskan siapa saja pihak yang terlibat dalam proses penentuan dapur SPPG hingga dugaan praktik jual beli proyek.

Elza mengaku kliennya memiliki data digital yang diklaim mencatat pihak-pihak yang memberikan atensi, mengusulkan, hingga meminta penempatan dapur pada titik-titik tertentu.

Bahkan, ada 26 nama yang tercatat dalam sistem digital tersebut yang dapat ditelusuri oleh penyidik, termasuk melalui jejak komunikasi yang masih tersimpan di telepon genggam Sony.

Selain Elza Syarief, kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, menyebut bahwa permintaan Sony sebagai justice collaborator dilakukan karena ia tidak ingin disudutkan atas dugaan jual beli SPPG. Bahkan, menurutnya, orang-orang besar tersebut bukan sosok yang bisa ditolak permintaannya.

Pengajuan justice collaborator ini bukan hal yang mengejutkan. Sebab, sebelum Sony Sonjaya dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Kepala BGN dan berstatus sebagai tersangka, Sony telah membantah terlibat dalam kasus jual beli SPPG, termasuk melakukan korupsi mark up pengadaan sejumlah barang di BGN.

Sony bahkan menyatakan tidak mempermasalahkan jika seluruh hal yang disangkakan kepadanya diusut.

Pernyataan ini disampaikan oleh mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dalam wawancara eksklusif di Tribunnews pada 2 Juni 2026, atau sehari sebelum dirinya ditangkap oleh penyidik Kejaksaan Agung.

Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang, mengatakan bahwa tugas mengungkap kebenaran dan fakta, termasuk jika benar ada sosok besar yang terlibat, merupakan tanggung jawab penyidik, penuntut, dan hakim dalam persidangan.

Baca Juga Daftar Nama 'Orang Besar' di Kasus Korupsi MBG Bertambah? Ini Kata Kuasa Hukum Sony Sonjaya di https://www.kompas.tv/nasional/673596/daftar-nama-orang-besar-di-kasus-korupsi-mbg-bertambah-ini-kata-kuasa-hukum-sony-sonjaya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673605/sony-sonjaya-ajukan-justice-collaborator-siap-bongkar-orang-besar-di-kasus-korupsi-mbg
Transkrip
00:03Demi Allah, saya tidak pernah menjual titik
00:10Artinya bahwa kalau kamu jadi saya, kamu juga gak pernah dikasih menghadapi orang-orang ini
00:15Itu yang dikatakan oleh layaknya maksudnya
00:19Kalau si SS ini bilang mau membuka segala macam itu gak urusan
00:24Dia mau bantah, mau nolak, mau ngaku, mau gak ngaku
00:27Itu bukan urusan penyelidik dan penuntut
00:29Urusan penyelidik dan penuntut itu adalah membuka kes ini seterang-terangnya
00:57Ex-wakil kepala BGN Sony Sanjaya siap membongkar keterlibatan pihak besar
01:03Dalam pusaran dugaan korupsi program makan bergizi gratis
01:07Selain menolak tuduhan memiliki peranan penting
01:10Sony Sanjaya melalui kuasa hukumnya Elsa Sharif mengaku memiliki bukti kuat
01:15Yang diklaim dapat menjelaskan siapa saja pihak yang terlibat dalam proses penentuan dapur SPPG
01:22Hingga dugaan praktik jual-beli proyek
01:25Elsa mengaku kliennya memiliki data digital yang diklaim mencatat pihak-pihak yang memberikan atensi
01:31Pengusulkan hingga meminta penempatan dapur pada titik-titik tertentu
01:38Bahkan ada 26 nama yang tercatat dalam sistem digital tersebut
01:42Yang dapat ditelusuri oleh penyidik termasuk melalui jejak komunikasi
01:47Yang masih tersimpan di telepon genggam Sony
01:50Sudah ada 26 dan lain-lainnya lebih banyak ya
01:55Jadi saya bilang
02:01Sistem untuk digital terhadap titik-titik MBG ini dapur ini
02:09Ini ada di tangannya Pak Sony
02:12Sehingga Pak Sony akan menjelaskan ini diambil oleh siapa
02:18Jadi baru meminta nama-nama ini dipanggil
02:22Tapi belum sampai keterlibatannya yang saya ketahui
02:26Jadi masih mentah
02:28Tapi nama itu sudah kita sampaikan
02:31Dengan dia membuka dan datanya ada di handphone
02:36Dan juga ada cat-catnya semua
02:38Itu kan ada bisa dibuat penelusuran oleh jaksa
02:45Dan bisa melihat siapa yang melakukan jual-beli titik itu
02:55Selain Elsa Syarif, kuasa hukum Sony Sanjaya, Kris Namurti menyebut
03:00Bahwa permintaan Sony sebagai justice kolaborator
03:03Bahkan orang-orang besar ini bukan orang yang bisa menolak permintaannya
03:07Kita lakukan ini atas atensi-atensi
03:11Artinya bahwa kalau kamu jadi saya
03:13Kamu juga gak berhati-hati menghadapi orang-orang ini
03:15Itu yang dikatakan oleh reaksi ya Bang Sony
03:18Ya saya bilang kalau memang abang punya buktinya
03:20Dan dapat dibuktikan
03:21Ya pasti tentunya penyidik akan senang-senang saja
03:24Mereka melakukan bekerja sama dengan penyidik
03:27Untuk membongkar kasus ini seterang-terangnya
03:30Ya kan jisih saja
03:31Siapa saja sih bang nama-namanya
03:33Waduh kan ada beberapa nama yang disebutkan semalam itu
03:37Ada sekitar 26 atau 27 nama
03:39Itu bersebagian menurut dia
03:42Yang disebutkan melibatkan banyak tokoh-tokoh
03:46Mereka ternama di Republik ini
03:47Artinya bahwa kalau disebutkan nama-nama itu
03:50Pasti tentunya tidak awam lagi
03:53Nama-nama itu untuk masyarakat atau rakyat
03:56Begitu dengan nama-nama tersebut
04:00Pengajuan Justice Kolaborator ini bukan hal yang mengejutkan
04:03Karena sebelum Sony Sanjaya dicopot dari jabatannya
04:07Sebagai wakil kepala BGN
04:08Dan berstatus sebagai tersangka
04:11Sony telah membantah terlibat dalam kasus jual beli SPPG
04:15Termasuk melakukan korupsi markup pengadaan sejumlah barang di BGN
04:19Sony bahkan tidak masalah
04:22Jika seluruh hal yang disangkakan kepadanya diusut
04:24Pernyataan ini disampaikan mantan wakil kepala BGN Sony Sanjaya
04:29Dalam wawancaranya secara eksklusif di tribun pada 2 Juni 2026
04:34Atau sehari sebelum dirinya ditangkap oleh penyidik kejago
04:38Demi Allah saya tidak pernah menjual titik
04:44Merahme itu dadan dan Sony itu
04:48Apa namanya biangnya korupsi di BGN gitu kan
04:52Saya bilang apa korupsi yang mana
04:55Sepeda motor
04:56Adukan ke KPK
04:58Siapa itu
04:59Apa namanya
05:01Pelaku-pelaku dibalik sepeda motor
05:04Ada gak
05:051000%
05:071000% saya gak ada gitu kan
05:09Masalah laptop
05:10Masalah apa
05:11Enggak
05:12Semua proses pengadaan di BGN itu
05:15Melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa
05:19Dan itu dilakukan oleh PPK
05:22Apabila terjadi penyimpangan di dalamnya
05:25Itu sudah ranah aparat penegah hukum
05:28Seperti itu
05:30Termasuk
05:31Jadi BGN tidak menghalangi
05:33Kemudian apakah tentang kasus laptop
05:35Kasus
05:37Apa namanya
05:38Kos kaki
05:38Sepeda motor
05:40Dan lain-lain
05:41Gak ada masalah
05:45Klaim ini memunculkan pertanyaan baru
05:47Jika benar
05:49Terdapat pihak-pihak yang memiliki pengaruh besar
05:51Dalam penentuan dapur SPPG
05:53Siapa
05:55Sesungguhnya
05:56Aktor yang berperan di balik layar
05:58Dan sejauh mana
06:00Keputusan yang diambil Sony adalah
06:02Hasil inisiatif pribadi
06:03Atau justru
06:04Ada keterlibatan perintah
06:06Dari yang lebih tinggi
06:08Pengakuan adanya nama-nama
06:10Yang tercatat dalam sistem digital
06:12Akan jadi ujian
06:13Bagi aparat penegah hukum
06:14Sebab
06:15Data dan dokumen
06:16Yang diklaim dimiliki Sony
06:18Berpotensi menjadi pintu masuk
06:20Untuk menelusuri aliran keputusan
06:22Pengaruh
06:23Maupun kepentingan
06:24Dalam program
06:25Prioritas pemerintahan Prabowo Gibran
06:30Mantan komisioner KPK
06:32Saud Sitomorang bilang
06:33Seharusnya yang menguak kebenaran
06:35Dan fakta
06:36Jika benar ada sosok besar
06:38Adalah tugas penyidik
06:39Penuntut
06:40Dan hakim
06:41Nanti di persidangan
06:42Bahkan
06:43Jika Sony Sanjaya pun
06:45Tidak mengakui
06:45Seluruh perbuatannya
06:47Sudah tugas penyidiklah
06:48Yang mengungkap
06:49Sejauh mana
06:50Keterlibatan ketiga tersangka
06:52Dalam kasus korupsi MBG
06:56Prinsipnya adalah
06:57Ada sekelompok orang
06:58Di Indonesia yang kurang gizi
07:00Presidennya punya perhatian
07:02Lepas kadang-kadang
07:03Kita juga memberi
07:04Orang yang cukup makan
07:05Juga diberi
07:06Itu sisi lain lah ya
07:07Jadi ada orang kurang gizi
07:09Presiden mau bantu
07:10Terus itu dirampok
07:11Kami orang lain
07:12Apa gak harus dihukum
07:14Berat orang itu
07:14Itu persoalan utamanya
07:17Kalau si SS ini bilang
07:19Mau membuka
07:20Segala macam itu
07:20Nggak urusan
07:21Dia mau bantah
07:22Mau nolak
07:23Mau ngaku
07:24Mau nggak ngaku
07:25Itu bukan urusan
07:25Penyidik dan penuntut
07:27Urusan penyidik dan penuntut itu adalah
07:29Membuka case ini
07:30Seterang-terangnya
07:31Artinya apa?
07:32Bahasa lainnya
07:33Mau dia nggak ngomong
07:34Buka kek
07:35Mau buka kek
07:36Ini yang ngebuka nanti
07:37Penyidik dan penuntut
07:39Itu yang punya kewajiban lebih besar
07:41Biasa itu di KPK itu orang
07:42Nggak ngaku tuh
07:43Biasa juga ngaku-ngaku
07:45Mau buka-mau buka
07:46Ternyata penyidik lebih tahu
07:48Penyidik lebih tahu di case ini
07:50Begitu dia tanangan nih
07:51Jadi bukan soal membuka-bukanya
07:52Of course kita menghargai
07:54Kalau dia
07:54Menyesali perbuatannya
07:56Siapapun itu
07:57Sangat-sangat dogmatis
07:58Yang menyesali perbuatan itu
08:00Dan kita nggak boleh
08:01Menghukum orang
08:02Berkali-kali
08:02Dengan kesalahan yang sama
08:04Itu prinsip
08:04Tapi yang paling utama
08:06Untuk membuka case ini
08:07Adalah kejaksaan
08:08Dan seterusnya
08:09KPK dan seterusnya
08:11Jadi artinya penyidik-penyidik
08:12Dan penuntut
08:13Termasuk hakim nanti
08:14Jadi
08:15Dibiarkan juga
08:16CSS ini
08:17Membuka sendirian
08:19Seolah-olah yang dua
08:20Yang lain nggak membuka
08:22Partai Gerindra
08:23Mendukung pengungkapan
08:25Praktik korupsi
08:26Di program prioritas presiden ini
08:27Tak hanya lewat Sony
08:29Yang diajukan diri
08:30Sebagai justice kolaborator
08:32Kejagung juga didorong
08:33Mengungkap
08:34Keterlibatan pihak lain
08:38Kita agak
08:39Mengkoreksi sedikit
08:40Kalau ada istilah
08:41Orang besar
08:42Kekuatan besar
08:43Sebetulnya kan
08:44Pimpinan dari BGN
08:45Ini kurang besar apa
08:46Kurang dekat apa
08:47Dengan Pak Prabowo Sugianto
08:48Misalnya
08:48Itu yang mengatakan kan
08:49Kuasa hukum
08:50Misalnya
08:51Misalnya Pak Dadan
08:52Sebagai personal kan
08:53Dia sudah sangat lama
08:54Dengan Pak Prabowo
08:55Begitu juga dengan
08:56Wakil ketua BGN lainnya
08:57Yang sudah ditangkap
08:58Artinya apa
08:59Ketingkat Dadan saja
09:01Itu ditahan
09:02Dipiksa
09:03Saya pikir
09:03Nggak usah khawatir lah
09:05Pasti
09:05Kejagungan Agung
09:06Akan tanpa
09:07Informasi dari
09:08Sony Sanggaya sekalipun
09:09Pasti dia
09:11Dengan apa ya
09:12Dengan arahan dari
09:13Bapak Presiden
09:14Yang bongkar
09:14Sembongkar-bongkarnya
09:15Apalagi kan Pak Prabowo
09:16Ketika pidato di DPR
09:18Pada saat menyampaikan
09:19Kebijakan ekonomi makro
09:21Beliau juga sudah menyampaikan
09:22Kalau ada penyelenggian
09:23Apapun
09:24Berkaitan
09:24Kata Kuala MBG
09:25Silahkan lapor
09:26Pastikan akan
09:27Tindak lanjut
09:29Sejauh mana
09:30Klaim yang disampaikan
09:31Pihak Sony
09:32Dapat dibuktikan
09:33Dalam proses penyidikan
09:34Apakah data digital
09:37Daftar nama
09:38Dan jejak komunikasi
09:39Yang disebutkan
09:40Benar-benar mampu
09:42Mengungkap aktor
09:43Yang lebih besar
09:44Dalam kasus ini
09:45Ataukah
09:46Hanya menjadi bagian
09:47Dari saling bantah
09:49Di ruang publik
09:49Yang jelas
09:51Pernyataan ini
09:52Membuat perhatian
09:54Tertuju
09:55Pada kemungkinan
09:56Adanya pihak lain
09:57Yang terlibat
09:58Kini tugas penyidik
10:00Adalah memastikan
10:01Seluruh fakta
10:02Dokumen
10:03Dan keterangan
10:04Yang ada
10:05Dapat diuji
10:06Secara objektif
10:08Untuk mengungkap
10:09Siapa
10:10Sesungguhnya
10:10Yang paling
10:11Bertanggung jawab
10:12Dalam perkara ini
10:13Dan jika benar
10:15Ada toko utama
10:16Di balik
10:17Kasus korupsi MBG
10:18Artinya
10:19Apakah
10:20Nantinya
10:21Akan ada sosok besar
10:22Yang jadi
10:23Tersangka baru
10:24Tim Liputan
10:27Kompas TV
10:31Sub indo by broth3rmax
Komentar

Dianjurkan