Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait perang dengan Iran.

Trump menyebut konflik yang melibatkan Iran saat ini bukan perang besar, melainkan hanya sebuah "latihan" yang menurutnya akan segera berakhir.

Menurut Trump, penyelesaian bisa dicapai melalui kesepakatan diplomatik maupun langkah yang lebih keras.

Militer Iran menanggapi pernyataan Trump itu dengan merilis video peluncuran rudal yang menampilkan stiker kartun bergambar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Aksi penempelan stiker tersebut menjadi bagian dari perang urat saraf dan pesan ancaman langsung dari Iran kepada Israel dan Amerika Serikat.

Iran juga menegaskan kesepakatan damai akan tercapai jika semua kepentingan Iran masuk di dalamnya, termasuk hak Iran di Selat Hormuz.

Amerika Serikat dan Israel melakukan operasi militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran menanggapi dengan melancarkan serangan rudal yang menargetkan Israel dan beberapa negara di kawasan tersebut.

Untuk membedah arah konflik dan diplomasi ini, kita bahas bersama pakar geopolitik dan keamanan nasional, Wibawanto Nugroho Widodo, serta dosen International Institute for Islamic Studies, Qasem Muhammadi.

Baca Juga Analisis Pakar HI soal Makna Pernyataan Trump Konflik vs Iran Bukan Perang Besar, Cuma Latihan di https://www.kompas.tv/internasional/673422/analisis-pakar-hi-soal-makna-pernyataan-trump-konflik-vs-iran-bukan-perang-besar-cuma-latihan

#perang #iran #as #trump

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/673432/full-membaca-arah-konflik-dan-diplomasi-as-israel-vs-iran-ini-kata-pakar-geopolitik
Transkrip
00:23Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait perang dengan Iran.
00:30Trump menyebut konflik yang melibatkan Iran saat ini bukan perang besar,
00:34melainkan hanya sebuah latihan yang menurutnya akan segera berakhir.
00:39Menurut Trump, penyelesaian bisa dicapai melalui kesepakatan diplomatik maupun langkah yang lebih keras.
01:00Militer Iran menanggapi pernyataan Trump itu dengan merilis video peluncuran rudal
01:04yang menampilkan stiker kartun bergambar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
01:09Aksi penempelan stiker tersebut sebagai bagian dari perang urat saraf
01:13dan pesan ancaman langsung dari Iran kepada Israel dan Amerika Serikat.
01:18Iran juga menegaskan kesepakatan damai akan tercapai jika semua kepentingan Iran masuk di dalamnya,
01:23termasuk hak Iran di Selat Hormuz.
01:26Terima kasih telah menanggap.
01:56Amerika dan Israel melakukan operasi militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
02:01Teheran menanggapinya dengan melancarkan serangan rudal
02:04yang menargetkan Israel dan beberapa negara di kawasan tersebut.
02:14Saudara Presiden Donald Trump menyebut konflik dengan Iran saat ini bukanlah perang besar,
02:19melainkan hanya sebuah latihan yang akan segera berakhir.
02:22Namun di sisi lain, militer Iran membalas lewat perang urat saraf
02:26dengan merilis video peluncuran rudal berstiker kartun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
02:32sekaligus menegaskan hak mereka atas Selat Hormuz.
02:35Untuk membeda arah konflik dan diplomasi ini,
02:38kita bahas bersama dengan pakar geopolitik dan keamanan nasional,
02:41Wibawanto Nugroho Widodo dan juga dosen International Institute for Islamic Studies,
02:47Kasem Muhammadiyah yang telah bergabung bersama kami di Kompas Petang selama Petang semuanya.
02:52Mas Widodo, Mas Kasem.
02:54Saya tahu Mas Wibawa dulu, saya ingat betul waktu itu Anda pernah menyampaikan berbicara soal karakter Trump.
03:00Anda bilang bahwa karakter Trump ini memang sulit untuk diprediksi, apalagi omongannya.
03:04Nah sekarang terbaru Trump menyampaikan sebuah statement lagi yang bilang bahwa sebenarnya perang dengan Iran ini
03:11hanyalah latihan militer. Apa yang Anda baca dari pernyataan ini?
03:17Ya, jadi kembali lagi ya kepada prinsip awal ya bahwa Presiden Trump itu orientasi strategisnya itu adalah
03:24atau tujuan strategisnya adalah mengubah orientasi strategis Iran. Itu poin satu.
03:29Nah beliau tidak akan berhenti sampai yang namanya orientasi geopolitik Iran itu berubah.
03:34Dan cara yang digunakan adalah cara yang korsif. Menggunakan diplomasi dengan instrumen militer di taruh di depan.
03:42Nah kalau kemarin itu, caranya itu dengan detrance, artinya menegah Iran untuk berbuat sesuatu yang tidak diharapkan oleh Amerika.
03:50Sekarang itu lebih kepada yang namanya compelling, artinya memaksa Iran atau mengubah perilaku Iran
03:57untuk benar-benar menurut ring satunya White House adalah belum ada perubahan signifikan di dalam orientasi geopolitik.
04:05Satu, arah pengembangan senjata nuklir masih ada. Kemampuan Israel yang mematikan di kawasan Timur Tengah masih ada.
04:13Dan ancaman eksistensial kepada Israel juga masih ada.
04:17Dan juga keinginan strategis untuk mengubah struktur regional security kompleks secara fundamental tetap ada.
04:22Itu poinnya tuh.
04:23Jadi ini masalahnya bukan apakah Trump itu akan berperang apa tidak.
04:28Masalahnya adalah kapan Trump menggunakan ancaman militer untuk selalu membuka ruang diplomasi setelah itu.
04:35Nah karena Trump percaya bahwa dengan ancaman militer diikuti dengan diplomasi,
04:39ancaman militer diikuti dengan diplomasi.
04:41Sampai 2028 masa presiden yang berakhir, itu bisa mengubah orientasi geopolitik Iran khususnya dari garda republik.
04:49Garda revolusi Iran ya. Oke saya ke Mas Kassem.
04:53Sementara.
04:54Tahan di situ dulu. Mohon maaf saya potong Mas Kassem sendiri yang sebagai warga Iran juga melihat.
05:00Ini kalau kata Mas Kassem ini merupakan salah satu strategi Amerika Serikat untuk mengubah geopolitik Iran dari Irannya sendiri.
05:05Menurut Anda meresponnya seperti apa?
05:09Ya saya kira kalau sudah jelas bahwa kebijaksanaannya Amerika Serikat khususnya Trump itu
05:17yang pasti sangat susah untuk dibaca karena karakternya Trump itu.
05:23Tapi menurut saya dia sekarang berusaha untuk mempertahankan tekanannya atas Iran khususnya dari sisi ekonomi.
05:34Oleh karena itu, karena dia tahu bahwa kalau dia mau memulai satu lagi perang atau serangan terhadap Iran
05:44itu tidak akan memanfaatkan Amerika Serikat.
05:48Karena Iran sudah umumkan bahwa kalau balasan dari Iran itu, kalau ada serangan di bawah perang
05:57pasti balasan yang akan dilancarkan Iran pasti adalah balasan yang luar biasa dan kuat sekali.
06:05Oleh karena itu, dia biasanya kalau nomongnya atau putindakan ya, dia berusaha untuk menekankan Iran khususnya dari sisi ekonomi.
06:16Oleh karena itu, kalau dari tindakan ya, pasti mereka akan lanjutkan belokade yang sekarang diletakkan,
06:24belokade yang dianggap kita harus ketahui bahwa itu dianggap berdasarkan hukum internasional,
06:31dianggap sebagai satu aksi war ya.
06:33Tapi dia akan pasti lanjutkan itu dan juga dari sisi pembicaraan dan nomongan politiknya,
06:43dia juga akan melanjutkan tekanan strategisnya dan politiknya atas Iran sehingga bisa Iran itu meyarah.
06:53Karena sekarang dia dalam tanda kutip kalau epik ekonominia itu atau epik fiorinia dia,
07:03dia mau lanjutkan itu sehingga tekanan itu meyarah atau membuat Iran meyarah.
07:09Oleh karena itu, saya sekali lagi kalau saya kira itu pasti dia tidak mau memulai lagi perang yang SKL besar,
07:21tapi mungkin ada serangga macam yang kita bisa melihat beberapa hari yang lalu itu dilancarkan kepada Iran
07:29dan Iran juga dengan keras balas itu.
07:33Oke, kalau seperti tadi disampaikan Mas Ibao, ini merupakan salah satu strategi dari Donald Trump.
07:38Sebenarnya yang disasar oleh Donald Trump sendiri itu adalah melunaknya poin-poin yang ada di poin perundingan bersama dengan Iran
07:47atau memang ada hal lain yang diinginkan oleh Donald Trump?
07:51Eksistrategisnya?
07:52Jadi gini Mas, ada tiga skenario yang diharapkan.
07:56Yang pertama itu adalah skenario dari Donald Trump ya?
07:59Iya, skenario yang chancenya itu tidak lebih 25 persen.
08:04Yaitu Iran mendapatkan apa yang Iran mau, uang transaksi, step by step.
08:08Sementara Amerika mendapatkan apa yang Amerika mau.
08:11Jaminan perubahan secara gradual orientasi global di Iran.
08:15Dan setelah itu kondisi di kawasan itu menjadi semakin stabil.
08:18Nah itu sangat ideal ya, tetapi chancenya itu hanya 25 persen.
08:21Chancenya yang paling besar itu 55 persen ya saya ases ya.
08:24Lebih dari 50 persen.
08:25Itu akan tetap seperti ini kondisinya.
08:28Tidak ada perdamaian dan tidak ada perubahan fundamental.
08:30Sehingga yang bermain itu adalah special operation and low intensity conflict yang dipadu dengan diplomasi yang challenging.
08:35Jadi yang dilakukan itu adalah perang-perang yang namanya itu C6ISR ya.
08:40C6ISR itu apa?
08:41Itu disitu adalah command, control, computer, communication, cyber, dan combat system ditambahkan intelligence, surveillance, and reconnaissance.
08:50Artinya perang-perang ini itu tidak masuk dalam high intensity conflict.
08:54Tapi special operation and low intensity conflict.
08:56Sehingga secara politik Amerika itu di Washington itu juga tidak yang namanya menabrak war power resolution.
09:02Tidak menabrak authorized use of the armed forces ya.
09:06Sehingga ini menjadi titik negosiasi dari apa?
09:09Ini penting kita analisa Mas.
09:10Yaitu dari opposing force terhadap pendetatan Trump.
09:14Karena di Washington itu sendiri ada kelompok realis yang menekankan jangan terlalu larut di dalam masalah Iran.
09:19Karena satu missile yang hilang ditembakkan Kiran itu hilang untuk ditembakkan ke reskenario kontingensi jika terjadi perang dengan China di
09:27Indo-Pasifik.
09:28Jadi lebih baik fokus ke Indo-Pasifik.
09:29Itu poin ya kan?
09:30Nah jadi itu kelompok realis.
09:32Dan dari NATO, dari NATO itu juga ada perpecahan.
09:36Artinya perpecahan begini, perbedaan.
09:37Ada yang mendukung.
09:38Yang mendukung itu adalah Inggris, Polandia, dan negara-negara Baltik yang dekat dengan Rusia.
09:43Yang sikapnya hati-hati seperti Jerman, Italia, Belanda.
09:46Dan yang lainnya adalah relatif menentang.
09:49Karena ini bisa menimbulkan masalah energi, masalah refugee, dan juga ekses-eses lainnya yang tidak diharapkan.
09:56Poinnya itu itu.
09:57Nah sementara kalau dari China, China itu juga tidak mau timur tengah itu berada darah.
10:04Itu poinnya.
10:04Dan China itu tahu bahwa konflik dengan Amerika dan Israel juga khosli buat mereka yang sedang mengejar pertumbuhan ekonomi dan
10:12menjaga stabilitas di Timur Tengah.
10:14Tetapi mereka juga tidak mau Iran itu nyerah begitu saja.
10:17Sementara Rusia mau supaya dominasi Amerika itu tertahan dengan Iran yang tidak menyerah.
10:24Tetapi Rusia juga tidak bisa terlalu jauh masuk karena mereka juga tidak boleh melepaskan perang yang sekarang ada di Ukraine.
10:33Dari perspektif Rusia ya.
10:34Dan mereka juga tidak mau konteks terbuka dengan Amerika.
10:37Itu dulu dari saya tuh.
10:38Jadi opposing force ini yang membalas Trump itu membuat Trump akhirnya masuk ke dalam korsif diplomasi yang menggunakan militer dengan
10:45pendekatan special operation and religious conflict yang akan berkelanjutan untuk merubah orientasi geopolitik Iran.
10:51Itu dulu tuh mas.
10:51Nah ini yang juga itu merupakan beberapa strategi dari Amerika Serikat terutama Donald Trump.
10:57Dan tentu saja yang kita ingin lihat juga sebenarnya perspektif dari ataupun analisa dari strateginya Iran ini seperti apa ini?
11:03Ini yang saya tanyakan ke Mas Kasem karena kalau kita lihat Iran sendiri selalu merilis video-video yang terbaru stiker
11:09dengan kartun Benjamin Netanyahu.
11:10Pertanyaannya adalah ini nih psikologis perang seperti apa ataupun bentuk perang urat saraf seperti apa yang ingin ditunjukkan oleh militer
11:19Iran Mas Kasem.
11:20Tapi jangan dijawab dulu kita lanjutkan perbincangan kita.
11:23Tetaplah bersama kami di Kompas Petang.
11:32Kalau tadi sebelum jadinya Mas Iwanta telah menganalisa sebenarnya bagaimana sejumlah strategi yang dilakukan oleh Donald Trump.
11:40Nah kalau dari sisi Irannya sendiri seperti apa?
11:42Saya ke Mas Kasem ini kalau kita lihat terbaru ini kan Iran yang merilis video rudal dengan stiker kartun dari
11:49Benjamin Netanyahu.
11:50Pertanyaannya bagaimana Anda melihat pesan dari psikologis dari bentuk perang urat saraf atau bisa kita katakan saywar yang dilakukan oleh
11:58militer Iran?
12:00Saya kira kalau sekarang kalau permintaannya Iran dan tujuan yang utamanya Iran dia mau mempertahankan statusnya dan kekuatannya dan kendalinya
12:15over salah hormos itu saya kira mungkin yang paling pentingnya urusannya Iran sekarang.
12:24Dan dengan tujuan ini pasti ada banyak hal yang harus dilakukan satunya dari sisi militer Iran harus juga mempertahankan kekuatan
12:36militernya dan memperlihatkan kepada pihak agresor itu bahwa Iran itu sangat sekarang siap untuk melanjutkan perjuangannya terhadap agresor itu.
12:51Itu dari satu sisi. Dari sisi lain juga kita melihat bahwa Iran dari sisi perundingan dan politik dan diplomatik sekarang
13:03sudah hampir dua minggu sudah mulai perundingan bersama Oman
13:09untuk membuat regime hukum yang baru atas selat hormos itu oleh karena itu saya kira kalau urusan utamanya Iran sekarang
13:19Iran pasti siap untuk kalau ada serangan lagi ataupun kalau perang itu dimulai lagi pasti Iran siap.
13:28Tapi kalau berdasarkan perkembangan yang bisa kita lihat di Teluk Persia dan dari pihak yang lain nampaknya itu sangat kemungkinannya
13:39sangat kurang kalau perang atas apa ambang perang itu dimulai oleh karena itu saya kira
13:48kita kedua-dua pihak sekarang yang mereka utamakan adalah masalah selat hormos.
13:54Jadi Iran mau mempertahankan posisinya di selat hormos dan Amerika Serikat dari sisi lain dia mau mengurangi kendalinya Iran itu
14:04atas selat hormos.
14:05Daya tawar dari selat hormos ini yang jadi salah satu daya tawar yang digunakan oleh Iran dalam perang ini.
14:14Kalau dari Mas Wibawa sendiri melihat pemanfaatan ataupun posisi dari selat hormos ini akan seperti apa dari Amerika Serikat sendiri?
14:23Ya kalau dari persetif Iran ya mempertahankan orientasi geopolitik bahwa penguasaan hormos dan juga masalah misal nuklir dan juga proksi
14:31itu merupakan hak sovereignty.
14:33Jadi ancaman terhadap itu yang melakukan hanya agresor itu perspektif dari Iran.
14:38Sementara dari perspektifnya Amerika mereka itu tidak bisa ditawar mengenai freedom of navigation itu sudah menjadi tanggung jawab dari super
14:45power manapun.
14:46Tidak akan mau negosiasi mengenai akses freedom of navigation di selat hormos.
14:51Kalau dari perspektif Amerika dan Tel Aviv ya percaya pada saya mereka menganggap bahwa apa yang Iran lakukan sekarang itu
14:58hanya yang namanya perang psikologis.
15:00Nah ini menjadi jasifikasi bagi pemerintah Netanyahu mengatakan bahwa ya inilah Iran yang adalah ancaman eksistensial bagi kami itu menurut
15:09Tel Aviv.
15:10Nah oleh karena itu lebih baik perang sekarang daripada perang nanti di kemudian hari dalam bentuk perang nuklir dengan Iran.
15:15Nah sementara Iran juga tahu harus memainkan perang psikologis.
15:19Kenapa? Karena China dan Rusia juga tidak bisa all out mendukung Iran.
15:22Nah China itu diuntungkan dengan Amerika terlalu larut di dalam Middle East.
15:27Jika tekanan kepada China di Indo-Pasifik kan berkurang.
15:31Pasti kan begitu ya relatif berkurang.
15:32Sementara Rusia juga diuntungkan dengan harga minyak yang meningkat.
15:35Tetapi bagi Rusia dan bagi China itu juga ada posnya.
15:39Sehingga China dan Rusia juga tidak bisa all out begitu saja mendukung perang ini terus berlangsung.
15:43Walaupun tetap ada skenario tiga tadi yang diperhitungkan oleh Pentagon, oleh White House.
15:48Yaitu ini akan menjadi eskalatif perang regional.
15:50Sehingga Anda membacanya China, Tiongkok dan juga Rusia ini akan turun tangan secara terbuka.
15:57Karena selama ini kan kita lihat mereka belum pernah turun tangan secara terbuka dalam perang ini.
16:02Loh justru poin saya itu mengatakan mereka menahan diri untuk perang terbuka.
16:06Karena kalau mereka all out terbuka, mereka juga rugi gitu.
16:09Nah yang mereka perlukan itu adalah konflik ini tetap pada level ini gitu.
16:15Jadi kemampuan Amerika itu tertahan.
16:18Atensi Amerika itu secara strategis tersedot ke Iran.
16:22Sehingga tekanan kepada Rusia dan tekanan kepada China itu berkurang gitu.
16:27Itu yang menjadi concern dengan NATO juga.
16:29Bahwa kalau terlalu larut di masalah Middle East ini, dukungan pada Ukraina itu juga akan berkurang gitu.
16:34Nah kelompok realis di Washington juga mengatakan seperti itu pada Presiden Trump.
16:38Jika terlalu larut masuk ke dalam kasus Iran untuk mengejar perubahan drastis orientasi geopolitik Iran,
16:45mau menundukkan Iran dengan cara membuat Iran menyerah sampai 2028,
16:49itu akan banyak mendivert atau mengalihkan resource dan atensi strategis dari Amerika di Indo-Pasifik.
16:55Itu poinnya mas. Jadi makanya saya bilang.
16:59Sehingga menurut Anda, jika negara-negara lain menahan agar perang ini tidak melebar begitu,
17:06berarti nanti kondisinya Anda melihat ke depannya ini lebih kepada arah diplomasi,
17:11mengarahkan kedua negara ini untuk diplomasi,
17:14atau membiarkan kondisinya akan tetap seperti ini, lebih kepada perang-perang proksi?
17:18Oke, itu pertanyaan bagus, Pak. Jadi masalah Iran itu tidak hanya bisa dilihat sebagai masalah Timur Tengah.
17:24Masalah Iran ini, perang Iran ini harus dilihat sebagai proses revisi struktural sistemik kondisi politik dunia, global.
17:34Nah, di mana Amerika itu tidak mau kehilangan global veterans credibility-nya.
17:40Sementara Israel memastikan pencaman eksistensial itu tidak ada.
17:46Sementara China dan Rusia itu menghitung bahwa apa yang terjadi di Iran dan Timur Tengah ini,
17:51bagaimana berpengaruh terhadap perubahan struktur geopolitik dunia secara global, secara sistemik,
17:59tanpa menimbulkan kerugian di dalam negara mereka sendiri, yaitu China dan Rusia.
18:03Nah, sementara Iran bermain di antara itu, bagaimana mereka mempertahankan kehormatannya,
18:09mereka adalah bangsa yang tidak mau menyerah begitu saja,
18:12kalaupun mereka berdiplomasi, mereka tidak mau kelihatan lemah.
18:15Makanya kalau mereka diserang, mereka harus membalas.
18:17Kenapa? Karena itu pesan kepada dunia internasional bahwa tidak ada yang namanya serangan tidak terbalaskan.
18:23Kalau mereka tadi, Kasim udah bilang itu tadi, ya,
18:26bahwa kalau mereka diserang, mereka siap. Mau nggak mau, mereka harus siap, gitu.
18:29Dan NGC juga harus melawan, karena itu kehormatan bagi NGC.
18:33Kalau tidak, mereka kehilangan relevansinya, gitu.
18:36Mereka hadir karena konflik, hidup di dalam konflik,
18:39dan mereka harus mempertahankan setiap jengkel kedaulatan Iran, gitu.
18:44Itu perseksif mereka, ya, gitu.
18:45Nah, ini makanya adalah struggling of power yang tidak main-main sebenarnya,
18:49dan ini kita harus cegah adalah eskalasi yang tidak dikontrol, Mas.
18:52Nah, sehingga kalau saya kemas Kasim, jadi menurut Anda yang langkah strategis yang diambil oleh militer Iran,
19:00ataupun Iran secara keseluruhan saat ini, akan seperti apa?
19:05Iya, sebagaimana yang saya tadi katakan, sekarang yang pasti diutamakan di Iran dari sisi rakyat,
19:17dan juga dari sisi militer dan pimpinan,
19:20kami ini mau memastikan keamanan nasionalnya Iran itu,
19:30dan harus ada jaminan.
19:32Jadi, jaminan, tapi bukan jaminan yang atas kertas,
19:36pasti jaminan atas kertas itu, kami ini sudah beberapa kali,
19:41sudah coba bahwa itu tidak berlaku, ya, tidak berlaku.
19:45Dan oleh karena itu, yang Iran sekarang, pasti perang itu pasti akan berakhir,
19:52tapi, dan akan diadakan negosiasi yang cukup nyata dan cukup real,
19:59tapi apa yang sekarang Iran melakukan dan berusaha untuk membuat adalah,
20:08dia mau daya tawarnya, daya barganinnya dia mau banyakkan atas meja perundingan,
20:16dan bukan apa jaminan yang dia pasti mau dan berharap bukan jaminan yang atas kertas,
20:26yaitu, apa, Iran sekarang memikir bahwa kalau jaminan yang niatannya yang Iran itu mau,
20:34yang objektif adalah satu, masalah, apa, kemampuan dan kekuatan militernya,
20:42termasuk masalah nuklir, dan kedua, masalah salat hormus.
20:45Oh, karena sebagaimana yang dikatakan, salat hormus itu sekarang merupakan satu poin
20:51untuk, apa, strategi globalnya dunia,
20:56ya, bukan hanya masalah energi,
20:58tapi, semuanya, semakan politik yang berbeda di dunia itu,
21:03sekarang saya kira itu terpengaruh dengan,
21:07Oleh karena itu, ya, saya pasti membuat itu tidak akan menentangkan dari masalah,
21:14apa, kendaliknya,
21:17dan akan berusaha untuk mempertahankan kekuatannya dan kendaliknya atas salat hormus.
21:25Baik, kita nantikan seperti apa,
21:27strategi militer maupun diplomasi dari kedua negara,
21:30terima kasih, Mas Wibawa, terima kasih,
21:32Mas Kapsen, atas perspektifnya petang ini di Kompas Petang.
21:35Salam sehat semuanya.
Komentar

Dianjurkan