Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said atau Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).

Pramono mengungkapkan, berdasarkan masukan yang diterimanya dari masyarakat saat pelaksanaan perdana CFD, mayoritas warga mendukung agar kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Hampir 95 hingga 96 persen masyarakat yang hadir mengharapkan Car Free Day ini terus berlanjut. Sebagian kecil lainnya memberikan masukan terkait sejumlah perbaikan yang masih perlu dilakukan," ujarnya.

Selain mendorong aktivitas olahraga dan ruang publik yang lebih nyaman, Pemprov DKI juga memanfaatkan momentum CFD Rasuna Said untuk mengampanyekan gerakan pilah sampah.

Dalam kesempatan itu, Pramono memperkenalkan pegiat lingkungan Cinta Laura sebagai duta pilah sampah.

"Kita harus menyadari bahwa kita juga bagian dari masalahnya, sehingga kita juga harus menjadi bagian dari solusinya. Sampah tidak selesai menjadi tanggung jawab kita ketika dibuang ke tempat sampah. Kita harus memikirkan tahap berikutnya," ujar Cinta Laura.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Lintang

Baca Juga MinyaKita Langka di Surabaya, Harga Tembus Rp21 Ribu per Liter | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/673346/minyakita-langka-di-surabaya-harga-tembus-rp21-ribu-per-liter-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673359/full-pramono-buka-cfd-rasuna-said-gandeng-cinta-laura-jadi-duta-pilah-sampah
Transkrip
00:00Besar hampir 95-96 persen lebih, mereka mengharapkan CARVD ini menjadi kontinu terus menerus.
00:10Kita harus memikirkan next levelnya, memilah sampah,
00:14agar fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah Jakarta itu bisa digunakan dengan baik.
00:20Mereka dengan sampah yang sudah kita pilih sebagai warga,
00:23bisa membawa sampah itu ke tempat-tempat yang tepat untuk dikelola dan didaur ulang.
00:29Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:31Pak Sekda, Cinta Laura, Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian,
00:36hari ini pemerintah DKI Jakarta secara resmi memulai kegiatan CARVD yang ada di Jalan Rasuna Said
00:44atau kuning yang biasa disebut dengan kuningan ini.
00:48CARVD akan dimulai pukul 5.30 sampai dengan jam 9.
00:55Kenapa jam 9?
00:57Karena memang ada masukan, beberapa tempat di tempat ini digunakan tempat beribadah
01:04dan biasanya mulai jam 10 pagi.
01:07Sehingga dengan demikian kita membedakan CARVD Sudirman Tamrin
01:12yang mulai 5.30 sampai dengan jam 10.
01:15sementara CARVD di sini yaitu 5.30 sampai dengan jam 9 pagi.
01:22Dan tadi saya secara khusus ingin mendengarkan masukan saran
01:27dan juga pendapat dari masyarakat yang datang untuk CARVD.
01:32sebagian besar hampir 95-96 persen lebih
01:36mereka mengharapkan CARVD ini menjadi kontinu terus-menerus.
01:45Yang 5 persen kurang mereka mengharapkan ada beberapa perbaikan.
01:49Karena memang terus terang aja kan ini belum selesai secara keseluruhan.
01:53Baru akan secara resmi rencananya kita resmikan pada tanggal 22 Juni
02:02bertepatan dengan ulang tahun Jakarta ke-499.
02:07Dan tadi saya sudah berdiskusi dengan Pak Sekda dan juga dengan asisten keuangan
02:13karena kita juga segera memulai untuk groundbreaking di duko atas.
02:20yang disebut dengan, sementara disebut dengan donat lah.
02:25Tetapi intinya adalah bagaimana mengintegrasikan
02:28secara keseluruhan transportasi yang ada di Jakarta
02:33karena bulan Agustus mudah-mudahan dari Velodrome, Kelapa Gading
02:38sampai dengan Manggarai juga bisa diresmikan.
02:41Kalau itu bisa diresmikan maka konektivitas di Jakarta
02:45yang sekarang ini 93 persen pasti akan mengalami kenaikan.
02:49Sudah-sudah sekalian hari ini juga kita gunakan momentum
02:53untuk R.V.D. di Rasuna Said ini untuk pilah sampah.
02:58Salah satu ambasador duta pilah sampah adalah Cinta Laura
03:01yang memang mempunyai komitmen untuk pilah sampah dari awal.
03:09bukan karena INGUP 5 tahun 2026, tetapi memang cara behavior keluarga itu sudah seperti itu.
03:17Nah, yang apa yang ingin kami lakukan dengan mempunyai ambasador seperti Cinta Laura adalah
03:23habit atau behavior atau perilaku kita semua masyarakat terutama untuk melakukan pilah sampah itu
03:31bukan hanya karena ada INGUP nomor 5 tahun 2026, tetapi memang sudah menjadi gerakan masyarakat.
03:37Maka kenapa dalam Car V.D. baik yang ada di Kuningan ini maupun di Sudirman Tamrin
03:44kita mengadakan kegiatan untuk pilah sampah dan habis ini saya juga ke Jakarta Timur
03:51selain untuk biopori juga untuk pilah sampah.
03:54Maka ini menjadi gerakan bersama dalam waktu dekat sebelum ulang tahun Jakarta
04:00saya ingin benar-benar gerakan pilah sampah ini bukan menjadi gerakan yang hanya musiman
04:06karena adanya INGUP tetapi sudah menjadi gerakan kebersamaan yang ada di masyarakat
04:12seluruh lapisan mulai dari horeca, hotel, restoran, cafe sampai dengan masyarakat terbawah.
04:19Dan kalau itu bisa dilakukan maka dampaknya polusinya tertangani, sampah tertangani,
04:26kemudian juga masyarakat hidupnya lebih nyaman.
04:30Itu yang ingin kami sampaikan dalam kesempatan ini saya ingin memberikan kesempatan kepada Cinta Laura
04:35sebagai ambasador pilah sampah kami persilahkan.
04:39Terima kasih Bapak, terima kasih semua atas kepercayaannya.
04:44Sebagai generasi muda saya di sini senang sekali melihat bahwa ada program memilah sampah.
04:51Saya rasa kita sebagai penduduk Jakarta terutama anak muda memiliki kecenderungan untuk mengeluh.
04:58Mengeluh bahwa jalanan kotor, polusi udara memarah, TPA tidak bisa menampung sampah.
05:05Tapi yang seharusnya kita lakukan bukanlah menyalahkan, tapi merubah kebiasaan kita.
05:13Memiliki tanggung jawab, menyadari bahwa kitalah bagian dari masalahnya
05:18dan kitalah yang harus merubah tingkah laku kita.
05:22Oleh karena itu, sampah itu bukan seharusnya menjadi sesuatu yang bukan menjadi tanggung jawab kita lagi
05:29setelah kita buang ke tempat sampah.
05:31Kita harus memikirkan next levelnya, memilah sampah.
05:34Agar fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah Jakarta itu bisa digunakan dengan baik.
05:40Mereka dengan sampah yang sudah kita pilah sebagai warga, bisa membawa sampah itu ke tempat-tempat yang tepat
05:47untuk dikelola dan didaur ulang.
05:50Dan oleh karena itu, kehadiranku di sini hari ini adalah untuk mengingatkan semua orang,
05:56terutama generasi muda, bahwa ayo kita miliki tanggung jawab,
06:01ayo kita rubah habit-habit buruk kita,
06:03dan ayo kita pelan-pelan secara konsisten melakukan hal baik
06:09agar kita bisa melihat perubahan yang nyata di kota Jakarta ini.
06:15Terima kasih.
06:16Baik, rekan-rekan sekalian, 2-3 pertanyaan, kalau ada kalian persilakan.
06:26Pertanyaan pertama, perkenalkan saya dari kompas.com,
06:30sejauh mana Pemprov melihat potensi CFD di rasional saat ini,
06:33kemudian bisakah CFD ini berkembang menjadi magnet atau wisata olahraga seperti di kota besar lainnya,
06:39dan bagaimana Pemprov mendorong akan ini menjadi destinasi wisata olahraga.
06:45Rekan-rekan sekalian, sebagai Gubernur Jakarta,
06:48saya adalah orang yang secara kontinu,
06:52baik sebelum menjadi Gubernur maupun setelah menjadi Gubernur,
06:55Car Free Day di Sudirman, Tamrin.
06:58Dan saya melihat potensi yang ada di kuningan ini,
07:01kalau dilihat view-nya, dilihat udaranya, dilihat aksesnya,
07:07pasti ini akan menjadi landmark baru untuk Car Free Day yang ada di Jakarta.
07:16Dan kebetulan kami juga memonitor sekarang ini banyak masyarakat,
07:23apakah itu dari Malaysia, kemudian dari Singapura, dari Thailand,
07:27yang datang ke Jakarta selain untuk menikmati bus ke Bandung,
07:32salah satu tujuan utamanya adalah Car Free Day.
07:35Seperti tadi di tempat ini pun sudah ada masyarakat dari Malaysia yang memanfaatkan ini.
07:40Jadi artinya Car Free Day ini mudah-mudahan akan menjadi tempat baru,
07:46selain Sudirman, Tamrin yang sekarang sudah sangat padat,
07:49hampir Rp40.000-Rp50.000 setiap minggunya.
07:51Di tempat ini saya meyakini karena aksesnya lebih gampang,
07:58Transjakarta bisa di sini, kemudian juga LRT,
08:01apakah itu dari Bekasi maupun dari Cibubur,
08:06bisa sampai dengan tempat ini,
08:08sehingga akses dari luar Jakarta sangat gampang,
08:11sehingga saya yakin ini akan menjadi tempat pilihan masyarakat
08:14untuk bisa memanfaatkan selain berolahraga, bersilaturami,
08:19dan juga yang dari luar,
08:21apa ya, saya yakin banget lah bahwa tempat ini
08:24pasti akan menjadi tempat pilihan bagi masyarakat.
08:28Selamat pagi Pak, saya butuh dari Pompas,
08:30yang masih minta perbaikan,
08:32nah itu poin-poinnya apa saja sih Pak,
08:34yang saran masukan dari masyarakat,
08:35apakah soal fasilitas jalur olahraganya,
08:40atau misalnya kantung parkirnya,
08:42nah ini apa catatannya.
08:43Yang kedua, kemarin kan sempat ramai soal pulau sampah yang dimuara angke Pak,
08:47itu update-nya seperti apa,
08:48dan apakah gerakan pilah sampah ini juga salah satu upaya
08:51dari Pemprov Jakarta,
08:53supaya ya sampah tidak berhujung terabaikan,
08:56itu di muara angke, salah satunya di laut, terima kasih.
08:59Yang pertama, untuk sedimentasi di muara angke sudah dibersihkan.
09:05Memang muara angke itu adalah tempat,
09:08begitu ujung dari sungai-sungai yang ada,
09:11ada 13 sungai,
09:12salah satunya kemudian muaranya di muara angke,
09:16begitu mereka keluar selama ini mengalami pengendapat di sana,
09:20dan ini sudah berlangsung lama.
09:22dari sisi ada plus minusnya,
09:25plusnya adalah sampah itu kemudian tidak terdorong sampai dengan pulau seribu,
09:30itu adalah plusnya.
09:32Minusnya, kalau tidak secara rutin dibersihkan,
09:35maka akan menjadi seperti yang kemarin,
09:38seperti pulau sampah.
09:39Dan sekarang ini terus terang sudah dibersihkan,
09:42dan memerlukan waktu kurang lebih 3-4 hari untuk membersihkan itu,
09:46saya sudah meminta untuk muara angke ini secara rutin untuk dibersihkan.
09:52Karena jangan sampai seperti kemarin yang sudah menjadi seperti pulau baru dibersihkan.
09:58Itu yang pertama.
09:59Yang kedua, untuk tempat ini yang 4-5 persen,
10:02kenapa mereka mengeluh?
10:04Karena memang mereka melihat sepanjang jalan,
10:07terutama yang di sisi timur,
10:09di sisi sebelah sini,
10:10ini kan belum 100 persen selesai.
10:12Masih ada pohon-pohon yang sedang ditanam,
10:16karena memang baru selesai tanggal 22 Juni yang secara resmi akan kami resmikan.
10:22Maka dengan demikian,
10:24sebenarnya sarannya terutama untuk menyangkut kebersihan.
10:27Dan juga pengaturan para pedagang yang akan berjualan di sekitar sini.
10:33Maka tadi kebetulan ada wali kota Jakarta Selatan, Pak Safrin,
10:37saya minta untuk dari awal dilakukan pemenahan,
10:41jangan sampai hal-hal kecil seperti ketika
10:45Carvide di Sudirman Tamrin pada waktu itu ada pedagang yang kemudian sempat viral.
10:51Memang jalur Carvide terus-terang tidak kita perbolehkan untuk siapapun berdagang di tempat itu.
10:57Cuma hanya memang caranya mungkin lebih soft tidak kemudian menimbulkan polemik di ruang publik.
11:04Ada pertanyaan ke Cinta?
11:21Ya, ini kan namanya juga incident.
11:28Incident itu kan bebuah sesuatu yang secara terus-menerus ataupun rutin.
11:33Pokoknya gini, di Jakarta ini hampir semua aktivitas yang menimbulkan ataupun punya resiko kecelakaan
11:44dan sebenarnya SOP-nya sudah distandarkan.
11:48Bahwa kemudian ada case 1, 2, ada.
11:51Karena memang sekarang ini tetap kita monitor untuk itu.
11:55Tapi intinya hal-hal seperti itu akan kita perbaiki.
11:59Satu lagi kalau ada, kalau nggak ada terima kasih.
12:02Pak Gop, izin saya diri dari IREM Times.
12:04Yang pertama, Pak Evaluasi, tadi saya sempat melancara dengan jamaah insipitas ini.
12:09Karena gereja di sini tidak hanya satu, Pak.
12:12Tapi ada beberapa.
12:13Ini juga masih melakukan untuk jamnya.
12:15Karena ada yang ibadah jam setengah 10, itu masih kendala.
12:19Dan minta sebelum sekali aja, Pak.
12:22Yang kedua, Bapak, terkait gerakan pilihan sampah.
12:26Ini tadi bisa mengira polisi udara.
12:28Tapi untuk jangka pendeknya bagaimana?
12:30Karena Jakarta masih nomor 1 dan 2 di 3 dunia.
12:33Dan untuk Cinta Laura, tangkapan gimana tadi?
12:36Lari-lari sama Pak?
12:39Yang pertama, untuk pilihan sampah, sekali lagi bukan Jakarta nomor 1, nomor 2 dunia.
12:43Bukan.
12:45Bantar Gebang mempunyai metan yang tinggi.
12:48Jadi itu hal yang berbeda.
12:51Jadi untuk pilihan sampah, kebetulan tadi salah satu hotel,
12:55Lufansa Hotel memulai gerakan untuk pilihan sampah yang akan mereka lakukan.
13:01Tadi saya menyampaikan,
13:04pemerintah DKI Jakarta akan melombakan hal ini.
13:06Karena masyarakat kita itu kan paling senang untuk dilombakan.
13:10Yang akan terbaik juara,
13:13apa hadiahnya?
13:15Insentif pajak.
13:17Udah lah, kalau namanya hotel atau apapun,
13:20hotel, restoran, kafe,
13:22kalau diberikan insentif pajak,
13:23pasti mereka semangat.
13:24Dan kami akan lombakan untuk itu,
13:26supaya ini menjadi gerakan yang masif,
13:28yang memberikan dampak, manfaat bagi masyarakat.
13:32Dan untuk Carvideh sendiri,
13:34yang tadi ada jam ma'ah yang setengah 10,
13:39maka kenapa kami adakan jam 9?
13:42Itu karena itu.
13:43Dan memang yang pagi pun sebenarnya masih ada,
13:47tapi bisa lewat belakang.
13:48Jadi yang lewat belakang yang selama ini kami tutup,
13:51sekarang kami buka,
13:53tidak lewat Carvideh ini.
13:55Memang hanya harus muter lebih panjang sedikit,
13:57tapi intinya kami menghormati siapapun yang akan beribadah.
14:01Cinta silahkan kemudian.
14:03Tentunya kesan jalan pagi bersama Bapak Gubernur,
14:06dan Bapak-Bapak Ibu sekalian seru.
14:08Tapi sebenarnya yang membuat aku bahagia bukan hanya jalan paginya.
14:11Tapi buat aku masalah lingkungan itu sebenarnya masalah kemanusiaan.
14:15Banyak orang berpikir, oh saya enggak peduli lingkungan,
14:18ngapain saya turut andil.
14:20Sebenarnya bukan begitu.
14:21Masalah lingkungan adalah masalah kemanusiaan.
14:24Karena rantainya itu sangat panjang.
14:28Mungkin teman-teman media di sini sempat melihat beberapa berita dalam waktu akhir,
14:33bahwa generasi muda sekarang,
14:36generasi Gen Z dan Alpha,
14:38mengalami penurunan IQ dan kemampuan untuk bersosialisasi.
14:42Dengan adanya semakin banyak public spaces atau tempat publik,
14:47di mana warga Jakarta, warga Indonesia bisa berolahraga,
14:51bisa berkomunikasi,
14:53aku harap ini juga bisa membantu isu tersebut.
14:56Karena memang enggak bisa dipungkiri,
14:58zaman sekarang kita terlalu terpaku dan terlalu dekat dengan gadget kita,
15:03sehingga kita lupa berinteraksi dan bergerak.
15:05Dan bagian dari memiliki kehidupan yang sehat,
15:09yang berkualitas,
15:10adalah tentunya memiliki hidup yang seimbang.
15:14Kita berkomunikasi, kita bergerak,
15:16kita produktif, dan lain sebagainya.
15:18Jadi aku harap ini bisa menjadi salah satu inspirasi,
15:23enggak hanya untuk Jakarta,
15:24tapi bagi kota-kota lain,
15:26agar bisa meningkatkan inisiatif seperti ini.
15:28Karena aku rasa penduduk Jakarta,
15:30penduduk Indonesia,
15:31sangat membutuhkan insentif seperti ini,
15:33agar lebih sering berinteraksi, bergerak,
15:36dan bersosialisasi.
15:38Baik, rekan-rekan saya,
15:39terima kasih.
15:40Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
15:51Mengawali pagi Anda dengan informasi terbaru.
15:54Satu langkah lebih dekat,
15:55satu langkah lebih mencerahkan.
15:57Saksikan Kompas Pagi di Kompas TV Channel 11
16:01pada televisi Anda.
16:03Terima kasih.
16:04Terima kasih.
16:04Terima kasih.
16:05Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan