Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SULAWESI TENGGARA, KOMPAS.TV - Pengunjung kawasan pedestrian Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, panik setelah sekelompok geng motor bersenjata tajam melakukan penyerangan secara tiba-tiba. Dalam insiden tersebut, satu sepeda motor yang diduga milik pelaku tertabrak mobil warga.

Warga yang berada di lokasi sempat meluapkan amarah ketika salah satu terduga pelaku terjatuh. Sebelumnya, anggota geng motor diduga menyerang sejumlah pengunjung di kawasan pedestrian yang sedang ramai dikunjungi masyarakat.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus, polisi telah menangkap sembilan terduga pelaku. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan beberapa unit sepeda motor.

Selain mendalami motif penyerangan, polisi masih memburu ketua geng motor serta sejumlah anggota lainnya yang diduga terlibat dan saat ini masih berstatus buron.

#sulawesitenggara #motor #sajam

Baca Juga Residivis Curanmor Ditangkap di Cengkareng, Polisi Sita 6 Motor Curian | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/673333/residivis-curanmor-ditangkap-di-cengkareng-polisi-sita-6-motor-curian-sapa-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673334/geng-motor-bersenjata-serang-pengunjung-pedestrian-kendari-9-orang-ditangkap
Transkrip
00:00Kita ke informasi lainnya, sodara pengunjung kawasan pedestrian Kota Kendari panik tiba-tiba diserang geng motor bersenjata tajam.
00:07Salah satu motor terduga pelaku tertabrak mobil warga.
00:15Inilah amarah warga ketika salah satu pelaku geng motor terjatuh.
00:19Sebelumnya, anggota geng motor secara tiba-tiba menyerang pengunjung di kawasan pedestrian Kota Kendari.
00:26Dari peristiwa itu, satu motor terduga pelaku tertabrak mobil warga.
00:31Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi menangkap sembilan terduga pelaku dan menyita sejumlah barang bukti senjata tajam serta sepeda motor.
00:41Selain mendalami motif, polisi juga mengejar ketua dan sejumlah anggota geng motor yang buron.
00:47Saat ini sudah ada sembilan orang yang kita amankan.
00:51Kita kedalami perannya masing-masing, rekan-rekan obsteral masih ada di lapangan untuk mengidentifikasi.
00:57Dan di sini rekan-rekan bahwa dari sembilan orang di sini, ini masih sekitaran anak-anak, pria semua, sekitaran umur
01:06antara 19 tahun sampai umur 25 tahun.
01:10Sembilan pelaku yang ditangkap masih dalam pemeriksaan intensif.
01:13Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
01:17Silvian Sakia, Kompas TV, Kendari, Sulawesi, Tenggak.
Komentar

Dianjurkan