00:00Sedara sejumlah modus dilakukan ex-wakil Menteri Migrasi dan Pemasyarakatan Silmi Karim
00:06dalam dugaan pungli pengurusan izin tinggal warga negara asing
00:10mulai dari menahan dokumen, menggunakan rekening cleaning service, hingga beli kepingan emas.
00:31Penetapan tersangka terhadap ex-wakil Menteri Migrasi dan Pemasyarakatan Silmi Karim
00:36menguak praktik pungli visa warga negara asing di Kementerian Imipas.
00:40KPK mengungkap praktik korupsi ini dilakukan Silmi dan tujuh pejabat Kemen Imipas
00:45secara terstruktur dari daerah hingga pusat untuk pengurusan izin tinggal sementara WNA
00:50saat menjabat sebagai dirjen imigrasi periode 2023-2024.
00:56Pada saat dia disapit inilah mulai ada pungutan.
01:00Kalau dia tidak memberikan, enggak dikirim-kirim, gitu, ditahan.
01:06Barang itu ditahan, gitu.
01:08Nanti kalau dia sudah diberikan sesuatu, ya nilainya mungkin relatif ada yang 1 juta,
01:14ada yang 1 juta 500, bahkan ada yang lebih dan lain-lain,
01:17itu barulah disapit untuk dikirim ke Direktorat Ijin Tinggal yang ada di Direktorat Jenderal Imigrasi.
01:27KPK juga menemukan aliran dana pada 96 rekening
01:31yang terkait dengan pegawai Kemen Imipas selama 2019 hingga 2025
01:35dengan total nilai mencapai 366,7 miliar rupiah.
01:41Rekening-rekening ini ada yang nomini, jadi ada yang menggunakan cleaning service,
01:48ada yang menggunakan office boy, ada yang menggunakan keluarga, gitu, kerabat, gitu.
01:57Bahkan ada yang menggunakan rekening-rekening yang beli.
02:00Para oknum, ada pihak-pihak di Direktorat Jenderal Imigrasi
02:08yang setiap pekan di hari Jumat, salah satunya kepada saudara SK ini
02:17diperkirakan menerima jatah sekitar 100 juta rupiah per minggu.
02:25KPK bilang, para tersangka menyamarkan aliran dana hasil pungli pengurusan izin tinggal sementara WNA itu
02:31dengan membeli sejumlah barang mewah, emas, hingga mendirikan perusahaan cangkang
02:36sebagai modus pencucian uang.
02:38Dalam kasus ini, KPK menyita barang bukti berupa 7 mobil, 15 motor, hingga aset kripto.
02:45Jumat kemarin, KPK juga menyita sejumlah kendaraan mewah dari rumah Silmi,
02:49seperti 2 mobil sport, 10 kendaraan roda 2, seperti Vespa hingga Harley Davidson, serta perhiasan.
02:57KPK juga menyita 500 gram emas dari para tersangka,
03:01di mana kepingan-kepingan emas itu digunakan untuk membayar rumah.
03:05Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan, Yusril Iza Mahendra,
03:11mengaku sering menerima laporan dugaan pungli di lingkungan imigrasi.
03:16Memang saya mendapat banyak sekali masukan dari masyarakat,
03:19masih banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan, termasuk pungutan liar,
03:23yang terjadi dan dilakukan oleh jajaran berokrasi di berbagai tempat,
03:28dan ini merupakan satu masukan penting,
03:30apalagi setelah KPK telah mengungkapkan terjadinya dugaan tindak pindahan korupsi,
03:35baik terjadi pada tahun 2023-2024, maupun yang terjadi sekarang ini.
03:42KPK bilang, nilai total dugaan pemerasan dalam kasus pengurusan izin tinggal WNA ini
03:47mencapai ratusan miliar rupiah.
03:49Kini KPK telah menahan kedelapan tersangka dari pejabat Kemen Imipas,
03:53termasuk ex-Kemen Imipas Silmi Karim di rumah tahanan KPK.
03:57Tim Liputan Kompas TV
Komentar