Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KENDARI, KOMPAS.TV - Pengunjung kawasan pedestrian Kota Kendari panik setelah tiba-tiba diserang geng motor bersenjata tajam. Salah satu motor terduga pelaku tertabrak mobil warga.

Inilah amarah warga ketika salah satu pelaku geng motor terjatuh. Sebelumnya, anggota geng motor secara tiba-tiba menyerang pengunjung di kawasan pedestrian Kota Kendari.

Dari peristiwa itu, satu motor terduga pelaku tertabrak mobil warga.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi menangkap 9 terduga pelaku dan menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam serta sepeda motor.

Selain mendalami motif, polisi juga mengejar ketua dan sejumlah anggota geng motor yang masih buron.

Sembilan pelaku yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif. Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Baca Juga Diduga Salah Injak Pedal, Mobil Tabrak Motor dan Angkot di Palembang, 2 Orang Tewas | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/673259/diduga-salah-injak-pedal-mobil-tabrak-motor-dan-angkot-di-palembang-2-orang-tewas-berut

#pengeroyokan #gengmotor #penyerangan #kendari

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673260/aksi-brutal-geng-motor-serang-warga-di-kendari-polisi-amankan-9-terduga-pelaku-berut
Transkrip
00:00Saudara pengunjung kawasan pedestrian Kota Kendari panik, tiba-tiba diserang geng motor bersenjata tajam.
00:07Salah satu motor terduga pelaku tertabrak mobil warga.
00:14Inilah amarah warga ketika salah satu pelaku geng motor terjatuh.
00:18Sebelumnya, anggota geng motor secara tiba-tiba menyerang pengunjung di kawasan pedestrian Kota Kendari.
00:25Dari peristiwa itu, satu motor terduga pelaku tertabrak mobil warga.
00:30Dari hasil pengembangan penyeldikan, polisi menangkap sembilan terduga pelaku dan menyita sejumlah barang bukti senjata tajam serta sepeda motor.
00:40Selain mendalami motif, polisi juga mengejar ketua dan sejumlah anggota geng motor yang buron.
00:46Saat ini sudah ada sembilan orang yang kita amankan.
00:50Kita kedalami perannya masing-masing, rekan-rekan obsteral masih ada di lapangan untuk mengidentifikasi.
00:56Dan di sini rekan-rekan bahwa dari sembilan orang di sini, ini masih sekitaran anak-anak, pria semua, sekitaran umur
01:05antara 19 tahun sampai umur 25 tahun.
01:09Sembilan pelaku yang ditangkap masih dalam pemeriksaan intensif.
01:12Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
01:16Silvian Sakia, Kompas TV, Kendari, Sulawesi, Tenggak.
Komentar

Dianjurkan